Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Unpopular Opinion: Semahal-mahalnya Motor Tetap Bikin Kepanasan Saat di Jalan

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
2 Mei 2023
A A
Semahal-mahalnya Motor Tetap Bikin Kepanasan Saat di Jalan

Semahal-mahalnya Motor Tetap Bikin Kepanasan Saat di Jalan (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Perjalanan sepeda motor dalam sejarah peradaban manusia tidaklah sebentar. Setidaknya, kuda besi ini sudah menemani sejak 125 tahun silam. Berawal dari desain roda tiga yang hanya mampu menampung satu orang saja, kini motor telah berevolusi mengikuti perkembangan pasar. Variasinya pun bermacam-macam, sebut saja naked-bike, sportbike, moto-adventure, hingga cruiser.

Meski banyak hal telah berubah dalam dunia sepeda motor, ada satu hal yang tetap sama, yaitu semahal-mahalnya motor tetap bikin kita kepanasan di jalan. Bandingkan dengan mobil. Semurah-murahnya mobil, tetap mampu melindungi penumpangnya dari terik dan hujan. Hayoloh, bener apa bener?

Harga motor

Mari kita lihat berapa sih harga motor kekinian yang acap kita lihat berseliweran di jalan? Mulai dari motor Honda. Dilansir dari laman astra-honda.com, harga motor matic tipe Honda Forza dibanderol dengan harga 90 jutaan. Bayangkan, 90 juta untuk motor saja. Sungguh bukan pasar buruh UMR. Di bawah Honda Forza, ada Honda CBR250RR SPQS dengan harga 80 jutaan. Sementara Honda CRF250 Rally harganya 82 jutaan. Mau yang lebih fantastis lagi? Ada Honda Gold Wing yang harganya mencapai 1,07 miliar on the road Jakarta. Fiuhhh.

Bagaimana dengan merek Yamaha?

Setali tiga uang dengan Honda, Yamaha juga punya motor yang nilainya fantastis. Dari kategori motor sport, Yamaha punya R25-ABS yang dibanderol dengan harga 70 jutaan. Ada pula XMAX 250. Dilansir dari yamaha-motor.co.id, Yamaha XMAX 250 dilengkapi dengan mesin blue core berkapasitas 50 cc yang diklaim dapat memberikan pengalaman berkendara lebih menyenangkan dengan adanya 4 katup untuk akselarasi yang lebih bertenaga. Harganya di pasaran senilai 66 jutaan.

Selain Yamaha XMAX, ada pula Yamaha TMAX yang merupakan skutik dengan kasta tertinggi di keluarga Yamaha. Harganya cuma 320 jutaan aja, ygy. Lebih murah daripada Yamaha R1 yang mencapai 600 jutaan. Ngeri. Akan tetapi, ehem, tetap saja nggak menyingkirkan fakta bahwa pengendaranya tetep bakalan klebes kalau hujan turun. Hehehe…

Mobil LGCC

Nah, Daripada keluar duit sekebon untuk satu motor yang nggak bisa melindungi kita dari hujan, mending beli mobil Low Cost Green Car (LCGC) atau mobil murah ramah lingkungan. Tentang ketentuan atau spesifikasi seperti apa yang membuat sebuah mobil dikategorikan sebagai LCGCC, bisa dibaca di Permenperin No. 33 Tahun 2013, ygy.

Di pasaran, beberapa mobil murah ramah lingkungan yang terkenal di antaranya New Daihatsu Sigra, Daihatsu Ayla, Suzuki Karimun Wagon R, Datsun Go, Honda Brio, dll. Harganya cuma seratus jutaan, lebih murah daripada si bodi bongsor Yamaha TMAX. Apalagi kalau berburu yang bekas, wah, harganya bisa 11-12 dengan motor Honda Forza. Bedanya, Honda Forza nggak bisa melindungi kita dari hujan, sementara Karimun Wagon bisa melindungi kita dari hujan.

Baca Juga:

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

Orang Waras Pilih Toyota Agya Dibanding Honda Brio, Lebih Keren dan Bebas Julukan Aneh-aneh

Jadi, bagaimana? Kalau duitmu ada sekebon, lebih memilih beli motor mahal atau mobil LCGC saja, nih? Memang sih mobil LCGC punya mesin yang kurang bertenaga. Maklum, batas kapasitas maksimumnya hanya 1.200 cc. Alhasil, doi kerap ngambek kalau dibawa nanjak. Pun ketika disalip mobil gede atau dibawa jalan banter, bodi mobil LCGC terasa seperti limbung.

