Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Sagon, Kue Khas Wonosobo yang Menolak Gas LPG

Dhimas Raditya Lustiono oleh Dhimas Raditya Lustiono
30 Januari 2022
A A
Sagon, Kue Khas Wonosobo yang Menolak Gas LPG

Sagon, Kue Khas Wonosobo yang Menolak Gas LPG (dokumentasi pribadi penulis)

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai kota dingin, Wonosobo memiliki kuliner yang patut untuk diulas. Terkadang tiap kecamatan di Wonosobo memiliki khas kulinernya tersendiri yang belum tentu ditemukan di kecamatan lainnya.

Salah satu kuliner yang ingin saya bahas adalah Sagon. Dari namanya mungkin kalian akan berpikir bahwa makanan ini terbuat dari tepung sagu, tetapi makanan bergenre kue basah tersebut telah mengalami pergantian bahan dasar. Dari yang awalnya berbahan dasar tepung sagu kini berganti dengan berbahan dasar berupa tepung ketan, tak lupa parutan kelapa dan gula pasir. Pergantian bahan dasar tersebut disebabkan karena sulitnya menemukan tepung sagu di Wonosobo.

ADVERTISEMENT

Camilan ini bisa ditemukan di pagi hari saat sebagian masyarakat mulai membuka dasaran di pasar. Belum pernah saya mendengar ada penjual sagon yang menjajakannya di malam hari.

Waduh, peluang pasar nih. OTW ajuin proposal.

Soal cita rasa, makanan ini menawarkan sensasi semi krispi di pinggiran sagon dan lembut di lapisan tengahnya. Ketika digigit, lidah kita akan menangkap harmonisasi rasa antara rasa gurih dan manis.

Camilan yang berbentuk seperti asbak ini akan mengeluarkan aroma harum karena karamelisasi gula yang dibakar di atas tungku. Jika sagon dibalik, kita akan menemukan tekstur kue sagon yang mirip dengan permen Yupi Strawberry Kiss. Ada gula pasir yang menempel pada permukaan luar sagon.

Menurut informasi yang saya terima, makanan ini tidak bisa dibakar dengan api dari gas LPG seperti makanan kekinian ala-ala. Gas LPG ternyata membuat panas tidak merata sehingga kematangan sagon menjadi kurang sempurna. Sehingga sagon hanya bisa dibuat dengan cara dibakar di atas loyang kecil dengan api dari bara arang. Jadi jangan harap kalian menemukan penjaja sagon yang menggunakan blow torch ketika berjualan.

Bukan berarti makanan ini menolak modernisasi, tapi hanya bara api dari arang-lah yang membuat sagon memiliki kematangan yang merata dan menjadi makanan yang layak dinikmati. Nggak mengagetkan sih kalau rasanya enak. Kuliner yang dimasak pakai arang memang lebih enak ketimbang yang tidak dimasak.

Baca Juga:

Wonosobo, Kota Asri yang Jalanannya Ngeri, kalau Nggak Berlubang, ya Remuk!

Nasi Megono Wonosobo, Olahan Nasi Terbaik yang Pernah Saya Cicipi dan Layak Dikenal Lebih Banyak Orang

YA IYALAH.

Selain itu penggunaan arang pada pembuatan sagon dinilai mampu menghemat biaya produksi jika dibandingkan dengan penggunaan Gas LPG. Tentu saja ketika membeli arang kita tidak akan menemukan tulisan “Arang Bersubsidi”, “Untuk Masyarakat Miskin”.

Sedih nggak sih kalau beneran ada? Bayangin ada arang bersubsidi. Arang aja disubsidi, bayangin betapa miskinnya negara itu. Amit-amit dah.

Makanan ini juga tidak memerlukan minyak goreng, sehingga kenaikan harga minyak goreng tidak terlalu berpengaruh terhadap harga sagon. Paling hanya ukurannya saja yang sedikit mengecil tapi masih memberikan efek wareg setelah memakannya.

