Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Sendang Keongan Mengubah Pandangan Saya tentang Wisata Grobogan yang Gitu-gitu Aja

Jarwani Linda Listik Safitri oleh Jarwani Linda Listik Safitri
23 November 2025
A A
Sendang Keongan, Mengubah Pandangan Saya tentang Wisata Grobogan yang Gitu-gitu Aja

Sendang Keongan, Mengubah Pandangan Saya tentang Wisata Grobogan yang Gitu-gitu Aja (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Kemarin, teman satu kerjaan mengajak saya mengunjungi salah satu wisata di Kabupaten Grobogan yang sedang ramai. Katanya, di situ ada tempat yang asyik untuk berenang. Tempat itu bernama Sendang Keongan yang berada di Desa Penganten, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan.

Lokasinya paling tidak 29 km dari rumah saya di Kecamatan Wirosari. Pikir saya, terlalu jauh kalau hanya untuk berenang ke sana. Soalnya sudah banyak kolam renang dekat rumah meski bukan termasuk sendang.

ADVERTISEMENT

Saya juga sudah skeptis dengan wisata Kabupaten Grobogan yang menurut saya gitu-gitu saja. Jika memang viral, biasanya itu karena masih baru. Lalu kalau sudah nggak terlalu ramai, biasanya jadi terbengkalai. Maka kadang saya pikir-pikir mau berwisata di kabupaten sendiri.

Akan tetapi setelah scrolling media sosial dan mendengar testimoni beberapa teman, Sendang Keongan termasuk wisata recommended di Grobogan. Airnya juga bersumber langsung dari Pegunungan Kendeng. Katanya juga, air kolamnya sangat segar untuk berenang. Karena penasaran, saya jadi tertarik ke sana, setidaknya sekali.

Sendang Keongan Grobogan, surga tersembunyi di bawah Pegunungan Kendeng

Saya memutuskan untuk pergi ke sendang di Sabtu pagi yang sedikit mendung. Berbekal baju ganti, saya dan teman saya menceburkan diri di Sendang Keongan. Kami membayar tiket Rp15 ribu per orang. Peraturan di sana hanya satu: pengunjung yang datang dilarang membawa makanan dan minumam dari luar.

Saat memasuki area Sendang Keongan, saya takjub. Bukan karena saya nggak pernah berwisata, saya cuma merasa kagum karena di Grobogan ada tempat wisata seperti ini.

Seperti yang saya jelaskan di atas, saya selalu skeptis dengan wisata di Kabupaten Grobogan yang kerap diabaikan dan tak dirawat. Tetapi keindahan air jernih Sendang Keongan seakan ingin menjelaskan bahwa Grobogan masih punya harapan. Area sendang pun masih bersih dan asri. Saya sampai berpikir, jangan-jangan sebelumnya saya lewat pintu ke mana saja milik Doraemon menuju umbul-umbul yang ada di Klaten sana.

Terdapat dua kolam di Sendang Keongan. Kolam pertama untuk dewasa yang dalamnya 1,5 meter dan kolam kedua untuk anak-anak yang tingginya kira-kira hanya selutut anak kecil. Melihat beningnya air kolam, saya buru-buru menceburkan diri. Sudah terbayang betapa segarnya merendamkan tubuh di sana setelah menempuh perjalanan satu jam lamanya.

Baca Juga:

Surat Terbuka untuk Bupati Grobogan: Sebenarnya Desa Mana yang Anda Bangun dan Kota Mana yang Anda Tata?

3 Sisi Lain Grobogan yang Nggak Banyak Orang Tahu

Kesegaran tanpa campuran kaporit itu juga terbukti dengan banyaknya ikan kecil di kolam. Ikan-ikan wader yang ramai berenang itu membuat saya teringat pada masa kecil. Saat saya diam-diam suka mandi di sungai.

Bintang 5 untuk kebersihan dan pengelolaan wisata

Selain air yang jernih, saya suka beberapa hal lain dari wisata Sendang Keongan Grobogan ini. Pertama, soal kebersihan. Kebersihan di tempat wisata ini benar-benar patut diacungi jempol. Dari masuk hingga pulang, saya tidak melihat sampah berserakan. Paling mentok yang saya jumpai adalah guguran bunga dan daun yang tak begitu banyak. Itu pun rontok saat saya lewat.

Selanjutnya, toilet untuk ganti baju dan bilas juga nyaman. Ada banyak keran yang bisa digunakan. Tak perlu takut antre lama. Keran yang mengucur dari atas dengan semi outdoor membuat saya merasa punya privasi yang aman dalam bersih-bersih diri.

Selain itu infrastrukturnya juga bagus dan rapi. Entah karena wisatanya baru direnovasi setahun lalu atau karena memang dirawat dengan baik. Terdapat beberapa kanopi dan tempat duduk untuk menaruh tas dekat kolam. Sehingga pengunjung yang berenang merasa tak perlu khawatir untuk mengawasi barang bawaan.

