Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Serial

Layangan Putus: Tema Mainstream, tapi Tetap Bikin Emosi

Layangan Putus: Tema Mainstream, tapi Tetep Bikin Emosi

Utamy Ningsih oleh Utamy Ningsih
3 Desember 2021
A A
Share on FacebookShare on Twitter

Saat melihat nama Anya Geraldine dalam daftar pemain series Layangan Putus, tidak sedikit penonton yang sudah bisa menebak seperti apa peranny dalam series terbaru yang tayang di WeTV tersebut.

Meski demikian, kemunculan Anya bukan tanpa kejutan. Sebelum mengetahui peran Anya dalam series ini, penonton akan diajak untuk mencurigai pemain lainnya sebagai sosok yang akan dicaci-maki. Setelah Anya benar-benar muncul, tebakan penonton tentu saja tepat sasaran. Bersamaan dengan rasa kesal melihat sosok yang diperankan Anya, pujian atas kemampuan akting Anya pun mencuat.

Layangan Putus, seperti yang sudah banyak dibicarakan, ia diangkat atau terinspirasi dari sebuah tulisan yang viral pada 2019 yang lalu. Ceritanya seputar perselingkuhan dalam kehidupan rumah tangga. Pasangan yang dinilai couple goals dan sang suami yang dianggap sempurna, ternyata nggak gitu juga sebenarnya.

Series ini bisa dibilang masih episode-episode awal. Namun, sudah banyak adegan yang bikin emosi penonton naik sampai ke ubun-ubun. Bagaimana tidak, istri lagi hamil besar, eh, suami malah sibuk selingkuh.

Beberapa kali Kinan (Putri Marino) dengan instingnya sebagai seorang istri, ia sadar betul bahwa Aris (Reza Rahadian) lagi berbohong. Misalnya, saat izin mau touring sama teman-teman, kenyataannya malah melipir ke tempat lain.

Kinan memang nggak tahu Aris sebenarnya pergi ke mana, tetapi seenggaknya dia tahu suaminya bohong. Yang bikin tambah kesal. Si Aris sungguh sangat jago ngelesnya. Ngomongnya belibet dan imajinatif. Bisa banget merangkai kejadian yang sebenarnya sekadar halu alias mengada-ada. Kayaknya waktu sekolah, dia selalu dapat nilai sempurna untuk pelajaran mengarang bebas.

Istri iya-iya aja disangka percaya sama penjelasannya, padahal ya… kita sama-sama tahulah kenapa pada saat itu Kinan masih pura-pura bego ngadepin suaminya.

Sampai suatu ketika, Kinan yang sudah nggak bisa nahan curiga, mulai mencari tahu. Caranya Kinan mencari tahu memang menimbulkan pro dan kontra. Namun, dibanding mikirin caranya Kinan, saya lebih gemes sama sikap manipulatifnya Aris. Dia yang salah, dia juga yang ngegas! Sok-sokan ngamuk karena menganggap Kinan gegabah. Padahal sebenarnya, dia sendiri mulai khawatir karena perselingkuhannya nyaris ketahuan. Bangciaat emang!

Baca Juga:

Film Pangku Jadi Gerbang untuk Saya sebagai Laki-laki Memahami Isu Gender

AI Tetap Lebih Menggoda Ketimbang Anya Geraldine

Selain kisah Kinan-Aris, rumah tangga Miranda (Frederica Alexis Cull) juga menyita perhatian penonton. Sama seperti rumah tangga Kinan-Aris, rumah tangga Miranda juga sedang dalam masalah. Sama-sama berhubungan dengan perselingkuhan pula.

Ada moment ketika Kinan dan Miranda bertemu di sebuah kafe. Awalnya, saling minta maaf dan meluruskan kesalahpahaman, tetapi pada akhirnya berujung menjadi deep talk tentang pernikahan. Tentang apa itu komitmen, rasa percaya, kebahagiaan, dan bagaimana masalah suami-istri berdampak pada tumbuh kembang anak.

Di luar dari apa yang dilakukan oleh Miranda, saya terkesan waktu dia ngomong gini, “Siapa sih orang yang bahagia terus-menerus, Kinan? Menikah atau pun nggak, apakah ada orang bahagia terus?” Dengar kalimat ini, saya langsung ngangguk-ngangguk sendiri. Ya benar juga sih ya, namanya bahagia nggak ada hubungannya dengan menikah atau nggak.

Bagi saya pribadi, meskipun series ini mengangkat tema yang mainstream, ceritanya masih tetap layak untuk ditonton. Kecuali bagi yang nggak nyaman dengan tema seperti ini, sebaiknya memang di-skip aja. Kemampuan akting Reza Rahadian dan Putri Marino, nggak usah diragukan lagi. Cerita sampingan yang bernuansa komedi pun ada lah yang bisa menghibur.