Tapi, jangan khawatir, itu hanya masalah mindset, MyLov. Dengan kekurangan yang dimilikinya, pengendara mobil LCGC justru bisa lebih tawaduk baik di jalanan dan maupun di keseharian. Bayangkan kalau tungganganmu sekelas motor Honda Gold Wing. Apa ya tahan nggak pengin flexing? Yakin nggak mendadak jadi merasa jadi si paling raja jalanan?

Lagian, beli motor harga miliaran, ehhh, tetap aja kehujanan. Diketawain Ayla noh.

Penulis: Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Tua-tua Keladi, Inilah 5 Motor Lawas yang Harganya Melejit.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 Mei 2023 oleh

Tags: hondaLCGCMotoryamaha
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

Yamaha Vixion Nggak Cocok untuk Orang Desa di Madura, Mending Motor Bebek yang Lebih Multifungsi Mojok.co

Yamaha Vixion Nggak Cocok untuk Orang Desa di Madura, Mending Motor Bebek yang Lebih Multifungsi

18 Januari 2024
Review Honda Supra X 100 yang Berusia 20 Tahun, Motor Tua Paling Irit terminal mojok

Review Honda Supra X 100 yang Berusia 20 Tahun, Motor Tua Paling Irit

28 April 2021
Motor Bagus Sebanyak Itu di Pasaran dan Kalian Masih Memilih Beli Motor Honda BeAT? Ya Tuhan, Seleramu lho yamaha mio m3

Honda Beat: Motor Sejuta Umat yang Terlalu Diagung-agungkan, padahal Nggak Sebagus Itu

19 Juli 2025
Satria f suzuki nex honda beat mojok

Suzuki Nex dan Honda Beat Generasi Pertama, Mana yang Lebih Layak Dibeli?

4 November 2020
Derita Pengguna Supra Fit 2007 yang Tinggal di Desa Penuh Jalan Berlubang Honda EM1

Derita Pengguna Supra Fit 2007 yang Tinggal di Desa Penuh Jalan Berlubang

5 Mei 2022
4 Spare Part Motor yang Sering Hilang saat Sedang di Parkiran Sing Numpak Motor i Ngopo, Toh? Wis Ngerti Udan Kok Ora Mantolan?

Sing Numpak Motor i Ngopo, Toh? Wis Ngerti Udan Kok Ora Mantolan?

4 Januari 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026
Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas Mojok.co

Warga Pasar Minggu Jaksel Adabnya Nol Besar di Jalanan, Pantas Menyandang Gelar Paling Nggak Taat Aturan Lalu Lintas

6 April 2026
Trauma Naik PO Handoyo Kelas Eksekutif, Niat Cari Kenyamanan dengan Bayar Mahal Malah Berakhir Menderita Mojok.co

Kapok Naik PO Handoyo Kelas Eksekutif, Niat Cari Kenyamanan dengan Bayar Mahal Malah Berakhir Trauma dan Menderita

31 Maret 2026
7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Nyaman, tapi Salatiga yang lebih Menjanjikan Jika Kamu Ingin Menetap di Hari Tua

1 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

1 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran”
  • Saya Setuju Orang Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Desa Selama Masih Anti-Srawung, Modal Financial Freedom pun Tak Cukup
  • Kelas Menengah ke Bawah Harus Mawas Diri, Pemasukan Pas-pasan Gaya Hidup Jangan Pakai Standar dan Tren Media Sosial
  • WFH 1 Hari dalam Seminggu Cuma Bikin Pekerja Boncos dan Nggak Produktif, Lalu Di Mana Efisiensi Pemakaian Energinya?
  • Pekerja Jogja Pindah Kerja ke Purwokerto Nyari Slow Living, Tapi Dibuat Kaget sama Karakter Orang Banyumas karena di Luar Ekspektasi
  • Tinggalkan Mimpi Jadi Dokter karena Merasa Bodoh dan Miskin, Lulus dari Jurusan Kebidanan Unair Malah Bikin Hidup Lebih Bermakna

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.