Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Posting di Coffee Shop Terus Abis Itu Makan Promag, Jangan Menyakiti Diri demi Konten!

Zahrina Oktaviana oleh Zahrina Oktaviana
28 Januari 2020
A A
Barista Posting di Coffee Shop Terus Abis Itu Makan Promag, Jangan Menyakiti Diri demi Konten!

Barista Posting di Coffee Shop Terus Abis Itu Makan Promag, Jangan Menyakiti Diri demi Konten!

Share on FacebookShare on Twitter

Duh enak ya dia banyak duit, tiap malam minggu sukanya ngopi-ngopi sekuy canteks di coffee shop di Instastory-nya. Apalah aku yang nongkrongnya cuma di mie ayam bakso Pak Bambang

Pasti dari kamu pernah ngomong begitu saat lihat postingan teman di Instagram story, yakaaan, ngaku! Tenang, aku juga begitu kok. Hehehe. Lihat semua teman jadi kaya di Instagram dan ingin jadi kayak gitu juga. Kayaknya emang nggak ada orang miskin di Instagram, semua kaya padahal mungkin kayanya hanya bersifat semu semata.

ADVERTISEMENT

Yayaya, Instagram seolah menjadi patokan kekayaan seseorang padahal kita nggak tau apakah dia memang benar-benar kaya atau hanya eksis doang, Cyin! Tiap minggu datang ke coffee shop, dadan cantik kaya mau kondangan pake baju yang paling mahal, terus pergi sepagi mungkin biar dapat angle yang terbaik buat foto ala-ala. Foto pertama cekrek, jelek. Kedua cekrek, jelek lagi. Foto kesepuluh cekrek, eh masih jelek. Ah itumah emang orangnya yang jelek. Eh yang tidak fotogenic dan kamera face maksudnya.

Foto cewek yang terposting di Instagram adalah foto terbaiknya dari sekian banyak foto yang telah di take dengan berbagai macam angel dan gaya. Nah jadi bayangkan saat kamu melihat postingan seseorang tapi kamu masih menganggapnya jelek, itu adalah foto terbaik bagi dirinya. Memang begitulah khas cewek.

Terkadang ada orang yang rela setiap minggu datang ke coffee shop demi konten posting di Instagram. Agar bisa dilihat hitz, eksis dan kekinian, terus banyak yang like deh. Eh ada alasan lain, biar feednya rapi.

Tapi apakah sebenarnya dia kaya? Oh, belum tentu. Bisa jadi itu hanya sebuah pencitraan saja demi konten. Iya konten, konten Instagram dong tentunya. Ya tidak apa-apa jika ingin seperti itu, asal pulangnya nggak menderita karena harus konsumsi telur ceplok dan Promag sampai dapat gaji atau pemasukan bulan depan.

Sebenarnya tidak apa-apa, tapi jangan terus memaksakan keadaan agar bisa dianggap kaya hitz kekinian dan ala-ala di mata orang lain, tapi harus menyiksa diri sendiri setelahnya. Kaya di Instagram, tersiksa di real life, jangan itu berat. Biar rindunya Dilan aja cukup yang berat, gaya hidup jangan. Berlagak kaya demi haus akan pengakuan dan biar bikin iri followersnya, hoho jangan seperti itu, Ferguso.

Jika dilihat dari perkembangannya, fenomena seperti ini akan terus terjadi dan Instagram tetap akan menjadi salah satu tempat buat pencitraan. Eh tapi Instagram memang diciptakan untuk pamer sih, ya. Ya jadi sah-sah aja, asal jangan terlalu menyakiti diri karena sebuah gaya hidup.

Baca Juga:

Tasikmalaya, Kota dengan UMK Imut yang Penuh Coffee Shop Baru

Ketika Americano Dianggap Lebih Maskulin ketimbang Es Kopi Susu

Masyarakat kita tetapi terlalu terbawa akan penilaian pertama, iya ibarat cinta pada pandangan pertama. Apa yang diihat pertama kali apa yang masyarakat kita simpulkan. Sebagai contoh,

“Ih gila ya duitnya banyak, jadi bisa nongkrong terus,” atau “Wah enak ya jadi dia, jalan-jalan tiap minggu.” Eits ibarat sebuah pepatah: Jangan menilai buku dari covernya. Jangan menilai sesuatu yang hanya terlihat di luarnya saja, mungkin dia kaya di Instagram tapi kita tidak tau di real life-nya.

