Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Saling Jaga dari Penjahat Seksual di Konser Musik adalah Tugas Kita Semua

Iqbal AR oleh Iqbal AR
21 Oktober 2019
A A
penjahat seksual

penjahat seksual

Share on FacebookShare on Twitter

Semakin maju peradaban ini, saya beranggapan makin dewasanya juga manusia-manusia di muka bumi ini. Tentu dalam segala hal. Mulai dari hal yang remeh hingga hal yang rumit. Tapi kenyataannya malah tidak seperti itu. Dengan majunya peradaban, ternyata masih ada manusia-manusia yang tidak bersikap dewasa. Salah satu contohnya adalah masih adanya penjahat seksual (sex offender) di konser musik. Hampir di setiap konser musik, apapun musiknya, pasti ada aduan mengenai pelecehan seksual. Ini terjadi dari dulu hingga sekarang.

Kasus yang mungkin paling terbaru adalah ketika band .Feast manggung di Bekasi. Beberapa penonton wanita mengalami pelecehan seksual dari penonton laki-laki lainnya. Satu diantaranya bahkan sampai mencuitkan utas di Twitter mengenai kejadian yang dialaminya dan beberapa penonton wanita di sekitarnya. Penonton wanita tersebut bahkan sudah dilindungi oleh pacarnya yang berdiri di belakangnya. Tetapi tetap saja, dia tidak luput dari pelecehan seksual tersebut. Bahkan beberapa dari korban pelecehan seksual ini sampai menangis setelah mengalami hal itu.

ADVERTISEMENT

Kasus ini direspon oleh Baskara Putra, vokalis band .Feast yang juga mengutuk adanya pelecehan seksual dalam konser musik. Baskara juga mencuit di Twitternya mengenai kasus ini dan berusah mencari solusi untuk mengatasi dan mencegah adanya pelecehan seksual dalam konser musik. Mulai dari menunjukkan gambar layar merah dari gawai ke panggung, hingga mengadu ke security yang menjaga panggung bisa jadi solusi yang juga dibahas oleh Baskara di twitternya.

Menarik jika membahas kelakuan busuk para penjahat seksual di konser musik ini. Ungkapan bahwa harga tiket itu menyaring attitude ternyata salah besar dalam kasus ini. Masih banyak kejadian-kejadian serupa di konser-konser yang bahkan harga tiketnya di atas 50 ribu. Ini artinya pelecehan seksual ini nggak mengenal kelas sosial. Kelakuan penjahat seksual ini juga mulai nggak masuk akal. Mereka kadang menempelkan tubuhnya ke tubuh wanita di depannya dengan alasan terdorong dari belakang, hingga yang paling ekstrem adalah meremas bagian tubuh wanita dan masih berani menatap wanita yang jadi korbannya.

Saya juga pernah menjumpai kasus-kasus seperti ini beberapa waku lalu. Pada Desember 2018, saya menghadiri konser musik band .Feast juga di Malang. Singkat cerita, waktu .Feast memulai lagu kedua, nggak jauh di sebelah kanan saya, ada laki-laki dengan wajah seakan tanpa dosa, menempelkan tubuhnya ke salah satu wanita di barisan depannya.

Saya tahu kalau keduanya nggak saling kenal, karena sebelum .Feast naik panggung, mereka tidak terlihat bersama. Pria ini baru mendekati barisan wanita ini setelah .Feast naik panggung. Sebenarnya kalau pun saling kenal, pelecehan seperti itu juga nggak bisa dibenarkan.

Saat saya tahu hal itu, saya masih nggak berani menegurnya. Selain nggak dekat dengan posisi saya, saya juga nggak tahu berapa orang di kerumunan penonton itu yang punya tabiat seperti dia. Yang ada kalau saya tegur, saya bisa habis dipukuli dan kebetulan saya juga pas sendirian hadir di acara tersebut. Maksudnya, saat itu saya masih belum berani menegur hal-hal seperti itu. Ya kalau sekarang sih sudah agak berani, lah.

Perlu disadari, bahwa konser-konser musik seperti ini belum ramah terhadap wanita. Ini terlihat dari komposisi penonton yang berbeda jauh antara pria dan wanita. Kecuali musik-musik seperti Fiersa Besari atau musik-musik pop pujaan wanita, tentu banyak sekali penonton wanitanya. Tapi untuk konser band seperti .Feast, yang sering ada moshing dan stage diving tentu agak kurang ramah untuk wanita. Belum lagi potensi adanya pelecehan seksual yang kadang nggak banyak diadukan.

