Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

Rasanya Gitu Aja, kok Bisa Janji Jiwa dan Kopi Kenangan pada Suka?

Riyanto oleh Riyanto
3 November 2021
A A
Kopi Kenangan vs Janji Jiwa
Share on FacebookShare on Twitter

Kalo ada waralaba kedai kopi paling hits se-Nusantara, Kopi Kenangan dan Janji Jiwa adalah yang paling populer. Mereka ada di mana-mana dan memiliki menu yang kurang lebih mirip. Nggak mau berhenti di minuman aja, mereka mencoba untuk ekspansi ke ranah cemilan juga. Yang satu menggandeng Cerita Roti, yang satunya lagi puna Jiwa Toast—yang menurut selera saya, rasanya hambar dan jauh lebih enak Roti John, hahahaha.

Lantas, jika sudah membahas industri kedai kopi masa kini, baik yang waralaba maupun yang nggak, kebanyakan—atau malah hampir semua—memiliki menu yang dianggap signature. Tetapi, jatuhnya hanya copy-paste dari yang sudah-sudah, dan menu tersebut adalah kopi susu gula aren.

Banyak yang mengklaim kopi susu gula jawa adalah signature drink mereka dan mengubah namanya menjadi macem-macem. Formula biasanya adalah penggabungan antara “es kopi” ditambah “nama kedai”. Masalahnya adalah, es kopi susu gula jawa itu ya rasanya gitu-gitu aja, nggak yang unik-unik banget, kok iso malah jadi signature drink? Signature drink kan kudunya unik dan nggak ada yang sama dengan kedai kopi lain, ya? Lah kalo signature-nya kopi susu gula jawa, kan jatuhnya mirip semua. Paling beda tipis, kedai sini agak asem, kedai sana agak pahit, kedai sono kemanisen.

Masalah kopi susu gula aren juga terjadi di dua waralaba paling hits, Kopi Kenangan dan Janji Jiwa. Keduanya punya es kopi susu gula jawa dengan dua nama berbeda, yang satu Kenangan Mantan, yang satu lebih sederhana dengan sebutan Kopi Susu. Nah, karena saya terlewat iseng, saya membeli dua kopi susu gula jawa tersebut untuk mengetahui, seberapa unik masing-masing rasanya. Dan berikut ini adalah opini pribadi saya terkait dua kopi susu gula jawa dari Kopi Kenangan dan Janji Jiwa.

Kopi susu gula aren milik Kopi Kenangan

Sebutannya Kenangan Mantan, meski mbuh lah kok iso dinamai kayak gitu. Rasa kopi susu yang satu ini ya sama aja kayak kopi susu gula jawa pada umumnya. Meski setelah saya seruput berkali-kali dan berkonsentrasi tinggi, saya bisa sedikit menemukan perbedaan, dan itu adalah hal bagus.

Saya lumayan yakin kalau kopi untuk membuat espresso di Kenangan Mantan menggunakan house blend robusta mix arabica entah berapa pun perbandingannya, atau malah full arabica. Sehingga setelah dicampur menjadi kopi susu gula jawa, rasa kopinya nggak nendang ke ujung mulut. Pernah nggak minum kopi susu gula jawa, terus abis minum, ada sensasi nyegrak nggak enak gitu? Itu istilahnya aftertaste, dan biasanya yang bikin aftertaste nyegrak gitu, karena penggunaan kopi robusta yang di-roasting sampe hitam meling-meling. Bagi saya, sensasi nyegrak pahit setelah nyeruput itu nggak menyenangkan sama sekali.

Kenangan Mantan tidak memberikan aftertaste nyegrak kayak gitu, sehingga nyaman-nyaman saja pada setiap seruputan. Celakanya, karena menggunakan kopi mix (bukan coffeemix yo) robusta+arabica, menjadikan rasa kopi susu yang satu ini nggak terlalu kuat rasa kopinya, cenderung lebih manis, dan tentu saja ada sensasi asam dari kopi arabicanya. Jadi, buat kalian yang seneng kopi strong, nggak terlalu manis, dan nggak ada asem-asemnya, saya pikir kalian nggak akan terlalu suka Kenangan Mantan.

