Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

3 Hal yang Bikin Saya Suka Datang ke Pernikahan Adat Madura

Siti Halwah oleh Siti Halwah
21 September 2023
A A
3 Hal yang Bikin Saya Suka Datang ke Pernikahan Adat Madura

3 Hal yang Bikin Saya Suka Datang ke Pernikahan Adat Madura (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya suka banget datang ke pernikahan adat Madura soalnya ramai banyak yang jualan jajanan kayak pasar malam!

Di Madura, momen pernikahan biasanya dirayakan dengan sangat meriah dan mewah. Para orang tua biasanya menikahkan anak-anaknya seolah tak ada lagi anak lain yang akan dibiayai. Apalagi kalau menikahkan anak perempuan, wih, makin besar aja acaranya.

Sebagai orang Madura, saya sangat menyukai suasana pernikahan adat Madura. Acara tetek bengeknya lama dan panjang, tapi seru dan menyenangkan. Mulai dari kegiatan lalakon (rewang) yang biasanya dilakukan H-7 sebelum acara, terop (pemasangan tenda), lek-mellek (kegiatan bergadang sebelum acara pernikahan), sampai acara inti resepsi nanti.

Selain rangkaian acaranya yang lama, ada juga hal lainnya yang bikin saya suka sama pernikahan adat Madura ini. Yuk, saya kasih tahu satu per satu.

Pernikahan adat Madura hampir sama ramainya dengan pasar malam: banyak orang yang jualan!

Pernikahan tradisional adat Madura itu selain meriah dan megah, tentunya juga ramai, malah hampir sama ramainya dengan pasar malam. Salah satu hal yang bikin meriah adalah banyaknya orang yang jualan.

Apa saja yang dijual? Banyak! Rata-rata makanan tradisional Madura seperti rujak, cendol, martabak Madura, dan tahu campur Madura. Ada juga makanan lain seperti bakso, mie ayam, cilok, dan berbagai makanan kekinian lainnya. Konon, semakin besar hiburan yang disediakan oleh pihak keluarga manten, orang-orang yang jualan semakin banyak dan beragam.

Rata-rata para penjual tersebut adalah para tetangga sekitar, entah yang memang aslinya pedagang atau yang hanya berprofesi sebagai pedagang dadakan alias berjualan kalau ada acara pernikahan saja. Biasanya mereka membuka lapak di sekitar lokasi pernikahan, seringnya sih di pinggir-pinggir jalan gitu.

Sebagai orang yang suka makan dan ngemil, saya tentu suka banget sama fenomena kayak gini. Bikin agenda makan saya meriah. Saya bisa bebas memilih makanan yang jarang ditemui kalau bukan di acara pernikahan adat Madura gini.

Baca Juga:

3 Olahan Topak yang Jarang Dapat Sorotan padahal Asli Madura dan Sulit Ditemukan di Daerah Lain

Kalau Nggak Doyan Kuliner Sumenep, Cobalah Kuliner Bangkalan Madura yang Rasanya Nggak Kaleng-kaleng

Full hiburan gratis

Sudah bukan rahasia umum lagi kalau inti dari pernikahan di Madura itu adalah hiburan gratis yang disediakan oleh si tuan rumah. Biasanya sih dilaksanakan saat acara inti resepsi di malam hari. Di Madura, hiburan yang disediakan bermacam-macam, misalnya tari ular dan sanjungan jiwa.

Tari ular ini biasanya dilakukan seorang perempuan yang menari dengan latar musik khas India, penuh seruling. Sedangkan sanjungan jiwa bisa berupa seorang perempuan dan lelaki yang memainkan drama tentang tarik ulur perasaan diiringi dengan lagu “Sanjungan Jiwa”. Properti yang digunakan dalam drama ini adalah selendang dan kursi. Adegan paling terkenal adalah saat si lelaki terjatuh dari kursi yang sebelumnya sudah dipindahkan oleh si perempuan.

Hiburan lainnya yang juga biasa dihadirkan adalah orkes dangdut. Sama seperti orkes lainnya, orkes ini biasanya terdiri dari beberapa biduan dan beberapa lelaki yang nantinya bernyanyi secara bergantian. Biasanya akan ada adegan saweran.

Selain orkes dangdut, ada juga gambus. Orkes satu ini nuansanya lebih islami. Biasanya para penyanyinya memakai gamis dan kerudung atau sarung dan kopiah. Lagu-lagu yang dinyanyikan seringnya bertema cinta Islam dan Rasul.

Dalam pernikahan adat Madura ada juga acara pengajian. Biasanya yang mengisi acara adalah kiai pengasuh pondok pesantren. Acaranya berisi ceramah agama yang membahas tentang pernikahan atau menjaga kerukunan rumah tangga.

