Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Seminar Proposal Adalah Forum Ilmiah, Bukan Pesta Ulang Tahun

Naufal Ridhwan Aly oleh Naufal Ridhwan Aly
6 Desember 2021
A A
Seminar Proposal Adalah Forum Ilmiah, Bukan Pesta Ulang Tahun terminal mojok.co
Share on FacebookShare on Twitter

Martin Suryajaya, filsuf akhir zaman yang sangat saya idolakan, memposting sebuah foto di Instagram pribadinya. Isinya adalah undangan uji publik tesis S-2nya di Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara.

Bung Martin juga membagikan link agar masyarakat yang ingin datang dapat menyaksikan sekaligus mencecarnya. Ini adalah ajakan yang wajar karena uji publik tersebut adalah forum ilmiah. Ia adalah tempat di mana orang saling beradu argumen dan saling mendebat satu sama lain.

ADVERTISEMENT

Dengan ajakan ini, Martin Suryajaya membuat ruang-ruang pendidikan formal menjadi lebih inklusif. Ini membuat siapa saja yang mampu berpikir dapat berkumpul dan menyuarakan pendapatnya. Apa yang dilakukan oleh Bung Martin tersebut patut kita apresiasi dan teladani. Pasalnya, memang seperti itu idealnya seorang mahasiswa yang katanya intelektuil tersebut.

Namun, selama ini, di institusi pendidikan saya, mahasiswa yang akan melangsungkan seminar proposalnya justru jauh dari apa yang saya anggap seharusnya. Ada beberapa alasan mengapa saya menyebut demikian.

#1 Mereka cuma mengundang teman dekat

Iya, saya tahu itu hak mereka untuk mengundang siapa yang mereka inginkan. Namun, ini kan seminar proposal, ya? Ini kegiatan akademik yang sifatnya ilmiah. Ini adalah tempat untuk diseminasi pemikiran, bukan sebuah pesta ulang tahun.

Selain itu, dalam komunitas ilmiah, publikasi harus disebar seluas-luasnya kepada masyarakat. Dalam konteks sempro, undangan harus disebar seluas-luasnya. Oleh karena itu, mereka yang sempro dan hanya mengundang teman dekatnya, sah jika saya sebut sedang mengadakan pesta ulang tahun.

Semakin menyebalkan dan ini sudah jadi rahasia umum kalau teman-teman dekat dari mahasiswa yang sempro ini “di-briefing” dulu sebelum sempro dimulai. Briefing ini biasanya isinya pertanyaan yang dikasih sama orang yang mau sempro. Tujuannya jelas, biar forum terlihat ramai. 

#2 Boleh ikut, tapi jangan coba-coba buat tanya

Alasan kedua ini menurut saya aneh. Saya jadi curiga, apa mereka ini nggak tahu soal tujuan dari seminar proposal? Kalau nggak tahu, izinkan saya memberi tahu (bukan bermaksud sok tahu lho, ya!) Setahu saya, seminar proposal itu dibuat agar skripsi kalian menjadi lebih baik karena masukan, kritik, ataupun saran dari para peserta seminar.

Baca Juga:

Tugas Akhir Jurnal sebagai Pengganti Skripsi Bukan Solusi kalau Budaya Riset Kampus Masih Setengah Hati

Skripsi Memang Nggak Layak Jadi Satu-satunya Syarat Lulus untuk S1

Jadi, seharusnya mereka yang sempro akan bersyukur apabila mendapatkan pertanyaan dari peserta lain. Lagian, ini kan cuma pertanyaan, bukan kritik atau saran. Harusnya kalau emang proposal skripsinya dikerjain sendiri kan bisa jawab di luar kepala. Harusnya, sih.

Biasanya, mahasiswa semacam ini bakal bagi link sempronya mepet banget. Saya pernah dapet link sempro jam 8 pagi lebih 5 menit, padahal sempronya mulai jam 8 pagi. Kan, aneh, ya? Kita yang pengin nyimak jadi nggak ada waktu untuk baca proposalnya. Padahal, untuk bertanya kita juga butuh waktu buat mencerna terlebih dahulu.

