Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Sedikit Travel Guide bagi KPK yang Akan Berkunjung ke Jogja

Prabu Yudianto oleh Prabu Yudianto
5 Desember 2020
A A
Sedikit Travel Guide bagi KPK yang Akan Berkunjung ke Jogja terminal mojok.co

Sedikit Travel Guide bagi KPK yang Akan Berkunjung ke Jogja terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Selamat datang KPK. Betapa rindunya kami akan kunjungan Anda. Seperti kata kawan perantau, “Tidak ada alasan untuk tidak kembali ke Jogja.” Ternyata tidak terkecuali bagi komisi harapan rakyat satu ini.

Seingat saya, hampir setahun lamanya KPK tidak berkunjung ke Jogja. Tepatnya, saat KPK ada gawe mendalami dugaan aliran dana Walikota Jogja ke Jaksa Eka. Wah, lama juga, ya. Pantas saja KPK sudah kangen mendalami seluk beluk kota istimewa ini. Tentu saja seluk beluk dugaan korupsi.

Kali ini, stadion Mandala Krida yang menjadi jujugan bapak ibu penyidik KPK. Wah, pasti menjadi angin segar bagi warga Jogja, khususnya pecinta bola dan klub PSIM. Stadion yang jadi simbol sportivitas Jogja ini akhirnya disidik KPK. Tidak kaget, toh pembangunan stadion yang molor ini memang memancing kecurigaan.

Menilik kabar yang beredar, kemungkinan KPK akan staycation di Mandala Krida saja. Sayang sekali, akan rugi jika KPK hanya ngendon di stadion markas PSIM ini. Masih banyak tempat yang bisa dikunjungi (dan disidik) oleh KPK. Akan tetapi, saya maklum jika KPK hanya mengunjungi Mandala Krida. Kan, tuntutan tugas.

Namun, izinkan saya memberi sedikit travel guide bagi KPK. Harapannya, KPK tidak hanya staycation di Mandala Krida. Ada banyak tempat yang bisa KPK kunjungi pada kunjungan kali ini. Tapi jangan lupa, tetap patuhi protokol kesehatan. Salah-salah nanti bapak ibu KPK malah kena cegatan masker di jalan.

Tentu bapak ibu KPK tidak akan melewatkan udara pagi Jogja. Meskipun udara ini sudah tidak sesegar dulu, tidak ada salahnya bagi KPK untuk tetap meregangkan otot dan jalan-jalan pagi. Jangan jalan-jalan di UGM ya, karena masih di-lockdown. Saya sarankan KPK untuk jalan-jalan pagi di Alun-Alun Utara Jogja.

Jika diperhatikan, KPK bisa melihat ada yang baru di bekas public space kawula Jogja. Tidak lain dan tidak bukan adalah pagar besi berlanggam pacak suji. Pagar yang seperti tombak berjejer ini terlihat gagah mengurung alun-alun, segar dengan paduan warna hijau kuning, dan tentu saja menggelitik KPK.

Sedikit informasi, pagar besi baru ini menghabiskan dana 2 miliar rupiah. Wow! Dana pembangunan yang luar biasa ini memang mengejutkan. Pasti akan membuat KPK terkagum-kagum melihat pagar baru kraton ini.

Baca Juga:

Tegalrejo, kecamatan underrated di pinggiran Kota Jogja yang ternyata punya banyak cerita

Klaten sejatinya bukan kota, tapi obat mujarab buat wargi Jogja yang stres karena padatnya jalanan

Namun, jangan berlarut-larut, nggih. Alun-alun Utara Jogja memang punya kesan tersendiri. Tapi, masih ada tempat yang bisa dikunjungi KPK. Mungkin bapak dan ibu KPK ingin nostalgia sejenak? KPK bisa mengunjungi proyek saluran air di beberapa instansi Kota Jogja.

Memang baru setahun KPK mengunjungi dan menyidik proyek ini. Tapi apa salahnya nostalgia mengenang pencapaian KPK di Jogja. Penyidikan KPK di proyek saluran air ini juga diapresiasi. Menurut Gatra.com, KPK telah memberi terapi kejut kepada daerah yang dianggap istimewa karena bebas korupsi.

ADVERTISEMENT

Sudah cukup nostalgia? Blusukan bisa menjadi opsi KPK saat berkunjung ke Jogja. KPK bisa melakukan blusukan sembari mengamati aliran dana Bantuan Sosial (Bansos) COVID-19. Salah satunya blusukan ke Kecamatan Srandakan dan Kecamatan Jetis, Bantul.

Di kedua tempat ini diduga terjadi penggelapan dana Bansos oleh pendamping PKH-BPNT. DPRD DIY saja juga geger dengan dugaan ini. Siapa tahu, dengan blusukan dari KPK, jika ada penggelapan dana Bansos lain, kasus-kasus itu bisa ikut terbongkar.

Selanjutnya, masih ada tempat yang tepat untuk menikmati sore. Tidak ada yang bisa melawan sunset di pantai selatan Jogja. Dan saran saya adalah menikmati sunset sambil rolling di jalur selatan. Bahasa kerennya, sih, Jalan Daendels.

Sembari selfie atau menikmati es degan, KPK akan melihat hal menyebalkan dari jalan ini. Jalan yang nanti mengalungi Pulau Jawa dari sisi selatan ini terkesan mangkrak. Selain belum saling terhubung, banyak ujung jalan yang terbangun setengah matang.

Mimpi membangun jalur yang mengimbangi jalur pantura ini seperti terhenti. Padahal, banyak yang berharap jalur tepi pantai ini segera bisa dilalui. Nah, siapa tahu KPK menemukan sesuatu tentang proyek ini, selain foto selfie di tepi pantai.

