Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Seperti Neymar, Durant Juga Keluar Agar Bersinar

Indra Sinaga oleh Indra Sinaga
11 Juli 2019
A A
kevin durant

kevin durant

Share on FacebookShare on Twitter

Normalnya dalam sebuah klub olahraga tidak akan ada dua pemain yang luar biasa hebat. Kalaupun ada, salah satu atau keduanya merupakan pemain yang mendahulukan prestasi klub ketimbang pencapaian pribadi. Akan jadi masalah jika dua pemain punya kemampuan dan ego yang sama hebatnya. Salah satu harus cukup legowo untuk menurunkan ego dan turun jabatan menjadi nomor dua. Atau pergi meninggalkan klub tadi demi kesempatan untuk menjadi satu-satunya si nomor satu.

Neymar pernah melakukannya. Dia angkat kaki dari Katalan demi bisa menantang Lionel Messi dari Paris. Biarpun hal tersebut sekarang terasa sangat bodoh dengan berita kepulangannya kembali ke pelukan Barcelona. Sebagai atlit yang berkutat di kondisi yang serupa, superstar NBA, Kevin Durant mengambil langkah yang sama. Dia tidak mempanjang kontraknya dwi Golden State Warriors. Dan lebih milih mendefenisikan ulang karirnya di New York bersama Brooklyn Nets.

Bintang dalam Bayang-Bayang

Karir basket Kevin Durant sangat cemerlang. Baik dilihat secara pencapaian individu maupun pencapaian tim. Juara dan pemain terbaik musim reguler dan babak final sudah di tangan. Begitupun, dia tidak pernah menjadi ‘yang utama’ di dua klub sebelumnya, Oklahoma City Thunder dan Golden State Warriors.

Perjalanannya di Oklahoma City Thunder adalah langkah petama dan larian pertama untuk menjadi yang terbaik. Menjadi pusat segalanya, bahkan sempat mengantarkan klubnya mencapai babak final di tahun 2012. Sebelum akhirnya takluk oleh ‘King’ LeBron James yang sedang membara untuk meraih gelar juara pertamanya setelah sekian lama jadi bahan tertawaan.

Durant tetap menjadi muka dari OKC Thunder. Terus berusaha membawa timnya kembali ke final. Di 2016 kesempatan itu nampaknya akan singgah ketika mereka berhasil unggul 3-1 di babak final wilayah barat. Sampai kemudian harapan itu pupus oleh Warriors, timnya setelah Thunder.

Tak ingin larut dalam kesedihan, dia melakukan dua hal. Yang pertama adalah kebiasaan yang sungguh dekat sekali dengan kearifan lokal kita. Sambat. Pake akun alter.

Yaelah, apa gue bilang dah? Mana bisa si Kevin sama Westbrook juara kalau temennya batang kayu doang!!!

Baca Juga:

4 alasan Alun-alun Tegal jadi tempat jogging favorit warga

5 Hal yang Perlu Diperhatikan Pemula Sebelum Ikut Kelas Pilates selain Persiapan Uang

Udahlah, emang udah ga suka dia di Thunder. Kalau ga ada dia sama Russell, udah lama abis tuh tim ah elah…

Goblok sih lu @russwest44…

-@BukanAlternyaKD35

Hal kedua adalah bergabung dengan Golden State Warriors. Tim yang mengalahkan mereka sebelumnya. Sebuah keputusan yang membuat heboh jagat NBA pada waktu itu. Warriors adalah tim yang sudah kuat sekali. Pada tahun 2016 mereka berhasil menang 73 kali dari total 82 pertandingan dalam semusim. Dalam roster mereka juga ada tiga orang pemain berkaliber All-Star yaitu Steph Curry, Klay Thompson dan Donkey Draymond Green.

Terlepas dari kontroversi yang terjadi, perekrutan Durant pada saat itu sangat masuk akal. Durant butuh tim untuk memfasilitasinya menuju gelar juara. Dan Warriors… sebenarnya tidak butuh apa-apa tapi karena Durant yang pengen gabung, yaudah hayuk sini. Jadilah Durant seorang Warriors dengan cibiran dan cap pengkhianat dari sana-sini. Tapi hal itu terbayar lunas dan tuntas. Dua gelar juara dan pemain terbaik final sebagai hasil yang sungguh sepadan.

Namun dia bukan sang alpha di Warriors. Dia tidak ada apa-apanya dibandingan rekan dan binaan asli Warriors sejak 2009, Steph Curry. Apapun torehan yang berhasil diukir, dia tidak akan bisa mengaku Warriors adalah ‘miliknya’. Itu adalah ‘milik’ Curry. Bahkan Curry sudah melakukan apa yang Durant lakukan untuk Warriors. Singkatnya, Durant menang tapi tidak merasa ‘menang’.

