Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Ribut di Konser Itu Nggak Keren. Cara Ahmad Dhani Menghadapi Penonton Rusuh Boleh Dicontoh

Ahmad Radhitya Alam oleh Ahmad Radhitya Alam
25 Mei 2023
A A
Ribut di Konser Itu Nggak Keren, tapi Cara Ahmad Dhani Menghadapi Penonton Rusuh Boleh Dicontoh

Ribut di Konser Itu Nggak Keren. Cara Ahmad Dhani Menghadapi Penonton Rusuh Boleh Dicontoh (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Aturan dan kenyataan di lapangan

Tentu nggak semua penonton di negara kita seperti ini. Masih banyak penonton yang baik dan bermoral. Itu pula sebabnya banyak konser yang tiketnya dihargai mahal. Tentu saja dengan jaminan fasilitas dan kemanan yang baik pula. Toh, masih banyak penggemar yang mau membeli tiket konser seperti ini. Bahkan rela war untuk mendapatkan tiketnya.

Untuk kasus konser Slank di Semarang permasalahannya memang kompleks. Konser ini diselenggarakan di stadion dan tanpa dipungut biaya. Tentu mengundang banyak penonton dan Slankers untuk datang. Pemkot Semarang sudah membatasi dengan mensyaratkan registrasi via @eventsemarang untuk bisa menonton konser ini. Bahkan segmentasi penonton juga telah dibatasi dengan prasyarat melampirkan KTP. Sayangnya, ini belum bisa mewadahi membludaknya animo penonton.

Hasilnya bisa kita lihat di hari H konser. Penonton yang nggak kebagian tiket dan nggak bisa masuk akhirnya nekat berusaha menerobos barikade. Tentu ini akan menjadi bahan evaluasi untuk pihak penyelenggara. Namun, masalah utamanya tentu terletak pada mentalitas dan SDM penonton, sehingga memunculkan oknum yang nggak bertanggung jawab.

Ayolah kita menonton konser secara dewasa dan bahagia. Kalau memang belum rezekinya untuk menonton nggak usahlah memaksakan diri. Apalagi sampai mengganggu kebahagiaan orang lain yang sudah usaha menempuh jalan yang benar.

Menghadapi penonton yang rusuh di konser

Kerusuhan penonton tentu bukan hal yang diinginkan. Setiap penampil dan penonton yang budiman pasti mengharapkan konser yang aman dan kondusif. Akan tetapi keadaan nggak pernah tertebak dan sering kali menimbulkan gesekan yang berakhir dengan kerusuhan. Nah, di samping petugas keamanan, penampil, khususnya pentolan band bisa menjadi pihak yang memediasi bahkan meredakannya. Seperti yang dilakukan Bimbim pada konser di Semarang.

Namun tentu saja sikap dan cara yang diambil Bimbim nggak serta merta bisa diterima oleh semua kalangan. Bisa jadi ada yang nggak suka dan malah nekat balas dendam kepadanya selepas konser. Kan ngeri nan bahaya.

Berbeda dengan Bimbim, Otong KOIL, vokalis band metal asal Bandung itu justru menanggapi penonton yang rusuh dengan “guyon keras”. Dia melontarkan kata “anjing” yang membuat penonton kaget dan malah mengajak penonton bernyanyi bersama. Alhasil suasana menjadi cair dan semua dapat bernyanyi bersama layaknya paduan suara.

Cara Ahmad Dhani menghadapi penonton rusuh bisa ditiru

Lain lagi dengan Ahmad Dhani. Rockstar satu ini nggak pernah henti-hentinya membuat khalayak geleng-geleng kepala. Dalam sebuah konser Dewa 19 di Slawi pada 2008 silam, terdapat penonton yang gelut. Melihat kejadian itu, bukannya marah atau berusaha melerai, Dhani malah memberi nasihat bijak. “Ya, yang berantem, yang berantem. Jangan pakai senjata tajam. Pakai tangan, bogem mentah saja, ya.” Lalu dengan santai dia melanjutkan nyanyi “Sedang Ingin Bercinta”.

Baca Juga:

Orang-orang Tetap Nonton Konser di Tengah Kondisi Ekonomi yang Nggak Baik-baik Aja, Inikah Fenomena Lipstick Effect?

3 Alasan JIS Jadi Tempat Konser Red Flag, Bikin Penonton Ogah-Ogahan

Dhani memang beda soal urusan pergelutan. Dalam sebuah video, Dhani pernah melatih—untuk nggak mengatakan mengadu—anaknya, Al dan El yang masih kecil untuk tinju. Tentu Dhani di situ menengahinya sebagai wasit. 

