Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Sambiroto, Sebaik-baiknya Daerah untuk Ditinggali di Semarang

Paula Gianita Primasari oleh Paula Gianita Primasari
30 November 2023
A A
Semarang Mungkin Kota yang Menyebalkan, tapi Meninggalkannya Tidak Pernah Mudah Mojok.co sambiroto

Semarang Mungkin Kota yang Menyebalkan, tapi Meninggalkannya Tidak Pernah Mudah (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Daerah pinggiran Semarang yang kaya akan fasilitas

Sambiroto memang daerah pinggiran. Akan tetapi, status itu tidak lalu membuat penyediaan fasilitas di lingkungan tersebut menjadi terabaikan. Pom bensin, rumah sakit, universitas, dan sekolah ternama berdiri di seputar kawasan tersebut. Selain dikelilingi oleh satu rumah sakit umum dan dua rumah sakit swasta, wilayah Sambiroto dilengkapi pula dengan rumah sakit khusus gigi.

Perihal kebutuhan nongkrong juga tak perlu dicemaskan oleh mereka yang tinggal di Sambiroto. Sederet waralaba kafe lokal dan working space siap sedia menjadi jujukan mengisi hari. Baru-baru ini saja, franchise makanan siap saji seperti McDonalds dan KFC juga mulai beroperasi 24 jam sehingga masyarakat tak perlu khawatir kelaparan tengah malam.

Fenomena masuknya beberapa brand besar dan melimpahnya fasilitas publik membuktikan bahwa Sambiroto menyimpan potensi dari sudut pandang bisnis. Fakta ini secara tidak langsung memvalidasi bahwa daya beli penduduk setempat cukup tinggi. Oleh karena itu, kesempatan ini dapat menjadi landasan kuat untuk tidak hanya tinggal, melainkan juga meraup cuan dari berbisnis.

Biaya hidup yang masih terjangkau

Dalam benak umum, hidup di Semarang itu mahal. Melansir dari Kompas, Kota Lumpia menduduki peringkat ke-5 terkait kota dengan biaya hidup tertinggi di Indonesia setelah Jakarta, Surabaya, Bekasi, dan Depok. Pernyataan tersebut tidak salah, tetapi juga tidak seratus persen benar.

Banyak variabel yang berpengaruh terhadap besarnya pengeluaran seseorang, tidak terkecuali pemilihan tempat tinggal. Bermukim di Sambiroto memungkinkan seseorang menekan biaya hidup, bahkan mungkin hampir sama dengan mereka yang tinggal di daerah Kabupaten Semarang. Ingat, biaya hidup berbeda dengan gaya hidup.

Banyak penjual sayur keliling dengan gerobak maupun di emperan yang menjajakan dagangannya dengan harga murah meriah di seputar Sambiroto. Pedagang kaki lima jajanan seharga lima ribuan juga semangat meramaikan jalanan semenjak sore hari. Menikmati seporsi nasi goreng atau ayam geprek dengan merogok kocek antara sepuluh sampai lima belas ribu pun bukan sesuatu yang mustahil diperoleh di Sambiroto.

Tak cuma urusan perut, harga sewa kamar kos berikut perabot standar dengan kamar mandi dalam sebesar 500 ribuan masih banyak dijumpai. Kalau boleh jujur, biaya hidup di Jalan Kaliurang, Jogjakarta jauh lebih tinggi ketimbang biaya hidup di Sambiroto, Semarang. Ironisnya, Jogja malah sering digadang-gadang sebagai kota yang ramah kantong untuk keputusan menetap.

Semarang tidak seburuk itu

Setidaknya, tiga argumen di atas akan membuka mata masyarakat luas bahwa Semarang tidak semengerikan dan semenjengkelkan yang disampaikan kebanyakan orang. Opini di atas tentu saja bukan omong kosong belaka. Sepuluh tahun tinggal di Kota Pelajar yang erat dengan romantisasi hidup murah nyatanya tak kuat mengekang saya untuk berdomisili lebih lama di sana. Justru, bertempat tinggal di Sambiroto seolah menemukan hidden gem yang membuat saya yakin menghabiskan sisa hidup di Semarang.