Kopi susu gula aren milik Janji Jiwa

Sebelum masuk ke kopi susu gula jawa Janji Jiwa, saya mau sedikit mbacot mengenai racikan kopi susu gula jawa pada umumnya. Sederhananya, kopi susu gula jawa hanyalah café late yang ditambah gula jawa. Yang sering membuat menu itu kadang nggak enak—bagi saya—adalah jenis kopi yang dijadikan espresso, dan selanjutnya adalah kualitas gula jawa itu sendiri.

Baca Juga:

Kopi Janji Jiwa Mungkin Sudah Bukan di Posisi Teratas Kopi Kekinian, tapi Menyebutnya Air Comberan Jelas Adalah Penghinaan

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

Dari segi kopi, jika yang digunakan adalah full robusta yang di-roasting gelap sampai kinclong mirip kecoa, hasilnya kopinya bakal pahit-pahit gosong nyegrak. Seperti yang saya singgung di bagian Kenangan Mantan, sensasi nyegrak paska minum kopi sangat mengganggu bagi saya. Bagi sebagian orang, kopi seperti itu bisa bikin sakit perut. Saya memiliki teman yang sampai bolak-balik ke toilet setelah minum kopi susu gula jawa yang espressonya pekat banget. Pekatnya itu bukan pekat karena it is a good espresso, tetapi lebih ke pekat gosong gitu.

Kebanyakan kopi susu gula jawa menggunakan kopi full robusta yang di-roasting gelap karena memang lebih murah ketimbang mix robusta+arabica. Tentu saja harga lebih murah akan membuat margin HPP lebih tinggi, sehingga cuan lebih banyak. Tetapi, ya hasil kopinya kayak gitu.

Nah, faktor lain yang mempengaruhi kopi susu gula jawa adalah, ya gula jawanya itu sendiri. Saya lumayan mengapresiasi kedai kopi yang niat membuat gula jawa cair dengan merebus gula jawa, alih-alih langsung membeli gula jawa cair. Gula jawa cair di pasaran itu entah bagaimana rasanya agak bau obat, setidaknya bagi saya kayak gitu. Saya nggak bilang semuanya, tetapi beberapa yang pernah saya coba, kebanyakan seperti itu. Dan kalo ada kopi susu gula jawa yang pake gula jawa cair jenis itu, pasti rasanya jadi agak ada rasa-rasa obatnya kayak gitu.

Lantas, bagaimana dengan kopi susu gula jawa milik Janji Jiwa? Apakah mereka memiliki masalah dari kebanyakan kopi susu gula jawa yang saya sebutkan tadi? Well, untungnya saya nggak memiliki masalah terkait gula jawa yang digunakan. Hanya saja, Kopi Susu—sebutan kopi susu gula jawa mereka—memiliki masalah dengan kopi yang mereka gunakan.

Saya sengaja meminum Kenangan Mantan dan Kopi Susu berganti-gantian, dan selepas meminum Kenangan Mantan dan beralih ke Kopi Susu, rasanya njomplang pol. Rasa kopinya dominan, dan saya lumayan yakin kopi yang digunakan adalah full robusta yang diorasting gelap. Kalo ternyata mereka menggunakan mix robusta+arabica, well, berarti ada yang salah entah di proses mana sehingga rasanya bisa pahit pekat dan nyegrak gitu.

