Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Rintik Sedu, Podcast Galau yang Cocok Didengar untuk Merayakan Kesedihan

Ayu Octavi Anjani oleh Ayu Octavi Anjani
25 November 2020
A A
Rintik Sedu, Podcast Galau yang Cocok Didengar untuk Merayakan Kesedihan terminal mojok.co

Rintik Sedu, Podcast Galau yang Cocok Didengar untuk Merayakan Kesedihan terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Banyak sekali Podcast yang bertebaran saat ini. Mulai dari Podcast humor, horor, sampai yang menyayat hati. Saya sudah mendengarkan beberapa genre Podcast seperti yang saya sebutkan barusan. Mendengarkan Podcast berasa seperti dengar radio konvensional. Alternatif buat saya yang rindu radio konvensional. Hingga akhirnya saya menemukan Podcast Rintik Sedu.

Stasiun radio yang biasanya ada di radio konvensional sekarang bisa didengarkan secara online. Selain itu beberapa stasiun radio juga punya Podcast mereka sendiri. Keren sih sebenarnya. Podcast memang kekinian sekali. Anak-anak muda harusnya lebih sering dengar Podcast sekarang.

ADVERTISEMENT

Saya biasanya lebih sering dengar Podcast horor dan yang mellow-mellow. Apalagi Podcastnya Rintik Sedu. Belum lama ini saya jadi penggemar Podcastnya, baru seumur jagung. Tapi, Podcast ini membuat saya bisa meratapi kehidupan. Khususnya percintaan.

Kalau kalian suka sekali dengan apa pun yang menyayat hati atau sedang ingin meluapkan emosi dengan menangis, Rintik Sedu mungkin bisa jadi solusi kalian untuk meluapkan emosi itu. Saya suka sekali kalau sudah dengar Rintik Sedu bicara. Intonasi suaranya bagus dan lembut. Benar-benar bisa menenangkan hati pendengar.

Selain karena kontennya yang memang merepresentasikan kehidupan sehari-hari, Rintik Sedu juga hadir dengan dua bahasa. Bahasa Indonesia dan Inggris. Jadi buat kalian yang ingin menambah skill berbahasa bisa dengar juga.

Saya sudah mendengarkan beberapa judul dari Podcast Rintik Sedu. Seperti “Orang Sedih”, “Misi Penyelamatan Hati”, “Selamat Hari Sedih Sedunia”, “Insecure Adalah Hak Semua Manusia”, dan masih banyak lagi. Nggak cuma berisi konten soal patah hati, ada juga motivasi untuk pendengar setia.

Saya tersentuh kala mendengar “Orang Sedih” untuk pertama kalinya. Ketika dengar isi Podcast itu, penyiar sedang merasa sedih. Sama seperti saya yang kadang merasa sedih entah apa sebabnya. “Orang Sedih” menggambarkan perasaan sedih yang entah datang dari mana. Emosi seperti sedih dan marah memang wajar adanya walau kadang kita tidak tahu persis penyebabnya.

“Orang sedih nggak butuh saran.”

Baca Juga:

Iklan Podcast Horor Sukses Bikin Saya Langganan Spotify Premium

Rekomendasi 4 Podcast di Spotify yang Asyik buat Belajar Listening Bahasa Inggris

“Orang sedih hanya butuh tahu kalau mereka nggak sendirian.”

Dua kalimat dari “Orang Sedih” yang selalu terngiang dalam ingatan saya sampai hari ini. Saya menyadari ketika dengar “Orang Sedih”, Rintik Sedu akan menjadi Podcast galau favorit saya mulai saat itu.

“Misi Penyelamatan Hati” nggak kalah mellownya dengan “Orang Sedih”. Memiliki hubungan dengan orang yang salah memang sangat menyebalkan. “Misi Penyelamatan Hati” menjelaskan itu semua. Bagaimana perjalanan percintaan yang nggak jelas. Hanya sepihak. Perjuangan yang sia-sia. Berakhir dengan melepaskan.

“Sebuah ending yang harus dipikirkan sejak awal.”

“Lagi-lagi harus menjemput perasaan ini pulang ke rumah tanpa buah tangan yang bisa jadi kenang-kenangan.”

Ah! Beberapa penggal kalimat itu harusnya sudah bisa menjelaskan seberapa galau Podcast Rintik Sedu. Jujur, Rintik Sedu punya cara penyampaian yang ringan dan mudah masuk ke dalam hati dan pikiran. Bersiap-siaplah yang galau semakin galau. Kalau mau nangis, bisa nangis sejadi-jadinya.

Bayangkan mendengarkan Rintik Sedu selama musim penghujan seperti ini. Hujan jadi momen tersendiri untuk menenangkan diri dan pikiran. Dengar Podcast sembari minum teh atau kopi hangat. Suatu kolaborasi yang luar biasa bukan? Tetes air hujan yang perlahan turun lewat jendela kamar, jadi sesuatu yang bahkan bisa kita ratapi.

