Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Kesehatan

Scaling Gigi: Perawatan Gigi Paling Penting, tapi Kerap Diabaikan

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
12 Juli 2022
A A
Scaling Gigi: Perawatan Gigi Paling Penting, tapi Kerap Diabaikan

Scaling Gigi: Perawatan Gigi Paling Penting, tapi Kerap Diabaikan (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Scaling gigi kerap diabaikan oleh banyak orang. Padahal ini penting banget lho, mau sakit gigi parah di masa depan?

Izinkan saya sombong terlebih dahulu. Sejak lahir hingga saat ini, saya belum pernah mengalami yang namanya sakit gigi. Pasalnya, sejak saya kecil, saya rajin menyikat gigi saya minimal dua kali dalam satu hari karena saya ketagihan dengan produk pasta gigi keluaran Lion Japan, yakni Kodomo.

Meskipun begitu, tak ada gading yang tak retak. Gigi saya ikut “bolong” akibat kecelakaan sepeda motor dan benturan yang saya alami saat menggeluti olahraga karate saat duduk di bangku kuliah saja. HAHAHAHA!

Namun, tahukah kamu, selain harus rajin sikat gigi, kamu juga harus rajin scaling gigi ke dokter gigi. Sayangnya, perawatan ini termasuk perawatan paling underrated.

Saya jelaskan apa itu scaling bagi yang belum paham. Scaling gigi adalah suatu prosedur pembersihan karang gigi atau plak yang menempel pada gigi. Sebab, sebersih-bersihnya dan serajin-rajinnya kamu gosok gigi, tumpukan plak yang menempel pada gigi kamu tidak akan bisa kamu hindari. Tumpukan plak yang menempel pada gigi bisa bikin warga gigi kamu jadi kusam, hingga hitam lho! Jadi harus dibersihkan! Nah, tumpukan plak inilah yang dinamakan karang gigi.

Karang gigi tidak hanya membuat senyuman kamu terlihat kurang estetik saja, MyLov, tapi juga berbahaya bagi kesehatan gigi dan mulut kamu. Pasalnya, karang gigi yang menumpuk bisa bikin bau mulut, lho! Hal ini karena karang gigi yang menumpuk jadi tempat bagi bakteri berkembang biak.

Selain itu, jika kamu membiarkan karang gigi menumpuk di mulutmu, hal tersebut bisa memicu timbulnya radang gusi serta infeksi yang bikin gigi kamu sakit. Nggak cuma itu, bakteri yang menumpuk pada karang gigi pun bisa terbawa oleh darah dan membuat endapan pada pembuluh darah koroner di jantung sehingga menambah risiko kamu untuk terkena penyakit jantung.

Mungkin kalian berpikir, kenapa saya berani bilang scaling gigi adalah perawatan gigi paling underrated. Begini, saya jelaskan.

Baca Juga:

Dokter Gigi: Profesi (Dianggap) Elite, (padahal) Gaji Sulit

Sakit Gigi ya ke Dokter Gigi, Bukan Beli Obat doang, Masak Gini Aja Nggak Paham?

Soalnya, saya sendiri baru pertama kali scaling gigi saat saya berusia 25 tahun, MyLov. Saat itu teman saya yang kuliah kedokteran gigi lagi membutuhkan “objek” untuk pemeriksaan gigi dan nggak pake pikir panjang, saya pun secara sukarela langsung mendaftarkan diri.

Prosedur scaling gigi memang bikin saya nggak nyaman. Pasalnya, saat melakukan pembersihan karang gigi, blio menggunakan alat yang dinamakan ultrasonic scaler, alat canggih yang digunakan untuk menghilangkan karang gigi yang membandel. Alat tersebut memancarkan gelombang ultrasonik yang dapat mengeluarkan getaran untuk menghilangkan karang gigi. Makanya ngilu banget. Tapi penderitaan yang saya alami itu worth it banget, MyLov! Saya merasa puas banget! Pasalnya, gigi saya langsung bersih banget!

Sejak itulah, saya jadi rajin buat scaling gigi, minimal satu tahun sekali meskipun karang gigi yang saya “miliki” sedikit banget. Hitung-hitung pemeriksaan gigi, takutnya ada permasalahan gigi dan mulut. Kan idealnya kita harus melakukan pemeriksaan gigi dan mulut ke dokter gigi minimal enam bulan sekali.

Sayangnya, prosedur scaling gigi tidak dicover oleh BPJS Kesehatan, kecuali tindakan scaling tersebut berdasarkan indikasi medis atau arahan dari dokter gigi yang bertugas. Kalau kamu inisiatif minta scaling gigi kayak yang saya lakukan, ya jelas nggak bisa.

