Fasilitas lebih terbatas dibandingkan kota-kota besar
Kalau kalian tipe orang yang senang bepergian ke mal, pertimbangkan kembali untuk pindah ke Purwokerto. Sebab, di daerah ini hanya ada satu pusat perbelanjaan yakni Rita Supermall. Nggak bisa tuh hidup seperti di Jakarta atau kota besar dengan nongkrong dari satu mal ke mal lain.
Sebenarnya, barang-barang yang dijual di Rita sudah cukup untuk kebutuhan sehari-hari, tapi memang tidak update dan lengkap seperti mal-mal di Jakarta. Itu mengapa kalau kalian penggemar barang-barang bermerek dan harus selalu up to date, sangat nggak cocok tinggal di sini.
Transportasi umum di kota-kota besar pun masih lebih baik daripada Purwokerto. Apalagi Jakarta yang sistem transportasi publiknya adalah yang terbaik di Indonesia. Walau belum sempurna, transportasi di sana ada beragam dan lumayan terintegrasi. Hal itu berbeda dengan Purwokerto. Di sini hanya ada bus Trans Banyumas dan angkot. Orang-orang lebih senang jalan kaki kalau tujuannya terjangkau tanpa kendaraan.
Jadi, jangan berharap ada transportasi yang canggih seperti MRT atau LRT di tempat Purwokerto ya. Jangan berharap juga semua sudah terintegrasi. Kenyataannya, tanpa kendaraan pribadi, mobilitas warga di Kota Satria masih terbatas.
Bukan, tulisan ini tidak bermaksud merendahkan Purwokerto. Hanya saja, sebagai orang sini, saya ingin memaparkan yang sejelas-jelasnya. Jangan sampai orang Jakarta atau orang kota besar lain yang pindah ke Purwokerto kecele dengan narasi “wangi” yang beredar di luar sana.
Kenyataannya, tiap daerah punya keunggulan dan kekurangan masing-masing. Banyak daerah Purwokerto yang memang menenangkan dibanding kota-kota besar, tapi ya itu, banyak juga fasilitas yang belum bisa menyaingi kota-kota besar. Jadi, kalian yang ingin pindah, bersiaplah.
Penulis: Sinta Azizah Destiarani
Editor: Kenia Intan
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.




















