Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Sebelum Beli Mobil, Pahami Benar Ketentuan Klaim Garansi Mesin biar Nggak Nyesel

Rahadian oleh Rahadian
16 Januari 2021
A A
garansi mesin oli mesin dikuras pakai solar mesin mobil mojok

oli mesin dikuras pakai solar mesin mobil mojok

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa perusahaan mobil memberikan garansi mesin selama beberapa tahun untuk produk mobil yang dijualnya. Misalnya, Honda memberikan garansi mesin lima tahun untuk produk mobil Brio. Contoh lainnya, Wuling pun memberikan garansi mesin lima tahun untuk produk mobil Almaz. Hal ini tentunya akan menarik lebih banyak orang untuk membeli mobil.

Tapi, mengklaim garansi mesin tuh nggak semudah membalikkan telapak tangan. Ada syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi oleh pemilik mobil. Hal inilah yang kurang disadari oleh calon pembeli. Hal ini juga yang kurang dikomunikasikan penjual mobil kepada para calon pembeli mobil

Umpamakan ada kerusakan di mesin mobil kita. Kita lalu mengajukan klaim garansi mesin kepada pihak dealer. Pihak dealer nggak akan langsung serta merta menerima klaim begitu saja. Pihak dealer akan memeriksa track record perawatan mobil terlebih dahulu.

Nah, syarat dan ketentuan kalo mau mengklaim garansi mesin yaitu penggantian komponen-komponen mobil harus sesuai ketentuan-ketentuan yang tertera di buku servis. Kalo ada satu atau lebih komponen yang penggantiannya nggak sesuai ketentuan, garansi mesinnya jadi hangus. Masalahnya, komponen-komponen mobil yang sebenarnya masih bisa digunakan, harus diganti juga berdasarkan ketentuan. Komponen-komponen mobil harus dibeli di bengkel resmi, supaya tercatat pada track record perawatan mobil.

Seorang teman saya pernah mengalami garansi mesin mobil hangus. Awal ceritanya, karena masa pandemi, ia ingin menghemat pengeluaran. Ia tak mengganti oli mobil di dealer, melainkan di bengkel biasa. Ia menceritakan kalo mengganti oli mobil di dealer menghabiskan sekitar 600 ribu. Sedangkan mengganti oli di bengkel non-resmi cuma menghabiskan sekitar 300 ribu. Jauh lebih murah, bukan?

Teman saya ini juga membeli beberapa komponen mobil original di bengkel mobil non resmi. Tentu saja, untuk menghemat pengeluaran di masa pandemi. Soalnya, harga komponen mobil di bengkel non-resmi jauh lebih ramah di kantong dibandingkan harga komponen mobil original di bengkel resmi.

Suatu hari, mesin mobilnya mpot-mpotan. Ia sangat tak nyaman mengendarai mobil. Ia lalu memeriksa mobilnya ke dealer. Setelah diperiksa para mekanik, beberapa komponen mobil harus diganti. Ia lalu mengajukan klaim garansi mesin mobil kepada pihak dealer.

Beberapa hari kemudian, pihak dealer mengumumkan kalo garansi mesin mobilnya hangus. Sebabnya, menurut pihak dealer, ada beberapa komponen yang penggantiannya nggak sesuai ketentuan. Sayang sekali, bukan? Jadi, teman saya ini harus mengeluarkan uang sendiri untuk memperbaiki mobilnya.

Baca Juga:

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-Puja Orang

Pilih Hyundai Avega Bekas Dibanding Mobil Jepang Entry-Level Baru Adalah Keputusan Finansial Paling Cerdas

Jadi, kesimpulannya, kalo mau garansi mesin awet, pemilik mobil harus mengeluarkan uang yang lumayan banyak. Pemilik mobil harus mengganti komponen-komponen yang sebenarnya nggak perlu diganti. Supaya tercatat di track record perawatan mobil, pemilik mobil juga harus membeli komponen-komponen mobil di bengkel resmi termasuk oli. Seperti yang sudah disebutkan, harga komponen mobil di bengkel resmi memang nggak bersahabat dibandingkan harga di bengkel non-resmi.

