Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Sekolah Pajang Foto Peraih Juara Olimpiade Segede Gaban biar Apa sih? Biar wow Gitu?

Mohammad Faiz Attoriq oleh Mohammad Faiz Attoriq
15 Februari 2023
A A
Sekolah Pajang Foto Peraih Juara Olimpiade Segede Gaban biar Apa sih? Biar wow Gitu?

Sekolah Pajang Foto Peraih Juara Olimpiade Segede Gaban biar Apa sih? Biar wow Gitu? (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebenarnya ini harusnya saya tulis sekitar 8-10 tahun yang lalu, tapi nggak apa-apa lah, toh masih relate sampai sekarang. Mungkin ini dosa saya kenapa baru kenal Mojok, terutama Terminal Mojok pada 2021. Jadi saya pernah mengenyam pendidikan di salah satu sekolah menengah atas negeri di Kota Malang. Nah, sekolahku ini salah satu tempat pendidikan yang nggak dikelola langsung oleh Dinas Pendidikan Kota Malang, tapi dianggap negeri, tahu sendiri lah di mana.

Ciri khasnya, sekolah ini mengunggulkan peserta didiknya yang punya potensi atau jadi langganan lomba, terutama olimpiade. Nah, olimpiade yang sering diikuti sekolah saya adalah akademik, nggak terlalu banyak yang non akademik. Sekolah saya ini paling suka kalo ada olimpiade sampai untuk mengeluarkan izin atau dispensasi saja mudah banget.

Intinya, sekolah saya ini memfasilitasi dengan mudah buat siswa yang ikut olimpiade, entah atas kemauan sendiri atau diminta pihak sekolah. Kalo berhasil juara atau masuk juara favorit, siswa yang ikut lomba ini diumumkan di lapangan tiap Senin atau tanggal 17 tiap bulannya (karena ikut keputusan pemerintah). Ada seremoni yang meriah setelah upacara hari tersebut, diberi bonus atau diberi ucapan selamat sama kepala sekolah.

Selain seremoni, sekolah juga memajang daftar perlombaan yang dimenangkan oleh sekolah saya, kadang lengkap dengan foto peserta lombanya. Pasti ada tulisan “ini termasuk karunia dari Tuhanku” di atas foto atau daftar pemenang lomba olimpiade.

Yang bikin melongo, posternya dicetak dan dipajang kurang lebih sebesar gerbang masuk dan diletakkan di dekatnya. Sudah begitu, lokasi sekolah saya persis di jalan raya yang cukup besar dan sering dilalui banyak jalan raya.

Kebiasaan pamer yang aneh

Sampai lulus 8 tahun yang lalu, saya nggak paham dengan apa yang dipikirkan oleh pihak sekolah soal pajangan itu. Saya pikir hanya SMA saya yang kelewat seneng pamer ketimbang SMA lain di Malang.

Sebut saja semua SMA di kawasan Tugu, nggak ada yang memajang kayak begitu, apalagi segede Gaban. Dan sampai saat ini, kebiasaan “pamer” ini masih dipelihara dan jadi tradisi rutin di sekolahku ini.

Mohon maaf, bukannya nggak bangga, tapi saya malah minder dengan pajangan prestasi tentang perlombaan.

Baca Juga:

Panduan Etika di Grup WhatsApp Wali Murid agar Tidak Dianggap Emak-emak Norak dan Dibenci Admin Sekolah

Keluh Kesah Alumni Program Akselerasi 2 tahun di SMA, Kini Ngenes di Perkuliahan

Pertama, minder karena saya sebenarnya nggak pintar-pintar amat, sering remedial, bahkan ranking saya ada di posisi 18 dari 24 siswa. Dengan prestasi begitu, mustahil buat saya untuk mengejar prestasi agar setara dengan mereka. Ya emang ini personal banget sih, tapi saya tahu, hal tersebut dilakukan agar siswa lain termotivasi. Nyatanya, hal tersebut justru gagal, setidaknya, untuk saya.

Kelewat bangga

Kedua, maaf banget, saya agak risih dengan tradisi seperti ini. Menurut saya, ini terkesan pamer dan (kelewat) membanggakan diri. Seolah, sekolah saya berkata “ini loh sekolah para juara, punya segudang prestasi” di depan seluruh SMA atau sederajat di Kota Malang. Seperti haus validasi, pengin dianggap superior ketimbang SMA lain di Malang.

Saya tahu ini untuk menarik minat calon siswa baru, tetapi tolong lah, nggak segitunya. SMA lain nggak kayak gitu. Bahkan yang sudah dikenal sebagai sekolah terbaik di Kota Malang saja nggak terlalu mengumbar prestasi seperti itu.

