Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Gadget

Foldable Screen, Langkah Awal Menuju Masa Depan Tanpa Batas dan Melampauinya

Maria Stefania Tahik oleh Maria Stefania Tahik
30 Maret 2023
A A
Foldable Screen, Langkah Awal Menuju Masa Depan Tanpa Batas dan Melampauinya

Foldable Screen, Langkah Awal Menuju Masa Depan Tanpa Batas dan Melampauinya (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Foldable screen baru langkah awal. Selanjutnya, hal-hal yang lebih gila akan segera menjadi nyata

Dulu, membayangkan layar bisa dilipat adalah imajinasi yang mepet halusinasi. Saya pun begitu. Layar “sekeras” itu, mana mungkin bisa dilipat?

Tapi dunia bergerak begitu cepat, teknologi meningkat begitu pesat. Layar lipat, atau yang kita kenal sebagai foldable screen sudah jadi kenyataan. Bahkan, sudah banyak pabrikan gadget membuat produk dengan fitur tersebut.

Semua dimulai dari Cina. Royole Flexpai adalah smartphone foldable screen pertama yang berhasil diluncurkan pada 2018. Royole adalah sebuah brand elektronik yang berasal dari Cina dan didirikan pada 2012. Brand tersebut mungkin agak asing dalam pengetahuan Anda, tetapi dari brand itulah muncul smartphone foldable screen pertama di dunia.

Setelah kemunculan Royole Flexpai, beberapa perusahaan teknologi lain seperti Samsung, Huawei, dan Motorola mulai berlomba-lomba mengembangkan produk serupa.

Teknologi di balik foldable screen

Foldable screen atau layar lipat memiliki bahan dasar yang sangat berbeda dari layar gadget produk-produk sebelumnya. Alih-alih menggunakan kaca yang bersifat kaku dan retak saat ditekuk, foldable screen menggunakan polimer plastik yang ringan dan fleksibel.

Jenis layar yang digunakan untuk membuat perangkat lipat dikenal sebagai OLED (Organic Light Emitting Diode). OLED sangatlah berbeda dengan layar LCD karena terdiri dari senyawa organik yang akan memancarkan cahanya sendiri ketika dilewati oleh energi listrik. Jadi, layar OLED tidak memerlukan lampu tambahan untuk bekerja.

Selain itu, kualitas warna pada layar OLED lebih tajam dan akurat serta dapat mengurangi efek negatif sinar biru pada mata.Yup, cahaya biru yang dapat mengganggu kualitas tidur kita dapat dikurangi sebanyak 70% dengan penggunaan layar OLED. Meski demikian, kelebihan tersebut tidak mengorbankan tingkat akurasi warna.

Baca Juga:

Saya Pakai ThinkPad Bukan karena Saya Pekerja Keras, tapi karena Malas

5 Alasan Tablet Mahalmu Tidak Bakal Bisa Menggantikan Fungsi Laptop 4 Jutaan

Salah satu perusahaan gadget yang menggunakan layar OLED adalah ASUS. Produk-produk keluaran terbaru ASUS seperti laptop dan smartphone sudah mulai menggunakan layar OLED. Salah satu laptop keluaran terbaru dari ASUS Zenbook 17 Fold OLED menerapkan foldable screen sehingga dalam satu perangkat terdapat berbagai mode penggunaan serbaguna yaitu laptop, desktop, tablet, dan extended mode.

Cara Kerja foldable screen

Layarnya sangat tipis sehingga mudah ditekuk karena dicetak pada membran plastik fleksibel. Dan alih-alih menggunakan tempered glass untuk perlindungan, sebagian besar perangkat menggunakan bahan berbasis plastik untuk melindungi layar dengan mempertahankan sifatnya yang fleksibel yakni dapat dilipat.

Selain itu, salah satu aspek penting yaitu engsel yang tepat untuk memastikan perangkat yang menggunakan teknologi foldable screen dapat berfungsi sesuai dengan namanya.

Kekurangan dan kelebihan

Tak lengkap membahas suatu fitur tanpa membahas kekurangan dan kelebihannya. Nah, kali ini, kita bahas satu-satu.

Kelebihan

Tampilan OLED menghasilkan warna yang hidup karena memiliki gamut warna yang luas. Sebelumnya, ukuran layar yang lebih besar berarti perangkat yang lebih besar. Namun dengan layar yang dapat dilipat, pengguna kini bisa mendapatkan layar yang lebih besar tanpa mengorbankan portabilitas. Bisa dibuat sangat tipis sehingga lebih praktis dan menghemat tempat.

Kekurangan

Nah, kali ini, kita bahas kekurangan dari foldable screen. Yang jelas, pertama dan paling utama adalah, mahal.

