Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Purwokerto, Tempat Ternyaman untuk Merayakan Patah Hati

Gabriel Bezaleel Matahari oleh Gabriel Bezaleel Matahari
14 Agustus 2024
A A
Purwokerto, Tempat Ternyaman untuk Merayakan Patah Hati

Purwokerto, Tempat Ternyaman untuk Merayakan Patah Hati (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Betul kata Pandji Pragiwaksono, Purwokerto itu tidak istimewa, tapi nyaman. Termasuk untuk urusan patah hati. Bagi seorang yang pernah menghuni Purwokerto selama lebih dari 4 tahun, saya bisa mengambil sebuah nyamannya Purwokerto untuk sebuah tempat merayakan patah hati.

 ***

Kembali untuk sebuah urusan ke Purwokerto, sebenarnya hal yang biasa saja. Namun untuk merasakan kembali menelusuri Jalan H. R. Boenyamin, hingga sekitar kampus Unsoed pada akhirnya membawa sebuah memori yang sebenarnya tidak patut untuk dirasakan kembali.

Melihat tenda kuning susu Superman, yang punya banyak varian rasa, dan aroma roti bakarnya yang menggelitik hidung. Ditambah lagi cara dia bercerita yang antusias, dan senyumnya yang sedikit menghangatkan malam. Ah, betapa pinggir jalanan Purwokerto pun dapat bercerita.

Lukisan Bioskop Rajawali yang menjadi ciri khas, pasti juga menarik kembali ingatan, di mana seorang perjaka yang mulai merasakan adanya kupu-kupu yang beterbangan di perut untuk mengajak si gadis menikmati film terbaru.

Sambil pulangnya bercerita di atas roda dua berdiskusi atas film yang telah ditonton dengan lagak seperti kritikus film yang tau bagaimana seharusnya cerita dalam film dirangkai.

Terus begitu beberapa waktu, dan setelah sekian lama berani menyatakan perasaan, karena dinasehati oleh Endah n Rhesa saat konsernya di lapangan Soemardjito agar rasa itu dinyatakan daripada hidup dalam penyesalan.

Ya, dan akhirnya jawaban datang, dan penolakan tanpa kejelasan, serta menghilang bersama mendung yang datang. Perayaan patah hati pun dimulai.

Baca Juga:

Mengaku dari Purwokerto Lebih Praktis Dibanding dari Kabupaten Banyumas

Julukan “Blok M-nya Purwokerto” bagi Kebondalem Cuma Bikin Purwokerto Terlihat Minder dan Tunduk pada Jakarta

Sendiri menikmati getir hati di Purwokerto 

Saya sendiri menerjang dingin ke Bukit Tranggulasih, sambil menunggu matahari terbit, walau hati sedang sakit. Pulangnya mencari nasi tim depan patung kuda. Perut kenyang, tapi getir di hati tak kunjung hilang.

Hari berikutnya, saya pergi ke curug untuk membasuh otak agar senyumannya segera hilang. Ternyata air curug hanya bikin menggigil. Pindah-pindah curug pun tetap sama. Yang berbeda hanya jalan menuju curugnya yang punya bermacam rintangan.

Malamnya mencoba mencari makan di angkringan Stasiun Timur Purwokerto yang punya banyak rasa untuk membakar semangat perayaan patah hati. Dan saat itu entah kenapa angkringan pun jadi sangat enak.

Saya kemudian memutuskan untuk berjalan di alun-alun Purwokerto, meminum ronde yang saat itu murahnya minta ampun. Sambil melihat orang berlalu lalang, anak kecil berlarian dan pengamen yang suaranya fals malah jadi rusak suasana. Akhirnya pulang, dan kawan pun mengajak ke burjo, eh malah kopinya hambar, dan omelette si Aa tidak enak, soalnya dia bertanya tentang si gadis.

Yang istimewa hanya dia

Esoknya, entah kenapa, Jalan H. Madrani Purwokerto begitu gelap. Mendung bergelayut, sakit hati pun menyambut. Saya memilih untuk menaruh perih hati di kosan saja. Tapi sekuat apa pun perih hati saya tinggal, ia menggelayuti saya hingga mengenakan toga di Graha Widyatama.