Baca Juga:

Ironi UNNES Semarang: Kampus Konservasi, tapi Kena Banjir Akibat Pembangunan yang Nggak Masuk Akal

Blok GM Semarang: Ketika Estetika Anak Skena Menumbalkan Hak Pengguna Jalan Semarang

Penulis: Paula Gianita Primasari
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Semarang Mungkin Kota yang Menyebalkan, tapi Meninggalkannya Tidak Pernah Mudah 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 1 Desember 2023 oleh

Tags: sambirotoSemarangsimpang limaTempat Tinggal
Paula Gianita Primasari

Paula Gianita Primasari

Mahasiswa doktoral UNDIP jurusan Manajemen Pemasaran asal Semarang.

ArtikelTerkait

Pasar Lerep Semarang: Pasar Tradisional dengan Konsep Go Green

Pasar Lerep Semarang: Pasar Tradisional dengan Konsep Go Green

22 September 2022
Desa Ngidam Muncar, Desa Terbaik di Kabupaten Semarang (Unsplash)

Desa Ngidam Muncar, Desa Terbaik di Kabupaten Semarang dengan Pesona yang Membuat Saya Betah

4 Desember 2025
Kepala Manyung Bu Fat, Kuliner Pedas Semarang yang Wajib Dicoba

Maaf-maaf Saja, bagi Saya, Semarang Lebih Superior ketimbang Jogja dan Bandung

24 Juni 2023
Dosa Penjual Lumpia Semarang yang Bikin Lumpianya Bau Pesing

Dosa Penjual Lumpia Semarang yang Bikin Lumpianya Bau Pesing

6 Februari 2023
Stasiun Semarang Poncol: Saksi Bisu Sejarah hingga Urban Legend di Sudut Kota Semarang

Stasiun Semarang Poncol: Saksi Bisu Sejarah hingga Urban Legend di Sudut Kota Semarang

17 Mei 2023
Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingunkan Pengunjung Mojok.co

Berharap Terminal Bawen Semarang Segera Berbenah agar Tidak Membingungkan Pengunjung

20 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Normalisasi Utang Koperasi demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah Seperti Keluarga Mojok.co

Normalisasi Utang Koperasi Kantor demi Kucing, Itu Bukan Tindakan Aneh apalagi Anabul Sudah seperti Keluarga

18 Maret 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co

Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini

19 Maret 2026
Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi (Unsplash)

Di Desa, Lari Pagi Sedikit Saja Langsung Dikira Mau Daftar Polisi

19 Maret 2026
Terminal Ir Soekarno Klaten Terminal Terbaik di Jawa Tengah

Terminal Ir Soekarno Klaten: Terminal Terbaik di Jawa Tengah yang Menjadi Tuan Rumah Bagi Siapa Saja yang Ingin Pulang ke Rumah

18 Maret 2026
Orang Wonogiri Layak Dinobatkan sebagai Orang Paling Bakoh Se-Jawa Tengah Mojok.co jogja

Tinggal di Wonogiri Menyadarkan Kenapa Saya dan para Perantau yang Lain Memilih Mengadu Nasib di Kota Lain

19 Maret 2026
Bertahan dengan Innova Reborn Jadul daripada Ganti Innova Zenix karena Terlalu Canggih untuk Orang Kabupaten seperti Saya Mojok.co

Bertahan dengan Innova Reborn Jadul daripada Ganti Innova Zenix karena Terlalu Canggih untuk Orang Kabupaten seperti Saya

16 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Rela Utang Bank buat Beli Mobil Ertiga demi Puaskan Ekspektasi Mertua, Malah Jadi Ribet dan Berujung Sia-sia
  • Ujian Pemudik Lajang: Jadi Sasaran Pinjam Uang karena Belum Nikah dan Dianggap Tak Ada Tanggungan, Giliran Nolak Dicap Pelit
  • Rasa Sanga (8): Lontong dan Kangkung dalam Khazanah Suluk Sunan Bonang, Jalan “Merasakan” Kehadiran Tuhan
  • Memelihara Kucing adalah Patah Hati yang Direncanakan, Tapi 1.000 Kali pun Diulang Saya Akan Tetap Melakukannya
  • Makna Pulang yang Saya Temukan Setelah Mudik Motoran dengan NMAX Tangerang–Magelang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.