Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pulau Cubadak, Surga Kecil di Tanah Sumatera Barat

Faiz Al Ghiffary oleh Faiz Al Ghiffary
26 Mei 2023
A A
Pulau Cubadak, Surga Kecil di Tanah Sumatera Barat

Pulau Cubadak, Surga Kecil di Tanah Sumatera Barat (Muhamad Izzul Fiqih via Wikimedia Commons)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau kalian berkunjung ke Pulau Cubadak yang berlokasi di kawasan Wisata Mandeh, Sumatera Barat, kalian bakal melihat sepotong kecil surga yang jatuh ke bumi.

Menyebut Sumatera sebagai Swarnadwipa atau Pulau Emas, sepertinya belum cukup untuk mewakili pulau ini, khususnya Sumatera Barat. Nyatanya, sejauh 43 kilometer dari Kota Padang, ada wajah lain Sumatera yang nggak melulu soal emas. Wajah inilah yang kemudian sering disebut-sebut sebagai Raja Ampat-nya Sumatera Barat. Secara administrasif, lokasinya berada di Kecamatan IX Koto Tarusan, Pesisir Selatan, Sumatera Barat.

Secara lanskap wilayah, pesisir selatan Sumatera memang sungguh memukau. Bentang alam yang terdiri dari laut, hutan, dan pegunungan merupakan berkah tersendiri bagi wilayah ini. Dari sana berbagai potensi pariwisata bermunculan, termasuk juga Raja Ampat-nya Sumbar tadi. Iya, apalagi kalau bukan Wisata Mandeh.

Meskipun nggak tumbuh selayaknya pariwisata Bali atau Lombok, karena satu dan lain alasan, jika bicara soal ke-eksotis-an wilayah, Wisata Mandeh tak kalah saing. Sebenarnya, Wisata Mandeh merupakan kawasan yang terintegrasi dari berbagai tempat dan berbagai pulau. Mulai dari dari Pulau Soetan atau Sutan, hingga Pulau Cubadak yang lebih cocok disebut sebagai potongan surga.

Untuk sampai di kawasan Wisata Mandeh dari Kota Padang, kita bisa menempuh jalur Carocok Tarusan. Jalur ini bisa dibilang cukup aman untuk kendaraan apa pun karena landai. Setelah tiba di kawasan Wisata Mandeh, untuk bisa tiba di Pulau Cubadak, kita bisa menempuh dua jalur. Pertama, naik speedboat dari Pantai Carocok Painan. Kedua, naik kapal dari Pelabuhan Mandeh dengan estimasi waktu sekitar 15-20 menit.

Kondisi Pulau Cubadak terkini

Pulau Cubadak cenderung memiliki perairan yang tenang. Kondisi ini dipengaruhi oleh lokasinya yang tidak berhadapan langsung dengan laut lepas, melainkan berada di teluk. Di pulau yang tercipta dari potongan surga tersebutlah istilah Raja Ampat-nya Sumatera Barat muncul.

Sebelum pandemi Covid-19, Pulau Cubadak berpuluh tahun lamanya dikelola oleh investor asing. Pihak pengelola sendiri memiliki hak ekslusif pada pulau ini. Hak tersebut yang kemudian membatasi para wisatawan, tidak sembarang orang boleh berkunjung ke sini. Pulau ini hanya diperuntukkan bagi mereka yang akan menginap. Bahkan kapal yang berlayar di wilayah ini tidak diperbolehkan meski sekadar mampir sebentar.

Namun kondisi pandemi meruntuhkan kejayaan pengelola Pulau Cubadak. Kondisinya kini lebih mirip seperti pulau mati. Hanya tersisa bekas bangunan serta fasilitas penunjang yang sudah lapuk dimakan usia. Meski begitu, hal ini tidak mengurangi sedikit pun kecantikan Pulau Cubadak yang tumbuh secara natural.

Baca Juga:

Pantai Air Manis Padang, Lokasi Legenda Malin Kundang yang Cukup Dikunjungi Sekali Saja

Cerita Orang Jakarta Selatan di Perantauan: Dicap Anak Gaul, padahal Aslinya Biasa Aja

Kecantikan tersebut juga tergambar dari alaminya ekosistem di sana. Maka jangan heran jika kita bisa menjumpai spesies hewan seperti monyet ekor panjang atau babi hutan dengan mudah di sana.

Tawaran baru

Kalau sekadar menikmati sinar matahari di pantai atau menikmati pantai yang bersih cukup mainstream, Pulau Cubadak menawarkan hal baru yang mungkin tidak dimiliki pantai-pantai lain. Makanya tak berlebihan kalau Pulau Cubadak cocok disebut potongan surga.

Tawaran baru dari pulau ini adalah kehidupan air bawah lautnya yang merupakan salah satu terbaik di Sumatera. Kurang afdal rasanya kalau sampai di pulau ini tapi tidak snorkeling. Sebab, koral pipa dan koral gelembung di bawah laut sudah menanti kita untuk berjumpa. Beberapa sumber lokal bahkan menyebutkan, jika beruntung, kita bisa ditemani ikan badut dan kura-kura selama snorkeling.

