Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Setelah Mencicipi Mi BonCabe, Menarik Jika Merek Lain Ikutan Bikin Mi Instan

Atanasius Rony Fernandez oleh Atanasius Rony Fernandez
20 Mei 2020
A A
Setelah Mencicipi Mi BonCabe, Menarik Jika Merek Lain Ikutan Bikin Mi Instan kreasi indomie

6 Resep Kreasi Indomie yang Bisa Dibikin Semua Orang

Share on FacebookShare on Twitter

Baru-baru ini merek BonCabe yang kita kenal sebagai produk abon cabe mengeluarkan produk mi instan dengan label Mi Boncabe. Tentu saja ini bikin para pencinta mi instan penasaran dan segera memburu mi instan keluaran BonCabe itu. Menarik jika merek produk makanan lainnya ikutan bikin mi instan, pasti akan sangat mewarnai dunia mi instan di Indonesia.

Sebagai seorang pencinta mi instan, saya tak melewatkan isu terkini di dunia per-mi-instan-an. Salah satunya yang cukup ramai dibicarakan yaitu Mi Boncabe. Pasalnya, merek BonCabe sudah sangat melekat sebagai merek abon cabe yang digemari orang-orang untuk menambah cita rasa pedas di makanannya, atau bisa juga agar makanan yang tak terlalu enak sedikit terselamatkan oleh rasa pedas dari BonCabe.

Lantas bagaimana rasanya mi instan itu? Saya mencari mi itu dan menemukannya terpajang di salah satu supermarket di kota saya. Langsung saja saya beli dan memasaknya di rumah. Kemasannya berbentuk portrait, tidak seperti mi kebanyakan saat ini yang berbentuk landscape. Untuk lebih jelasnnya teman-teman bisa cari di Google aja, ya. Bumbu Mi BonCabe cuma ada dua, satu bumbu berupa bumbu cair berwarna hitam pekat dan satu lagi berupa bubuk BonCabe level 15.

Setelah mi itu jadi dan saya memakannya, saya tertohok dengan rasa pedas dari Mi BonCabe itu, sesuai dengan rasa BonCabe dengan cita rasa pedas itu. Rasa Mi BonCabe cukup menarik karena rasa pedasnya, tapi tetap menjunjung cita rasa Indonesia dengan tidak condong ke cita rasa mi-mi instan Korea yang ikut menginvansi mi instan di negara ini.

Setelah saya memakan Mi BonCabe itu, saya kepikiran seandainya merek produk makanan non-mi instan lainnya ikut membuat produk mi instan. Pastilah sangat menggiurkan. Peluang pasarnya sudah terbuka lebar, Katadata melansir data World Instant Noodles Asosiation (WINA) yang menyebutkan Indonesia berada di urutan kedua negara pengonsumsi mi instan terbesar di dunia tahun 2018 dengan konsumsi sebanyak 12,54 miliar bungkus. Jadi sudah pasti bakal ada yang membeli, terpenting bagaimana bisa menyajikan produk mi instan yang enak.

Jika merek produk makanan lainnya beneran ikutan bersaing di produk mi instan, pencinta mi instan memiliki lebih banyak varian mi instan. Hal itu bisa jadi jalan keluar kebosanan bagi sebagian penggemar mi instan karena mengonsumsi produk tertentu saja. Apalagi kalau merek-merek makanan lainnya bisa bikin mi instan yang unik-unik, pastilah bakal diburu. Indomie saja yang cuma tidak menampilkan wujud mi di bungkusnya sudah jadi buruan banyak orang, buktinya beberapa akun medsos dengan ‘riang’ memposting bungkus Indomie tanpa wujud mi itu.

Paling penting dari kehadiran merek lain adalah persaingan mutu mi instan bakal semakin ketat, otomatis merek mi lainnya yang sudah ada juga memeras otak agar bisa menghasilkan produk mi instan terbaik mereka. Merek mi instan akan berlomba-lomba menghasilkan produk yang makin enak secara rasa, kemasan yang semakin menarik, dan strategi pemasaran seperti iklan dan lainnya yang kian unik. Tentu saja dengan persaingan ketat itu bakal bikin pencinta mi instan makin dimanjakan dengan produk yang kian berkualitas. Serta sesekali dibikin riang dengan iklan-iklan yang unik.

Beberapa merek makanan yang bisa saja membuat produk mi instan di masa depan antara lain Masako dan Royco, dua merek produk penyedap ini sudah sangat lama ada. Menarik kalau mereka bikin mi instan dengan label Mi Masako dan Mi Royco. Pastilah mi instannya bakal terasa sangat gurih karena dikeluarkan oleh merek penyedap rasa.

Baca Juga:

Indomie Hype Abis Nyemek Jogja Rasa Rendang Enak, tapi Serba Nanggung!

