Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Kuliah S2 Teknik Sipil Terasa Percuma karena Belum Pernah Kerja di Perusahaan Konstruksi

Iksan oleh Iksan
21 Mei 2025
A A
Kuliah S2 Teknik Sipil Terasa Percuma karena Belum Pernah Kerja di Perusahaan Konstruksi Mojok.co

Kuliah S2 Teknik Sipil Terasa Percuma karena Belum Pernah Kerja di Perusahaan Konstruksi (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Sejak dahulu saya bercita-cita menjadi seorang dosen. Itu mengapa, saya langsung memutuskan lanjut S2 setelah menjadi sarjana jurusan Teknik Sipil. Namanya ingin jadi dosen, tentu saja saya memilih program magister yang linear. Itu mengapa saya melanjutkan kuliah S2 Teknik Sipil. Saya langsung menempuh program magister setelah mengantongi ijazah sarjana.  

Ternyata strategi studi semacam ini punya kelemahan besar, khususnya di S2 Teknik Sipil. Pembelajaran teknik sipil sebagian besar diperoleh melalui pendekatan learning by doing di lapangan. Itu mengapa, tanpa memiliki pengalaman kerja di perusahaan konstruksi, banyak sekali “lubang” ketika menempuh studi S2 Teknik Sipil. Salah satu yang paling terasa adalah banyak istilah yang terdengar asing d di kuping saya ternyata sangat umum di lapangan atau perusahaan konstruksi. ternyata adalah istilah yang umum di perusahaan konstruksi. 

Tidak benar-benar menyesalinya, tapi …

Walau begitu, saya tidak benar-benar menyesali keputusan yang telah diambil untuk langsung kuliah S2. Saya tahu betul, berkarir sebagai dosen juga harus berpacu dengan waktu. Lagipula, penyesalan tidak akan membawa saya ke mana-mana. Saya hanya bisa mengusahakan yang terbaik dengan terus menutup “lubang-lubang” ketika menempuh studi S2 Teknik Sipil dengan belajar lebih keras dan terus mempelajari istilah yang asing di telinga. 

Akan tetapi, sebagai seseorang yang ingin jadi dosen jurusan Teknik Sipil, realitas ini jelas cukup mengganggu. Bagaimana mungkin seseorang yang hendak mengajarkan ilmu teknik sipil hanya punya sedikit bekal pengalaman di lapangan. Kondisi semacam ini hanya akan menambah kesenjangan pengetahuan yang ditransformasikan. Hal lain yang mengganggu saya, minimnya pengalaman di lapangan membuat diskusi jadi tidak ke mana-mana. 

Memang, proses kelulusan bisa jadi lebih cepat, yang mana itu juga diperlukan apabila ingin berkara sebagai dosen. Namun, bagaimana tanggung jawab kepada para mahasiswa kelak? 

Saran sebelum ambil S2 Teknik Sipil

Akhirnya, saya berpikir dan menyarankan kepada kalian yang ingin melanjutkan jenjang magister terkhusus mahasiswa teknik sipil, saya sangat menyarankan untuk ikut berproses di industri konstruksi terlebih dahulu. Artinya, pengalaman itu menjadi dasar yang kuat untuk mengikuti kelas dan penelitian kelak. 

Akan tetapi, kalau kalian sudah lulus sarjana Teknik Sipil, mencicipi bekerja di lapangan, dan masih kesulitan mengikuti kelas S2. Berarti kalian memang perlu lebih rajin belajar terkait teknik sipil dan nongkrong dengan teman-teman yang kerja berkecimpung di dunia konstruksi. Tidak hanya untuk mempererat tali silaturahmi, ini juga menjadi ajang kalian mengkonfirmasi hasil belajar dan membaca.