Dilihat dari pangsa pasar Instagram yang rata-rata anak muda, banyak yang akan mengikuti hal seperti ini. Menjadikan Instagram sebagai tempat pencitraan yang fana agar dirinya mendapat anggapan tertentu dari teman-temannya. Atau terlihat agar dia menjadi seseorang yang “wow”. Lalu apakah ini salah? Tidak, tidak salah. Namun bergayalah sesuai isi dompetmu agar tidak tersiksa dikemudian hari.

Tapi tunggu dulu, nggak semua pengguna Instagram seperti ini loh, ya. Ada pengguna Instagram yang menggunakan Instagram hanya untuk sekader menjadi viewers saja tanpa posting apa pun. Atau buat ngiktutin perkembangan film dan artis kesayangannya. Hoho jadi tak semua kemewahan yang kamu lihat di Instagram itu sebenernya memang benar “mewah” di real life-nya. Seperti yang dikatakan tadi, demi post konten, ke coffee shop mahal yang harga secangkir kopinya sama dengan satu lipstik Wardah itu, terus habis itu terpaksa makan nasi telur dan sedia Promag.

Dan buat kamu-kamu semua, jangan gampang iri dengan kehidupan yang dilihat di Instagram. Lalaa yeyeyeye, eh tapi Instagram memang diciptakan untuk pamer sih, ya. Jadi ya wajar aja banyak yang ingin pamer.

BACA JUGA Selamat Datang di Malang, Kota Sejuta Kedai Kopi atau tulisan Zahrina Oktaviana lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 Januari 2020 oleh

Tags: Coffee ShopinstagramKedai Kopikonten
Zahrina Oktaviana

Zahrina Oktaviana

Biasa dipanggil Arin, 24 tahun seorang Sarjana Akuntansi tapi hobinya nulis, nulis konten. Pengen kenalan lebih lanjut? Sekuyy add aja medsosnya.

ArtikelTerkait

konten receh

Nggak Bisa Ya Nikmatin Konten Receh IG Tanpa Nyebut Itu Settingan?

2 Maret 2020
Mempertanyakan Coffee Shop yang Mematok Harga Tanggung, Bikin Repot Pembeli Saja Mojok.co

Mempertanyakan Coffee Shop yang Mematok Harga Tanggung, Bikin Repot Pembeli Saja

30 Juni 2024
Barista Posting di Coffee Shop Terus Abis Itu Makan Promag, Jangan Menyakiti Diri demi Konten!

Barista dan Mereka yang Ngopi di Kedai Kopi Punya Standar Penampilan dan itu Menyebalkan

19 Agustus 2020
6 Coffee Shop Termurah dan Aesthetic di Tangerang Selatan terminal mojok

6 Coffee Shop Murah dan Aesthetic di Tangerang Selatan

15 Desember 2021
Menjawab Pertanyaan Kenapa Cewek Sering Mengecek Viewers Status WA dan IG Story Terminal Mojok

Menjawab Pertanyaan Kenapa Cewek Sering Mengecek Viewers Status WA dan IG Story?

24 November 2022
Pokoknya Saya Lebih Suka Ngopi di Starbucks daripada di Angkringan terminal mojok.co

Pokoknya Saya Lebih Suka Ngopi di Starbucks daripada di Angkringan

12 Januari 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg? (Unsplash)

Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg, padahal tahu gudeg yang enak, gurih, dan murah?

19 Juli 2026
Membayangkan Lamongan Punya Mal, Cari Hiburan Nggak Perlu Repot-repot ke Kabupaten Tetangga Mojok.co yusril fahriza

Lamongan butuh dipimpin Yusril Fahriza agar makin maju dan kalcer, dan saya serius!

20 Juli 2026
Jemuran, hal sepele yang bisa jadi sumber konflik penghuni kos Mojok.co

Jemuran, hal sepele yang bisa jadi sumber konflik penghuni kos

20 Juli 2026
Membayangkan Jatinangor Tanpa Unpad, ITB, IPDN, dan Ikopin: Nggak Terkenal, Nggak Berkembang, Pokoknya Menyedihkan sumedang, bandung

Berhentilah menyebut Jatinangor sebagai Bandung coret, tolong hormati Sumedang

15 Juli 2026
Perpustakaan Kota Pekalongan berbenah, akhirnya ada ruang publik yang bikin betah Mojok

Perpustakaan Kota Pekalongan berbenah, akhirnya ada ruang publik yang bikin betah 

21 Juli 2026
Konflik batin dosen nggak enakan hadapi mahasiswa pemalas: diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak Mojok.co

Konflik batin dosen nggak enakan hadapi mahasiswa pemalas: diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak

15 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.