Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Senangnya Jadi Orang Flores: Menjadi Terkenal Karena Tak Dikenal

Dendi Sujono oleh Dendi Sujono
4 Juni 2019
A A
Bagi Saya, Lamongan Adalah Bali Versi Lite terminal mojok.co

Bagi Saya, Lamongan Adalah Bali Versi Lite terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Siapa yang tahu, Flores itu di mana? Sebuah pertanyaan yang sama sekali tidak aneh sebenarnya, bukan? Hampir semua guru IPS atau Geografi saya yang dulu kalau mengajar akan menggunakan formulasi kalimat ini untuk menanyakan suatu daerah dalam peta buta—saya sangat bersyukur karena saya setidaknya pernah belajar peta buta di masa lalu. Peta buta menjadikan saya tidak buta peta di masa kini. Dengan belajar peta buta saya jadi ingat nama-nama daerah di Indonesia dengan berbagai kekhasannya.

Jadi, Flores itu di mana? Beberapa teman dari Flores yang mengajar di Pulau Jawa mengeluh dan merasa sedih karena hampir semua anak didiknya tidak tahu lokasi tempat ini berada. Padahal di jaman serba online ini seharusnya lebih gampang orang mengetahui—setidaknya lokasi—suatu daerah. Lebih dari itu akhir-akhir ini daerah ini selalu tampil dalam iklan-iklan media nasional lantaran panorama alam dan aneka tawaran wisata eksotisnya—kurang apa lagi coba?

Karena terdorong oleh rasa ingin tahu saya juga bertanya pada anak didik saya, Flores itu dimana? Bukan apa-apa, saya hampir mual mendengar jawaban mereka. Segala bentuk rasa percaya diri dan bangga runtuh seketika ketika mendegar jawaban yang mereka berikan. Ada yang mengatakan di  Papua, ada yang mengatakan di Kalimantan, ada yang bilang di Sulawesi dan lebih parah lagi ada yang bilang di Padang, Sumatra Barat—what?

Hal tersebut menyebabkan sebuah pertanyaan besar timbul dalam sanubari—mengapa di tengah berkembangnya teknologi informasi masih ada orang tidak kenal Flores? Setelah sekian hari berefleksi saya pun mempromosikan lokasi ini lewat proses belajar mengajar. Sederhana, setiap kali membuat contoh soal saya selipkan nama tempat dan daerah di Flores. Selain itu ketika memperkenalkan berbagai daerah dan tempat wisata saya menugaskan mereka untuk mencari di internet berbagai tempat wisata di daerah ini.

Lebih dari itu saat mereka mulai merasa bosan dengan pelajaran saya menceritakan dongeng-dongeng dari daerah saya. Saya bahkan menceritakan tentang tanah kelahiran saya, jenis permainan masa kecil, asyiknya mandi di sungai tanpa plastik, menangkap udang dan kepiting di sungai dengan mengunakan tangan dan menjelajah hutan hingga ke puncak gunung demi mencari kayu bakar. Alhasil, mereka seakan terbang ke dunianya Upin Ipin hingga sampai ke alam sihir dan penuh magisnya Harry Potter.

Saya juga berani untuk mencoba menggambar peta buta tentang Nusa Tenggara Timur (NTT). Saya menyuruh mereka menunjukkan tempat-tempat di NTT dari nama kabupaten, kota, bahkan daerah-daerah wisata yang terkenal. Meski awalnya agak susah, perlahan-lahan mereka mulai terbiasa dan akhirnya mulai tahu tentang Flores, terutama bahwa lokasinya itu berada di NTT.

Luar biasa, setiap hari anak-anak menagih janji untuk menceritakan tentang Flores. Lebih dari itu sebagian dari mereka bertanya tentang berbagai daerah wisata di Flores bahkan NTT. Mereka mulai banyak bertanya tentang makanan khasnya orang lokal daerah saya—terus terang masalah hal yang  satu ini saya masih bingung menjawabnya. hehe.

Mereka bahkan membangun niat untuk sekali waktu ke Flores, “Saya ingin ke Labuan Bajo, Pak. Saya ingin ke Wae Rebo, Pak. Saya ingin ke kampung Bapak, Pak—itu di Flores, NTT kan?”

Baca Juga:

Nagekeo, Surabaya Kedua di Pulau Flores

3 Hal yang Harus Dihindari Saat Berkunjung ke Flores

Sampai hari ini saya cukup terkenal—setidaknya di tempat saya bekerja. Beberapa orang yang punya cukup uang, digoda oleh rasa ingin tahu dan penasaran akan cerita saya berani ke Flores. Dengan berseri-seri mereka pulang membawa banyak cerita dan kisah tentang indahnya alam tanah kelahiranku. Beberapa orangtua murid dan kenalannya jika bertemu akan berujar riang, “Kata anak saya, Bapak orang Flores ya? Flores itu indah loh.” dan seterusnya. Siapa tidak bangga?

Ah, jangan takut menjadi orang Flores—dan jangan ragu kalau kita tidak terkenal. Rasa ingin tahu berawal dari sesuatu yang tidak diketahui dan dikenal. Saya jamin anda dan Flores kita akan lebih terkenal, lebih dari Bunaken, Raja Ampat bahkan Bali. Percayalah!

Zao ata Golingkara, Flores. Ayo ke Flores!

 

Tanah Rantau Sumatera Barat

Akhir Mei 2019

Terakhir diperbarui pada 17 Januari 2022 oleh

Tags: Flores
Dendi Sujono

Dendi Sujono

ArtikelTerkait

3 Hal yang Harus Dihindari Saat Berkunjung ke Flores

3 Hal yang Harus Dihindari Saat Berkunjung ke Flores

30 September 2023
ende

Ende, Jejak-jejak Lahirnya Pancasila

2 Juni 2019
jagung titi

Jagung Titi, Tuak Putih dan Wasiat Terakhir Mama

24 Juni 2019
Flores Nggak Perlu Diromantisasi, Nggak Bakalan Bisa!

Flores Nggak Perlu Diromantisasi, Nggak Bakalan Bisa!

13 April 2023
wala pulau flores labuan bajo nusa tenggara timur mojok

Wala, Kata yang Begitu Lekat dengan Orang-orang Ngada, Flores

17 September 2021
tukang masak

Pesta, Peran Penting Tukang Masak dan Kebaikan yang Kalian Peroleh

13 Juli 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kontroversi [arfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

Kontroversi parfum Mykonos: ketika naluri “ingin gaul” anak SD dihakimi netizen yang kurang piknik

4 Agustus 2026
Mobil Suzuki Swift Lama, Mobil Tanpa Musuh dan Bebas Makian di Jalan suzuki sx4

Dari gaya hingga performa, inilah 6 alasan Suzuki Swift ST 2008 cocok jadi mobil pertama

6 Agustus 2026
Kota Mandiri Maja cuma menang branding, buat hidup sehari-hari mending pilih Rangkasbitung Mojok.co

Kota Mandiri Maja cuma menang branding, buat hidup sehari-hari mending pilih Rangkasbitung

3 Agustus 2026
Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering Mojok

Andai duit bukan masalah, saya mau merintis usaha katering rumahan

2 Agustus 2026
Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

Kalau kamu pekerja dengan gaji UMK dua juta rupiah, masa depan cerah itu hanyalah bualan sampah

7 Agustus 2026
Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu Mojok.co

Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu

2 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.