Penulis: Ikhsan
Editor: Kenia Intan

Baca Juga:

Jangan Kuliah S2 Tanpa Rencana Matang, Bisa-bisa Ijazah Kalian Overqualified dan Akhirnya Menyesal

Lulusan S2 Nelangsa dan Ijazahnya Tak Lagi Jadi Harapan, Bikin Saya Juga Ingin Bilang kalau Kuliah Itu Scam

BACA JUGA Jurusan Agroteknologi Terbentuk dari Sederet Kesalahapahaman yang Perlu Diluruskan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 21 Mei 2025 oleh

Tags: magisterS2S2 Teknik Sipilteknik sipil
Iksan

Iksan

Praktisi pendidikan yang lahir dan besar di Tana Luwu-Sulawesi Selatan. Sangat tertarik dengan isu pendidikan, sosial dan kebudayaan masyarakat daerah terpencil.

ArtikelTerkait

Jangan Lakukan 4 Hal Ini Saat Kuliah S2, Sudah Bukan Waktunya Lagi

Jangan Lakukan 4 Hal Ini Saat Kuliah S2, Sudah Bukan Waktunya Lagi

13 Oktober 2025
Sisi Gelap Kuliah S2 yang Tak Diketahui Banyak Orang

Sisi Gelap Kuliah S2 yang Tak Diketahui Banyak Orang

1 Mei 2025
Ambil S2 UGM setelah Lulus S1 dari Kampus yang Sama, Alasan Saya Tidak Bosan Kuliah di Gadjah Mada Mojok.co

Ambil S2 UGM setelah Lulus S1 dari Tempat yang Sama, Alasan Saya Tidak Bosan Kuliah di Gadjah Mada

6 November 2025
Cara Menjadi Mahasiswa S2 yang Baik dan Benar

Cara Menjadi Mahasiswa S2 yang Baik dan Benar

4 Oktober 2022
Jangan Kuliah S2 Tanpa Rencana Matang, Bisa-bisa Ijazah Kalian Overqualified dan Akhirnya Menyesal mojok.co

Jangan Kuliah S2 Tanpa Rencana Matang, Bisa-bisa Ijazah Kalian Overqualified dan Akhirnya Menyesal

14 Januari 2026
Lulus Magister Jalur Tirakat, Kepercayaan Bapak yang Tidak Bisa Diganggu Gugat

Lulus Magister Jalur Tirakat, Kepercayaan Bapak yang Tidak Bisa Diganggu Gugat

3 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gambar Masjid Kauman Kebumen yang terletak di sisi barat alun-alun kebumen - Mojok.co

5 Stereotip Kebumen yang Sebenarnya Nggak Masuk Akal, tapi Terlanjur Dipercaya Banyak Orang

31 Januari 2026
Piyungan Isinya CEO Pakai Sandal Jepit Bawa Karung Rongsokan (Unsplash)

Saya Belajar Tentang Kebahagiaan di Piyungan, Tempat Para CEO Pakai Sandal Jepit dan Pegang Karung Rongsokan

7 Februari 2026
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026
Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak (Wikimedia Commons)

Pro Tips Bikin Sate Taichan Jadi Lebih Enak: Sebuah Usaha Menghapus Cap Makanan Nggak Jelas dari Jidat Sate Taichan

7 Februari 2026
Video Tukang Parkir Geledah Dasbor Motor di Parkiran Matos Malang Adalah Contoh Terbaik Betapa Problematik Profesi Ini parkir kampus tukang parkir resmi mawar preman pensiun tukang parkir kafe di malang surabaya, tukang parkir liar lahan parkir pak ogah

3 Perilaku Tukang Parkir dan Pak Ogah yang Bikin Saya Ikhlas Ngasih Duit 2000-an Saya yang Berharga

5 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti
  • Surat Wasiat Siswa di NTT Tak Hanya bikin Trauma Ibu, tapi Dosa Kita Semua yang Gagal Melindungi Korban Kekerasan Anak
  • Tak Menyesal Ikuti Saran dari Guru BK, Berhasil Masuk Fakultas Top Unair Lewat Golden Ticket Tanpa Perlu “War” SNBP
  • Tan Malaka “Hidup Lagi”: Ketika Buku-Bukunya Mulai Digemari dan Jadi Teman Ngopi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.