#3 Narsis dulu, flexing kemudian

Alasan ketiga ini nyambung sama alasan pertama. Di sini, orang-orang yang habis seminar proposal pasti Instagram story-nya bakal dipenuhi sama banyak ucapan selamat. Flexing dulu, lah, ya.

Nggak ada yang salah, tapi yang bikin saya ilfeel adalah foto mereka yang sok-sokan bawa printout proposalnya. Padahal, judul proposalnya nggak kelihatan. Maksud saya, ya buat apa itu print-outnya dibawa, Malihhh?

Jadi, tolonglah hal-hal begini nggak perlu ada lagi. Yuk, bareng-bareng kita bikin seminar proposal betul-betul jadi  forum ilmiah, bukan sekadar kayak pesta ulang tahun yang penuh hura-hura.

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Desember 2021 oleh

Tags: Forum Ilmiahseminar proposalSkripsiUlang Tahun
Naufal Ridhwan Aly

Naufal Ridhwan Aly

Mas-mas biasa yang hidupnya begini-begini saja.

ArtikelTerkait

Nasi Box untuk Dosen Penguji, Sebuah Gratifikasi atau Penghormatan?

Nasi Box untuk Dosen Penguji, Sebuah Gratifikasi atau Penghormatan?

7 Februari 2020
kejutan

Memberikan Kejutan Sewajarnya Saja

4 Agustus 2019
3 Dosa Mahasiswa Jurusan Sejarah ketika Menulis Skripsi

3 Dosa Mahasiswa Jurusan Sejarah ketika Menulis Skripsi

10 Juni 2023
Semester 5, Semester Paling Neraka bagi Mahasiswa: Mulai Takut Skripsi, Mulai Berpikir Kapan Rabi

Semester 5, Semester Paling Neraka bagi Mahasiswa: Mulai Takut Skripsi, Mulai Berpikir Kapan Rabi

19 September 2023
Emang Ngasih Ucapan Happy Semprotulation itu Penting?

Emang Ngasih Ucapan Happy Semprotulation itu Penting?

8 April 2020
Membaca 6 Kepribadian Berdasarkan Minuman yang Dipesan di Kedai Kopi terminal mojok.co

Semoga Mereka yang Merayakan Ultah Tanpa Izin di Kedai Kopi Itu Bernasib Sama Seperti Malin Kundang

27 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Kuliner Ayam Panggang Favorit di Klaten: Enak, Murah, dan Bikin Nagih!

4 Kuliner Ayam Panggang Favorit di Klaten: Enak, Murah, dan Bikin Nagih!

26 Juni 2026
Alasan Desa Karanganom Layak Jadi Tempat Tinggal Paling Ideal di Klaten Mojok.co

Alasan Desa Karanganom Layak Jadi Tempat Tinggal Paling Ideal di Klaten

30 Juni 2026
Geprek Olive Fried Chicken, Pilihan Ayam Geprek yang Tak Kalah Favorit dari Bu Rum Jogja Mojok.co

Geprek Olive Fried Chicken, Pilihan Ayam Geprek yang Tak Kalah Favorit dari Bu Rum Jogja

29 Juni 2026
Panduan Bertahan Hidup Warga Lokal Jogja agar Tetap Waras dari Invasi 7 Juta Wisatawan jakarta

Jangan Salahkan Orang Jakarta kalau Harga Makanan di Jogja Tak Ramah Warlok: Sebuah Pembelaan untuk Kaum Plat B

26 Juni 2026
8 Kuliner Legendaris di Solo yang Sering Disebut dan Beneran Enak  Mojok.co

8 Kuliner Legendaris di Solo yang Sering Disebut dan Beneran Enak 

28 Juni 2026
Como 1907 Memang Tempat yang Pas untuk Nico Paz  

Como 1907 Memang Tempat yang Pas untuk Nico Paz  

27 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.