Baca Juga:

Balada Perempuan Penghuni Jogja Selatan, Gerak Dikit Kena Catcalling Orang Aneh, Ketenangan Itu Hanya Hoaks!

3 Alasan JIS Jadi Tempat Konser Red Flag, Bikin Penonton Ogah-Ogahan

Lalu solusinya apa? Sebenarnya ada beberapa hal untuk mengatasi dan mencegah adanya pelecehan seksual.

Pertama, datang ke konser dengan dampingan teman pria. Ini hal paling mudah sebenarnya. Datanglah dengan pacar atau teman pria yang kamu percaya dia akan melindungimu. Tapi tetap hati-hati, karena kadang pelaku pelecehan seksual itu orang terdekatmu.

Kedua, minta bantuan security kalau mengalami pelecehan seksual. Kalau posisimu dekat dengan posisi security, minta bantuan saja pada mereka. Terlebih lagi kalau kamu tahu siapa pelakunya, itu akan lebih baik.

Ketiga, tegur pelaku pelecehan seksual. Ini memang hal yang paling berat karena biasanya mental perempuan akan down karena shocked setelah mengalami pelecehan seksual. Tapi ini bisa jadi solusi, karena dengan menegur adalah sebuah bentuk “pukulan telak” bagi pelaku pelecehan seksual.

Ya memang kasus ini susah untuk diselesaikan. Tapi dengan kesadaran kita, penonton, dan musisi, kasus ini bukan hal yang mustahil untuk dihindari. Mari saling jaga teman-teman kita. (*)

BACA JUGA Orang Jahat adalah Orang Baik yang Tersakiti: Joker Bukan Orang Baik, Stop Bermental Korban! atau tulisan Iqbal AR lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 21 Oktober 2019 oleh

Tags: .feastkonser musikPelecehan Seksualpenjahat seksual
Iqbal AR

Iqbal AR

Penulis lepas lulusan Sastra Indonesia UM. Menulis apa saja, dan masih tinggal di Kota Batu.

ArtikelTerkait

Harapan untuk Konser Musik ke Depannya dari Seorang Fans Terminal Mojok

Harapan untuk Konser Musik ke Depannya dari Seorang Fans

7 November 2022
Perempuan Juga Berhak Nonton Konser Musik

Perempuan Juga Berhak Nonton Konser Musik

11 November 2019
perkara catcalling

Surat Terbuka Untuk Tulisan Perkara Catcalling dan Tergantung Siapa Pelakunya: Memuji dan Catcalling itu Beda, Mz!

10 Agustus 2019
Belajar dari Kasus Peremasan Alat Vital Dikta, Korban Pelecehan Seksual Bukan Cuma Perempuan Terminal Mojok

Belajar dari Kasus Peremasan Alat Vital Dikta, Korban Pelecehan Seksual Bukan Cuma Perempuan

27 Januari 2023
7 Lagu Kangen Band Paling Underrated yang Pernah Diciptakan Lima Gimmick Konser Musik Khas Band Indonesia yang Dirindukan di Masa Pandemi terminal mojok.co

Lima Gimmick Konser Musik Khas Band Indonesia yang Dirindukan di Masa Pandemi

9 Juli 2021
child sex tourism pelecehan anak mojok

Child Sex Tourism, Fenomena Bejat yang Luput dari Perhatian Media Indonesia

8 Agustus 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 jurusan kuliah S2 yang sebaiknya diambil di Indonesia saja Mojok.co

5 jurusan kuliah S2 yang sebaiknya diambil di Indonesia aja, nggak usah jauh-jauh ke luar negeri

10 Agustus 2026
Nakes vs pasien BPJS sama-sama korban sistem kesehatan (Unsplash)

Nakes vs pasien BPJS terjadi karena sistem kesehatan yang busuk

9 Agustus 2026
Realitas loker di Jogja: syaratnya begitu banyak, tapi gajinya bikin nangis

Realitas loker di Jogja: syaratnya begitu banyak, tapi gajinya bikin nangis

9 Agustus 2026
5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen seperti saya saat merantau ke kota Mojok.co

5 hal yang paling dirindukan orang Kebumen saat merantau ke kota

7 Agustus 2026
Membayangkan tiap kantor punya fasilitas daycare, hati orang tua pekerja pasti lebih tenang Mojok.co

Membayangkan tiap kantor punya fasilitas daycare, hati orang tua pekerja pasti lebih tenang

9 Agustus 2026
Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

6 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.