Padahal sekarang nggak ada lagi sekolah favorit, semua dibuat setara melalui sistem zonasi dan berbagai kebijakan lainnya. Namun, saya jadi merasa kasihan dengan sekolah lain yang prestasinya biasa saja, bahkan nggak pernah ikut olimpiade akademik.

Pamer prestasi ini menurut saya lebih baik nggak terlalu diumbar demi menjaga perasaan sekolah lain. Alih-alih bikin bangga, bisa jadi orang lain menganggap hal itu justru malu-maluin. Cukup di brosur pendaftaran atau website resmi saja untuk publikasi prestasi, itu pun nggak perlu sampai mencolok.

Penulis: Mohammad Faiz Attoriq
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Siswa yang Menang Lomba, Sekolah yang Dapat Piala

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 Februari 2023 oleh

Tags: OlimpiadepamerpemenangSekolah
Mohammad Faiz Attoriq

Mohammad Faiz Attoriq

Si pria random yang tubirnya meletup-letup

ArtikelTerkait

Alasan Munculnya Rasa Ngenes Saat Memberi Contekan di Kelas

Alasan Munculnya Rasa Ngenes Saat Memberi Contekan di Kelas

21 April 2020
Biaya Masuk SD di Semarang Semakin Melejit: Jangan Lupa, selain Uang Pangkal dan SPP Bulanan Ada Biaya Penunjang Lainnya

Biaya Masuk SD di Semarang Semakin Melejit: Jangan Lupa, selain Uang Pangkal dan SPP Bulanan Ada Biaya Penunjang Lainnya

10 Desember 2023
Punya Rumah Dekat SMP Negeri Banyak Masalah, Bikin Nggak Betah

Punya Rumah Dekat SMP Negeri Banyak Masalah, Bikin Nggak Betah

8 Februari 2024
Ironi Profesi Guru: Mengajar Anak Orang Sampai Pintar, tapi Anak Sendiri Nggak Diperhatikan Mojok.co

Ironi Profesi Guru: Mengajar Anak Orang Sampai Pintar, tapi Anak Sendiri Nggak Diperhatikan

17 Mei 2024
Program Pojok Baca Kelas di Sekolah Cuma Basa-Basi, Ujung-ujungnya Jadi Pojok Tidur Siswa

Program Pojok Baca Kelas di Sekolah Cuma Basa-Basi, Ujung-ujungnya Jadi Pojok Tidur Siswa

4 April 2024
Petugas TU, Tugasnya Begitu Penting, tapi Kadang Bertingkah seperti Orang (Sok) Penting

Petugas TU, Tugasnya Begitu Penting, tapi Kadang Bertingkah seperti Orang (Sok) Penting

18 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Guru Honorer Minggat, Digusur Negara dan Guru P3K (Unsplash) dapodik

Bantuan untuk Guru Honorer Memang Sering Ada, tapi Dapodik Bikin Segalanya Jadi Ribet dan Guru Nasibnya Makin Sengsara

20 Januari 2026
7 Lagu Bahasa Inggris Mewakili Jeritan Hati Dosen di Indonesia (Unsplash)

7 Lagu Bahasa Inggris yang Mewakili Jeritan Hati Dosen di Indonesia

16 Januari 2026
8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

15 Januari 2026
Ngemplak, Kecamatan di Sleman yang Sering Terlupakan karena Nama Besar Depok dan Ngaglik Mojok.co

Ngemplak, Kecamatan di Sleman yang Sering Terlupakan karena Nama Besar Depok dan Ngaglik

19 Januari 2026
Meski Bangkalan Madura Mulai Berbenah, Pemandangan Jalan Rayanya Membuktikan kalau Warganya Dipenuhi Masalah

Meski Bangkalan Madura Mulai Berbenah, Pemandangan Jalan Rayanya Membuktikan kalau Warganya Dipenuhi Masalah

17 Januari 2026
Mahasiswa yang Kuliah Sambil Kerja Adalah Petarung Sesungguhnya, Layak Diapresiasi Mojok.co

Mahasiswa yang Kuliah Sambil Kerja Adalah Petarung Sesungguhnya, Layak Diapresiasi

16 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Sumbangan Pernikahan di Desa Tak Meringankan tapi Mencekik: Dituntut Mengembalikan karena Tradisi, Sampai Nangis-nangis Utang Tetangga demi Tak Dihina
  • Menurut Keyakinan Saya, Sate Taichan di Senayan adalah Makanan Paling Nanggung: Tidak Begitu Buruk, tapi Juga Jauh dari Kesan Enak
  • Saat Warga Muria Raya Harus Kembali Akrab dengan Lumpur dan Janji Manis Awal Tahun 2026
  • Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat
  • Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan
  • Indonesia Masters 2026 Berupaya Mengembalikan Gemuruh Istora Lewat “Pesta Rakyat” dan Tiket Terjangkau Mulai Rp40 Ribu

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.