Jika di Perancis punya croissant yang menjadi kudapan pendamping kopi, Wonosobo memiliki sagon yang layak disandingkan dengan kopi tubruk yang masih kemebul.

Satu buah sagon bisa kita dapatkan dengan harga Rp3000 saja. Umumnya makanan ini berdiameter 10 cm atau sedikit lebih kecil dari ukuran lepek yang biasa digunakan sebagai alas cangkir kopi.

Kudapan ini juga bisa dijadikan buah tangan ketika ngapeli gebetan di Minggu pagi. Ya kali aja malam minggunya nggak sempet ketemu si doi karena hujan atau ban motor bocor. Umumnya citarasa makanan ini sangat mashook di lidah orang tua dan maupun calon mertua.

Tertarik mencicipi sagon? Gas Wonosobo!

Penulis: Dhimas Raditya Lustiono
Editor: Rizky Prasetya

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 30 Januari 2022 oleh

Tags: sagonwonosobo
Dhimas Raditya Lustiono

Dhimas Raditya Lustiono

Membawa keahlian komunikasi dari dunia penyiaran ke dalam ruang perawatan. Sebagai mantan penyiar radio yang kini menjadi perawat,

ArtikelTerkait

Waduk Wadaslintang, Waduk dengan Segudang Potensi tapi Diabaikan Wonosobo, Sampai-sampai Diklaim Kebumen!

Waduk Wadaslintang, Waduk dengan Segudang Potensi tapi Diabaikan Wonosobo, Sampai-sampai Diklaim Kebumen!

21 Juli 2024
Surakarta, Kota yang Pandai Mematahkan Harapan Orang (Unsplash)

Buat Saya, Surakarta Nggak Seindah Kata Orang. Kotanya Panas, Pengendaranya Ngawur

7 September 2024
Sudah Saatnya Jalur Kereta Api Purwokerto-Wonosobo Diaktifkan Kembali

Sudah Saatnya Jalur Kereta Api Purwokerto-Wonosobo Diaktifkan Kembali

8 November 2023
Wonosobo Ternyata Lebih Ramah bagi Wisatawan ketimbang Jogja

Wonosobo Ternyata Lebih Ramah bagi Wisatawan ketimbang Jogja

6 Juli 2025
Tanjakan Munggang, Tanjakan Ekstrem di Pelosok Wonosobo yang Menguji Nyali Pengendara

Tanjakan Munggang, Tanjakan Ekstrem di Pelosok Wonosobo yang Menguji Nyali Pengendara

20 September 2024
Pengalaman Mendaki Gunung Kembang Wonosobo, Gunung Terbersih di Indonesia

Pengalaman Mendaki Gunung Kembang Wonosobo, Gunung Terbersih di Indonesia

31 Januari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

Kerja di Bekasi nggak bikin cepat kaya, justru bikin saya capek dan kangen kampung halaman

2 Agustus 2026
7 kata dalam bahasa Jawa yang terdengar aneh, bahkan oleh penutur aslinya Mojok.co

7 kata dalam bahasa Jawa yang terdengar aneh, bahkan oleh penutur aslinya

30 Juli 2026
Ide bisnis buat pebisnis Semarang kalau punya punya 100 miliar (Unsplash)

Ide bisnis yang muncul di kepala saya kalau punya uang 100 miliar adalah bikin rumah kesejahteraan khusus anjing di Semarang

2 Agustus 2026
5 tempat wisata Berbah yang layak dikunjungi agar plesiran di Sleman nggak cuma di situ-situ aja mojok

5 tempat wisata Berbah yang layak dikunjungi agar plesiran di Sleman nggak di situ-situ aja

27 Juli 2026
Honda Vario 150 keyless, motor sialan yang berhasil bikin saya malu di hadapan bos Mojok.co

Honda Vario 150 keyless, motor sialan yang berhasil bikin saya malu di hadapan bos

28 Juli 2026
Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya Mojok.co

Berhasil kurangi medsos dan hapus pesan, seporsi kemenangan yang meringankan hidup saya

1 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.