Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Poris Plawad, Negeri di Ujung Tangerang yang Katanya Pusat Ilmu Sihir

Jaka Ghianovana oleh Jaka Ghianovana
4 November 2025
A A
Poris Plawad, Negeri di Ujung Tangerang yang Katanya Pusat Ilmu Sihir

Poris Plawad, Negeri di Ujung Tangerang yang Katanya Pusat Ilmu Sihir (Daria Rom via Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Kalau kamu belum pernah dengar nama Poris, kemungkinan besar kamu bukan orang Tangerang. Atau mungkin kamu pernah dengar, tapi mengira itu nama warung bakso. Padahal Poris itu nyata, hidup, dan berdetak—tepat di antara denyut ekonomi dan aroma mistis yang kadang bikin bulu kuduk berdiri tapi dompet tetap kering.

Saya tinggal di Poris Plawad, Cipondoh, sebuah kawasan yang kalau dilihat dari peta seperti hasil diskusi gagal antara arsitek dan dukun feng shui. Di satu sisi ada mall yang ramai, di sisi lain ada rawa-rawa yang katanya “angker tapi adem”. Tapi ya gimana, harga kontrakan di sini masih masuk akal, dan sinyal internetnya lumayan kuat, dua hal yang lebih penting dari cinta di era modern ini.

Poris terkenal karena mistis

Poris Plawad Tangerang itu seperti punya dua wajah. Siang hari, kehidupan berjalan seperti pada umumnya. Orang-orang sibuk jualan, ngojek, nganter anak sekolah, sampai debat di grup WA komplek soal sampah yang belum diangkut. Tapi malam hari, suasananya berubah. Suara jangkrik terdengar lebih religius, dan embusan angin di gang belakang terasa seperti bisikan dari dimensi lain.

Perkara dimensi lain inilah yang mau saya bahas. Ya, Poris Plawad Tangerang itu terkenal karena hal-hal mistisnya. Daerah ini memang unik, asal namanya saja (katanya) dari nama jawara.

Pernah suatu malam, saya nongkrong di warung kopi depan rumah, ngobrol ngalor-ngidul sama warga setempat. Tiba-tiba ada bapak-bapak nyeletuk, “Eh, tau gak, di blok sebelah itu ada orang bisa ngilang.” Saya pikir maksudnya ngilang dari tanggung jawab bayar iuran RT, ternyata beneran ngilang. Ngilang, ngilang. Bukan ngilang ghosting.

Sejak saat itu, saya mulai sadar: Poris Plawad bukan cuma tempat tinggal, tapi komunitas spiritual lintas dimensi.

Persatuan Orang Ahli Ilmu Sihir (POAIS)

Di Poris Plawad, gosip beredar lebih cepat dari paket GoSend. Di daerah yang memang dasarnya tidak besar, apa pun yang diucap akan menggema dan terpantul. Salah satunya: ada perkumpulan rahasia berisi para ahli ilmu sihir. Nama bekennya? “Persatuan Orang Ahli Ilmu Sihir.” Kedengarannya kayak organisasi alumni Hogwarts cabang Cipondoh.

Katanya, anggota mereka bisa bikin orang jatuh cinta cuma dengan tatapan mata. Sayangnya saya belum nemu yang begitu di dunia nyata. Ada juga cerita kalau beberapa di antara mereka bisa manggil hujan, ngilangin hujan, dan sejenisnya.

Baca Juga:

Surabaya Belum Setara Jakarta: Cukup 2 Alasan Kenapa Kota Terbesar Kedua Ini Belum Siap Jadi Venue Konser Kpop

Warga Tangerang Orang Paling Sabar Se-Jabodetabek, Sehari-hari Terjebak Tol Jakarta-Tangerang yang Absurd

Tapi lucunya, di tengah rumor supranatural itu, Poris Plawad juga penuh dengan geliat ekonomi: toko elektronik, laundry kiloan, warung pecel lele, sampai kafe estetik yang menulis “WiFi gratis asal order kopi dulu.” Artinya, walau katanya penuh dukun, Poris tetap berputar karena ekonomi, bukan mantra.

Jadi jangan kira hanya karena terkenal hal mistisnya, Poris lantas seperti daerah yang tidak terjamah peradaban. Justru daerah ini lumayan maju, untuk ukuran daerah yang tak sebegitu besar.

Harmoni dunia modern dan yang tak kasat mata

Yang paling menarik dari tinggal di Poris Plawad Tangerang adalah perpaduan unik antara kemajuan dan kepercayaan. Di satu sisi, anak muda nongkrong sambil ngonten TikTok di pinggir danau. Di sisi lain, ibu-ibu masih percaya kalau suara burung gagak jam dua pagi itu pertanda “ada yang mau datang.”

Dan memang benar. Yang datang biasanya tukang bakso lewat tengah malam.

Tapi mungkin di situlah keindahan Poris Plawad: semua keyakinan bisa hidup berdampingan. Kamu boleh startup founder yang kerja remote di kafe, tapi tetap percaya sandal kamu bisa hilang karena “disembunyikan makhluk halus”.

