Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Redmi 5 Adalah Bukti Xiaomi Kadang-kadang Terlalu Baik

Rafie Mohammad oleh Rafie Mohammad
29 Juli 2020
A A
Redmi 5 adalah Bukti Xiaomi Kadang-kadang Terlalu Baik MOJOK.CO

Redmi 5 adalah Bukti Xiaomi Kadang-kadang Terlalu Baik MOJOK.CO

Share on FacebookShare on Twitter

Saat kita berbicara mengenai ponsel dengan label harga terjangkau, Xiaomi tentunya menjadi salah satu jenama (brand) yang paling sering menjadi bahan perbincangan, khususnya di kalangan pemerhati gawai. Sejak pertama kali muncul di Indonesia dengan Redmi 1S, lini produk Redmi yang “murah” terus menjadi tumpuan hingga berkembang menjadi subbrand tersendiri. Salah satunya adalah Redmi 5.

Xiaomi, pada dasarnya merupakan salah satu jenama revolusioner yang mampu mengubah pola pikir masyarakat, khususnya di Indonesia. Ketika masyarakat masih skeptis terhadap produk dengan harga 1 sampai 2 jutaan (saat itu memang banyak yang murahan), apalagi yang berasal dari Cina, Xiaomi menggebrak dengan produk yang relatif lebih berkualitas sekaligus mampu mempertahankan konsistensinya hingga saat ini. Tanpa banyak koar-koar, kualitas produk Xiaomi sudah membuktikan kalau mereka tak seperti banyak merek lain yang menawarkan harga murah saja, tetapi spesifikasi, build quality, dan keawetannya wadidaw. Sudah banyak orang yang puas dengan produk Xiaomi, termasuk saya.

ADVERTISEMENT

Saya bukan pengguna baru. Ponsel yang saya gunakan adalah Redmi 5 yang notabene sudah dirilis global sejak akhir 2017 (lalu dirilis di Indonesia pada Februari 2018). Saya membeli ponsel ini dalam keadaan bekas pada pertengahan 2018 dengan harga 1,3 juta rupiah (saat itu, harga barunya 1,6 jutaan).

Saat itu saya tak menduga, produk dengan harga sebegitu murahnya masih bisa membuat saya enjoy menggunakannya hingga hari ini. Padahal, saat ini seri Redmi telah mencapai seri kesembilan alias sudah melangkah empat generasi. Apa tidak mantap?

Dengan bobot standar dan build quality yang baik, body metal dari Redmi 5 terasa solid di tangan dan membuatnya terasa cukup premium, terlebih dalam pilihan warna hitam legam seperti milik saya. Feel-nya bahkan lebih baik dibanding produk 1-2 juta rupiah terbaru yang hanya cantik dilihat, tetapi terasa murahan saat dipegang karena berbahan plastik. Selain itu, layar HD+ 18:9 berukuran 5,7 incinya sangat pas menurut saya. Cukup luas dan nyaman digunakan, tetapi nggak segede gaban sehingga merepotkan saat digunakan dengan satu tangan macam ponsel-ponsel belakangan ini. Fungsional sekaligus masih cukup bergaya.

Akan tetapi, jujur saja saya tak suka ponsel-ponsel modern yang mengejar ketipisan (termasuk Redmi 5) dengan mengorbankan kenyamanan memegang dalam waktu lama. Bikin pegal. Keren doang, enak kagak. Bandingkan saja dengan ponsel seperti Asus Zenfone 2 (yang seumuran) dengan body belakang yang melengkung dan terasa sangat “alami” di tangan. Ditambah konsekuensi dari body metal yang licin di tangan, saya jadi terpaksa pakai case agar genggaman lebih nyaman.

Performa Redmi 5 ini…menurut saya spesial untuk kelas harga dan usianya. Chipset paket hemat Qualcomm Snapdragon 450 dikombinasikan RAM 3 GB dan ROM 32 GB masih ngangkat untuk memainkan game yang relatif berat seperti Call of Duty Mobile, PES 2020, Real Racing 3, dan NBA 2K19. Meski resolusi grafisnya “mentok kiri”, saya tak bisa protes.

Udah hape lawas, murah, ya kali minta banyak. Setidaknya framerate-nya tidak patah-patah dan masih playable. Untungnya saya tidak pernah memakai ponsel mahal dalam jangka panjang sehingga mata saya santai saja dengan resolusi low. Lucunya, prosesor tua ini masih saja dipakai Samsung di Galaxy M11 yang baru dirilis dua bulan lalu seharga 2,099 juta. Samsung sehat?

Baca Juga:

Kebohongan Pengguna iPhone yang Membuat Android Dianggap Murahan

4 Hoaks tentang Hape Xiaomi yang Sering Dipercaya Orang, Menyesatkan dan Nggak Berdasar

Resolusi layar apa adanya, dikombinasikan chipset hemat daya dan sistem operasi yang efisien membuat baterainya relatif mencukupi untuk penggunaan harian dari pagi hingga sore hari. Saat heavy use tentu saja kondisinya berbeda, tetapi efisiensinya bisa dibilang sangat baik untuk kapasitas 3.300 mAh. Sebalnya, hape ini fast charging, artinya “saat ngecas mesti fast” alias puasa pakai hape agar tidak makin lambat ngisinya.

Hal yang paling less favorite adalah kameranya. Meski sensornya 12 MP (yang relatif umum di masanya), tetapi hasil fotonya kurang memuaskan bahkan ketika suplai cahaya memadai. Selain kurang detail, warnanya juga terhitung kurang vivid dibanding aslinya. Jangankan pemandangan, masa depan yang cerah saja bisa-bisa jadi suram dibuatnya.