Dengan berbagai kelebihannya, ternyata layar OLED sebagai bahan utama foldable screen lebih sulit untuk diproduksi dan menggunakan lebih banyak energi daripada layar LCD. Selain itu, jika beberapa konten tetap berada di layar untuk durasi yang lama dalam bingkai yang sama, bingkai itu akan dicetak untuk ditampilkan yang kemudian mengganggu konten lainnya.

Dan kekurangan terakhir adalah kekurangan yang jelas bisa kita tebak, yaitu layar. Foldable screen akan aus saat dilipat dan dibuka. Sepertinya ini tak perlu dijelaskan panjang, kita semua sudah tahu.

Masa depan yang tak terbatas

Para ahli mengatakan bahwa gadget masa depan pasti akan menggunakan tampilan yang dapat dilipat untuk bisa mengatur ruang, mobilitas, daya tahan, dll. Manusia zaman sekarang menuntut teknologi yang dapat menunjang produktivitas mereka yang berbeda-beda dalam waktu yang sama alias multitasking. Hal tersebut dapat memperkuat keberadaan dan kelestarian penggunaan teknologi foldable screen di masa depan.

Dari berbagai teknologi yang kita lihat sekarang, semua bayangan Anda tentang dunia yang lebih maju dari saat sekarang pasti akan terjadi. Dulu, layar tidak bisa dilipat, sekarang bisa. Dan mungkin, mungkin saja, perkembangan teknologi yang lebih gila akan terjadi dalam waktu dekat.

Penulis: Maria Stefania Tahik
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Samsung Galaxy Fold: 3 Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Meminang Ponsel Lipat Satu Ini

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 Maret 2023 oleh

Tags: foldable screenlaptopsmartphoneteknologi
Maria Stefania Tahik

Maria Stefania Tahik

Pejuang quarter life crisis yang sedang berusaha mencari jalan hidup.

ArtikelTerkait

Sumber gambar YouTube IT. TECH

Sharp Aquos Sense 4 Plus, Hape Gaming Tahan Air untuk Kaum Mendang-mending

9 September 2021
4 Alasan Orang Malas Menggunakan Bank Digital terminal mojok

4 Alasan Orang Malas Menggunakan Bank Digital

15 Agustus 2021
Pengguna Laptop Intel Celeron di Era Double Jobdesc Adalah Bukti Orang Penyabar (sekaligus Bodoh) Masih Ada di Dunia Ini

Pengguna Laptop Intel Celeron di Era Double Jobdesc Adalah Bukti Orang Penyabar (sekaligus Bodoh) Masih Ada di Dunia Ini

13 Juli 2024
Sebaik-baiknya Tas Ransel Adalah Tas Gratisan ASUS

Sebaik-baiknya Tas Ransel Adalah Tas Gratisan ASUS

9 Mei 2023
Sulitnya Meyakinkan Istri Saya untuk Membeli Hape iQOO

Sulitnya Meyakinkan Istri Saya untuk Membeli Hape iQOO

2 November 2023
Jika Plankton Memilih Jadi Pengusaha Bidang Teknologi terminal mojok.co

Jika Plankton Memilih Jadi Pengusaha Bidang Teknologi

28 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dilema Jawa Murtad di Gunungkidul Lidah Sumatra Jadi Petaka (Wikimedia Commons)

Dilema “Jawa Murtad” di Gunungkidul: Ketika Lidah Sumatra Menjadi Petaka

7 Mei 2026
Orang Jakarta Baperan: Panggilan ‘Aku-Kamu’ Dikira PDKT, padahal Itu Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar Mojok.co

Orang Jakarta Baperan: ‘Aku-Kamu’ Dikira PDKT, padahal Itu Panggilan dalam Bahasa Indonesia yang Baik dan Benar

8 Mei 2026
Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah Mojok.co

Long Weekend Itu Memang Menyenangkan, kecuali untuk Warga Jogja

7 Mei 2026
Lagu Baru Sheila On 7 “Sederhana” Pas untuk Orang-orang Usia 30 Tahun Mojok.co

Lagu Baru Sheila On 7 “Sederhana” Pas untuk Orang-orang Usia 30 Tahun

9 Mei 2026
Jangan (Pernah) Percaya Kabar Kylian Mbappe (Akhirnya) Pindah ke Real Madrid, Pokoknya Jangan

Ketika 30 Juta Orang Ingin Kylian Mbappe Angkat Kaki dari Real Madrid

8 Mei 2026
Predikat Cumlaude Kini Basi dan Tidak Prestisius Lagi karena Terlalu Banyak Mahasiswa Memilikinya Terminal

Predikat Cumlaude Kini Basi dan Tidak Prestisius Lagi karena Terlalu Banyak Mahasiswa Memilikinya

10 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.