Saya juga bingung kenapa hujan bisa dikaitkan dengan memori lawas. Maksudnya dengan memandangi hujan pikiran saya juga bisa menjelajahi waktu dengan sendirinya. Entah kenapa Rintik Sedu mampu membawa saya mengingat kembali momen-momen berharga yang pernah saya lewati. Entah itu bersama teman, keluarga, atau pacar.

Efek suara penyiar yang memabukkan ditambah rintikan air hujan agaknya memang sakti. Podcast ini akan terus berlanjut pada judul-judul berikutnya yang relate dengan kehidupan manusia di muka bumi.  Saya bisa tertawa dan menangis dalam satu waktu. Saya kira cukup kalau hanya me time dengan mendengarkan Podcast.

Saya merekomendasikan Podcast ini bukan tanpa alasan. Saya seakan bisa lebih menghargai hidup. Semua keluh kesah yang disampaikan penyiar juga sesuatu yang ingin saya sampaikan. Penyiar memang tahu isi hati pendengar.

Gara-gara ini, kebiasaan saya mendengarkan Podcast jadi meningkat. Memang nggak hanya Podcast ini yang saya dengarkan. Sebab Podcast ini spesial, butuh waktu yang pas untuk didengarkan. Kalau keadaan hati sedang ceria ya nggak pas banget, yang tadinya bahagia nanti malah sedih.

Setidaknya Rintik Sedu bisa jadi solusi kalau perasaan sedang dalam keadaan kacau balau. Kita akan merasa seperti sedang berada di ambang kehancuran. Tidak ada salahnya untuk merayakan kesedihan. Siapa tahu dengan mengafirmasi segala pelik dalam hidup, hati bakal lebih lega.

BACA JUGA Embel-embel Kewajiban Perempuan Membuat Saya Malas Beres-beres Rumah atau tulisan Ayu Octavi Anjani lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 24 November 2020 oleh

Tags: industri hiburanpodcast
Ayu Octavi Anjani

Ayu Octavi Anjani

Mahasiswa akhir yang hobi makan dan nulis.

ArtikelTerkait

Kita Butuh Acara Semacam 'Republik Mimpi' Lagi terminal mojok.co

Kita Butuh Acara Semacam ‘Republik Mimpi’ Lagi

5 Maret 2021
Episode Upin & Ipin Tumbuh Rambut Lahir dari Kreativitas Netizen terminal mojok.co

Episode ‘Upin & Ipin Tumbuh Rambut’ Lahir dari Keinginan Netizen

3 Maret 2021
Kehadiran Dita di Kpop: Semoga Tak Ada Perang Netizen +62 dengan Korea

Kehadiran Dita di Kpop: Semoga Tak Ada Perang Netizen +62 dengan Korea

29 Mei 2020
Justru Aneh kalau Smart People Kecewa dengan Podcast Close The Door deddy corbuzier

Semoga Tidak Ada Lagi Politisi yang Klarifikasi lewat Podcast Deddy Corbuzier

5 Desember 2022
benci produk luar backstreet boys Cynantia Pratita Perlu Membawakan Lagu Post-Hardcore Ini di Indonesian Idol terminal mojok tita idol tita indonesia idol vokalis band metal

Membayangkan Risiko Benci Produk Luar di Industri Hiburan

13 Maret 2021
Kalau Kamu Bukan Orang Terkenal, Bikin Podcast Nggak Seindah Kelihatannya terminal mojok.co

Kalau Kamu Bukan Orang Terkenal, Bikin Podcast Nggak Seindah Kelihatannya

18 November 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Warga Semarang Bawah layak dapat gelar warga paling kuat dan tabah di Semarang banjir di semarang

Banjir di Semarang selama ini tak hanya perkara alam, tapi justru gara-gara ulah warganya sendiri,

27 Juli 2026
Jangan Ngotot Ambil KPR kalau Belum Siap Finansial dan Mental Mojok.co

Setelah akad KPR rumah, saya baru sadar bahwa beli rumah bukannya jadi solusi, tapi justru jadi masalah baru

1 Agustus 2026
Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu Mojok.co

Anak pertama perempuan, peran yang paling melelahkan di dunia setelah jadi ibu

2 Agustus 2026
Perempatan Jetis, Perempatan Paling Berpendidikan di Jogja Sejak Masa Kolonial

Perempatan Jetis Jogja adalah anomali, perempatan paling berpendidikan sekaligus meresahkan di Jogja

29 Juli 2026
Saya kapok pakai tumbler mahal yang tahan panas dingin, mendingan tetap setia pakai botol Tupperware jadul kesayangan Ibu

Saya kapok pakai tumbler mahal yang tahan panas dingin, mendingan tetap setia pakai botol Tupperware jadul kesayangan Ibu

29 Juli 2026
Sisi Gelap Pangalengan Bandung yang Katanya Indah bak Surga Dunia

Label wisata elit Pangalengan itu bualan, selama transportasi umumnya masih jalan di tempat

28 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.