New York dan New ‘Durant’

Bukan Kevin Durant kalau tidak membuat kejutan. Pada pembukaan masa free-agency NBA pada tanggal 1 Juli waktu Amerika Serikat, kejutan kembali diberikan. Dia bergabung ke Brooklyn Nets alih-alih memperpanjang kontrak di Warriors.

Sebuah jalan yang benar-benar baru bagi dirinya. New York dan Brooklyn bukan tempat yang sarat makna baginya. Bukan kampung halaman, bukan juga tim dengan tradisi juara. Tapi disitu, dia akan memulai semuanya. Lembaran baru bagi karir basketnya akan di mulai ulang di Barclays Center, rumah barunya.

Disana dia bisa menjadi sang alpha dan mempunyai peluang juara. Menjadi vokal utama tim yang berisikan pemain sebagus Kyrie Irving dan DeAndre Jordan juga pemain-pemain potensial yang berhasil tembus playoffs musim lalu. Dia juga menukar nomor punggung 35 yang sudah digunakannya sejak jaman kuliah. Nomor sarat makna itu akan digawntikan dengan nomor 7 ketika dia akan bermain nanti. Sebuah bukti bahwa dia bukan sosok yang dulu. Dia akan menjadi Kevin Durant ‘yang’ baru.

Ketika cabut dari Barcelona, Neymar tetap pemain yang kita kenal. Pemain sayap lincah yang penuh trik… maaf ralat. Maksudnya penuh kelicikan dan hobi gelindingan ketika ada pemain yang mendekat. Masih rutin juga cedera, terutama ketika dekat-dekat dengan ulang-tahun adiknya (saya penasaran kenapa kebetulan begitu, hm…). Dan masih juga tidak bisa menjadi alpha ketika sinarnya mulai redup tertutup golden boy pemenang Piala Dunia, Kylian Mbappe. Besar kemungkinan diakhiri dengan rengekan minta pulang ke pelukan Leo Messi.

Sedangkan Durant dengan tegas dan tegar untuk memulai segala sesuatu kembali. Dia pergi untuk menulis ceritanya sendiri. Tanpa perlu menengok kebelakang, hanya menatap jalan terbentang ke depan. Begitu cedera Achillesnya sembuh, sekali lagi dia akan menggetarkan dunia basket Amerika.

Terakhir diperbarui pada 19 Januari 2022 oleh

Tags: Basketdurantdurant cederakevin durantolahraga
Indra Sinaga

Indra Sinaga

ArtikelTerkait

Konten Pebasket Sombong Denny Sumargo Adalah yang Terbaik Saat Ini wijin terminal mojok.co

Konten Pebasket Sombong Denny Sumargo Adalah yang Terbaik Saat Ini

10 September 2020
Joki Strava, Bukti Olahraga Lari Kini Semakin “Kejam” Mojok.co

Joki Strava, Bukti Olahraga Lari Kini Semakin “Kejam”

8 Juli 2024
Pengalaman Jadi Anak Pindahan dan Hal Sepele Aja Dipermasalahkan terminal mojok.co

Materinya Itu-itu Saja, Kenapa Pelajaran Olahraga Tidak Semembosankan PKn?

4 Juli 2020
NFL Fans Indonesia, Tempat yang Tepat Untuk Mulai Memahami American Football eyeshield 21 terminal mojok.co

NFL Fans Indonesia, Tempat yang Tepat Untuk Mulai Memahami American Football

26 September 2020
Sports Station Bukan Tempat Belanja Kebutuhan Olahraga, yang Laku Cuma Kebutuhan Fashion Casual

Sports Station Bukan Tempat Belanja Kebutuhan Olahraga, yang Laku Cuma Kebutuhan Fashion Casual

11 Januari 2024
4 Aturan Tidak Tertulis Saat Olahraga di Tempat Gym, Saya Terpaksa Tulis karena Banyak Member Gym Nggak Peka Mojok.co

4 Aturan Tidak Tertulis Tempat Gym, Saya Terpaksa Tulis karena Banyak Member Gym yang Nggak Peka 

19 Februari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kontroversi [arfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

Kontroversi parfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

4 Agustus 2026
Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

7 Agustus 2026
Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua Mojok.co

Warung Tacibay adalah jawaban ketika mahasiswa Malang memasuki tanggal tua

7 Agustus 2026
Cikarang Menyimpan Salah Paham yang Bikin Iri sama Jakarta (Unsplash)

Di balik gaji besar operator industri di Kawasan Industri Cikarang, ada harga mahal yang harus dibayar

4 Agustus 2026
Mobil Suzuki Swift Lama, Mobil Tanpa Musuh dan Bebas Makian di Jalan suzuki sx4

Dari gaya hingga performa, inilah 6 alasan Suzuki Swift ST 2008 cocok jadi mobil pertama

6 Agustus 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Setelah akad KPR rumah, saya baru sadar bahwa beli rumah bukannya jadi solusi, tapi justru jadi masalah baru

1 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.