Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Jika Harus Menjalani Sepuluh Ribu Kehidupan, Saya Tetap Memilih Jadi Pekerja Cikarang ketimbang Kakak-kakak SCBD

Ahmad Arief Widodo oleh Ahmad Arief Widodo
5 April 2026
A A
UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! scbd

UMK Cikarang Memang Tinggi, tapi Biaya Hidup di Cikarang Tetap Murah, Jogja Can't Relate! (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Jadi pekerja Cikarang, agaknya, jauh lebih mendingan ketimbang kerja di SCBD

Akhir tahun lalu bapak saya baru pensiun sebagai pekerja di salah satu pabrik daerah Cikarang. Sejak itu beliau jadi lebih sering cerita tentang pekerjaannya dulu. Mungkin akhirnya kini bapak merindukan kegiatan yang dulu sangat membosankan baginya.

Berangkat dari berbagai cerita bapak, saya jadi menyadari beberapa hal. Ternyata ada berbagai benefit dari perusahaan yang bisa bikin pekerja Cikarang lebih hemat. Bahkan benefit ini, setahu saya, nggak didapatkan kakak-kakak SCBD.

Saya disclaimer dari awal ya, berbagai benefit ini nggak semua dimiliki perusahaan di Cikarang. Semua tergantung manajemen perusahaan masing-masing. Tapi, nggak sedikit kok perusahaan di sana yang punya semua benefit ini.

Diberikan makan saat bekerja

Jauh sebelum ada program MBG, pabrik-pabrik di Cikarang sudah memberikan fasilitas makan gratis bagi pekerjanya. Saya paham sih kenapa kebijakan perusahaan ini ada. Mungkin supaya para pekerja bisa masuk setelah istirahat tepat waktu dan nggak terjadi kasus keracunan makanan di perusahaan.

Makan berat yang diberikan perusahaan ke pekerjanya pun nggak kaleng-kaleng. Hampir pasti gizinya seimbang. Ada proteinnya (biasanya dari ayam), ada seratnya dari sayur-sayuran dan karbohidratnya dari nasi.

Coba kita bandingkan dengan kakak-kakak SCBD. Sepengetahuan saya, di sana kalau makan siang pasti di luar kantor, tentu dengan biaya sendiri. Biaya sekali makan di sana nggak bisa dibilang sedikit. Dalam sekali makan kakak-kakak SCBD bahkan bisa menghabiskan ratusan ribu rupiah.

BACA JUGA: Ironi Cikarang, Favorit Perantau Cari Kerja tapi Banyak Warganya Susah Dapat Kerja: “Nganggur di Negeri 1.001 Pabrik”

Baca Juga:

Pengalaman Kerja di Rumah Bekas Pembunuhan: Lebih Takut Miskin daripada Setan

Cikarang Gemerlap sekaligus Gelap bagi Buruh: Eksploitasi hingga Tumbal Pabrik Terjadi di Sini

Pekerja di pabrik Cikarang dapat seragam kerja

Setiap hari ada fashion show di SCBD. Kurang lebih begitulah gambaran glamornya gaya busana pekerja di sana. Lha gimana, wong dari ujung rambut sampai ujung kaki yang kakak-kakak SCBD pakai brand ternama semua.

Pemandangan yang berbeda 180 derajat terjadi di Cikarang. Nggak ada tuh pekerja Cikarang yang kebanyakan gaya saat berpakaian di pabrik. Bukannya nggak mau, tapi lebih ke nggak bisa sih.

Pasalnya, pabrik di Cikarang telah memberikan seragam kerja ke karyawannya. Jadi nyaris semua pakaiannya sama. Paling yang sedikit membedakan hanya pada aksesoris yang dipakai saja. Itu pun kadang nggak boleh dipakai saat bekerja.

Baca halaman selanjutnya

Lembur dibayar, bukan tanda loyalitas

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 5 April 2026 oleh

Tags: Cikarangkerja di cikarangpekerja scbdSCBDUMR Cikarang
Ahmad Arief Widodo

Ahmad Arief Widodo

Penulis lepas yang fokus membahas kedaerahan, dunia pemerintahan dan ekonomi. Stand like a hero and die bravely.

ArtikelTerkait

5 Alasan Masuk Akal untuk Tidak Tinggal di Jakarta

Bagi Orang Cikarang, Jakarta Itu Surga Dunia

23 April 2023
Depok, Adik Tiri Jakarta Selatan yang Kini Punya Gaya Sendiri (Unsplash)

Depok, Adik Tiri Jakarta Selatan yang Kini Punya Gaya Sendiri

12 Mei 2025
Semarang dan Segala Isinya yang Menyiksa Mahasiswa Cikarang (Unsplash)

Bagi Orang Cikarang, Kuliah di Semarang Bisa Sangat Menyiksa meski Akhirnya Jadi Cinta Mati

29 Februari 2024
5 Tanda Lebaran Sudah Dekat di Cikarang Terminal Mojok

5 Tanda Lebaran Sudah Dekat di Cikarang

26 April 2022
Cikarang dan Status PNS yang Nggak Menarik untuk Buruh Pabrik (Unsplash)

Di Cikarang, Status PNS Tidak Terlihat Menarik. Status Karyawan Tetap Pabrik Adalah Impian yang Lebih Menjanjikan

6 Oktober 2023
Kerja di Rumah Bekas Pembunuhan, tapi Lebih Takut Miskin (Unsplash)

Pengalaman Kerja di Rumah Bekas Pembunuhan: Lebih Takut Miskin daripada Setan

15 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pendekar Kopi dan Rojali, Musuh Alami Coffee Shop. Yang Satu Bikin Keder, yang Satu Bikin Pusing Owner

Pendekar Kopi dan Rojali, Musuh Alami Coffee Shop. Yang Satu Bikin Barista Keder, yang Satu Bikin Pusing Owner

3 Juni 2026
Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Suzuki Burgman 150 Terbaru yang Rilis di Kolombia Jadi Bukti Bahwa Suzuki Makin Persetan dengan Penjualan dan Tampilan. Desainnya Jelek Banget!

5 Juni 2026
Derita Di Balik Keindahan Brown Canyon Semarang: Kisah Warga yang Harus Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang Mojok.co

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Brown Canyon Semarang, Warga (Terpaksa) Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang

4 Juni 2026
Kopi Klotok Tidak Lagi Menarik, Warga Jogja Pilih Menghindar (Wikimedia Commons)

Kopi Klotok: Kuliner Wajib bagi Wisatawan, tapi Semakin Banyak Warga Lokal Jogja yang Memilih Menjauh dan Mencari Tempat Lain

6 Juni 2026
6 Lagu Sheila On 7 yang Kurang "Nyeila", Terdengar seperti Band Lain. Perlu Diputar Berkali-kali untuk Sadar Itu Memang Lagu Mereka Mojok.co

6 Lagu Sheila On 7 yang Kurang “Nyeila”, Terdengar seperti Band Lain. Perlu Diputar Berkali-kali untuk Sadar Itu Lagu Mereka 

6 Juni 2026
Tegal, Kota Militer yang Kalah Pamor dari Magelang

Tegal, Kota Militer yang Kalah Pamor dari Magelang

2 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.