Seluk Beluk Menjaga Performa Baterai Laptop agar Tak Cepat Bocor – Terminal Mojok

Seluk Beluk Menjaga Performa Baterai Laptop agar Tak Cepat Bocor

Artikel

Laptop sudah menjadi kebutuhan yang sangat penting bagi kaum profesional modern. Namun, sepanjang peradaban zaman semenjak laptop pertama kali dipasarkan hingga saat ini, keluhan mengenai baterai laptop yang bocor atau bahkan tidak bisa menyimpan daya sama sekali (tanpa di-charge laptop tersebut akan langsung mati) selalu ada. Tentu saja hal ini akan menghambat kinerja dan mengurangi efektivitas laptop sebagai benda praktis, bikin kesel juga keles….

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk membuat baterai laptop tidak cepat bocor dan performanya terjaga seiring digunakan. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

#1 Mengisi penuh baterai laptop

Lakukanlah kebiasaan baik sebelum menggunakan laptop, terutama jika laptop tersebut masih baru beli dan sehat baterainya. Yaitu dengan cara mengisi penuh terlebih dahulu baterai hingga 100%. Biasanya hal ini tidak akan memakan waktu terlalu lama kayak mengikis kenangan sama mantan, cukup dua sampai tiga jam. Selain membuat baterai menjadi lebih awet ketahanannya, juga menambah kenyamanan saat menggunakan laptop.

#2 Mengatur daya baterai ke battery saver

Aturlah opsi daya penggunaan baterai laptop dengan cara mengaktifkan fitur “battery saver”. Pada Windows 10, caranya dengan mengklik kiri ikon pesan pada pojok kanan bawah lalu aktifkan mode hemat daya. Pada penggunaan Windows 7, 8, dan 8.0, kamu bisa klik ikon baterai pada pojok kanan bawah, lalu aktifkan mode “ballance”, selanjutnya atur “turn off the display” pada baterai menjadi “never”, juga atur “put the computer to sleep” menjadi “never”.

#3 Menyiapkan hibernate dan opsi low battery

Lakukan konfigurasi pilihan “hibernate” dengan cara masuk ke pengaturan power options > change plan settings > advance settings > battery > set it to hibernate. Selanjutnya atur “low battery level” menjadi 5%.

#4 Biarkan baterai laptop kamu habis dengan sendirinya

Selanjutnya selama proses kalibrasi, biarkan laptop kamu menyala dan baterai habis dengan sendirinya. Kemudian, isi kembali daya baterai kamu hingga penuh lagi. Pastikan kamu tidak menggunakan laptop selama proses kalibrasi ini berjalan. Setelah proses kalibrasi baterai selesai, kamu bisa mengembalikan “Power Plan” pada pilihan semula.

#5 Install smarter baterry

Nah setelah berbagai langkah sebelumnya dilakukan, download aplikasi Smarter Battery. Aplikasi ini berfungsi sebagai pemantau baterai untuk laptop. Aplikasi ini juga ditujukan untuk memberi semua informasi data baterai kepada kamu. Ada juga fitur yang mampu memperpanjang dan menghemat baterai kamu.

Selain melakukan langkah-langkah di atas, yang tak kalah penting adalah menjaga baterai tetap dalam kondisi prima. Pengguna laptop sering kali menyepelekan kesehatan laptopnya terutama jika laptop tersebut sudah cukup lama dipakai. Dan ini yang membuat baterai laptop juga cepat habis. Pengguna laptop yang mengabaikan hal ini bukan hanya karena ketidaktahuan, namun juga keteledoran. Untuk itu, kamu perlu tahu penyebab baterai laptopmu cepat bocor.

#1 Laptop digunakan untuk melakukan pekerjaan yang berat.

Kemampuan laptop dipengaruhi oleh spesifikasi bawaan. Spesifikasi laptop yang baik akan mampu menjalankan pekerjaan yang berat sekalipun, begitu juga sebaliknya. Jika spesifikasinya rendah dan dipaksa melakukan pekerjaan berat, akan membuat komponen yang ada di dalamnya menjadi rusak.

Akibatnya laptop akan bekerja keras dan mudah panas. Hal tersebut membuat baterai laptop cepat habis dan menurun kualitasnya. Penggunaan internet juga memicu baterai boros. Laptop akan bekerja lebih ekstra jika jaringan pada internet buruk.

#2 Penggunaan laptop terlalu lama

Laptop yang digunakan dalam waktu yang lama akan membuatnya mudah panas. Saat kamu menggunakan laptop hingga berjam-jam bahkan sampai baterai habis, akan menimbulkan kerusakan pada komponen yang ada di dalam baterai.

Sistem akan menjadi panas jika laptop digunakan dalam jangka waktu yang lama. Hal ini akan berdampak buruk pada komponen lainnya, termasuk di antaranya baterai.

#3 Menggunakan laptop ketika di-charge

Ini merupakan penyebab utama kebanyakan baterai laptop menjadi bocor, terutama jika membiarkan laptop terus di-charge sambil dioperasikan dengan keadaan baterai yang sudah terisi 100% penuh, bahaya dan berisiko sekali. Mengisi daya laptop dan langsung memakainya akan langsung menyedot daya yang terisi. Dengan demikian, daya yang terisi pada baterai tidak akan terisi dengan sempurna. Jika tidak menginginkan baterai laptop cepat bocor, hindari perilaku seperti ini.

BACA JUGA Tools dari Google yang Bisa Membantu Kegiatan Sehari-hari

Baca Juga:  Arti Hormat Tiga Jari oleh Demonstran di Thailand ala 'The Hunger Games: Mockingjay Part I'

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.




Komentar

Comments are closed.