Dari semua pemeran yang ada, yang juga sangat menyita perhatian saya adalah Arif Brata. Sebagai temannya Aris, dia kalau ngomong suka banyak benarnya. Ditambah lagi dengan logat Makassar-nya yang kadang samar, seringnya kental. Dengerin dia ngomong, rasanya jadi kagum sekaligus pengin ngebisikin: Ewako, Daeng!

Series Layangan Putus ini tayang setiap Jumat dan Sabtu, pukul 18.00 WIB. Episodenya berjumlah sepuluh. Sementara saat ini baru tayang dua episode yang setiap satu episode terbagi dua (A dan B). Untuk sampai ke momen terbongkarnya perselingkuhan Aris pun nggak tahu kapan dan bagaimana alurnya. Meskipun diangkat dari kisah yang viral, bukan tidak mungkin nantinya akan dibuat cerita yang berbeda, kan?

Yang jelas, dari trailer episode 3 Layangan Putus, ada konflik besar lagi yang hadir. Bagi yang ingin menonton, siap-siap untuk emosi dan menghujat Aris beserta selingkuhannya, ya!

Sumber Gambar: Akun Instagram MD Entertainment

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 Desember 2021 oleh

Tags: Anya Geraldinelayangan putusputri marinoReza Rahadian
Utamy Ningsih

Utamy Ningsih

Suka Membaca, Belajar Menulis.

ArtikelTerkait

Belajar dari Layangan Putus, Inilah Pentingnya Perjanjian Pranikah

Belajar dari Layangan Putus, Inilah Pentingnya Perjanjian Pranikah

3 Februari 2022
Episode Awal Layangan Putus Berasa Deja Vu The World of the Married terminal mojok

Episode Awal Layangan Putus: Berasa Deja Vu The World of the Married

30 November 2021
Losmen Bu Broto: Kupas Tema Prasangka dalam Keluarga terminal mojok.

Losmen Bu Broto: Kupas Tema Prasangka dalam Keluarga

22 November 2021
AI Tetap Lebih Menggoda Ketimbang Anya Geraldine (Sumber: IG @anyageraldine)

AI Tetap Lebih Menggoda Ketimbang Anya Geraldine

19 Desember 2022
Alasan Mas Aris Layangan Putus yang Ketahuan Selingkuh, tapi Malah Ngeluh terminal mojok.co

Alasan Mas Aris Layangan Putus yang Ketahuan Selingkuh, tapi Malah Ngeluh

12 Januari 2022

One Night Stand: Ngobrol Deep Talk sama Stranger Semudah Itu?

3 Desember 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang Mojok.co

4 Usaha Paling Cuan di Desa yang Bisa Dilakukan Semua Orang

31 Januari 2026
Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

Universitas Terbuka (UT) Banyak Prestasinya Itu Bukan Kebetulan, tapi Memang Sistemnya yang Keren

31 Januari 2026
Gudeg Malang Nyatanya Bakal Lebih Nikmat ketimbang Milik Jogja (Unsplash)

Membayangkan Jika Gudeg Bukan Kuliner Khas Jogja tapi Malang: Rasa Nggak Mungkin Manis dan Jadi Makanan Biasa Saja

1 Februari 2026
Sisi Gelap Budaya Rewang di Hajatan Desa yang Nggak Banyak Orang Tahu Mojok.co

Saya Tidak Antisosial, Saya Cuma Takut Ikut Rewang dan Pulang Dicap Nggak Bisa Apa-apa

29 Januari 2026
Pandawa Water World Sempat Jadi Destinasi Wisata Primadona Solo Baru Sebelum Mangkrak seperti Sekarang Mojok.co

Pandawa Water World Sempat Jadi Destinasi Wisata Primadona Sukoharjo sebelum Mangkrak seperti Sekarang

30 Januari 2026
5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata (Gil Ribeiro via Unsplash)

5 Cacat Pikir yang Orang Percayai tentang Cleaning Service, Pekerjaan yang Kerap Dipandang Sebelah Mata

30 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja
  • Salah Kaprah tentang Kerja di Surabaya, “Tipuan” Gaji Tinggi dan Kenyamanan padahal Harus Tahan-tahan dengan Penderitaan
  • Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana
  • Cabut dari Kota Tinggalkan Perusahaan demi Budidaya Jamur di Perdesaan, Beberapa Hari Raup Jutaan
  • Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik
  • Ngekos Bareng Sepupu yang Masih Nganggur Itu Nggak Enak: Sangat Terbebani, tapi Kalau Mengeluh Bakal Dianggap “Jahat”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.