Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Kulineran di Pracima Tuin Solo Memang Berkesan, tapi Pikir Ulang kalau Mau ke Sana

Rakryan Arkan Nandiwardhana oleh Rakryan Arkan Nandiwardhana
13 November 2024
A A
Kulineran di Pracima Tuin Solo Memang Berkesan, tapi Pikir Ulang kalau Mau ke Sana Mojok.co

Kulineran di Pracima Tuin Solo Memang Berkesan, tapi Pikir Ulang kalau Mau ke Sana (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pracima Tuin Solo tidak cocok untuk semua orang, lebih baik pikir ulang kalau mau kulineran di sana. 

Solo memiliki banyak tempat wisata yang memikat. Keberagaman destinasi wisata menjadi salah satu daya tariknya. Kalian ingin wisata religi? Ada Masjid Agung Solo dan Masjid Zayed. Kalian ingin wisata sejarah dan budaya? Ada Keraton Surakarta dan Mangkunegaran. Kulineran di Solo pun tidak kalah seru, ada begitu banyak pilihan kuliner di Solo yang menggoyng lidah. 

Salah satu tempat wisata kuliner yang populer di Solo beberapa waktu terakhir adalah Taman Pracima Tuin. Sejak selesai direvitalisasi pada 2023, taman yang berada di kawasan Pura Mangkunegaran Solo itu memiliki restoran mewah bernama Pracimasana yang dibuka untuk umum. Di sana pengunjung bisa merasakan pengalaman fine dining ala bangsawan. 

Konsep yang diangkat Pracima Tuin memang menarik. Tidak heran, ketika pertama kali dibuka, begitu sulit mengantongi reservasi ke tempat ini. Bahkan, minat yang begitu besar masih bertahan hingga sekarang, khususnya di akhir pekan. Tidak hanya orang Solo yang tertarik, orang dari luar kota pun rela jauh-jauh datang demi pengalaman kuliner unik itu. 

Sebagai salah satu orang Solo, saya jelas tidak mau melewatkan destinasi kuliner yang sempat viral ini.  Saya berkunjung ketika awal-awal resto Praciman Tuin dibuka dan beberapa bulan lalu. Kedua kunjungan itu saya lakukan bersama keluarga. Setelah kunjungan itu, rasa-rasanya saya tidak akan mampir ke tempat ini, apalagi  kalau hanya sendiri. Selain harga makanan yang menguras kantong, ada banyak alasan lain yang membuat saya malas pergi ke sana. Sekali lagi, ini menurut pendapat saya pribadi ya. 

#1 Ada dresscode yang mesti dipatuhi

Kalian tidak boleh asal bertandang ke Pracima Tuin. Ada aturan pakaian yang mesti dipatuhi. Beberapa aturan yang saya ingat, pengunjung harus mengenakan kemeja atau kaus berkerah. Selain itu, kalian tidak boleh mengenakan celana atau rok yang terlalu pendek. Untuk alas kaki, pengunjung harus menggunakan alas kaki yang tertutup. 

Apabila pengunjung memutuskan mengenakan pakaian batik, pengunjung dilarang menggunakan motif parang atau lereng. Alasannya, motif itu hanya boleh dikenakan oleh sunan atau adipati di Solo. Restoran Pracimasana dan Taman Pracima Tuin masih berada di lingkungan Pura Mangkunegaran Solo. Itu mengapa cara berpakaian mesti sopan demi menghargai adat istiadat yang sudah bertahun-tahun dijaga. Hanya saja, bagi orang-orang seperti saya yang ke mana-mana lebih sering menggunakan celana pendek dan sandal, aturan itu terasa kurang nyaman. 

#2 Pracima Tuin perlu reservasi terlebih dahulu

Pengunjung yang hendak mengunjungi Pracima Tuin diwajibkan untuk reservasi melalui link atau kontak yang tersedia. Di saat itulah pengunjung bisa memilih waktu kunjungan dan menu yang dipesan. Sebenarnya, pengunjung bisa langsung masuk ke lokasi selama slot masih tersedia. Hanya saja, ketersediaan kuota di Pracima Tuin sangatlah jarang, apalagi di akhir pekan. 

Baca Juga:

5 Sopan Santun Orang Solo yang Membingungkan dan Disalahpahami Pendatang 

Pandawa Water World Sempat Jadi Destinasi Wisata Primadona Sukoharjo sebelum Mangkrak seperti Sekarang

Seperti restoran pada umumnya, peraturan waktu di Pracima Tuin cukup ketat. Pengelola berhak untuk membatalkan reservasi kalau pengunjung telat. Tidak hanya itu, pengunjung diberi waktu maksimal 90 menit untuk menikmati hidangan dan Taman Pracima Tuin. Itu mengapa tempat ini tidak cocok untuk mereka yang suka makan dengan santai sambil ngobrol. 

#3 Makanan enak, tapi harganya mahal dan porsi sedikit

Seperti yang sudah saya singgung sebelumnya, restoran Pracimasana di Taman Pracima Tuin kebanyakan menawarkan makanan-makanan khas Solo. Soal rasa tidak perlu ditanya lagi, enak. Penyajiannya juga berkelas. Pengunjung benar-benar diperlakukan bak bangsawan ketika mampir ke tempat ini. 

