Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Saya Tak Mau Beli Pertamax, Lebih Milih Beli Pertalite dan Merusak Motor Saya Sendiri ketimbang Dirusak Pertamina

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
26 Februari 2025
A A
Anomali BBM Bersubsidi di Pesisir Selatan Sumatera Barat: Hanya Bisa Ditemukan di Pedagang Bensin Eceran, Bukan SPBU pertalite pertamax

Anomali BBM Bersubsidi di Pesisir Selatan Sumatera Barat: Hanya Bisa Ditemukan di Pedagang Bensin Eceran, Bukan SPBU

Share on FacebookShare on Twitter

Bukan maksud saya berdansa di atas penderitaan rakyat, tapi beneran, saya benar-benar bersyukur memilih beli pertalite dan tidak sudi beli pertamax tiap harganya naik.

Selama 4 tahunan, meski motor saya adalah PCX 150, tetap saja saya beli lebih sering pertalite. Alasannya sederhana: harga pertamax tiba-tiba naik drastis dari 9000-an ke 12.500 atau lebih. Saya lupa, pokoknya harganya naik drastis.

Sebenarnya, saya dulunya pengguna pertamax turbo. Nggak tahu efeknya ke motor saya apa, pokoknya performa motor saya saat itu terasa ngacir. Nggak sudi saya melirik bahan bakar di bawahnya. Simpel saja, saat itu keuangan saya terasa cukup untuk beli Turbo.

Tapi begitu menikah dan pengeluaran jadi diperketat, mau tidak mau, saya beralih ke pertalite. Kadang pertamax kalau lagi punya uang lebih. Tapi karena lebih sering nggak punya duit, ya saya beli yang murah saja. Bahkan ketika sudah punya duit lagi, tetap saja saya tak mau beli pertamax. Nggak sudi, harganya kelewat mahal dan nggak ngotak buat saya.

Saya tahu betul konsekuensinya. Tapi mau bagaimana lagi?

Korupsi Pertamina yang apa banget

Lalu muncullah berita brengsek korupsi Pertamina ini. Sumpah, saya merasa baru saja menghindari peluru yang menyasar kepala. Tentu saja sembari misuh, “Cocoteh, ra main-main korupsine.”

Saya beneran kasihan saya orang-orang yang pakai pertamax karena dianjurkan oleh montir bengkel atau teknisi bengkel resmi. Bayangkan berapa pengguna mobil dan motor yang nggak tahu gimana ceritanya mesin mereka rusak, padahal sudah mengikuti anjuran. Berapa juta yang dihabiskan coba, atas kesalahan yang nggak pernah mereka lakukan?

Apalagi para pelaku korupsi ini kabarnya digaji begitu tinggi. Gaji mereka, dilansir dari Tempo, adalah 21 miliar per tahun. Bayangkan, udah digaji segede itu, kok bisanya serakah? Bisanya ngoplos pertamax, asu asu.

Baca Juga:

Kenaikan Harga Pertamina Turbo dan DEX Mendorong Kelas Menengah Menuju Kemiskinan dan Kematian

Sambatan Pelanggan Shell, SPBU Pelarian yang Ternyata Punya Masalah Juga

Dengan uang 21 miliar per tahun, kamu bisa beli Pajero 5 per tahun, kui wae turah. Uang segitu nggak akan habis kalau kamu nggak goblok-goblok amat dalam mengatur uang. Pengeluaran pejabat beda sama orang biasa? Ora urusan.

Demi nafsu segelintir orang, rakyat satu negara yang dipermainkan. Jujur aja, hukuman penjara jadi kelewat ringan. Doa buruk pun rasanya kurang. Duh, susahnya hidup di negara ini.

Baca halaman selanjutnya

Persetan pertamax, hidup pertalite!

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 27 Februari 2025 oleh

Tags: korupsi pertaminapertalitepertamax
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Founder Kelas Menulis Bahagia. Penulis di Como Indonesia.

ArtikelTerkait

Kelas Menengah Dimatikan dengan Pajak dan Kenaikan BBM (Unsplash)

Kenaikan Harga Pertamina Turbo dan DEX Mendorong Kelas Menengah Menuju Kemiskinan dan Kematian

20 April 2026
Pertashop Beneran Bangkrut Berkat Nalar Timpang Pertamina (Unsplash.com)

Pertashop Beneran Bangkrut Berkat Nalar Timpang Pertamina

25 September 2022
Harga BBM terbaru: Pertamax Rp14.400, Pertalite Rp10.000 (Pixabay.com)

Harga BBM Terbaru: Pertamax Rp14.500, Pertalite Rp10.000 Masyarakat Sudah Boleh Panik?

3 September 2022
Berkali-kali Kehabisan Bensin Setelah Isi di Pertamini, Apakah Mesin Tersebut Bisa Dipercaya?

Berkali-kali Kehabisan Bensin Setelah Isi di Pertamini, Apakah Mesin Tersebut Bisa Dipercaya?

10 Januari 2025
Dosa SPBU Pertamina Lebih Dikit Ketimbang SPBU Shell (Unsplash)

SPBU Pertamina Memang Punya Dosa, tapi Masih Mendingan Dibanding SPBU Shell

7 Juli 2023
Kasihan Motor Saya jika Pertalite Beneran Dihapus

Gagal Branding, Alasan Orang Kaya Nggak Malu Beli Pertalite

20 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau Mojok.co

Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau

16 Mei 2026
5 Kelebihan Kos LV yang Jarang Disadari, Nyatanya Nggak Seburuk yang Diceritakan Orang kos campur

Pengalaman Hidup di Kos Campur: Sebenarnya Tidak Seburuk Itu, tapi Sebaiknya Memang Jangan Pernah Coba-coba Tinggal

13 Mei 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Organisasi Mahasiswa Itu Candu, dan Jabatan di Kampus Itu Jebakan yang Pelan-pelan Mematikan

18 Mei 2026
Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

18 Mei 2026
Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu Mojok.co

Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu

17 Mei 2026
Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan Terminal

Low Maintenance Friendship: Tipe Pertemanan Dewasa yang Minim Drama, Cocok untuk Orang-Orang Usia 30 Tahunan

15 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.