Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Seharusnya Karawang Mau Merendahkan Diri dan Belajar pada Purwakarta, yang Lebih Tertata dan Lebih Terarah

Diaz Robigo oleh Diaz Robigo
11 April 2026
A A
3 Hal di Karawang yang Membuat Pendatang seperti Saya Betah Mojok.co purwakarta

3 Hal di Karawang yang Membuat Pendatang seperti Saya Betah (wikipedia.org)

Share on FacebookShare on Twitter

Ketika menginjaklan kaki di stasiun Purwakarta saya langsung terpana, karena hanya perlu jalan kaki sekitar 5 menit sudah sampai, kita langsung disuguhi dengan berbagai fasilitas umum seperti alun-alun, museum dan lain-lain. Seakan daerah tersebut memang sudah dipikirkan dengan matang tata letak wilayahnya. Hal tersebut bertolak belakang dengan daerah asal saya yaitu Karawang, yang sangat amburadul menurut saya

Lihat Karawang. Ketika keluar dari stasiun, tidak ada yang bisa dilihat. Hanya disambut oleh barisan toko yang berjajar. Belum lagi terik panas matahari yang sangat menyengat, diperparah dengan pohon yang sangat jarang wujudnya di areal sekitar jalan.

Padahal, Karawang dulunya adalah induk dari Purwakarta sebelum memisahkan diri pada 1949. Tapi, justru Purwakarta duluan yang melesat maju. Duluan peduli pada fasum, setidaknya, menurut saya.

Saya pikir, Karawang sebaiknya mau merendahkan diri dan belajar bagaimana membuat konsep tata letak wilayah yang baik pada Purwakarta. Bisa dimulai dari  penerapancorak budaya Sunda yang sangat khas, penanaman pohon yang sesuai dengan peruntukannya. Serta, diperbanyak RTH untuk warga sekitar.

BACA JUGA: 3 Hal di Karawang yang Membuat Pendatang seperti Saya Betah

Karawang sudah punya alun-alun, tapi…

Saya tahu sudah ada alun-alun Karawang, dan ada juga Karangpawitan. Tapi itu saja tidak cukup dan lokasinya pun termasuk jauh untuk warga di wilayah Karawang Barat. Sudah begitu, daerah tersebut pun padat karena dekat dengan kawasan industri.

Ini masalah utama Kota ini. Saat membuat fasilitas umum, kerap tidak melihat kebutuhan masyarakat. Misal, RTH. Sudahlah sedikit, tak proper lagi. Maksudnya, sudah tahu daerah ini panas, kenapa tidak diperbanyak pohon besar untuk menangkal sinar matahari?

Padahal RTH di Karawang ini amat penting. Status wilayah ini sebagai kawasan urban yang padat penduduk bikin hal tersebut jadi begitu penting. Sebagai daerah penyangga ibu kota sekaligus pusat industri, Karawang menjadi magnet bagi migrasi penduduk, baik lokal maupun mancanegara.

Baca Juga:

4 Dosa Pedagang Sate Maranggi yang Bikin Pembeli Kapok

Karawang dan Masalah Banjir yang Tak Kunjung Usai: Pemda Sibuk Urusi Izin Investasi, tapi Lupa Menjaga Ekologi

Oleh karena itu, penyediaan RTH yang estetik, aksesibel, dan fungsional harus menjadi prioritas utama Pemerintah Daerah guna menjaga keseimbangan ekosistem di tengah masifnya pertumbuhan populasi.

Punya kesempatan, jadi, manfaatkan

Karawang sebenarnya masih punya kesempatan untuk menata diri, setidaknya, berkaca pada Purwakarta. Sebab, realisasi rute KRL menuju Karawang sudah di depan mata. Pemda harus segera menyusun strategi pengembangan wilayah yang jelas agar peluang besar ini tidak sia-sia. Persiapan yang buruk hanya akan mengubah potensi keuntungan menjadi beban.

Di tengah sorotan publik yang semakin tajam, Karawang harus mampu membuktikan jati dirinya sebagai daerah yang bersejarah sekaligus modern, bukan justru memperlihatkan ketidaksiapan.

Sayang sekali tidak memanfaatkan potensi yang dipunya. Ya mau sampai kapan Karawang hanya dijadikan daerah penyangga yang tidak dikenal. Bahkan lebih terkenal Cikampek ketimbang Karawang itu sendiri. Padahal Cikampek termasuk kecamatan yang ada di Karawang.

Mudah-mudahan Karawang semakin berbenah ke arah yang lebih baik. Mulai dari tata letak wilayahnya yang akan terkonsep dengan baik, transportasi umumnya yang nyaman dan mudah diakses, banyak RTH yang proper untuk warganya. Serta warganya semakin sejahtera karena bisa bekerja di daerahnya sendiri.

Memang Purwakarta tidak sempurna, tapi apa salahnya kita mau belajar dari kelebihan daerah tetangga. Kecuali kalau sudah puas diri dengan kondisi yang sekarang. Itu mah, rakyat nggak bisa apa-apa.

Penulis: Diaz Robigo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Karawang Memang Kawasan Industri dan Tempat Uang Berkumpul, tapi Tak Nyaman untuk Ditinggali

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 11 April 2026 oleh

Tags: alun-alun karawangKarawangPurwakartarth di karawang
Diaz Robigo

Diaz Robigo

figur yang pernah terlibat dalam proses demokrasi tingkat daerah di Karawang, dengan fokus pada isu-isu pembangunan dan pelayanan publik.

ArtikelTerkait

Katanya Karawang Mau Jadi Kota Metropolitan, tapi kok Masih Ada Warga yang MCK di Sungai?

Katanya Karawang Mau Jadi Kota Metropolitan, tapi kok Masih Ada Warga yang MCK di Sungai?

16 Mei 2024
Kampung Sate Maranggi, Wisata Kuliner Unik di Kabupaten Purwakarta

Kampung Sate Maranggi, Wisata Kuliner Unik di Kabupaten Purwakarta

3 Juli 2023
karawang cikampek mojok

Kok Bisa, sih, Cikampek Lebih Terkenal ketimbang Karawang?

8 Agustus 2020
Ironi Purbalingga: Kota Industri, tapi Warganya Lebih Memilih Cari Kerja di Daerah Lain Mojok.co

Ironi Purbalingga: Kota Industri, tapi Warganya Lebih Memilih Cari Kerja di Daerah Lain

24 April 2024
Tidak Ada Satu pun Pantai di Karawang yang Bisa Dibanggakan, Semuanya Kotor Tertimbun Sampah!

Tidak Ada Satu pun Pantai di Karawang yang Bisa Dibanggakan, Semuanya Kotor Tertimbun Sampah!

14 Februari 2024
Karawang Menyimpan Aib di Antara Warga dan Goyang Karawang (Unsplash) alun-alun karawang

Renovasi Alun-alun Karawang, Sebuah Usaha Menghidupkan Kejayaan yang Sempat Mati Suri

5 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

10 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Derita Pemilik Hiace, Kerap Menghadapi “Seni” Menawar Harga yang Melampaui Batas Nalar

8 April 2026
Rindu Kota Batu Zaman Dahulu yang Jauh Lebih Nyaman dan Damai daripada Sekarang Mojok.co apel batu

Senjakala Apel Batu, Ikon Kota yang Perlahan Tersisihkan. Lalu Masih Pantaskah Apel Jadi Ikon Kota Batu?  

10 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.