Innova Reborn diesel adalah mobil yang ternyata masih punya banyak penggemar, meskipun sudah ada generasi terbarunya, Innova Zenix. Bahkan, bisa dibilang penggemarnya cukup fanatik. Sampai-sampai, mobil ini masih sering dipuja-puja di mana-mana dan penjualannya masih terhitung laris dibanding generasi barunya.
Terus terang, awalnya saya agak heran. Kenapa, sih, Innova Reborn diesel ini masih sering dibahas dan dipuja orang? Di media sosial, nama Innova Reborn diesel hampir selalu muncul di kolom komentar, forum otomotif, sampai obrolan tongkrongan. Jujur saja, saya sempat merasa kesal, rasanya berlebihan.
Sampai akhirnya, suatu hari saya mendapat kesempatan meminjam mobil milik teman saya Innova Reborn diesel tipe G manual. Mobil ini saya pakai untuk perjalanan Solo–Trenggalek dengan tujuan akhir Pantai Mutiara. Dari situlah saya mulai paham, sebenarnya apa yang membuat Innova Reborn diesel punya begitu banyak penggemar, bahkan sampai dipuja-puja.
Desain yang sederhana
Hal pertama yang akhirnya bikin saya sadar adalah desain mobil ini yang sederhana, nggak aneh, nggak berlebihan, tapi tetap ganteng. Kalau dibilang timeless mungkin belum sampai ke sana, tapi setelah dipikir-pikir, desain Innova Reborn diesel ini justru aman dibawa ke mana saja. Ingin dipakai ke pasar, masuk, ke mall, juga pantas bahkan dipakai anak muda masih oke, dibawa bapak-bapak pun sama sekali nggak kelihatan tua. Mobil ini kayak punya wajah netral yang nggak memaksa penggunanya harus terlihat “ini-itu”.
Bagian interiornya pun kurang lebih sama, nggak neko-neko, desainnya sederhana, tapi juga nggak terasa ketinggalan zaman. Dari semua bagian, dashboard-nya yang paling saya suka, entah kenapa, desain dashboard Innova Reborn ini terasa pas, nggak ribet, nggak ramai, dan yang paling penting, nggak bikin bosan.
Lega dan luas
Innova Reborn ini tergolong mobil yang benar-benar lega dan luas. Angkut tujuh orang termasuk sopir masih masuk akal, ditambah bagasi yang tetap bisa dipakai bawa barang. Menurut saya, ini salah satu alasan kenapa mobil ini masih jadi incaran banyak orang sampai sekarang.
Soalnya mobil-mobil zaman sekarang memang banyak yang mengklaim bisa muat tujuh orang, tapi sering kali baris paling belakang cuma formalitas. Duduk bisa, nyaman tidak. Beda cerita dengan Innova Reborn, dari baris depan sampai baris paling belakang, semuanya masih terasa manusiawi.
Paling kerasa itu ketika mobil dipakai barengan sambil bawa barang. Penumpang masih bisa duduk dengan tenang, dan barang bawaan tetap punya tempat di bagasi jadi nggak perlu ribet nyelip-nyelip tas ke sela kaki penumpang.
Innova cocok di segala medan
Saat saya membawa Innova Reborn diesel ini ke Trenggalek, lewat jalan tanjakan, turunan, sampai jalan rusak dengan kondisi mobil terisi penuh, satu hal yang langsung terasa yaitu mobil ini sama sekali tidak kewalahan. Tenaganya seperti selalu ada, mau nanjak, mau nyalip, mau bawa beban, rasanya tinggal injak gas.
Semua itu tentu tidak lepas dari mesin diesel 2.400 cc yang memang sudah terkenal bertenaga dan badak. Ditambah lagi, mobil ini masih pakai penggerak roda belakang. Itu yang bikin Innova Reborn terasa lebih siap diajak ke berbagai kondisi jalan, bukan cuma jalan kota yang mulus-mulus saja.
Soal rasa berkendara, Innova Reborn juga terasa antep. Materialnya terasa solid, mobilnya nurut, dan saat dipacu di jalan tol sampai 100 km/jam masih anteng dan nggak bikin tegang. Dipakai perjalanan jauh, sopir juga tidak cepat capek, mungkin karena posisi duduk dan kestabilan mobilnya cukup baik.
Urusan konsumsi BBM, ukuran mobil sebesar ini dengan mesin diesel, hasilnya masih masuk akal, pemakaian dalam kota bisa di kisaran 13 km/l, sementara luar kota bisa tembus sekitar 16 km/l.
Perawatan Innova yang mudah
Saya sempat bertanya ke teman saya soal perawatan Innova Reborn diesel ini, ternyata perawatannya tergolong mudah, tidak ada yang ribet atau aneh-aneh. Selama rutin servis, ganti oli, dan mengganti filter solar secara berkala, mobil ini sudah cukup aman dipakai harian maupun perjalanan jauh.
Soal kerusakan, katanya jarang sekali ada masalah yang serius. Kalaupun ada, suku cadangnya sangat mudah dicari dan melimpah di pasaran. Mau cari yang orisinal atau aftermarket, semuanya tersedia, dan harganya pun masih masuk akal. Mungkin ini juga salah satu alasan kenapa banyak orang merasa “tenang” punya Innova Reborn diesel mobilnya awet, perawatannya sederhana, dan tidak bikin pusing di belakang.
Itulah alasan kenapa akhirnya saya tahu mengapa Innova Reborn menjadi primadona dan banyak dipuja orang, untuk mobil di kisaran harga 400 jutaan, memang fiturnya tergolong minim. Tapi, bagi mereka yang mencari kesederhanaan, ketenangan, dan keandalan, mobil ini justru terasa sangat cocok.
Penulis: Imanuel Joseph Phanata
Editor: Rizky Prasetya
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.



