Poris: Hogwarts yang Kelewat Realistis

Kalau dipikir-pikir, Poris ini kayak Hogwarts versi rakyat. Cuma bedanya, tongkat sihirnya diganti sendok nasi, dan mantra paling sering dipakai adalah “besok aja deh”. Tapi semangatnya sama: hidup berdampingan antara dunia nyata dan dunia yang tak kelihatan.

Ekonomi jalan, gosip mistis juga jalan. Kadang yang bikin hidup di Poris terasa ajaib bukan karena ada dukun, tapi karena masih bisa bertahan hidup di tengah harga cabai dan BBM yang naik-turun kayak hubungan tanpa kepastian.

Jadi kalau kamu lagi main ke Tangerang dan pengin merasakan sensasi tinggal di tempat yang katanya penuh ahli sihir tapi lebih sering diserang promo Shopee, datanglah ke Poris.

Nikmati teh manis di warung pinggir jalan, dengarkan cerita mistis dari warga, lalu tutup malam dengan dengungan motor lewat di depan rumah.

Penulis: Jaka Ghianovan
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Nggak Semua Tangerang Itu Mewah dan Modern seperti BSD dan Alam Sutera, Masih Ada Kabupaten Tangerang!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 4 November 2025 oleh

Tags: daerah di tangerangdesa di tangerangporis plawad tangerangtangerang
Jaka Ghianovana

Jaka Ghianovana

Penulis asal kota Tangerang yang memiliki hobi baca buku, diskusi dan traveling, serta suka hal berbau sejarah.

ArtikelTerkait

Berangkat Kerja Naik KRL dari Cibinong ke Tangerang: Buat yang Ahli Aja

Berangkat Kerja Naik KRL dari Cibinong ke Tangerang: Buat yang Ahli Aja

19 April 2023
Sedap Malam Ciputat Dibenci Sekaligus Dicintai Penghuninya (Unsplash)

Sedap Malam Ciputat: Dibenci Sekaligus Dicintai Penghuninya

20 November 2023
Tangerang Selatan (Tangsel): Kota dengan Pertumbuhan Terdahsyat di Indonesia

Tangerang Selatan (Tangsel): Kota dengan Pertumbuhan Terdahsyat di Indonesia

14 Maret 2023
7 Rekomendasi Kuliner Maknyus di Kawasan BSD, Harganya Nggak Lebih dari 30 Ribu

7 Rekomendasi Kuliner Maknyus di Kawasan BSD, Harganya Nggak Lebih dari 30 Ribu

4 November 2023
Cisauk vs BSD, Kecamatan di Tangerang dengan Dua Wajah yang Kesenjangannya Bikin Serasa Pindah Alam tangerang raya, kabupaten tangerang, tangerang selatan, kota tangerang

Cisauk vs BSD, Kecamatan dengan Dua Wajah yang Kesenjangannya Bikin Serasa Pindah Alam

30 Oktober 2023
Sisi Gelap Kerja FnB Caci Maki Dinormalisasi Bikin Mental Hancur (Unsplash)

Sisi Gelap Bekerja di FnB Tangerang: Gaji di Bawah Standar, Owner Bengis, Caci Maki Dinormalisasi, hingga Mental yang Hancur

11 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jalan Raya Kalimalang Dibenci Sekaligus Dicintai Pengendara yang Melintas kalimalang jakarta

Jalan Raya Kalimalang Jaktim Banyak Berubah, tapi Tetap Saja Tidak Aman untuk Pejalan Kaki!

8 Mei 2026
Cita-cita Adik Saya Mati di Tangan Tes Ishihara: Sebuah Vonis Konyol dalam Dunia Pendidikan Kita

Cita-cita Adik Saya Mati di Tangan Tes Ishihara: Sebuah Vonis Konyol dalam Dunia Pendidikan Kita

6 Mei 2026
Motor dan Helm Hilang Itu Hal Biasa di UNY, Fungsi Satpamnya Saja Juga Ikutan Hilang

Motor dan Helm Hilang Itu Hal Biasa di UNY, Fungsi Satpamnya Saja Juga Ikutan Hilang

9 Mei 2026
Wahai BKN dan Panitia CPNS, Percuma Ada Masa Sanggah CPNS kalau Tidak Transparan! soal TWK daftar cpns pppk pns cat asn

Terima Kasih untuk Siapa pun yang Mencetuskan dan Melaksanakan Ide CAT CPNS, Tes yang Tak Pandang Bulu, Tak Pandang Siapa Dirimu

13 Mei 2026
Pasar Wilis Malang, Surga Buku Bekas yang Kini Menunggu Mati (Pixabay)

Merindukan Pasar Wilis Malang, Surga Buku Bekas yang Kini Sepi Menunggu Mati

10 Mei 2026
Predikat Cumlaude Kini Basi dan Tidak Prestisius Lagi karena Terlalu Banyak Mahasiswa Memilikinya Terminal

Predikat Cumlaude Kini Basi dan Tidak Prestisius Lagi karena Terlalu Banyak Mahasiswa Memilikinya

10 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.