“Berapa sih biaya scaling gigi?”

Bagi saya, scaling gigi memang tidak murah. Di Puskesmas dekat rumah saya biayanya sebesar Rp100 ribu. Kalau di praktik mandiri dokter gigi, bisa lebih mahal. Silakan tanya aja ke praktik dokter gigi terdekat dari rumah kamu.

Tapi bagi saya, worth it banget jika mengingat risiko kesehatan yang harus dihadapi jika karang gigi yang kita miliki terus menumpuk! Rasanya, worth it banget spend beberapa ratus ribu rupiah untuk scaling gigi minimal satu tahun sekali demi kesehatan gigi dan mulut yang prima. Masa sekali ngopi bisa puluhan ribu tapi ngeluarin beberapa ratus ribu setahun sekali buat scaling nggak bisa?

Itulah pentingnya scaling gigi. Kalau kalian takut keluar duit, tanyakan ini ke diri kalian: mau nggak keluar duit jauh lebih gede di masa depan gegara sakit gigi?

Penulis: Raden Muhammad Wisnu
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Tips Sederhana Mengatasi Gigi Ngilu Sampai Tuntas

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 12 Juli 2022 oleh

Tags: dokter gigiperawatanSakit Gigiscaling gigi
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

Sakit Gigi ya ke Dokter Gigi, Bukan Beli Obat doang, Masak Gini Aja Nggak Paham?

Sakit Gigi ya ke Dokter Gigi, Bukan Beli Obat doang, Masak Gini Aja Nggak Paham?

8 Desember 2023
Logika Pemerintah 4.0: Bikin Aplikasi Banyak, tapi Nggak Terawat

Logika Pemerintah 4.0: Bikin Aplikasi Banyak, tapi Nggak Terawat

28 Juni 2022
sakit gigi

Kesengsaraan Mendalam Bagi Orang yang Sakit Gigi

12 Juni 2019
Honda BeAT

Honda Beat Generasi Pertama Bakal Awet Hingga Akhir Zaman dan Bisa Jadi Warisan

3 Agustus 2023
oli motor sports spakbor ergonomi nggak nyaman mojok

Malas Ganti Oli Motor? Siap-siap sama Seabrek Masalah yang Bikin Kantong Jebol Ini

10 November 2020
operasi gigi bungsu Odontectomy pengalaman mojok.co

Rasanya Operasi Gigi Bungsu (Odontectomy): Nggak Seperti yang Dibayangkan kok!

31 Mei 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kalau Nggak Doyan Kuliner Sumenep, Cobalah Kuliner Orang Bangkalan Madura yang Ternyata Beragam Mojok.co

Kalau Nggak Doyan Kuliner Sumenep, Cobalah Kuliner Bangkalan Madura yang Rasanya Nggak Kaleng-kaleng

15 Februari 2026
5 Kasta Sirup Indomaret Paling Segar yang Cocok Disuguhkan Saat Lebaran Mojok.co rekomendasi sirup

Urutan Sirup dengan Gula Tertinggi hingga Terendah, Pahami agar Jangan Sampai Puasamu Banjir Gula!

15 Februari 2026
Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga Mojok.co

Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga

15 Februari 2026
Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong di Banyumas (Wikimedia Commons)

Orang Purwokerto Adalah Manusia Paling Sombong se-Kabupaten Banyumas

15 Februari 2026
Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan Mojok.co

Motor Keyless Memang Terlihat Canggih dan Keren, tapi Punya Sisi Merepotkan yang Bikin Pengendara Hilang Kepercayaan

19 Februari 2026
4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang Mojok.co

4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang

20 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

  • Omong Kosong Menua Tenang di Desa: Menjadi Ortu di Desa Tak Cuma Dituntut Warisan, Harus Pikul Beban Berlipat dan Bertubi-tubi Tanpa Henti
  • WNI Lebih Sejahtera Ekonomi dan Mental di Malaysia tapi Susah Lepas Paspor Indonesia, Sial!
  • 3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa Serta Tak Berdaya, tapi Tak Bisa Berbuat Apa-apa karena Terpaksa
  • Derita Orang Biasa yang Ingin Daftar LPDP: Dipukul Mundur karena Program Salah Sasaran, padahal Sudah Susah Berjuang
  • Sarjana Sastra Indonesia PTN Terbaik Jadi Beban Keluarga: 150 Kali Ditolak Kerja, Ijazah buat Lamar Freelance pun Tak Bisa
  • Muak Buka Bersama (Bukber) sama Orang Kaya: Minus Empati, Mau Menang Sendiri, dan Suka Mencaci Maki bahkan Meludahi Makanan

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.