Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Media Sosial

Second Account Jennie BLACKPINK dan Sekelumit Alasan Manusia Membuat Akun Kedua

Furhatul Khoiroh Amin oleh Furhatul Khoiroh Amin
14 Agustus 2019
A A
jennie blackpink

jennie blackpink

Share on FacebookShare on Twitter

Baru-baru ini, fans BLACKPINK diberi hadiah luar biasa oleh salah satu member BLACKPINK yaitu Jennie. Tahu BLACKPINK nggak sih? Itu lo yang muncul jadi endorse Shopee di iklan tv itu, yang nyanyi lagu du du du. Iya iya, yang viral sampe ditiruin anak-anak yang kencing aja belum lurus. Emak-emak juga pasti tahu. Nah, ngerti kan?

Pada anniversarry BLACKPINK ke-3, Jennie ngasih hadiah spesial ke Blink—sebutan fans BLACKPINK. Apa itu? Mbak Jennie ngasih tahu akun kedua Instagram dia, namanya lesyeuxdenini. Kata mbaknya sih, dia buat akun kedua karena dia minat sama fotografi. Jadi, dia ngepost hasil jepretannya di akun kedua itu.

Well, membuat akun kedua bukan hal yang asing lagi dalam kehidupan bersosial media anak-anak millenial. Ngaku lu yang anak millenial, siapa yang buat akun kedua dan memakai akun itu buat ngepoin hal-hal yang kamu nggak pengin temanmu tahu. Atau cuma mau ngepoin si dia tanpa dia tahu. wkwkwk

Ya, termasuk saya juga yang membuat akun Instagram kedua dan diprivate pula. Eh, tetiba akun teman-teman hidup minta izin follow akun ‘palsu’ saya. Ya, tentu saya tolak dong. Maaf, akun itu tidak boleh diikuti orang-orang yang mengenal saya dalam kehidupan nyata. hehe

Ada lagi cerita teman hidup saya yang curhat mau bikin akun ketiga Twitter. Jadi ceritanya, dia punya akun pertama yang dia bangga-banggakan karena diikuti Pak Haidar Bagir. Saya yakin, pasti waktu itu ponselnya Pak Haidar Bagir lagi dipegang cucu beliau. Asal pencet-pencet dan dari sekian juta orang, dia beruntung difollow akun Pak Haidar Bagir.

Atau, bisa jadi juga pas Pak Haidar Bagir lagi main Twitter kemudian ponselnya diletakkan di sampingnya. Tetiba ada lalat lewat, eh lihat Pak Haidar Bagir di depannya, dia tawadhu’ tuh, lalu terbang merendah. Karena terpesona dengan Pak Haidar Bagir, dia nggak sadar terbang terlalu rendah dan berakhir naas jumpalikan di ponsel Pak Haidar Bagir. Kena pencet follow akun teman saya deh. Tetapi, saya akan sangat bersyukur sekali jika Pak Haidar Bagir dengan tulus dan niat benar-benar mengikuti akun teman saya itu. Saya langsung tumpengan deh.

Sayangnya, akun pertama dia kena banned sama pihak Twitter. Hiks. Dia si nyangka mungkin karena dia spam likes, meskipun random, katanya. Jadi dikira robot deh sama Twitter. Dan dia nggak bisa memulihkan kembali karena nomor yang dia pakai buat daftar Twitter sudah nggak aktif.

Akun kedua yang dia buat adalah akun normal dia. Normal dalam arti diikuti oleh kami, teman-teman koplak, belajar, ghibah sampai diskusi. Dia juga menjalani aktivitas kehidupan normal bersosial media. Ngetag akun teman ketika ada postingan menarik, mengomentari tweet teman, ngelike postingan Mojok, dan serangkaian aktivitas normal lainnya.

Baca Juga:

Shopee VIP Memberi Ilusi Hemat Belanja, tapi Bisa Membuat Boros Tak Terkira

4 Tips Berburu Diskon Pakai ShopeeFood Deals biar Tetap Kenyang Tanpa Merasa Ditipu

Tapi, dia sepertinya menyadari ‘akun normal’ itu bukan gambaran keseluruhan tentang dirinya. Akhirnya dia curhat mau bikin akun ketiga yang mau dia fungsikan gegara dia suka yang aneh-aneh. Padahal saya juga tahu kalau dia suka yang aneh-aneh. Saya balas chatnya ‘nanti, akun palsuku follow akun palsumu’. Lalu dengan ganas dia menjawab, ‘LALU BUAT APA GERANGAN AKU BUAT AKUN PALSU YG FOLLOOOWW ELOO EELOO LAGI HAH. BMBGGG. Perut saya terkocok seketika. wkwkwk

Yah, pada akhirnya kita menyadari, bermedia sosial adalah tentang wajah mana yang ingin kita tampilkan ke publik. Bukankah sering kali kita memilah-milah foto mana yang akan kita posting, apa caption yang akan kita tulis, siapa saja yang mau kita follow. Bahkan kekhawatiran tentang bagaimana pendapat orang lain melihat postingan kita. Sudah berapa like yang kita terima. Siapa saja yang berkomentar terhadap postingan kita.
Semua itu tidaklah menggambarkan secara utuh siapa diri kita sebenarnya. Bahkan secara tidak langsung, kita melukis gambaran diri kita yang bukan kita sebenarnya. Mencoba mendapatkan cinta dari orang lain dari bayangan diri yang kita buat—bullshit. Mereka menyukai bayangan yang kita buat, bukan diri kita sebenarnya.

