Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Rumah Impian Hanya Bisa Terwujud Jika Kita Punya Kenalan Tukang yang Amanah

Mochammad Wahyu Ghani oleh Mochammad Wahyu Ghani
15 Juli 2023
A A
Kuli Jawa: Rapi Hasilnya Rapi, walau Kerap Berisik Ketika Bekerja rumah orang jawa

Kuli Jawa: Rapi Hasilnya Rapi, walau Kerap Berisik Ketika Bekerja (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Persoalan dan kebutuhan hidup selalu menjadi dinamika yang berubah-ubah di setiap zamannya. Tapi rumah selalu menjadi persoalan klasik dari generasi boomers sampai gen-z yang tidak pernah berubah.

Di tengah kebutuhan hunian yang semakin meningkat, sebenarnya kita membutuhkan salah satu instrumen paling penting, yakni tukang yang amanah. Banyak yang tidak menyadari bahwa tukang bukan hanya berperan sebagai orang yang mampu membangun rumah atau merenovasi secara presisi rumah yang kita inginkan. Lebih dari itu, tukang harus memiliki jiwa leadership dan ditempatkan sejajar dengan pemikiran kita guna memberikan nasihat spiritual untuk mewujudkan rumah impian.

Apabila dua syarat tersebut terpenuhi, leadership dan kemampuan analisis yang masuk akal, maka dapat dipastikan tukang tersebut insyaallah amanah.

Kemampuan leadership tukang

Minimal kita bisa melihat umur tukang tersebut. Tidak ada rumus pasti untuk menilai umur seorang tukang yang baik minimal di angka berapa, tapi saya meyakini batas terbaik ada di kisaran sekurang-kurangnya 35 tahun.

Apabila seumur hidupnya tukang tersebut hanya kaffah mencari rejeki di jalan tukang, umur 35 adalah umur yang matang untuk membangun jiwa leadership. Dunia tukang, biasanya diawali karier dari seorang kenek yang mulai ikut bekerja dalam sebuah proyek pembangunan di usia 19-21 tahun. Taruhlah kenek tersebut mulai bekerja di usia 20 tahun, ketika mereka menginjak usia 35, bisa dikatakan sudah 15 tahun bekerja profesional di bidangnya.

Hal ini bisa dibuktikan dengan apakah banyak ulasan positif dan tentunya jumlah “kaderisasi adik kelas” tukang yang sudah ikut bekerja. Para tukang “adik kelas” tersebut dapat kita amati dan dimintai testimoninya. Apakah mereka cukup loyal dalam memuji tukang yang telah mengajarkan mereka banyak hal.

Dengan terjaminnya testimoni pengguna jasa dan “adik kelas”, dapat dipastikan tukang tersebut memiliki jiwa leadership yang kita butuhkan. Hal ini penting mengingat dunia tukang adalah dunia yang keras. Tanpa adanya “adik kelas” yang loyal, kenek-kenek atau tukang junior yang nanti akan ikut membantu, pasti akan berlaku seenaknya.

Seperti bolos bekerja, bekerja secara malas, bahkan bisa saja bekerja secara asal-asalan karena mereka tidak takut dengan seniornya. Ujung-ujungnya kita yang boncos.

Baca Juga:

Rumah Dekat Lapangan Padel Adalah Lokasi Tempat Tinggal Paling Nggak Ideal

Rumah Lelang Memang Murah, tapi Banyak Risiko Tersembunyi yang Membuntuti

Kemampuan analisis

Tenaga tukang dalam mengangkut pasir, mengaduk semen, memindahkan bata pastilah sangat kuat dan tidak perlu diragukan lagi. Dan mencari tukang yang kuat seperti itu bukanlah perkara sulit. Jadi jangan tertipu dengan kualitas badan mereka yang kekar dan tenaga.

Kita harus memastikan bahwa tukang yang kita sewa jasanya memiliki kemampuan analisis yang baik. Sebab, analisis yang baik, pasti akan menghasilkan pekerjaan yang baik juga. Bisa kita sedikit tes kemampuan mereka. Misal, jika merenovasi kamar mandi, berapakah jumlah keramik yang kita harus ganti/

Tukang yang amanah biasanya akan melakukan perhitungan secara akurat. Bahkan dia bisa memberikan jawaban detail hingga jenis dan harga keramik, hingga estimasi waktu pengerjaan yang masuk akal dengan ukuran kamar mandi yang akan kita renovasi.

Kalau begitu, kita sudah menemui tukang yang tepat. Rumah impian, tak lagi jadi angan yang muluk-muluk.

Mendapatkan rumah impian lewat tukang amanah

Saya memiliki relasi seorang tukang yang sangat amanah dan sudah ikut ayah saya sejak lama. Hal ini menjadi kunci saya bisa mendapatkan rumah impian yang jarak, akses, lingkungan dan kualitas rumah menjadi bintang lima, tapi harga kaki lima.

Saat itu saya dan istri saya ingin memiliki rumah sendiri setelah 6 bulan menikah. Istri saya bekerja di Bogor sedangkan saya di Jakarta. Sehingga pilihan rumah kami harus di sekitar Depok hingga Bogor. Rumah impian kami harus memiliki 3 syarat: pertama akses jalan perumahan yang luas, kedua LT yang minimal 80m2, dan terakhir dekat dengan berbagai fasilitas umum.

Hal yang sangat sulit, karena setelah kami survei, perumahan seperti itu memiliki range harga 700 jt hingga 1M. Sedangkan uang kami berdua untuk membeli rumah hanya 350 juta. Pilihan normalnya sekarang adalah menurunkan tiga syarat rumah impian kami atau menggunakan fasilitas KPR.

