Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

QRIS Memang Memudahkan, tapi Pembayaran Tunai Tetap Sah dan Tidak Boleh Ditolak!

Arsyanisa Zelina oleh Arsyanisa Zelina
27 November 2025
A A
QRIS Memang Memudahkan, tapi Pembayaran Tunai Tetap Sah dan Tidak Boleh Ditolak!

QRIS Memang Memudahkan, tapi Pembayaran Tunai Tetap Sah dan Tidak Boleh Ditolak!

Share on FacebookShare on Twitter

Metode pembayaran dengan QRIS sejujurnya memang sangat membantu. Tidak perlu repot tarik uang tunai, dan repot dengan banyak bawaan. Cukup dengan satu device kamu bisa belanja dan beli apa pun lewat QRIS. Sedangkan pembayaran tunai, butuh extra step yang sudah dibabat habis oleh pembayaran cashless.

Tapi, bukan berarti pembayaran uang tunai juga jadi nggak berlaku dong. Saya sendiri tipe yang masih selalu menyiapkan cash ketika ke mana pun. Saldo e-wallet ada, uang cash pun ada, hati jadi lebih nyaman. Secara undang-undang, penggunaan uang tunai juga masih sah untuk bertransaksi.

Cuma akhir-akhir ini jadi sering kali banyak cerita, kalau ada tempat-tempat yang tidak lagi menyediakan pembayaran tunai. Untungnya sih bukan di Kediri ya, kalau di sini malah masih banyak yang terima tunai daripada QRIS. Sedangkan di kota besar, mulai banyak tempat yang menerapkan QRIS only.

Tentu, ini jadi sebuah topik diskusi, ada yang menilai itu karena QRIS memang lebih efektif, tapi juga ada yang menilai seharusnya uang tunai tetap harus sah diterima. Dan saya salah satunya yang setuju bahwa pembayaran tunai tidak seharusnya digeser.

Rawan internet ngadat tiba-tiba yang bikin kamu nggak jadi bisa bayar

Bayangkan, ketika kamu sudah pede ke mana-mana pakai modal e-wallet tinggal bayar QRIS, tanpa diduga internet kamu ngadat di sana, atau nggak sadar kuotamu habis, nggak ada wifi pula. Repot juga kan pasti, nggak jadi bisa kebeli barang yang kamu mau. Kalau nggak gengsi, bisa minta tolong orang sekitar atau kasir yang berjaga untuk numpang wifi. Tapi, jadi cukup membantah bahwa penggunaan QRIS itu efektif, karena buktinya ada saja kendala yang terjadi.

Makanya, paling tenang kalau tetap bawa uang cash biar pun jumlahnya nggak banyak. Bisa buat jaga-jaga kalau ada hal yang tidak diinginkan seperti di atas. Dan pemilik usaha juga seharusnya tidak boleh menolak pembayaran tunai untuk situasi seperti ini.

Nggak semua orang melek teknologi, gimana nasib orang tua

Kalau seluruh pembayaran digeser ke cashless dan tidak ada yang mau terima cash, nyatanya ada generasi yang tidak begitu paham kinerja QRIS. Jangankan QRIS, e-wallet aja nggak paham. Taunya cuma simpan uang di bank, itupun nggak punya m-banking. Mau mengelak, nyatanya banyak orang tua yang begini kan. Ibu saya sendiri contohnya, mau saya ajari pun sudah terlanjur mager orangnya.

Ya memang, kita harus mengikuti perkembangan zaman, tapi tetap nggak bisa dimungkiri kalau banyak orang tua yang mau diajari pun tetap kesulitan dan males ribet di versi mereka. Kalian pasti relate dengan ini kan. Toh kembali lagi, pembayaran tunai masih sah digunakan kok.

Baca Juga:

QRIS Masuk Desa, yang Ada Cuma Keribetan dan Bikin Cepat Miskin

Toko Masih Terima Pembayaran Tunai di Zaman Serba Scan Bukan karena Cuci Uang, tapi karena Alasan Ini

QRIS juga masih rawan penipuan

Kalau pakai uang tunai, ada ketakutan uang palsu. Walaupun rasanya kasus ini amat jarang terjadi, setidaknya lebih jarang dari kasus penipuan dengan metode QRIS yang ternyata uangnya tidak masuk. Sudah berapa kali terjadi, sesama pengusaha jadi saling mengingatkan untuk mengecek detail uang yang masuk ketika customer melakukan payment via QRIS.

Di beberapa kasus pelaku seolah memberi bukti pembayaran ke kasir yang ternyata adalah editan. Kembali lagi, contoh kasus ini membantah kalau QRIS only adalah metode pembayaran paling efektif. Sebab nyatanya masih ada kelemahannya juga.