Akan tetapi baru-baru ini muncul hiburan lain yang cukup populer, namanya habsiyan atau habsyi. Kegiatannya berisi sekelompok orang yang membacakan salawat secara bersamaan. Seringnya sih dipimpin satu atau dua orang habib atau ustaz yang populer dan bersuara merdu. Kegiatannya singkat, cuma satu hingga dua jam tapi dilakukan non-stop.

Nah, dari sekian banyak hiburan yang disediakan si empunya acara, tentu saja hal di atas bikin saya senang. Soalnya saya bakalan dapat hiburan gratis.

Melihat pameran perhiasan para tamu undangan

Sudah bukan rahasia umum lagi kalau orang Madura suka banget sama yang namanya emas. Biasanya perhiasan emas dipakai di acara-acara tertentu seperti Lebaran dan pernikahan. Saat ada pernikahan, semua orang seolah sedang berlomba-lomba memamerkan harta perhiasannya. Bahkan menurut saya, bling-bling bajunya pengantin wanita kalah silau dengan emas yang dipakai ibu-ibu Madura ini.

Lupakan soal pamer tas, baju, atau sepatu branded lainnya. Bagi sebagian besar perempuan Madura, emas tetap menjadi kasta tertinggi untuk menunjukkan status sosialnya di masyarakat. Makanya saya suka banget kalau ada tetangga yang mengadakan pernikahan adat Madura, soalnya saya bakal melihat pameran perhiasan ibu-ibu tetangga dan melihat bagaimana mereka menyombongkan perhiasan mereka satu sama lain. Wqwqwq.

Kalau kamu punya kerabat orang Madura dan akan melangsungkan pernikahan, mending datang aja. Nggak usah pakai alasan absen segala. Lumayan lho kamu bisa dapat hiburan gratis di pernikahan adat Madura.

Penulis: Siti Halwah
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 14 Tahapan dan Istilah Pernikahan di Madura.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 20 September 2023 oleh

Tags: maduraPernikahan
Siti Halwah

Siti Halwah

menulis untuk eksis

ArtikelTerkait

3 Kampus di Bangkalan Madura yang Kualitasnya Nggak Kaleng-kaleng, Solusi bagi yang Sakit Hati Karena Ditolak UTM

3 Kampus di Bangkalan Madura yang Kualitasnya Nggak Kaleng-kaleng, Solusi bagi yang Sakit Hati karena Ditolak UTM

13 Mei 2025
Saya Tidak Pernah Menyesal Terlahir di Madura yang Punya Citra Buruk Mojok.co

Derita Menjadi Orang yang Lahir di Madura dan Memikul Citra Buruk, tapi Saya Tidak Pernah Menyesal

8 Mei 2025
Suramadu, Jembatan Paling Tidak Terurus di Indonesia. Mulai dari Aspalnya Mengancam Nyawa hingga Jalur Motor Jadi Tempat Wisata

Suramadu, Jembatan Paling Tidak Terurus di Indonesia. Mulai dari Aspalnya Mengancam Nyawa hingga Jalur Motor yang Berubah Jadi Tempat Wisata

14 Juli 2024
Kebiasaan di Hajatan Pedesaan yang Nggak Masuk Akal kondangan jawa tengah

Kondangan di Desa Jawa Tengah adalah Kondangan Paling Perfect, Melayani Tamu Sepenuh Hati, Dilayani bak Raja!

13 Juli 2024

4 Bulan Menurut Primbon yang Nggak Baik untuk Pesta Pernikahan

22 Januari 2022
Membela Boger Bojinov yang Dihujat: Teruslah Bergoyang, agar Dunia Tetap Seimbang

Membela Boger Bojinov yang Dihujat: Teruslah Bergoyang, agar Dunia Tetap Seimbang

26 Mei 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik Mojok.co

7 Barang Indomaret yang Semakin Laris Manis Saat Mudik

17 Maret 2026
Lebaran Kedua Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati Mojok.co

Lebaran Jauh dari Indonesia: Homesick, tapi Terobati oleh Orang-orang Turki yang Hangat dan Baik Hati

19 Maret 2026
Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi (Unsplash)

Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi

19 Maret 2026
Jerat Motor Kredit Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat (Unsplash)

Motor Kredit Menciptakan Kabut Tebal yang Menyembunyikan Wajah Asli Kemiskinan, Terlihat Mengilat tapi Fondasinya Melarat

20 Maret 2026
KA Sri Tanjung, Juru Selamat yang Bikin Menderita para Pekerja (Wikimedia Commons)

KA Sri Tanjung Adalah Juru Selamat Bagi Kaum Pekerja: Tiketnya Murah dan Nyaman tapi Bikin Menderita karena Sangat Lambat

18 Maret 2026
Gresik Ternyata Bisa Bikin Arek Surabaya Kaget (Wikimedia Commons)

Nasib Orang Surabaya di Gresik: Bertahan Hidup di Tengah Matinya PDAM dan Ganasnya Sistem Inden SD

19 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.