Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Restoran yang Mengharuskan Pengunjungnya Masak Sendiri Memang Nggak Cocok buat Kaum Mendang-Mending Kayak Saya

Raden Muhammad Wisnu oleh Raden Muhammad Wisnu
12 April 2023
A A
Restoran yang Mengharuskan Pengunjungnya Masak Sendiri Memang Nggak Cocok buat Kaum Mendang-Mending Kayak Saya

Restoran yang Mengharuskan Pengunjungnya Masak Sendiri Memang Nggak Cocok buat Kaum Mendang-Mending Kayak Saya (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu, atasan saya mengajak saya makan di salah satu restoran yang mengharuskan pengunjungnya untuk memasak makanan yang akan dikonsumsi secara mandiri. Saat itu, saya memang ditraktir, tapi saya misuh-misuh dalam hati. Alasannya? Masa sudah bayar mahal-mahal, harus tetap masak sendiri?

“Mending makan di warteg nggak, sih? Tinggal duduk terus makan. Nggak usah repot-repot merebus sayuran atau memanggang daging sapi yang bahkan kita sendiri nggak tahu itu udah matang atau belum,” gerutu saya dalam hati.

Bagi yang belum paham, restoran yang saya maksud ini memiliki sistem di mana para pengunjung disuruh memilih sejumlah bahan makanan mentah yang nantinya akan dimasak sendiri di atas meja. Setelah matang, pengunjung baru bisa mengonsumsi makanan tersebut. Nggak usah lah saya sebutkan nama restorannya, tapi kalau kalian sering keluar masuk mal di Jakarta, saya yakin kalian tahu restoran sejenis yang saya maksudkan ini.

Atasan saya bahkan bercerita, restoran kayak gini dipilih banyak karyawan yang bekerja di gedung perkantoran di Jakarta sebagai tempat makan malam selepas kerja. Menurut mereka, konsep tempat makan kayak gini sederhana; kita tinggal masak dikit-dikit, makan, terus pulang, deh. Hadeh, sederhana dari mananya, sih?

Kaum mendang-mending kayak saya lebih memilih makan di warteg atau warung makan

Saya yakin, kebanyakan kaum mendang-mending kayak saya pasti lebih memilih makan di restoran yang pengunjungnya tinggal makan daripada makan di restoran yang mengharuskan pengunjungnya masak sendiri. Sudah capek-capek kerja seharian, masa kudu repot masak sendiri sebelum makan? Saya nggak paham deh pola pikir orang-orang yang rela menghabiskan uangnya untuk makan di restoran yang mengharuskan mereka masak sendiri alih-alih dimasakin orang lain.

Btw, waktu saya makan bareng atasan saya, uang yang harus dikeluarkan per orang sekitar Rp200 ribuan belum termasuk pajak. Uang segitu untuk makan sendiri dan masak sendiri? Kalau saya sih mending skip.

Baca halaman selanjutnya

Kalau dibandingkan dengan makan di warteg…

Baca Juga:

Setahun Jadi Pelayan Restoran Bintang Tiga, Saya Malah Kalah Jago Melayani Dibanding Dapur Keluarga Istri

Pengalaman Pertama Makan di Restoran Fine Dining: Pelayanan, Menu, Harga Semuanya Bikin Syok

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 15 April 2023 oleh

Tags: kaum mendang mendingrestoran
Raden Muhammad Wisnu

Raden Muhammad Wisnu

Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung yang bekerja sebagai copywriter. Asal dari Bandung, bercita-cita menulis buku. Silakan follow akun Twitternya di @wisnu93 atau akun Instagram dan TikToknya di @Rwisnu93

ArtikelTerkait

Solaria: Restoran Family Friendly yang Tahan Diguncang Pesaing

Solaria: Restoran Family Friendly yang Tahan Diguncang Pesaing

17 Juli 2022
Scan Barcode Menu di Kafe, Dalih Efisiensi Jatuhnya Malah Merepotkan Pelanggan

Scan Barcode Menu di Kafe, Dalih Efisiensi Jatuhnya Malah Merepotkan Pelanggan

11 Januari 2024
Pengalaman Table Manner dan Alasan Restoran Mahal Porsinya Sedikit terminal mojok.co

Pengalaman Table Manner dan Pembuktian Restoran Mahal Porsinya Sedikit

6 Desember 2020
Ciputat Timur, Tempat Tinggal Terbaik bagi Pekerja Rantau Jakarta yang Memilih Hidup Pas-pasan

Ciputat Timur, Tempat Tinggal Terbaik bagi Pekerja Rantau Jakarta yang Memilih Hidup Pas-pasan

15 April 2024
Steak Moen-Moen Restoran Steak Underrated yang Sajikan Menu Enak Nggak Pakai Mahal Terminal Mojok

Steak Moen-Moen: Restoran Steak Underrated yang Sajikan Menu Enak Nggak Pakai Mahal

13 September 2022
Menebak Apa yang akan Terjadi jika Karen’s Diner Resmi Dibuka di Indonesia Terminal Mojok

Menebak Apa yang akan Terjadi jika Karen’s Diner Resmi Dibuka di Indonesia

15 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman Saya Menemani Anak 3 Tahun untuk Sunat (Unsplash)

Pengalaman Saya Sebagai Bapak Milenial Mengalahkan Rasa Takut untuk Menemani Anak Sunat di Usia 3 Tahun

29 Mei 2026
Niat Cari Ketenangan dengan Naik Sepeda Federal Warisan Bapak Berujung Kesal karena Dicibir Pesepeda Lain Mojok.co

Niat Healing dengan Naik Sepeda Federal Warisan Bapak Berujung Kesal karena Cibiran Pesepeda Lain

27 Mei 2026
Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar” Mojok.co

Culture Shock Warga Cepu Pindah ke Malang, Banyak Orang Ngomong Kebolak-balik dan “Kasar”

28 Mei 2026
Bersyukur Tidak Lolos Tes CPNS Setelah Difitnah Pakai Ordal (Unsplash)

Bersyukur Tidak Lolos CPNS Setelah Lulus SMA karena Difitnah Teman Dekat kalau Saya Ikut Seleksi Pakai Ordal

28 Mei 2026
3 Alasan Mengapa Teror Pocong Tidak Akan Laku di Jogja, Klitih Lebih Nyata dan Lebih Mengerikan ketimbang Pocong Palsu!

3 Alasan Teror Pocong Tidak Akan Laku di Jogja, Klitih Lebih Nyata dan Lebih Mengerikan ketimbang Pocong Palsu!

26 Mei 2026
Ketika Jogja Menampar Orang Makassar yang Sedang Merantau (Unsplash)

Culture Shock Orang Makassar ketika Merantau ke Jogja: Ketika Sopan Santun Orang Jogja Lebih Misterius ketimbang Rumus Fisika Kuantum

27 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.