Saatnya untuk kembali ke H. R. Boenyamin yang jalannya penuh sesak, lalu ditemani playlist salah satu radio Purwokerto yang memutar lagu galau yang menjadi pemicu perayaan patah hati masa lampau.

Sambil bersandar pada pintu mobil, nyamannya patah hati itu semua dapat terlampiaskan di Purwokerto. Lewat tempat yang disinggahi, orang-orangnya, bahkan rasa makanannya semua menjadi akumulasi tentang nyamannya Purwokerto.

Terima kasih Pandji Pragiwaksono yang kembali mengingatkan bahwa Purwokerto itu tidak istimewa. Sebab, yang istimewa hanya dia.

Penulis: Gabriel Bezaleel Matahari
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA 5 Tempat Pacaran di Purwokerto kalau Sedang Bokek, Suasana Romantis dan Murah Meriah

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 Agustus 2024 oleh

Tags: Patah Hatipurwokerto
Gabriel Bezaleel Matahari

Gabriel Bezaleel Matahari

ArtikelTerkait

Nama Baik Purwokerto Rusak Berkat Ulah Tukang Parkir Liar (Unsplash)

Sisi Gelap yang Merusak Nama Baik Purwokerto karena Ulah Tukang Parkir Liar Hobi Menyerobot Lahan yang Bukan Milik Mereka

3 Mei 2025
6 Fakta Menarik tentang Purwokerto yang Perlu Kalian Ketahui Terminal Mojok

6 Fakta Menarik tentang Purwokerto yang Perlu Kalian Ketahui

28 Agustus 2022
Purwokerto Mulai Tidak Aman Bagi Mahasiswa Pendatang (Unsplash)

Purwokerto yang Sejuk dan Tenteram Mulai Menjelma Menjadi Kota yang Tidak Aman Bagi Mahasiswa Pendatang

5 November 2023
Rekomendasi Kado Nikahan Mantan disertai Kandungan Makna Mendalam terminal mojok.co

Rekomendasi Kado Nikahan Mantan dengan Kandungan Makna Mendalam

8 Desember 2020
Alun-alun Purwokerto Jadi Semakin Cantik Setelah Renovasi, tapi Tetap Problematik

Alun-alun Purwokerto Jadi Semakin Cantik Setelah Renovasi, tapi Tetap Problematik

2 April 2024
Rekomendasi Lagu Sedih yang Bikin Nangis biar Patah Hati Kamu Makin Khusyu terminal mojok.co

Rekomendasi Lagu Sedih yang Bikin Nangis biar Patah Hati Kamu Makin Khusyu

14 Maret 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

8 Istilah Bau dalam Bahasa Jawa, dari Prengus sampai Badheg

15 Januari 2026
MR DIY Tempat Belanja yang Lebih Nyaman, Lengkap, dan Worth It ketimbang Miniso

MR DIY Tempat Belanja yang Lebih Nyaman, Lengkap, dan Worth It ketimbang Miniso

11 Januari 2026
Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja Mojok.co

Alasan Lupis Legendaris Mbah Satinem Jogja Cukup Dikunjungi Sekali Aja

16 Januari 2026
Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

Rasanya Tinggal di Rumah Subsidi: Harus Siap Kehilangan Privasi dan Berhadapan dengan Renovasi Tiada Henti

15 Januari 2026
Meski Bangkalan Madura Mulai Berbenah, Pemandangan Jalan Rayanya Membuktikan kalau Warganya Dipenuhi Masalah

Meski Bangkalan Madura Mulai Berbenah, Pemandangan Jalan Rayanya Membuktikan kalau Warganya Dipenuhi Masalah

17 Januari 2026
4 Kebohongan Solo yang Nggak Tertulis di Brosur Wisata

4 Kebohongan Solo yang Nggak Tertulis di Brosur Wisata

16 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi
  • Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan
  • Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM
  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri
  • Gotong Royong, Jalan Atasi Sampah Menumpuk di Banyak Titik Kota Semarang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.