Wah, lelah juga ya wira-wiri dan blusukan di Jogja. Namun, saya harap KPK masih punya sedikit tenaga untuk menutup perjalanan ini dengan mencari oleh-oleh. Lupakan oleh-oleh mahal dengan wajah artis di wadahnya. Tidak ada tempat mencari oleh-oleh terbaik selain pusat kaki lima Malioboro. Tepatnya di bekas lokasi bioskop Indra.

Sayang sekali, bangunan yang akan memayungi para PKL ini seperti mangkrak. Tidak hanya mangkrak, sejak awal pembangunannya saja sudah bermasalah. Dari sengketa yang berakhir nggatheli, sampai pemenang tender yang tak jelas di mana kantornya. Menurut penelusuran beberapa wartawan, memang pemenang tender ini seperti hantu. Antara ada dan tiada.

Saya pikir, tidak ada salahnya membawa penasaran pada proyek mangkrak ini sebagai oleh-oleh. Toh, kalau makanan sudah tidak seru. Siapa tahu, oleh-oleh dari (entah mantan atau calon) pusat kaki lima Malioboro ini bisa membawa KPK kembali ke Jogja.

ADVERTISEMENT

Jangan lupa untuk mengabadikan malam di Jogja dengan mengunjungi Tugu Pal Putih. Tugu yang mirip pensil ini sangat ikonik dan jangan terlewatkan. Dan bagi KPK, tentu tidak bisa melewatkan malam di Tugu, sembari mengamati pembangunan area Tugu.

Seperti hujan, pembangunan di area Tugu selalu terjadi di akhir tahun. Dan hampir tiap dibangun, Tugu Jogja berubah konsep. Dari tanpa taman jadi ada taman lagi. Dari dipasang batu candi sebagai jalan, sampai dilepas dan diganti batako.

Saya pikir sudah cukup banyak lokasi yang bisa dikunjungi KPK selama di Jogja. Ayolah, jangan ngendon di Mandala Krida saja. Masih banyak yang bisa jadi tempat jujugan. Apalagi saya ingat, KPK sangat jarang berkunjung ke Jogja, kan?

BACA JUGA Upah Layak, Tanah Murah, atau Lapangan Pekerjaan: Mana yang Lebih Worth It bagi Pekerja Jogja? dan artikel Prabu Yudianto lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

 

Terakhir diperbarui pada 3 Desember 2020 oleh

Tags: Jogjakpk
Prabu Yudianto

Prabu Yudianto

Penulis kelahiran Yogyakarta. Bekerja sebagai manajer marketing. Founder Academy of BUG. Co-Founder Kelas Menulis Bahagia. Fans PSIM dan West Ham United!

ArtikelTerkait

Culture Shock yang Saya Rasakan sebagai Orang Madiun Ketika Menikah dengan Orang Jogja: Saya Nggak Suka Brongkos, Doi Nggak Suka Rujak Petis, Sad

Culture Shock yang Saya Rasakan sebagai Orang Madiun Ketika Menikah dengan Orang Jogja: Saya Nggak Suka Brongkos, Doi Nggak Suka Rujak Petis, Sad

28 November 2025
Foto kawasan Umbulharjo Jogja - MOJOK.CO

Umbulharjo Kecamatan Paling Overpower Se-Jogja, Apa-apa Ada di Sana

30 September 2025
3 Daerah Tidak Ramah Perantau di Jogja yang Perlu Dihindari

Sisi Lain Perkampungan di Kota Jogja yang Nggak Banyak Diketahui: Kotor, Sanitasi Buruk, serta Banyaknya Anak Putus Sekolah di Kota Pelajar

4 September 2024
Rekomendasi Kuliner di Pasar Lempuyangan Jogja yang Sayang untuk Dilewatkan

Rekomendasi Kuliner di Pasar Lempuyangan Jogja yang Sayang untuk Dilewatkan

19 September 2023
Percayalah, Pergi Jauh Tanpa Izin Orang Tua Adalah Ide yang Sangat Buruk

Naik Bus Trans Kota Mengajarkan Kita tentang Kesabaran

6 Maret 2020
7 Rekomendasi Motor Bekas untuk Mahasiswa Baru di Jogja

7 Rekomendasi Motor Bekas untuk Mahasiswa Baru di Jogja

9 Juni 2023
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

Pengalaman ikut trail run, olahraga yang dahulu saya anggap aneh, tapi akhirnya ketagihan juga Mojok.co

Pengalaman ikut trail run, olahraga yang dahulu saya anggap aneh, tapi akhirnya ketagihan juga

20 Agustus 2026
Jelajah kuliner Pasar Gedhe Klaten: pengalaman menikmati segarnya dawet uyup, nikmatnya soto bening, hingga western food kaki lima Mojok.co

Jelajah kuliner Pasar Gedhe Klaten: pengalaman menikmati segarnya dawet uyup, nikmatnya soto bening, hingga western food kaki lima

18 Agustus 2026
Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar Terminal

Bandung Kulon, kecamatan medioker Kota Bandung yang ternyata punya potensi besar

21 Agustus 2026
Orang Kampung yang Sekolah Tinggi Malah Paling Jarang Srawung Mojok.co

Ra srawung rabimu suwung adalah jokes tongkrongan yang sudah tidak relevan dan sebaiknya tidak usah disampaikan

16 Agustus 2026
Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

Stasiun Gubeng Surabaya, stasiun paling membingungkan dan menyebalkan

20 Agustus 2026
Pak Ogah pekerjaan yang sia-sia dan nggak menjanjikan di Sumenep Madura Mojok.co

Pak Ogah pekerjaan yang sia-sia dan nggak menjanjikan di Sumenep Madura

20 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.