Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

Selamat Hari Guru untuk para Guru Honorer Bergaji 200 Ribu, Tenang, Masa Depan Masih Belum Terlihat Cerah

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
25 November 2024
A A
Guru Honorer Minggat, Digusur Negara dan Guru P3K (Unsplash) dapodik

Guru Honorer Minggat, Digusur Negara dan Guru P3K (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Di perjalanan menuju Jogja tadi, saya tiba-tiba teringat perdebatan saya dengan Bapak sekitar 13 tahun yang lalu. Bapak tak merestui saya ambil jurusan Sastra Inggris, sedangkan saya sebaliknya. Bapak ingin saya mengambil jurusan pendidikan, dengan dalih guru bakal hidup sejahtera nanti jika keterima PNS. Saya hanya mengiyakan, sembari diam-diam memilih Sastra Inggris sebagai pilihan pertama, dan Pendidikan Bahasa Inggris sebagai pilihan kedua.

Yang selanjutnya sudah kalian ketahui, saya keterima Sastra Inggris, jauh dari dunia guru. Tapi saya mensyukuri itu semua. Sebab, kalau saya nurut, bisa jadi sampai sekarang saya masih honorer.

Tidak, saya tidak mengejek profesi guru honorer sama sekali. Istri saya sendiri guru honorer. Dia mencintai apa yang dia lakukan, dan itu sudah cukup bagi saya. Menurut saya malah guru honorer adalah superhero sebenarnya: bekerja penuh dedikasi, meski penghasilannya bikin hati teriris perih.

Hari Guru, hari paling menyedihkan

Tiap Hari Guru, saya tersenyum kecut melihat perayaan-perayaan yang ada. Perayaan yang terkesan mewah, jauh dari realitas yang dihadapi banyak guru. Mereka tak bisa kepikiran sesuatu yang mewah di tiap harinya, karena tak punya kapasitas untuk melakukan itu. Gaji yang lebih mirip hinaan ketimbang penghasilan jelas tak bisa membuatmu bermimpi.

Setiap pemilu, guru selalu diberikan janji ini-itu. Hampir selalu ada janji peningkatan gaji keluar dari calon pemimpin. Pilpres, pilbup, pilgub, janji itu selalu ada. Beberapa terwujud meski dengan birokrasi super ribet, beberapa menguap.

Tapi tiap tahun diulang lagi. Beberapa berharap, beberapa jelas memilih tak peduli. Mereka sudah muak diberi janji yang jelas tak akan ditepati. Omongan peningkatan pendidikan jelas jadi omong kosong jika kesejahteraan tak pernah digubris.

Jadi rasanya aneh jika orang-orang mengutuk kualitas guru beginilah, anak jurusan pendidikan malah kerja di bidang nonpendidikan lah, dan omongan sejenisnya. Ada anak muda yang mau jadi guru saja, menurut saya sudah kelewat ajaib. Dunia tanpa masa depan yang cerah, kepastian karier yang hampir nonexistent, serta perlindungan yang tak pernah diberikan secara proper jelas tak menarik untuk siapa pun.

Dan kalian masih menuntut kualitas? For fuck sake.

Baca Juga:

PPG dan Dapodik, Kombo Maut Penentu Nasib Guru Honorer yang Meresahkan dan Menakutkan 

Bantuan untuk Guru Honorer Memang Sering Ada, tapi Dapodik Bikin Segalanya Jadi Ribet dan Guru Nasibnya Makin Sengsara

Semoga hidup kalian membaik

Di jalan saya membayangkan skenario ini. Guru-guru honorer, setelah upacara Hari Guru, langsung lari kembali ke meja mereka, mengerjakan administrasi yang bejibun. Mereka tak bisa gabung kawannya yang lain sarapan karena selain pekerjaan yang kelewat banyak, mereka tak punya modal untuk ikutan.

Lalu, mereka mengajar hingga menjelang sore. Setelah itu, mereka bergegas pulang, berganti baju, lalu lanjut mengajar les agar ada pemasukan tambahan. Kelar les, barulah mereka bisa sedikit bernapas. Tapi, setelah itu, mereka harus menyelesaikan bahan ajar mereka esok hari.

Pola itu berulang kali terjadi, tiap hari, lima hari seminggu. Itu semua demi gaji 200 ribu sebulan.

Selamat Hari Guru, bagi kalian honorer yang dihajar tanggungan, pekerjaan menumpuk, serta ketidakpastian karier. Semoga kalian tembus PPPK di daerah kalian, semoga kalian menang melawan para pegawai titipan pejabat. Semoga kalian bisa meraih hidup yang lebih layak, yang negara tak pernah coba upayakan.