Buat pemilik mobil yang punya uang berlebih, membeli komponen-komponen mesin dan mengganti oli di bengkel resmi tentunya nggak masalah. Sedangkan buat pemilik mobil yang keuangannya terbatas, tentunya hal itu sangat memberatkan.

Kalo kita renungkan, garansi mesin itu malah menguntungkan pihak dealer, bukan menguntungkan konsumen. Agar garansi mesin tetap awet, pemilik mobil harus mengeluarkan uang yang lumayan banyak. Lagipula, selama pemakaian hingga lima tahun pertama, logikanya mesin mobil tuh nggak mungkin mengalami kerusakan berat.

Mobil saya sendiri yaitu Honda Brio keluaran 2017. Untuk mobil Brio keluaran 2017 ke belakang, hanya diberi garansi mesin selama tiga tahun. Selama tiga tahun masa pemakaian, saya mengganti oli bukan di bengkel resmi. Tak semua komponen mobil saya beli bengkel resmi, tapi masih termasuk original. Tentu saja, untuk menghemat pengeluaran. Mobil ini pun pernah juga saya gunakan untuk nge-Grab harian. Tapi, hingga saat ini, mesin mobil baik-baik saja kok.

Sebagai konsumen yang cerdas, jangan sampai malah garansi mesin yang digembor-gemborkan penjual mobil malah mengecoh kita untuk membeli mobil. Hal penting inilah yang harus digarisbawahi,. Semoga tulisan ini mencerahkan bagi yang akan membeli mobil baru.

BACA JUGA Toyota Corolla DX, Mobil Tua Idaman Generasi Muda dan tulisan Rahadian lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 19 Januari 2022 oleh

Tags: garansi mesinhonda briomobil
Rahadian

Rahadian

Sarjana Hubungan Internasional yang gemar menulis, bermain musik, dan coding.

ArtikelTerkait

Orang yang Membunyikan Klakson Serampangan Layak Kena Azab terminal mojok.co

Hal-hal Menyebalkan yang Pesepeda Temui di Jalan Raya

17 Oktober 2020
Untuk Pengendara Mobil: Saat Isi Bensin, Tolong Matikan Mesinnya, dong! terminal mojok.co

Untuk Pengendara Mobil: Saat Isi Bensin, Tolong Matikan Mesinnya, dong!

7 November 2020

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-Puja Orang

8 April 2026
Pick Up Daihatsu Zebra 1991: Meski Bodi Remuk, Mesin Tetap Jos! terminal mojok.co

Pick Up Daihatsu Zebra 1991: Meski Bodi Remuk, Mesin Tetap Jos!

9 April 2021
Tak Hanya Nmax, Pengendara Mobil LCGC Tak Kalah Menyebalkan di Jalanan terminal mojok.co

Pengalaman Ikut Kursus Mengemudi Mobil, Antara Perlu dan Nggak Perlu-Perlu Amat

19 November 2020
Kendarai Sepeda Motor di Jepang Jauh Lebih Ribet Dibanding Mobil terminal mojok.co

Kendarai Sepeda Motor di Jepang Jauh Lebih Ribet Dibanding Mobil

26 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026

Di Jajaran Mobil Bekas, Kia Picanto Sebenarnya Lebih Mending daripada Suzuki Karimun yang Banyak Dipuja-Puja Orang

8 April 2026
4 Hal yang Harus Penumpang Ketahui tentang Stasiun Duri, Si Paling Sibuk dan Melelahkan se-Jakarta Barat

Stasiun Duri Lebih Bikin Stres dari Manggarai: Peron Sempit, Tangga Minim, Kereta Lama Datang

9 April 2026
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
Hidup di Desa Nggak Selamanya Murah, Social Cost di Desa Bisa Lebih Mahal daripada Biaya Hidup Sehari-hari karena Orang Desa Gemar Bikin Hajatan

Pindah ke Desa Bukan Solusi Instan Saat Muak Hidup di Kota Besar, apalagi bagi Kaum Introvert, Bisa-bisa Kena Mental

5 April 2026
Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Bangun Rumah Istana di Grobogan Gara-gara Sinetron, Berujung Menyesal karena Keadaan Aneh dan Merepotkan
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.