Tak Ada Mie Instan yang Tetap Enak Dimakan Mentah selain Mie Sedaap Goreng

Atau produk bumbu instan seperti Ladaku bikin Mi Ladaku, yang bakal bikin rasa mi dipenuhi cita rasa lada. Merek Saori bikin Mi Saori rasa saos teriyaki atau saos tiram. Beralih sedikit ke merek makanan ringan, Taro bikin Mi Taro, Cheetos bikin Mi Cheetos, dan merek lainnya yang bisa ditemui di rak-rak pajangan supermarket dan minimarket. Atau kalau mau lebih beda lagi merek makanan ringan yang manis semacam TimTam, Tango, Biskuat, Astor, dan lainnya juga ikutan bikin mi instan, pasti akan unik dan kadar penasaran akan lebih tinggi lagi. Kalau mau menuliskan merek lainnya lagi bisa sangat panjang dan melelahkan, jadi cukup segitu saja, ya.

Intinya, dunia mi instan bakal sangat berwarna kalau merek-merek produk makanan yang biasanya kita jumpai di jenis makanan lainnya, ikut terjun bikin mi instan. Hasrat pencinta mi instan yang terkenal militan memburu dan memakan berbagai jenis mi instan pastilah terpuaskan dengan beragamnya merek mi instan.

BACA JUGA Menobatkan Diri Sebagai Penyuka Indomie Itu Tidak Sulit dan tulisan Atanasius Rony Fernandez lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 1 Oktober 2025 oleh

Tags: indomieMi BonCabeMi Instan
Atanasius Rony Fernandez

Atanasius Rony Fernandez

Jurnalis yang tinggal di Mataram, Lombok. Sesekali menulis karya sastra. Tertarik pada isu kesenian, sosial, dan kuliner. Penggemar AS Roma dan musik metal.

ArtikelTerkait

supermi, Jika Makanan Bisa Diberi Gelar Pahlawan, Maka Kami Akan Memilih Mie Instan Sebagai Pahlawan Anak Kosan!

Jika Makanan Bisa Diberi Gelar Pahlawan, Maka Kami Akan Memilih Mie Instan Sebagai Pahlawan Anak Kosan!

11 November 2019
3 Rekomendasi Mi Samyang KW yang Harganya Nggak Bikin Kantong Jebol Terminal Mojok

3 Rekomendasi Mi Samyang KW yang Harganya Nggak Bikin Kantong Jebol

30 November 2022
5 Mi Instan yang Cocok Dibikin Mi Nyemek, Lebih Enak daripada Indomie Goreng!

5 Mi Instan yang Cocok Dibikin Mi Nyemek, Lebih Enak daripada Indomie Goreng!

20 September 2023
Indomie x Rabbit Habit Calming Treatment Mask, Masker Wajah Aroma Indomie Apa Gimana, sih Terminal Mojok

Indomie x Rabbit Habit Calming Treatment Mask, Masker Wajah Aroma Indomie Apa Gimana, sih?

11 Januari 2023
3 Warmindo di Surabaya yang Selevel Kafe Kekinian (Unsplash)

3 Warmindo di Surabaya yang Selevel Kafe Kekinian

8 Desember 2024
5 Alasan Bisnis Warmindo Nggak Bakalan Laku di Madura, Salah Satunya karena Bebek Bumbu Hitam! warmindo jogja warteg

5 Alasan Bisnis Warmindo Nggak Bakalan Laku di Madura, Salah Satunya karena Bebek Bumbu Hitam!

16 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Profesi Quality Control: Salah Sedikit Dimaki, Benar Terus Dianggap Nggak Kerja

Profesi Quality Control: Salah Sedikit Dimaki, Benar Terus Dianggap Nggak Kerja

3 Juni 2026
Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan Mojok.co

Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan

4 Juni 2026
Derita Jadi WNI: Pelayanan Publik Tutup di Akhir Pekan, Saat Kebanyakan Warga Baru Punya Waktu Luang Mojok,co

Derita Jadi WNI: Pelayanan Publik Tutup di Akhir Pekan, Saat Kebanyakan Warga Baru Punya Waktu Luang

5 Juni 2026
Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian  Mojok.co

Bagi Tenaga Honorer seperti Saya, Mampu Bertahan di Tengah Negara yang Absurd Adalah Sebuah Pencapaian 

6 Juni 2026
Jalan Dr Sutomo, Jalan Satu Arah yang Mencoreng Nama Baik Muntilan Magelang

Jalan Dr Sutomo, Jalan Satu Arah yang Mencoreng Nama Baik Muntilan Magelang

2 Juni 2026
Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Suzuki Burgman 150 Terbaru yang Rilis di Kolombia Jadi Bukti Bahwa Suzuki Makin Persetan dengan Penjualan dan Tampilan. Desainnya Jelek Banget!

5 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.