Tapi jika kalian menyerah jadi pendidik, tak mengapa. Kalian tidak harus menderita hanya gara-gara pengabdian. Perut punya logikanya sendiri, jadi, yah begitulah.

Selamat Hari Guru, untuk kalian guru honorer bergaji 200 ribu.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Selama Gaji Guru Tidak Naik, Universitas Pendidikan macam UNY Hanya Akan Jadi Pencetak Orang Miskin Baru

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 25 November 2024 oleh

Tags: gaji guruGuru Honorerhari gurukesejahteraan guru
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Guru Honorer Minggat, Digusur Negara dan Guru P3K (Unsplash) dapodik

Guru Honorer Newbie di Sekolah Negeri Siap-Siap Mampus dan Minggat. Serbuan P3K Sudah Menanti di Tahun Ajaran Baru

26 April 2024
Suka dan Duka Menjadi Guru Laki-laki di SD Negeri (Unsplash.com)

Guru Laki-laki di SD Negeri: Banyak Duka, Senang Sewajarnya

16 September 2022
Kata Siapa Gaji Guru Swasta itu Bercanda? Gaji Kami Gede kok (Syarat dan Ketentuan Berlaku)!

Gaji Guru 25 Juta per Bulan Itu (Baru) Masuk Akal, Kualitas Baru Bisa Ditingkatkan kalau Sudah Sejahtera!

24 Mei 2025
Dear, Pemerintah, Gaji Guru Idealnya Segini, Harusnya Lebih Malah

Dear, Pemerintah, Gaji Guru Idealnya Segini, Harusnya Lebih Malah

7 Juli 2023
Nyatanya Guru Tak Pernah Mulia, Sejak Dulu Isinya Hanya Luka MOJOK.CO

Guru Adalah Profesi yang dari Dulu Nyatanya Tidak Pernah Mulia karena Sejak Dulu Hanya Memberi Luka

8 September 2025
PPG Prajabatan Bikin Saya Menunda Cita-cita Bahagiakan Ortu (Unsplash)

Cita-cita Membahagiakan Orang Tua Harus Tertunda karena Kewajiban Ikut PPG Prajabatan: Tips dari Peserta yang Berharap Segera Lulus

1 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tebet Eco Park, Spot Hits Jakarta Selatan yang Sering Bikin Bingung Pengunjung Mojok.co

Tebet Eco Park, Spot Hits Jakarta Selatan yang Sering Bikin Bingung Pengunjung

11 Februari 2026
13 Kosakata Bahasa Madura yang "Menjebak” dan Perlu Diperhatikan Pendatang yang Baru Belajar Mojok.co

13 Kosakata Bahasa Madura Paling “Menjebak” dan Perlu Diperhatikan Pendatang yang Baru Belajar

9 Februari 2026
Jangan Sombong Saat Dapat PhD, Gelarmu Ada Jasa Banyak Orang di Baliknya Mojok.co

Jangan Sombong Saat Meraih PhD, di Balik Gelarmu Ada Jasa Banyak Orang

12 Februari 2026
Sisi Gelap Kerja di Perusahaan Konstruksi yang Katanya Bergaji Besar Mojok.co

Sisi Gelap Kerja di Perusahaan Konstruksi yang Katanya Bergaji Besar

12 Februari 2026
Membayangkan Pensiun di Madiun, Kota yang Nggak Banyak Drama dan Cocok untuk Hari Tua Mojok.co

Membayangkan Pensiun di Madiun, Kota yang Nggak Banyak Drama dan Cocok untuk Hari Tua

12 Februari 2026
4 Alasan Saya Meninggalkan iPusnas dan Beralih Membeli Buku Fisik Mojok.co

4 Alasan Saya Meninggalkan iPusnas dan Beralih Membeli Buku Fisik

7 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Orang Tua yang Menua adalah Ketakutan Terbesar Anak, meski Kita Menolak Menyadarinya
  • Anak yang Dicap Gagal Justru Paling Tulus dan Telaten Rawat Ortu, Anak yang Katanya Sukses cuma Berisik Rebutan Warisan
  • “Valentine Bukan Budaya Kita”: Mengapa Perayaan Hari Kasih Sayang Cuma Dimaknai Sedangkal Berhubungan Seks?
  • Mencari Kasih Sayang Semu di Dating Apps, Pelarian dari Kesepian dan Rasa Minder usai Sering Dikecewakan di Dunia Nyata
  • Kereta Api Ekonomi Memang Nyiksa Punggung dan Dengkul, Tapi Penuh Pelajaran Hidup dan Kehangatan dari Orang-orang Tulus
  • Hydroplus Soccer League: Hulu Liga Sepak Bola Putri, Membuka Jalan Mimpi di Seantero Negeri

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.