Di luar spesifikasi, Xiaomi juga cukup berhasil dalam menghadirkan user experience yang baik. Meski dikategorikan sebagai ponsel terjangkau, MIUI-nya tetap sama baiknya dengan yang disematkan di produk Xiaomi yang lebih mahal. Ciamik sekaligus tidak memberatkan sistem meski banyak fitur. Salah satu yang satisfying adalah MIUI di Redmi 5 sudah sejak lama mendapat update fitur navigasi layar full screen gesture macam iPhone terbaru, yang membuat keberadaan tombol virtual recent, home, dan back menjadi tidak wajib. Fitur ini belum umum dipakai di Android masa itu sehingga bisa dibilang Xiaomi melampaui zaman.

Xiaomi juga relatif tidak pelit untuk men-develop update sistem operasi produk lawasnya. Selain mendapatkan satu kali major update sehingga mentok ke Android 8.1 Oreo, MIUI-nya juga dua kali major update hingga MIUI 11. Sayang sekali, tampaknya MIUI 12 tidak tersedia untuk Redmi 5. Tak masalah, karena banyak brand lain yang bahkan tak memberi update sama sekali bagi produk entry-level.

Singkatnya, bagi saya Xiaomi Redmi 5 bisa dibilang produk yang berhasil memberikan pengalaman memuaskan dalam jangka panjang, bahkan hingga hari ini. Tak heran, Xiaomi memang sering memberikan produk terjangkau dengan value yang amat baik tak hanya dari segi spesifikasi, tetapi juga pengalaman penggunaan.

Saking baiknya, kadang-kadang generasi produk yang lebih baru malah tak memberikan kelebihan value yang menonjol dibanding pendahulunya, misalnya seri Redmi 6 dan Note 6 (vs Redmi 5 dan Note 5) atau Redmi Note 9 (vs Redmi Note 8). Kalau ada sesuatu yang bisa menggambarkan kata-kata “terlalu baik”, tampaknya Xiaomi adalah salah satunya.

Sumber gambar: IG @azrael_service.

BACA JUGA Sesempurna-sempurnanya Innova Diesel, Tetap Ada Bagian Menyebalkannya dan ulasan otomotif Rafie Mohammad lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 29 Juli 2020 oleh

Tags: hape murahredmi 5redmi notexiaomi
Rafie Mohammad

Rafie Mohammad

ArtikelTerkait

Tahun 2024 Jadi Tahun yang Seru buat Pasar Smartphone: Banyak Brand yang Menggila, tapi Ada Juga yang Ngebadut

Tahun 2024 Jadi Tahun yang Seru buat Pasar Smartphone: Banyak Brand yang Menggila, tapi Ada Juga yang Ngebadut

4 Agustus 2024
Transsion Holdings, Anak Baru yang Sok-Sokan dan Langsung Merajai Segmen Hape Murah di Indonesia

Transsion Holdings, Anak Baru yang Sok-Sokan dan Langsung Merajai Segmen Hape Murah di Indonesia

20 Juli 2024
Butuh HP Android Murah? Lirik Ponsel Zaman Old untuk Alternatif di Tengah Pandemi! Memangnya Ada Stiker Miskin Kalau Pakai HP Xiaomi dan Sepeda Motor Beat?

Memangnya Ada Stiker Miskin Kalau Pakai HP Xiaomi dan Sepeda Motor Beat?

12 November 2019
Review Redmi Note 4X setelah 6 Tahun: HP Paling Awet yang Pernah Saya Miliki

Review Redmi Note 4X setelah 6 Tahun: HP Paling Awet yang Pernah Saya Miliki

10 Agustus 2023
Hape Xiaomi Redmi A1, Ponsel Sejutaan yang Membuat Saya Melupakan iPhone 11 Pro

4 Hoaks tentang Hape Xiaomi yang Sering Dipercaya Orang, Menyesatkan dan Nggak Berdasar

2 Februari 2025
unboxing hp

Terima Kasih Tukang Review dan Unboxing HP

26 September 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pertemukan dengan duit Rp100 miliar, saya akan bangun usaha kue, laundry kiloan, dan toko buku Mojok.co

Pertemukan dengan duit Rp100 miliar, saya akan bangun usaha kue, laundry kiloan, dan toko buku

29 Juli 2026
Menguak cara kerja dan cuan jasa war tiket konser yang mencapai jutaan rupiah Mojok.co

Menguak cara kerja dan cuan jasa war tiket konser yang bisa mencapai jutaan rupiah

30 Juli 2026
Saya kapok pakai tumbler mahal yang tahan panas dingin, mendingan tetap setia pakai botol Tupperware jadul kesayangan Ibu

Saya kapok pakai tumbler mahal yang tahan panas dingin, mendingan tetap setia pakai botol Tupperware jadul kesayangan Ibu

29 Juli 2026
Honda Vario 150 keyless, motor sialan yang berhasil bikin saya malu di hadapan bos Mojok.co

Honda Vario 150 keyless, motor sialan yang berhasil bikin saya malu di hadapan bos

28 Juli 2026
QRIS Dianggap sebagai Puncak Peradaban Kaum Mager, tapi Sukses Bikin Pedagang Kecil Bingung

Membayangkan Indonesia masa kini tanpa QRIS, transaksi akan benar-benar ribet

29 Juli 2026
Alasan modal Rp100 miliar lebih baik "disulap" jadi bisnis laundry daripada usaha yang ikuti tren Mojok.co

Alasan modal Rp100 miliar lebih baik “disulap” jadi bisnis laundry daripada usaha yang ikuti tren

2 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.