Hanya saja, porsi makanan di sana terlalu sedikit, apalagi kalau dibandingkan dengan harganya yang selangit. Salah satu yang saya ingat, saya pernah memesan satu porsi bakwan seharga Rp35.000. Tebak berapa isinya? Hanya 4 bakwan saja. Tidak hanya makanan, minuman juga disajikan dalam gelas yang menurut ukuran saya cukup kecil.  

Saya akui, kunjungan ke Pracima Tuin benar-benar memberikan pengalaman kuliner yang berkesan. Ya, kapan lagi bisa makan khas Solo dengan pemandangan seindah itu. Benar-benar bak bangsawan. Hanya saja, saya akan tetap pikir-pikir ulang kalau diajak ke sana lagi. Apalagi kalau tidak bersama keluarga, bisa jadi kantong mahasiswa Solo seperti saya ini bisa jebol. 

Akan tetapi, kalau kalian benar-benar penikmat kuliner atau sedang berwisata ke Solo, tempat ini sangat saya rekomendasikan. Apalagi, di sekitar sana banyak tempat wisata menarik yang bisa dikunjungi setelah kalian mencicipi makanan di Pracima Tuin. 

Penulis: Rakryan Arkan Nandiwardhana
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Alasan Orang Jogja Malas Kulineran di Kopi Klotok

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 13 November 2024 oleh

Tags: kuliner solopracima tuinpracima tuin solopura mangkunergaransolowisata solo
Rakryan Arkan Nandiwardhana

Rakryan Arkan Nandiwardhana

Mahasiswa UNS

ArtikelTerkait

Menanti Gojek Tembus ke Desa Kami yang Sangat Pelosok (Unsplash)

“Gojek, Mengapa Tak Menyapa Jumantono? Apakah Kami Terlalu Pelosok untuk Dijangkau?” Begitulah Jeritan Perut Warga Jumantono

29 November 2025
Solo, Tempatnya Driver Ojol Ramah dan Sopan yang Susah Ditemui di Jakarta

Solo, Tempatnya Driver Ojol Ramah dan Sopan yang Susah Ditemui di Jakarta

2 Mei 2024
Mengenal Toponimi Nama Daerah di Solo, Ada yang Diambil dari Nama Tanaman!

Ironi Kota Solo: Kotanya Nyaman untuk Ditinggali, tapi Biaya Hidupnya Begitu Tinggi

24 November 2023
Sisi Gelap Solo, Serba Murah Itu Kini Cuma Sebatas Dongeng (Shutterstock)

Sisi Gelap Solo: Gaji Tidak Ikut Jakarta tapi Gaya Hidup Perlahan Mengikuti, Katanya Serba Murah tapi Kini Cuma Dongeng

11 Januari 2026
Ketoprak Jakarta dan Ketoprak Solo: Namanya Aja yang Sama, Bentuknya Beda Jauh Mojok.co

Ketoprak Jakarta dan Ketoprak Solo Namanya Saja yang Sama. Bentuk, Isi, dan Rasa Makanannya Jauh Berbeda

5 Agustus 2024
Transmart Pabelan Solo: Dulu Digdaya, Kini Menatap Muram-muram Duka

Transmart Pabelan Solo: Dulu Digdaya, Kini Menatap Muram-muram Duka

21 September 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dosa Penjual Oseng Mercon, Makanan Khas Jogja Paling Seksi (Wikimedia Commons)

Dosa Penjual Oseng Mercon Menghilangkan Statusnya Sebagai Kuliner Unik, padahal Ia Adalah Makanan Khas Jogja Paling Seksi

23 Februari 2026
Sidoarjo dan Surabaya Isinya Salah Paham, Bikin Kecewa Saja (Unsplash)

Sidoarjo Nggak Perlu Capek-capek Saingan sama Surabaya, Cukup Perbaiki Jalan yang Lubangnya Bisa Buat Ternak Lele Saja Kami Sudah Bersyukur!

24 Februari 2026
Nasi Godog, Makanan Magelang yang Nggak Ramah di Lidah Pendatang, Tampilan dan Rasanya Absurd Mojok.co

Nasi Godog Magelang, Makanan Aneh yang Nggak Ramah di Lidah Pendatang

28 Februari 2026
Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang Mojok.co

Rujak Cingur, Makanan Aneh Surabaya yang Paling Nggak Disarankan untuk Pendatang

26 Februari 2026
Alun-Alun Pekalongan: Tempat Terbaik untuk Belanja Baju Lebaran, tapi Syarat dan Ketentuan Berlaku

Pekalongan Masuk Jawa Tengah, tapi Secara Budaya Lebih Dekat dengan Atlantis

28 Februari 2026
Sidoarjo Bukan Sekadar "Kota Lumpur", Ia Adalah Tempat Pelarian Paling Masuk Akal bagi Warga Surabaya yang Mulai Nggak Waras

Lupakan Teori Kuliner PNS, di Sidoarjo Kasta Tertinggi Warung Makanan Enak Ditentukan oleh Orang-orang Waktu Bubaran Pabrik

27 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=FgVbaL3Mi0s

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.