Hal lain yang membuat saya takjub adalah kehadiran para penjaga yang mengawasi pengunjung yang berenang dan berendam. Tentu itu sangat bagus untuk wisata yang berurusan dengan air. Menurut saya sudah seharusnya pihak pengelola di tempat wisata lainnya juga menerapkan hal serupa.

Sayangnya saat saya ke Sendang Keongan Grobogan, restorannya belum buka. Jadi saya tak bisa mencicipi makanan selain Pop Mie dan gorengan. Tapi tak jadi masalah karena tujuan awal saya adalah berenang dan menikmati akhir pekan dengan suasana sendang yang asri.

Harapan baru untuk pariwisata Grobogan

Saya sangat senang berkunjung ke Sendang Keongan. Semua hal di sana layak mendapatkan jempol. Wisata ini juga mendobrak ekspektasi saya yang terlalu rendah terhadap wisata Grobogan yang begitu-begitu saja.

Sebab selama ini wisata yang tersebar di Grobogan tak terawat dengan baik. Akibatnya warga jadi enggan berkunjung, tak terkecuali saya. Semoga saja Sendang Keongan bisa terus terawat dengan baik sehingga menjadi harapan baru bagi wisata di kabupaten ini.

Penulis: Jarwani Linda Listik Safitri
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Kabupaten Grobogan, Daerah yang Sama Sekali Nggak Terkenal, padahal Lumbung Pangan Nasional.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 23 November 2025 oleh

Tags: groboganKabupaten Grobogankolamkolam renangSendang Keongan Groboganwisata Grobogan
Jarwani Linda Listik Safitri

Jarwani Linda Listik Safitri

Pengen jadi bermanfaat, tapi yang dibisa cuma nulis. Jadi, nulis aja terus.

ArtikelTerkait

Perosotan Kolam Renang: Menakutkan di Awal, Ketagihan Setelahnya terminal mojok.co

Perosotan Kolam Renang: Menakutkan di Awal, Ketagihan Setelahnya

23 Januari 2022
Bukan Purwodadi, Tempat Tinggal Terbaik di Grobogan Adalah Kecamatan Wirosari

Bukan Purwodadi, Tempat Tinggal Terbaik di Grobogan Adalah Kecamatan Wirosari

13 Februari 2024
3 Alasan Demak Kalah Tenar Dibanding Kabupaten di Sekelilingnya

3 Alasan Demak Kalah Tenar Dibanding Kabupaten di Sekelilingnya

11 Maret 2023
3 Alasan Blora Kalah Pamor Dibanding Kabupaten Tetangga

3 Alasan Blora Kalah Pamor Dibanding Kabupaten Tetangga

14 Oktober 2025
Pernyataan Komisioner KPAI Adalah Bukti bahwa Negara Kita Krisis Edukasi Seks

Pernyataan Komisioner KPAI Adalah Bukti bahwa Negara Kita Krisis Edukasi Seks

24 Februari 2020
Surat Terbuka untuk Bupati Grobogan: Sebenarnya Desa Mana yang Anda Bangun dan Kota Mana yang Anda Tata?

Surat Terbuka untuk Bupati Grobogan: Sebenarnya Desa Mana yang Anda Bangun dan Kota Mana yang Anda Tata?

18 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Alasan Ayam Goreng Dkriuk Jadi yang Terbaik di Kelasnya, Brand Lain Minggir Dulu! Mojok.co

4 Alasan Ayam Goreng Dkriuk Jadi yang Terbaik di Kelasnya, Brand Lain Minggir Dulu!

24 Juni 2026
Como 1907 Memang Tempat yang Pas untuk Nico Paz  

Como 1907 Memang Tempat yang Pas untuk Nico Paz  

27 Juni 2026
4 Coffee Shop yang Jadi Pusat Skena Perkopian di Klaten, Wajib Kalian Coba!

Coffee Shop Skena di Klaten Part 2: Pemain Baru, tapi Kualitas Kopinya Boleh Diadu

26 Juni 2026
Bukannya Ogah Berbagi Ilmu, Para Karyawan Cuma Nggak Punya Cukup Waktu untuk Membimbing PKL Mojok.co

Bukannya Ogah Berbagi Ilmu, Para Karyawan Cuma Nggak Punya Cukup Waktu untuk Membimbing PKL

21 Juni 2026
Pengalaman Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan: Awalnya Overthinking Tidak Bisa Cair, Syukur Akhirnya Happy Ending Mojok.co

Pengalaman Klaim JHT BPJS Ketenagakerjaan: Awalnya Overthinking Tidak Bisa Cair, Syukur Akhirnya Happy Ending

22 Juni 2026
Pertamax di Pertashop Memang Lebih Murah, tapi Tetap Saja Orang pada Beli Pertalite, Harga Pertamax Nggak Ngotak! pertamina pertamax oplosan

Cerita Mereka yang Masih Tetap Membeli Pertamax: Jualan Pertamax Eceran Makin Nggak Laku hingga Seorang Kurir yang Terpaksa Menekan Pengeluaran

21 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.