Biar pun ini adalah kesalahan oknum, tapi ada sesuatu yang harus diwaspadai. Mau diberlakukan QRIS only bukan berarti memberantas penipuannya, justru malah makin gampang karena modal ngedit doang. Bisa jadi kasir juga tidak ngeh, apalagi saat kondisi pengunjung ramai. Nggak perlu terlalu digaungkan berlebihan hanya karena modern.

Saya sendiri tidak menolak kemajuan teknologi, dan saya akui payment QRIS juga membantu untuk pembayaran melalui bank mana pun. Tapi, menolak pembayaran tunai rasanya berlebihan, apalagi tidak ditambah dengan opsi pembayaran lain seperti menggunakan debit. Nggak semua loh, ready untuk ke mana-mana cuma pake QRIS. Kalau ternyata turis, atau mungkin orang Indonesia yang lama tinggal di luar negeri dan pas pulang kampung cuma bawa cash dan debit kan juga butuh fasilitas lain selain QRIS.

Sekali lagi, pembayaran tunai itu masih tetap sah untuk transaksi jual beli, dan lebih berguna di saat-saat genting. Jadi, tidak seharusnya tempat usaha menolak pembayaran tunai.

Penulis: Arsyanisa Zelina
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 6 Dosa Pembayaran QRIS yang Banyak Merepotkan Pedagang

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 November 2025 oleh

Tags: alat pembayaran sahcashless onlypembayaran tunaiQRIS
Arsyanisa Zelina

Arsyanisa Zelina

Penulis lepas dari Kediri. Kerjanya di toko kpop dan fans berat NCT. Cinta dengan nulis sejak SMA. Selain buat iseng nguneg, juga iseng berkarya sebagai penulis AU di X dan Karyakarsa.

ArtikelTerkait

QRIS Dianggap sebagai Puncak Peradaban Kaum Mager, tapi Sukses Bikin Pedagang Kecil Bingung

QRIS Dianggap sebagai Puncak Peradaban Kaum Mager, tapi Sukses Bikin Pedagang Kecil Bingung

14 November 2025
Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan Pembayaran QRIS ke Pembeli  Mojok.co

Dear Konsumen, Jangan Mau “Ditipu” Warung yang Mengenakan Biaya Tambahan QRIS ke Pembeli 

17 Januari 2026
Tegal Tempat Merantau Paling Cocok untuk Orang Jogja, Banyak Kemiripannya! Mojok.co

3 Harapan Saya untuk Calon Wali Kota Tegal: Tertibkan Gelandangan, Bangkitkan Persegal!

15 September 2024
Bank Jago Bank Digital Terbaik dengan 3 Kekurangan (Unsplash)

Bank Jago: Bank Digital Terbaik dengan 3 Kekurangan

15 Juni 2023
Gen Z Nggak ke ATM, tapi Langsung Tarik Tunai sama Teman Sendiri

Gen Z Nggak ke ATM, tapi Langsung Tarik Tunai sama Teman Sendiri

10 Februari 2025
Bertobatlah Wahai Kalian yang Mengucapkan QRIS Jadi Kyuris!

Bertobatlah Wahai Kalian yang Mengucapkan QRIS Jadi Kyuris!

7 Februari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Unpopular Opinion, Mojokerto Adalah Kota Paling Layak untuk Hidup Bahagia Sampai Tua Mojok.co

Mojokerto, Kota yang Tak Pernah Move On dari Masa Lalunya dan Tak Bisa Lepas dari Apa-apa yang Berbau Majapahit

2 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

Kata Siapa Tinggal di Gang Buntu Itu Aman dan Nyaman? Rasakan Sensasinya Ketika Gang Buntu itu Ditumbuhi Kos-kosan

1 April 2026
Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak di Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd Mojok.co

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

5 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026
8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh Mojok.co

8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh

31 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Lulusan Soshum Merasa Gagal Jadi “Orang”, Kuliah di PTN Terbaik tapi Belum Bisa Penuhi Ekspektasi Orang Tua
  • Ditolak UGM Jalur Undangan, Antropologi Unair Selamatkan Saya untuk Tetap Kuliah di Kampus Bergengsi dan Kerja di Bali
  • Gaya Hidup Pemuda di Desa Saat Ini bikin Kaget: Habiskan Gaji Kecil buat Ikuti Tren Orang Kaya, Target Kerja Sebatas buat Beli iPhone Lalu Resign
  • Orang Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Salatiga Selama Masih Anti-Srawung, Modal Financial Freedom pun Tak Cukup
  • Kerja di Pabrik, Kuliah S2, dan Dihajar Asam Lambung
  • Putus Kuliah dari PTS Elite demi Masuk “Jurusan Buangan” di PTN: Menang di Gengsi, tapi Lulus Jadi “Gelandangan” Dunia Kerja

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.