Maka tidak salah perkataan, jika kamu ingin mengetahui bagaimana diriku sebenarnya, temui aku dalam kehidupan nyata, bukan akun media sosialku. (*)

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) yang dibikin untuk mewadahi sobat julid dan (((insan kreatif))) untuk menulis tentang apa pun. Jadi, kalau kamu punya ide yang mengendap di kepala, cerita unik yang ingin disampaikan kepada publik, nyinyiran yang menuntut untuk dighibahkan bersama khalayak, segera kirim naskah tulisanmu pakai cara ini.

Terakhir diperbarui pada 4 Februari 2022 oleh

Tags: blackpinkjennieMilenialsecond accountshopee
Furhatul Khoiroh Amin

Furhatul Khoiroh Amin

ArtikelTerkait

Indonesia Banjir Barang Palsu? Jangan Maksa Punya Balenciaga kalau Baru Bisa Beli Dagadu mojok.co

Indonesia Banjir Barang Palsu? Jangan Maksa Punya Balenciaga kalau Baru Bisa Beli Dagadu

25 Februari 2022
Sori, Manajemen Eiger Indonesia, Justru yang Nggak Proper Itu Kritikan Anda! terminal mojok.co

Pengalaman yang Kurang Menyenangkan Saat Membeli Produk Eiger di Website Resminya

31 Juli 2022
Kamus Shopee Live untuk Pemula: Istilah yang Biasa Digunakan dalam Live Shopping

Kamus Shopee Live untuk Pemula: Istilah yang Biasa Digunakan dalam Live Shopping di Shopee

20 September 2023
SPX Menggeser J&T sebagai Penguasa di Shopee, Berkah atau Masalah?

SPX Menggeser J&T sebagai Penguasa di Shopee, Berkah atau Masalah?

13 April 2025
Macam-macam Tipikal Klien yang Sering Dihadapi Seorang Content Writer content writer

Betapa Sulitnya Menjelaskan Profesi ‘Content Writer’ pada Boomer

14 Maret 2020
Shopee dan Kebijakan Absurd-nya: Niatnya Membantu, tapi Malah Bikin Penjual Menggerutu shopee vip

Seller Shopee Mulai Frustrasi dengan Tekanan Biaya Admin yang Mencekik, tapi Tak Bisa Pergi Begitu Saja

26 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir Mojok.co

Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir

25 April 2026
Siapa sih yang Memulai Kebiasaan Cetak Buku Yasin buat Tahlilan? Ujungnya Cuma Menumpuk di Rumah, yang Tahlilan pun Bawa Sendiri Juga kan?

Siapa sih yang Memulai Kebiasaan Cetak Buku Yasin buat Tahlilan? Ujungnya Cuma Menumpuk di Rumah, yang Tahlilan pun Bawa Sendiri Juga kan?

21 April 2026
3 Kebiasaan yang Harus Kamu Lakukan kalau Mau Selamat Kuliah di Jurusan Ilmu Politik

Penghapusan Jurusan Kuliah yang Tak Relevan dengan Industri Itu Konyol, kayak Nggak Ada Solusi Lain Aja

26 April 2026
Bangkalan dan Sampang Memang Bertetangga, tapi Warga Bangkalan Jauh Lebih Sejahtera dan Bahagia Mojok

Bangkalan Madura dan Sampang Memang Bertetangga, tapi Warga Bangkalan Jauh Lebih Sejahtera dan Bahagia

21 April 2026
5 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bandung dari Kacamata Orang Lokal, Nggak Kalah dari Kampus Negeri Mojok.co PTN

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

23 April 2026
Pemkab Bangkalan Madura Hanya Omong Kosong Mau Bikin Kabupaten Ini Layak Anak, Nggak Layak Sama Sekali! sumenep, pamekasan

Menerka Alasan Bangkalan akan Terus Berada di Bawah Sumenep dan Pamekasan, padahal Kawasannya Masuk Kota Metropolitan

28 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Kasih Tip Rp5 Ribu ke Driver Ojol Tak Bikin Rugi tapi Bikin Hidup Lebih Bermakna di Tengah Situasi Hidup yang Kacau
  • Tahlilan Ibu-ibu di Desa: Kegiatan Positif tapi Sialnya Jadi Kesempatan buat Flexing Perhiasan, Mengorek Aib, hingga Saling Paido
  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.