Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup Kesehatan

Sakit Gigi ya ke Dokter Gigi, Bukan Beli Obat doang, Masak Gini Aja Nggak Paham?

Nabial Chiekal Gibran oleh Nabial Chiekal Gibran
8 Desember 2023
A A
Sakit Gigi ya ke Dokter Gigi, Bukan Beli Obat doang, Masak Gini Aja Nggak Paham?

Sakit Gigi ya ke Dokter Gigi, Bukan Beli Obat doang, Masak Gini Aja Nggak Paham? (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Orang-orang yang membiarkan gigi berlubang dan memilih sakit gigi ketimbang pergi ke dokter gigi adalah orang dengan bakat ruwet. Sumpah. Nggak usah dengerin lagunya Meggy Z yang bilang mending sakit gigi ketimbang sakit hati. Dua-duanya sakit, kok mendang-mending.

Jujur saja saya heran sama orang-orang yang kayak gini. Menghindari dokter gigi dan memilih mencari obat. Padahal giginya berlubang, yang jelas harus ditangani dokter gigi. Tapi lagi-lagi, orang-orang memilih painkiller, yang jelas-jelas tidak menyelesaikan masalah.

Umumnya orang yang sakit gigi memiliki masalah karena giginya berlubang yang jadinya membuat gigi terinfeksi dan alhasil bengkak nyeri. Rasa nyeri pada gigi ini sangat terasa, cukup memberikan trauma yang paripurna. Saya pernah merasakannya saya, sakit gigi sampai jungkir balik, meronta-ronta layaknya kuda lumping. Dan tidak jarang nyeri gigi dan nyeri kepala menjadi satu padu membuat hari-hari penuh pilu. 

Solusi sederhana dan mudah ya minum obat. Sebagai apoteker saya tahu obat pereda nyeri yang mujarab untuk mengatasi sakit gigi itu apa. Saya juga sering diminta rekomendasi obat anti nyeri untuk menghilangkan rasa sakit. Dua kombinasi obat yang selalu saya rekomendasikan adalah antiradang dan analgetik. Tidak lebih, tidak kurang.

Sakit gigi kok dipelihara

Saat memberikan obat, saya juga merekomendasikan agar konsumen untuk pergi ke dokter gigi. Tentu saran itu muncul agar akar dari sakitnya diatasi, bukan hanya meredakan rasa sakitnya saja. Yaaa seringnya sih, saran saya diabaikan. Masih saja ada orang yang sama, datang membeli obat pereda nyeri untuk menghalau rasa sakit giginya. Saya sampai hafal nama obat, dan jumlah obat yang diminta. 

Perkara orang yang malas untuk bertemu dengan dokter gigi ini jamak ditemui. Kalau saya lihat secara anabel (analisis gembel), ada beberapa alasan kenapa mereka malas ke dokter gigi. Yang pertama malas, dan yang kedua takut dicabut giginya.

Padahal Jalan terbaik untuk mengatasi sakit gigi adalah dengan bertemu dengan dokter gigi no debat. Jika tidak, ya bakal beli obat, lagi dan lagi. Ini bukan karena saya sudah bekerja sama dengan para dokter gigi, memang begitulah seharusnya. Sakit gigi berarti ada permasalahan gigi, dan sudah semestinya melakukan pemeriksaan. 

Selain sakit yang tak kunjung sembuh, sakit gigi tuh efeknya nggak sepele. Bisa merambat ke mana-mana. Sini, saya jelaskan.

Baca Juga:

Dokter Gigi: Profesi (Dianggap) Elite, (padahal) Gaji Sulit

Scaling Gigi: Perawatan Gigi Paling Penting, tapi Kerap Diabaikan

Gangguan metabolik gara-gara sakit gigi

Sakit gigi membuat kita kesulitan mengunyah makanan secara baik dan benar. Jika makanan tidak tercerna secara sempurna hal yang paling bisa terjadi adalah sembelit ataupun diare. Hal wajar rasanya jika gigi bengkak makanan tidak dikunyah secara sempurna. Nyatanya perkara sakit gigi ini lebih dari itu. 

Melansir dari jurnal yang berjudul Interrelationship between Periapical Lesion and Systemic Metabolic Disorders bahwasanya peradangan jaringan periapikal gigi yang dipicu oleh infeksi pada pulpa gigi mampu mempengaruhi tubuh yang di mana lesi periapikal mempengaruhi sensitivitas dari insulin. Walaupun masih perlu pengkajian lebih lanjut, namun temuan dari Hajime Sasaki, dan kawan-kawan ini menunjukkan bahwasanya sakit gigi berpotensi menimbulkan gangguan metabolik tubuh.

Demi kesehatan sebaiknya menghindari potensi-potensi keburukan yang bisa dihindari. Melakukan pembiaran dan rela menahan sakit gigi agar tidak bertemu dokter merupakan tindakan yang kurang bijak. 