Namun kami memilih pilihan yang tidak normal, yakni mencari rumah cash harga miring dengan catatan harus rumah jelek dan tidak layak huni. Apabila pembaca mau rajin berkeliling kompleks perumahan, tentu ada satu atau dua rumah yang kesannya kok tidak diurus pemilik rumahnya hingga jelek tidak layak huni. Rumah seperti itulah yang menjadi incaran kami.

Singkat cerita kami mendapatkan rumah jelek di perumahan lama, namun sesuai dengan tiga syarat kami. Harganya 400 juta dengan LT 84 m2. Rumahnya sangat buruk, cat terkelupas di mana-mana, bahkan atapnya bolong-bolong dan air kotor mengalir di lantai.

Rumah jelek tak masalah

Tak lama, saya undang Pak Suhadi, tukang yang sudah kami percaya sejak lama. Beliau kami undang untuk mereview dan menguji kualitas bangunan dan potensi apakah rumah ini bisa direnovasi tidak lebih dari 100 juta.

Hasilnya dia bisa memastikan bangunan tersebut masih kokoh dari segi pondasi, cuman tidak layak di bagian lain. Setelah mendengar “nasihat spiritualnya”, kami mantab untuk mengambil rumah tersebut.

Setelah kurang lebih 7 bulan, rumah impian kami akhirnya selesai direnovasi dan layak huni. Walaupun dengan catatan masih ada utang juta yang masih harus kita cicil, tapi ini sangat lebih baik dibandingkan harus mengambil KPR atau menuruskan standar tiga syarat utama rumah impian kami.

Saya rasa, memang tukang yang amanah dan berkualitas adalah jenis orang yang harus kita kenal. Tanpa mereka, lupakan rumah impian, rumahmu bisa berdiri tegak saja sudah bersyukur.

Penulis: Mochammad Wahyu Ghani
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Tips Renovasi Rumah untuk Pemula agar Hasil Maksimal dan Bebas Tipu-tipu

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 15 Juli 2023 oleh

Tags: bangunankulirenovasiRumahtukang
Mochammad Wahyu Ghani

Mochammad Wahyu Ghani

Peneliti junior di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), dengan ketertarikan pada proses riset, pengolahan data, dan pengembangan pengetahuan.

ArtikelTerkait

3 Resep Rahasia yang Bikin Pariwisata Jogja Sukses trotoar

Jogja Istimewa: Ketika Trotoar Lebih Penting dari Rumah Rakyat

11 Januari 2023
Hujan Itu Indah, tapi Tidak buat Orang yang Rumahnya Dekat Sungai

Hujan Itu Indah, tapi Tidak buat Orang yang Rumahnya Dekat Sungai

7 Desember 2023
3 Alasan Kenapa Punya Rumah Tingkat Ternyata Tidak Seindah Bayangan terminal mojok (1)

3 Alasan Kenapa Punya Rumah Tingkat Ternyata Nggak Seindah Bayangan

15 September 2021
Rumah Angker, Solusi Rumah Murah untuk Milenial

Rumah Angker, Solusi Rumah Murah untuk Milenial

21 Desember 2022
Punya Halaman Rumah Luas di Desa Saat Musim Panen Padi Itu Nggak Enak!

Punya Halaman Rumah Luas di Desa Saat Musim Panen Padi Itu Nggak Enak!

20 Agustus 2023
Keresahan-keresahan yang Saya Alami Selama Tinggal di Pinggir Jalan Provinsi terminal mojok.co

Keresahan-keresahan yang Saya Alami Selama Tinggal di Pinggir Jalan Provinsi

27 Februari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa (Unsplash)

7 Jajanan Indomaret Terburuk Sepanjang Masa, Jangan Dibeli daripada Kamu Kecewa dan Menderita

13 Maret 2026
Gresik Ternyata Bisa Bikin Arek Surabaya Kaget (Wikimedia Commons)

Nasib Orang Surabaya di Gresik: Bertahan Hidup di Tengah Matinya PDAM dan Ganasnya Sistem Inden SD

19 Maret 2026
Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal Mojok.co

Toyota Etios Valco, Mobil Incaran Orang Paham Otomotif yang Nggak Gampang Termakan Isu Produk Gagal

14 Maret 2026
Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang  Mojok.co

Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang 

13 Maret 2026
Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah Para Pendatang

Soto Bandung: Kuliner Khas Bandung yang Rasanya Normal dan Pasti Cocok di Lidah para Pendatang

15 Maret 2026
Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial Mojok.co

Toyota Avanza Sering Dihina, padahal Mobil Paling Ideal untuk Keluarga Kelas Menengah yang Ingin Sehat Finansial

16 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Pekerja Jakarta, Rumah di Bekasi: Dituntut Kerja dan Pulang ke Rumah sampai Nyaris “Mati” karena Tumbang Mental dan Fisik
  • Program Mudik Gratis Mengobati Rindu Para Perantau yang Merasa “Kalah” dengan Dompet, Kerja Bagai Kuda tapi Nggak Kaya-kaya
  • Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi
  • Jadi Gembel di Perantauan tapi Berlagak Tajir saat Pulang, Bohongi Ortu biar Tak Kepikiran Anaknya Remuk-remukan
  • Honda Scoopy, Motornya Orang FOMO yang Nggak Sadar kalau Motor Ini Terlalu Pasaran dan Sudah Nggak Istimewa
  • Kerja di Jakarta dengan Gaji Nanggung 8 Juta Adalah “Bunuh Diri” Paling Dicari karena Menetap di Kampung Bakal Tetap Nganggur dan Miskin

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.