Pun setelah menelan satu seruputan penuh, aftertaste yang tertinggal adalah pahit nyegraknya itu tadi, dan bagi saya, itu sungguh tidak menyenangkan. Sungguh sangat disayangkan menurut saya, mengingat rasa Kopi Susu milik Janji Jiwa sangat umum ditemui ditemui di mana-mana. Sudah kopi susu gula jawa gampang ditemui, eh ternyata rasanya juga plek mirip sama rata-rata kopi susu gula jawa. Simpel, saya bisa bilang bahwa rasa Kopi Susu milik Janji Jiwa sungguh identik dengan kopi susu gula jawa milik Sebelas Coffee yang juga langsung saya beli waktu itu untuk membuktikannya. Dan ya, keduanya memang sebelas dua belas.

Kalau dibilang mana yang lebih enak. Saya jujur saja sulit untuk memutuskan. Semua terserah Anda. Ha kalau saya suruh milihin kalian, aku yo ra kuat, aku yo remuk.

Sumber gambar: Pixabay

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 3 November 2021 oleh

Tags: janji jiwakopi kenanganpilihan redaksi
Riyanto

Riyanto

Juru ketik di beberapa media. Orang yang susah tidur.

ArtikelTerkait

Memahami Konklaf, Proses Rahasia Pemilihan Paus yang Sakral dan Penuh Mitos

Memahami Konklaf, Proses Rahasia Pemilihan Paus yang Sakral dan Penuh Mitos

25 April 2025
20 Film Korea Selatan Terbaik Sepanjang Masa Terminal Mojok

20 Film Korea Selatan Terbaik Sepanjang Masa

8 September 2022
5 Rumah Tua Bersejarah di Gunungkidul yang Layak Dikunjungi Terminal Mojok

5 Rumah Tua Bersejarah di Gunungkidul yang Layak Dikunjungi

23 Maret 2022
Review Wizzmie Surabaya, Saingan Mie Gacoan di Jagat Kuliner Mie Pedas

Review Wizzmie Surabaya, Saingan Mie Gacoan di Jagat Kuliner Mie Pedas

31 Oktober 2023
Daihatsu Sigra Mobil yang Menjawab Semua Impian terminal mojok

Daihatsu Sigra: Mobil yang Menjawab Semua Impian

24 November 2021
Stasiun Purworejo Sudah Betul Jadi Cagar Budaya Saja, Tidak Perlu Diaktifkan Kembali Mojok.co

Stasiun Purworejo Sudah Betul Jadi Cagar Budaya Saja, Tidak Perlu Diaktifkan Kembali

5 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bantul Nggak Punya Bioskop, tapi Warlok Nggak Kekurangan Tontonan Menghibur karena Ada Jathilan hingga Lomba Voli Mojok.co

Hidup di Bantul Tanpa Bioskop akan Baik-baik Saja Selama Ada Jathilan hingga Tanding Voli

23 April 2026
Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Adalah Komentar Paling Jahat dan Tidak Perlu Mojok.co

Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Itu Jahat dan Nirempati

26 April 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co pasar rebo

Derita Orang Pasar Rebo, Jauh dari Jakarta Bagian Mana pun, Malah Lebih Dekat ke Depok!

22 April 2026
Outfit Kabupaten, Hinaan Orang Kota pada Pemuda Kabupaten yang Nggak Adil, Mereka Juga Berhak Berekspresi!

Outfit Kabupaten, Hinaan Orang Kota pada Pemuda Kabupaten yang Nggak Adil, Mereka Juga Berhak Berekspresi!

25 April 2026
Nelangsanya Jadi Warga Jawa Timur, Belum Genap 6 Bulan, Sudah Banyak Pemimpinnya Tertangkap KPK

Nelangsanya Jadi Warga Jawa Timur, Belum Genap 6 Bulan, Sudah Banyak Pemimpinnya Tertangkap KPK

23 April 2026
3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung, Iri kepada Kota Bandung Mojok.co

3 Hal yang Membuat Warga Kabupaten Bandung Iri pada Kota Bandung

27 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma
  • YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”: Definisi Rindu Itu Bersifat Universal
  • Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita
  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.