Infeksi bakteri potensi resistensi antibiotik

Sakit gigi berpotensi infeksi bakteri celah pada gigi yang berlubang sangat rentan dengan sarang kuman dan bakteri. Dan penanganan hal tersebut mengharuskan meminum antibiotik. Masa iya mau koleksi bakteri? Koleksi yang lain saja loh, masa bakteri yang dikoleksi.

Pemberian antibiotik wajib diberikan pada pasien yang memiliki infeksi bakteri. Nah permasalahan selanjutnya adalah banyak dari pasien ini yang nggak patuh minum obat. Asal sudah tidak sakit, obat langsung nggak diminum.

Nah antibiotik ini obat yang harus dihabiskan sesuai arahan dari dokter. Semisal obat antibiotiknya 10 tablet yang diberikan, ya berarti semuanya diminum sesuai aturan minum obat. Jika malas-malasan minum obat antibiotik secara teratur potensi resistensi antibiotik menjadi tinggi.

Menurunkan kinerja

Munculnya sakit gigi yang cenat-cenut membuat gagal fokus. Dan pastinya hal itu membuat performa kerja kita akan menurun. Coba deh kamu bayangin lagi dikejar deadline tapi, harus berperang juga dengan sakit gigi. Pasti rasanya ingin bakar rumah orang.

Selain kuratif, perkara gigi ini sebaiknya dicegah juga. Kegiatan preventif yang baik dan benar ya sikat gigi. Makanya itu sikat gigi di rumah jangan dipajang saja, dan pasta gigi jangan dikoleksi doang. 

Sakit gigi memang terlihat sepele. Dikasih obat, kelar. Padahal, semuanya bisa dicegah dengan datang ke dokter gigi. Jauh lebih sepele ketimbang beli obat terus menerus. Tapi ya kalau emang situ ruwet, ya monggo beli obat terus. Toh yang rugi duit kan kalian.

Penulis: Nabial Chiekal Gibran
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Pertolongan Pertama pada Sakit Gigi yang Dapat Kamu Coba di Rumah

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 8 Desember 2023 oleh

Tags: dokter gigiobat pereda nyeri gigiSakit Gigi
Nabial Chiekal Gibran

Nabial Chiekal Gibran

Penjual obat yang legal| Penikmat film semua genre kecuali horor| Hanya menyediakan jasa tanya-tanya obat-obatan. Terkadang juga sering mengajar dan menulis.

ArtikelTerkait

pantangan hal yang tidak boleh dilakukan kepada orang sakit gigi marah sakit demam mojok.co

Demi Tuhan, Jangan Lakukan Ini pada Orang yang Lagi Sakit Gigi

17 Mei 2020
Meski Hobi Makan Es Batu, Gigi Saya Baik-baik Saja terminal mojok.co

Meski Hobi Makan Es Batu, Gigi Saya Baik-baik Saja

6 Oktober 2020
Pertolongan Pertama pada Sakit Gigi yang Dapat Kamu Coba di Rumah terminal mojok

Pertolongan Pertama pada Sakit Gigi yang Dapat Kamu Coba di Rumah

25 September 2021
Dokter Gigi: Profesi (Dianggap) Elite, (padahal) Gaji Sulit

Dokter Gigi: Profesi (Dianggap) Elite, (padahal) Gaji Sulit

28 Maret 2024
operasi gigi bungsu Odontectomy pengalaman mojok.co

Rasanya Operasi Gigi Bungsu (Odontectomy): Nggak Seperti yang Dibayangkan kok!

31 Mei 2020
sakit gigi

Kesengsaraan Mendalam Bagi Orang yang Sakit Gigi

12 Juni 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang Mojok.co

Suzuki Katana Adalah Mobil yang Menyalahi Logika, Banyak Orang Menyukainya walau Jadul dan Kerap Bikin Sakit Pinggang

1 April 2026
Penilai Properti: Profesi "Sakti" di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

Penilai Properti: Profesi “Sakti” di Balik Kredit Bank yang Sering Dikira Tukang Ukur Tanah

31 Maret 2026
5 Oleh-Oleh Khas Kebumen yang Belum Tentu Cocok di Lidah Semua Orang, Jadi Terasa Kurang Spesial Mojok.co

5 Oleh-Oleh Khas Kebumen yang Belum Tentu Cocok di Lidah Semua Orang, Jadi Terasa Kurang Spesial

30 Maret 2026
8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh Mojok.co

8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh

31 Maret 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026
5 Alasan Freelance Lebih Menguntungkan untuk Mencari Uang di Tahun 2025

Dear Penipu Lowongan Freelance, yang Kami Butuhkan Itu Bayaran Nyata, Bukan Iming-iming Honor Besar dari Top-Up Biaya Deposit!

2 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Innova Reborn: Mobil Keluarga yang Paling Punya Adab, Tidak Mengeluarkan Aura Brengsek seperti Fortuner dan Pajero
  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut dan Tagihan Shopee PayLater
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan
  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.