Selain itu, di Pulau Cubadak, kita bisa hiking. Tenang saja, jalur trekking sudah ditata sedemikian rupa untuk memudahkan akses menuju puncak. Dengan sedikit mendaki bukit, kita akan menyaksikan pemandangan lanskap alam yang memperlihatkan gugusan pulau-pulau di sekitarnya.

Selain snorkeling dan hiking, kita juga bisa menikmati Pulau Cubadak dengan cara berkeliling. Birunya laut dipadukan dengan hijaunya pepohonan dalam hamparan pulau seluas 40 kilometer persegi sayang sekali jika dilewatkan begitu saja. Maka mengelilingi pulau jadi alternatif lain untuk menikmati private island yang ada di pesisir selatan Sumatera Barat ini.

Datang dan nikmati sendiri surga kecil bernama Pulau Cubadak

Tentu aslinya Pulau Cubadak jauh lebih indah dari yang sekadar saya jelaskan dalam tulisan ini. Sejarah panjangnya pulau ini bahkan tak mampu dituturkan lewat kata-kata. Maka tidak ada cara lain untuk menikmati Raja Ampat-nya Sumatera Barat ini selain berkunjung dan merasakan sendiri keistimewaannya.

Jika boleh meminjam istilah Sutan Sjahrir, dalam pesannya untuk menggambarkan keistimewaan Pulau Banda Maluku, “jangan mati sebelum ke Banda Neira“, begitu juga pesan saya untuk kalian. Jangan mati sebelum ke Pulau Cubadak. Jumpa sekali, maka kerinduan akan selalu menghantui. Tidak percaya? Silakan coba datang sendiri. Jangan lupa jaga kebersihan juga di pulau ini, ya.

Penulis: Faiz Al Ghiffary
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Pesisir Barat, Mutiara di Pojok Tanah Sumatera.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 26 Mei 2023 oleh

Tags: Pulau Cubadaksumatera barat
Faiz Al Ghiffary

Faiz Al Ghiffary

Juru tulis perusahaan swasta. Hobi ngopi dan baca apa saja

ArtikelTerkait

3 Minuman Khas yang Wajib Dicoba Ketika Berkunjung ke Sumatera Barat

3 Minuman Khas yang Wajib Dicoba Ketika Berkunjung ke Sumatera Barat

12 Oktober 2024
5 Alasan Alfamart dan Indomaret Tidak Ada di Sumatera Barat (Nur Cholis via Wikimedia Commons)

5 Alasan Alfamart dan Indomaret Tidak Ada di Sumatera Barat

10 Maret 2023
3 Hal Ini Seharusnya Ada di Bukittinggi, Hidup Pasti Akan Lebih Nyaman Mojok.co

3 Hal Ini Seharusnya Ada di Bukittinggi, Hidup Pasti Akan Lebih Nyaman

6 Januari 2024
definisi pancasilais sejarah hari lahir pancasila 1 juni 1945 mojok.co

Pancasilais dan Tidak Pancasilais Itu Gimana Cara Ngukurnya sih?

11 September 2020
Kelok 44, Manifestasi Keindahan Sekaligus Ketakutan yang Menghubungkan Kabupaten Agam dan Bukittinggi

Kelok 44, Manifestasi Keindahan Sekaligus Ketakutan yang Menghubungkan Kabupaten Agam dan Bukittinggi

6 Januari 2024
Jangan Mati Dulu Sebelum Berkunjung ke Lembah Harau Sumatera Barat Mojok.co

Jangan Mati Dulu Sebelum Berkunjung ke Lembah Harau Sumatera Barat

21 Maret 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Merasa Lebih Dihargai daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” selama Bertahun-tahun Mojok.co

Sarjana Keguruan Pilih Jadi TKW di Taiwan, Lebih Menjanjikan daripada Jadi Guru Honorer dengan Gaji “Imut” Selama Bertahun-tahun

9 April 2026
Rindu Kota Batu Zaman Dahulu yang Jauh Lebih Nyaman dan Damai daripada Sekarang Mojok.co apel batu

Senjakala Apel Batu, Ikon Kota yang Perlahan Tersisihkan. Lalu Masih Pantaskah Apel Jadi Ikon Kota Batu?  

10 April 2026
Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026
Mempertanyakan Efisiensi Syarat Administrasi Seleksi CPNS 2024 ASN penempatan cpns pns daerah cuti ASN

Wajar kalau Masyarakat Nggak Peduli PNS Dipecat atau Gajinya Turun, Sudah Muak sama Oknum PNS yang Korup!

7 April 2026
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
4 Hal yang Harus Penumpang Ketahui tentang Stasiun Duri, Si Paling Sibuk dan Melelahkan se-Jakarta Barat

Stasiun Duri Lebih Bikin Stres dari Manggarai: Peron Sempit, Tangga Minim, Kereta Lama Datang

9 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Kuliah Jurusan Sepi Peminat Unsoed Purwokerto, Jadi Jalan Wujudkan Mimpi Ortu karena Tak Sekadar Kuliah
  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.