Cara yang dia tawarkan memang agak nyentrik, tapi boleh dicoba. Betapa tidak, daripada rusuh nggak karuan mending diselesaikan secara adil dan gentleman. Toh, nyatanya sehabis mengeluarkan pernyataan tersebut penonton tetap bisa senang dan bernyanyi bersama. Dan (mungkin) oknum yang rusuh sudah diamankan aparat dengan lebih cepat.

Sikap Ahmad Dhani mungkin masih ambigu, tapi nyatanya menyelesaikan masalah tanpa menghadirkan masalah baru. Dia nggak naik pitam dan menghentikan konser yang menyebabkan tensi memanas. Dengan santainya Dhani malah melanjutkan bernyanyi bersama penonton.

Alhasil kerusuhan nggak meluas dan dapat diselesaikan oleh aparat yang bertugas. Penonton pun masih bisa terhibur tanpa adanya distraksi. Kalau dilihat-lihat setiap tindak tanduknya, Pakdhe memang beda.

Penulis: Ahmad Radhitya Alam
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Harga Tiket Konser di Jogja Terlalu Mahal, Mencekik Fans yang Cuma Ingin Melihat Pujaannya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 26 Mei 2023 oleh

Tags: ahmad dhanikonserkonser musikslank
Ahmad Radhitya Alam

Ahmad Radhitya Alam

Penjaga Bunker Collective Space dan pendengar musik sambil makan bakso tusuk.

ArtikelTerkait

7 Lagu Coldplay yang Liriknya Bagus tapi Nggak Banyak Orang Tahu

7 Lagu Coldplay yang Liriknya Bagus tapi Nggak Banyak Orang Tahu

19 Mei 2023
Fans KPop Disuruh Bersyukur Terus dengan Fasilitas Bare Minimum Konser Musik padahal Kami Sudah Bayar Mahal. Sehat?

Fans KPop Disuruh Bersyukur Terus dengan Fasilitas Bare Minimum Konser Musik, padahal Kami Sudah Bayar Mahal. Sehat?

6 Juli 2024
Surakarta Saksi Sejarah, Menyambut Kelahiran Kembali Lokananta (Unsplash)

Surakarta Menjadi Saksi Sejarah, Menyambut Kelahiran Kembali Lokananta

30 Juni 2023
Demi Menambah Kekhusyukan Ramadanmu, Lagu Ahmad Dhani Berikut Bisa Jadi Pilihan Bagus untuk Didengarkan #TakjilanTerminal16

Lagu-lagu Ahmad Dhani yang Bisa Jadi Pilihan Demi Menambah Kekhusyukan Ramadan. #TakjilanTerminal16

20 April 2021
Bisakah Kita Menikmati Musik Tanpa Peduli Pilihan Politik sang Musisi? (Pixabay.com)

Bisakah Kita Menikmati Musik Tanpa Peduli Pilihan Politik sang Musisi?

1 November 2022
benci produk luar backstreet boys Cynantia Pratita Perlu Membawakan Lagu Post-Hardcore Ini di Indonesian Idol terminal mojok tita idol tita indonesia idol vokalis band metal

Kangen Band Comeback Adalah Hal Terbaik yang Ada di Industri Musik Tahun Ini

18 November 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu Mojok.co

4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu

12 Mei 2026
Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama Mojok.co

Mending Naik Bluebird daripada Taksi Online untuk Lanjut Perjalanan dari Stasiun atau Bandara, Lebih Minim Drama

14 Mei 2026
Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung” yang Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman Mojok.co

Beasiswa PPA Penyelamat Mahasiswa “Tanggung”: Terlalu Kaya untuk Bidikmisi, tapi Terlalu Miskin untuk Kuliah dengan Nyaman

12 Mei 2026
Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah Mojok.co

Peribahasa Ada Harga Ada Rupa Tidak Berlaku untuk “MBG” Superindo yang Wujudnya Meyakinkan, Rasa Enak, dan Harganya Tetap Murah

17 Mei 2026
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Organisasi Mahasiswa Itu Candu, dan Jabatan di Kampus Itu Jebakan yang Pelan-pelan Mematikan

18 Mei 2026
6 Alasan Jatinangor Selalu Berhasil Bikin Kangen walau Punya Banyak Kekurangan Mojok.co

3 Alasan Kuliah di Jatinangor Adalah Training Ground sebelum Masuk Dunia Kerja

18 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.