Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kabupaten Grobogan, Daerah yang Sama Sekali Nggak Terkenal, padahal Lumbung Pangan Nasional

Muhamad Iqbal Haqiqi oleh Muhamad Iqbal Haqiqi
19 Mei 2025
A A
Kabupaten Grobogan, Daerah yang Sama Sekali Nggak Terkenal, padahal Lumbung Pangan Nasional

Kabupaten Grobogan, Daerah yang Sama Sekali Nggak Terkenal, padahal Lumbung Pangan Nasional

Share on FacebookShare on Twitter

Grobogan dan Purwodadi, ketika dua nama itu disebut, mayoritas orang lebih familiar dengan Purwodadi. Padahal secara status, Purwodadi adalah bagian dari Grobogan itu sendiri. Grobogan adalah nama kabupatennya, sementara Purwodadi adalah nama dari ibu kotanya.

Nasib Kabupaten Grobogan ini mirip dengan Banyumas yang mana orang lebih kenal Purwokerto ketimbang Banyumas sebagai kabupatennya. Mungkin Banyumas sedikit bernasib baik karena ada hal-hal ikonik seperti tempat asal beberapa pahlawan sehingga orang lebih familiar. Tapi Grobogan, daerah apa itu? Nahkan saya yakin, banyak orang di Jawa Tengah pun ada yang nggak tahu daerah ini.

ADVERTISEMENT

Sebenarnya, nasib Grobogan yang tidak terkenal ini disebabkan karena nama Purwodadi yang merupakan ibu kota kabupaten sudah lebih dulu dikenal oleh orang luar daerah. Misalnya ada senior saya yang asalnya dari Grobogan, yang lebih nyaman menyebut asalnya dari Purwodadi. Alasannya karena sudah terbiasa aja. Oleh karena itulah banyak orang yang nggak tahu kalau Purwodadi itu bagian dari Kabupaten Grobogan.

Selain itu, Grobogan juga seperti nggak punya tempat wisata yang popular hingga diketahui oleh orang luar daerah. Kemudian jarang ada event atau festival kedaerahan diselenggarakan di Grobogan. Padahal kegiatan seperti itu sangat potensial dimanfaatkan untuk membuat Grobogan jauh lebih terkenal.

Tapi begini, terlepas dari statusnya yang dibayang-bayangi oleh Purwodadi, Grobogan sebenarnya punya potensi sebagai daerah yang bisa dikenal oleh orang dari luar daerah.

Kabupaten Grobogan, daerah dengan areal pertanian terluas di Jawa Tengah

Tahukah bahwa Kabupaten Grobogan itu adalah salah satu kabupaten dengan areal pertanian paling luas di Jawa Tengah? Luas areal persawahannya sekitar 67.000 hektar. Kondisi ini membuatnya dijadikan salah satu lumbung pangan nasional di Jawa Tengah loh. Jadi bisa dibilang, Grobogan ini punya potensi yang sangat besar untuk sektor pertanian bahkan Perkebunan.

Untuk pertanian, Kabupaten Grobogan jadi penghasil tiga jenis produk yang penting bagi Indonesia, yaitu padi, jagung, dan kedelai. Padi di Grobogan adalah salah satu yang terbaik di Indonesia. Sama halnya dengan kualitas jagungnya yang juga jadi salah satu yang terbaik. Kualitas untuk kedelainya pun bisa bersaing dengan kedelai impor yang beredar di pasaran.

Dari sisi perkebunan, Grobogan punya beberapa komoditas yang berkategori unggul, sebut saja melinjo, per-jambuan seperti jambu kristal, jambu biji (merah), dan jambu air, serta yang paling ikonik adalah durian lokalnya. Selain itu, Grobogan juga cukup terkenal dengan kualitas tembakaunya yang ada di beberapa kecamatannya.

Baca Juga:

Cerita orang Muhammadiyah di tengah kultur NU Tegal yang kental: awalnya syok, lama-lama bisa ambil hikmahnya

Dibanding sound horeg, voli tarkam jauh lebih masuk akal buat event Agustusan  

Baca halaman selanjutnya

Potensi agrowisata dan Bledug Kuwu

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 20 Mei 2025 oleh

Muhamad Iqbal Haqiqi

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

ArtikelTerkait

Kelebihan dan Kekurangan Bus Trans Jatim di Bangkalan Madura

Kelebihan dan Kekurangan Bus Trans Jatim di Bangkalan Madura

24 Oktober 2024
Karakter Ikonik Diperankan oleh POC, Perjuangan Kesetaraan yang Nanggung

Karakter Ikonik Diperankan oleh POC, Perjuangan Kesetaraan yang Nanggung

15 September 2022
Kasta Rasa Sirop Marjan

Kasta Rasa Sirop Marjan

14 April 2023
Kondisi Terminal Majalaya Bandung Kumuh dan Memprihatinkan, Sebuah Ironi di Kota Dolar

Kondisi Terminal Majalaya Bandung Kumuh dan Memprihatinkan, Sebuah Ironi di Tengah Kota Dolar

22 Januari 2025
Ironi Mahasiswa Rantau di Surabaya: Musim Kemarau Kepanasan, Musim Hujan Kebanjiran

Ironi Mahasiswa Rantau di Surabaya: Musim Kemarau Kepanasan, Musim Hujan Kebanjiran

8 Desember 2023
Senikmat-Nikmatnya Kopi Joss Jogja, Saya Tetap Nggak Berani Coba. Lihat Arangnya Saja Sudah Ngeri Duluan

Senikmat-Nikmatnya Kopi Joss Jogja, Saya Tetap Nggak Berani Coba. Lihat Arangnya Saja Sudah Ngeri Duluan

3 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dibanding sound horeg, voli tarkam jauh lebih masuk akal buat event Agustusan  

Dibanding sound horeg, voli tarkam jauh lebih masuk akal buat event Agustusan  

12 Agustus 2026
Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah  Mojok.co

Nasib perempuan usia 20 tahunan di desa, dianggap sudah tua dan dipaksa menikah 

7 Agustus 2026
Nakes vs pasien BPJS sama-sama korban sistem kesehatan (Unsplash)

Nakes vs pasien BPJS terjadi karena sistem kesehatan yang busuk

9 Agustus 2026
Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

6 Agustus 2026
Cerita orang Muhammadiyah di tengah kultur NU Tegal yang kental: awalnya syok, lama-lama bisa ambil hikmahnya Mojok.co

Cerita orang Muhammadiyah di tengah kultur NU Tegal yang kental: awalnya syok, lama-lama bisa ambil hikmahnya

12 Agustus 2026
Realitas loker di Jogja: syaratnya begitu banyak, tapi gajinya bikin nangis

Realitas loker di Jogja: syaratnya begitu banyak, tapi gajinya bikin nangis

9 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.