Polanharjo, Kecamatan Ternyaman untuk Ditinggali di Kabupaten Klaten

Polanharjo, Kecamatan Ternyaman untuk Ditinggali di Kabupaten Klaten

Polanharjo, Kecamatan Ternyaman untuk Ditinggali di Kabupaten Klaten (Tommy Gustaviano Yeza via Wikimedia Commons)

Polanharjo adalah salah satu kecamatan yang terletak di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Terlahir dan tumbuh besar di kecamatan ini menjadi salah satu hal yang selalu saya syukuri karena Polanharjo adalah sebaik-baiknya tempat tinggal di Klaten. Kecamatan Polanharjo memiliki luas daerah sekitar 23,84 kilometer persegi dan terdiri dari 18 desa. Berbatasan dengan Kecamatan Delanggu di sisi Timur, Kecamatan Ceper di sisi Selatan, Kecamatan Tulung di sisi Barat, dan Kecamatan Sawit Boyolali di sisi Utara.

Suasana pedesaan yang asri dengan hamparan sawah yang masih luas dengan pemandangan Gunung Merapi dan Merbabu membuat siapa pun nyaman tinggal di sini. Meskipun lokasinya termasuk pedesaan, akses untuk mobilitas keluar kota cukup mudah. Seperti yang saya sampaikan di atas, kecamatan ini adalah kecamatan paling nyaman untuk ditinggali di Klaten.

Banyak sumber mata air di Kecamatan Polanharjo Klaten

Berada di kawasan lereng Gunung Merapi membuat daerah ini memiliki banyak sumber mata air atau biasa disebut umbul. Di Kecamatan Polanharjo sendiri tercatat ada beberapa sumber mata air, yaitu mata air Sigedang, Ponggok, Wangen, Besuki, dan Kapilaler. Kebutuhan air bersih untuk kehidupan sehari-hari sudah pasti tercukupi saat tinggal di sini. Airnya melimpah, bening, sehat, dan segar.

Selain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, sumber mata air ini juga sangat mendukung untuk sistem irigasi. Sebagian masyarakat yang bekerja di sektor perikanan dan pertanian pun mudah mendapatkan air untuk mengairi sawah mereka. Rasa-rasanya kekeringan nggak akan pernah terjadi di daerah ini.

Bukti nyata dari melimpahnya sumber air adalah berdirinya perusahaan air mineral merek nasional terbesar di Indonesia PT. Tirta investama (AQUA) di kecamatan ini. Perusahaan AQUA ini mengambil air dari sumber mata air umbul Sigedang.

Nggak usah bingung mau liburan ke mana karena banyak objek wisata di sini

Hal lain yang bikin nyaman tinggal di Kecamatan Polanharjo Klaten adalah objek wisata di sini cukup banyak. Banyaknya sumber mata air dimanfaatkan pemerintah setempat untuk mengembangkan sektor pariwisata, terutama di sektor wisata air. Sektor wisata ini mampu menyerap tenaga kerja dari penduduk sekitar dan mewadahi UMKM yang ada untuk berjualan di sekitar lokasi wisata.

Ada banyak objek wisata yang bisa dikunjungi untuk healing tipis-tipis. Beberapa objek wisata sering dikunjungi wisatawan dari luar daerah seperti dari Solo, Boyolali, Sukoharjo, dan Jogja. Sebut saja Wisata Umbul Ponggok yang terkenal dengan snorkeling dan foto underwater-nya. Ada juga Wisata Umbul Siblarak yang menawarkan sensasi mandi di kolam air di tengah persawahan sekaligus menyediakan wahana outbound. Kalau pengin healing sambil river tubing atau sisir sungai, kalian bisa datang ke Rivermoon.

Selain tempat yang saya sebutkan ini, masih banyak tempat wisata lainnya di Kecamatan Polanharjo Klaten yang bisa dikunjungi. Pokoknya kalau tinggal di sini nggak perlu jauh-jauh healing, deh. Selain banyak tempat wisata yang bisa dikunjungi, harga tiket masuk ke berbagai objek wisata di Polanharjo juga masih masuk akal dan terjangkau.

Kalau healing ala saya sih cukup datang ke salah satu umbul dan berenang pagi-pagi sebelum matahari terbit. Rasanya sungguh segar sekali. Penat hilang dan pikiran seketika cerah kembali. Setelah puas menceburkan diri ke kolam dengan sumber air alami yang bening gemlinding itu, lanjut makan gorengan dan minum segelas lemon tea hangat yang dijual di sekitar lokasi umbul.

Gimana? Ada yang mau cobain healing ala saya? Cus datang ke Kecamatan Polanharjo Klaten, Gaes.

Baca halaman selanjutnya

Industri rumahan yang beragam di Polanharjo

Banyak industri rumahan yang membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar

Selain sektor wisata yang maju, industri rumahan atau industri rumah tangga di Polanharjo Klaten juga berkembang. Misalnya industri rumahan pandai besi yang membuat aneka produk alat rumah tangga seperti pisau, wajan, erok-erok, dll. Ada juga industri kerajinan tanduk, kipas bambu, dompet, tas batik, dan aneka suvenir.

Banyaknya industri rumahan ini secara otomatis membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Peluang anak muda yang ingin berwirausaha juga terbuka lebar. Bahkan orang yang kerja kantoran pun bisa nyambi bekerja di industri rumahan ini sepulang kerja demi mendapatkan penghasilan tambahan. Pokoknya nggak susah untuk mendapatkan pekerjaan kalau kalian tinggal di Polanharjo.

Sarana dan prasarana di Polanharjo Klaten lengkap

Kecamatan Polanharjo Klaten memiliki sarana dan prasarana yang lengkap. Sebut saja fasilitas pendidikan dan kesehatan ada di sini. Kalau sakit, warga bisa langsung datang ke puskesmas. Sementara fasilitas pendidikan dari PAUD sampai jenjang SMA ada di sini. Para siswa Polanharjo nggak perlu sekolah jauh-jauh dari rumah. Pondok pesantren pun ada di sini.

Meski fasilitas pendidikan cukup lengkap, sayangnya belum ada perguruan tinggi di Polanharjo Klaten. Biasanya, pemuda sini melanjutkan pendidikan tinggi ke kabupaten lain yang jaraknya nggak terlalu jauh dari sini.

Ada kawasan pemancingan Janti, pusat kuliner ikan

Selain umbul, kawasan pemancingan Janti juga merupakan tempat yang paling sering dikunjungi orang untuk memanjakan perut. Sebagian besar penduduk di Desa Janti, Kecamatan Polanharjo, bekerja di sektor perikanan dan hampir semua warga Janti memiliki kolam ikan.

Mereka menyediakan kolam pemancingan ikan sekaligus warung makan dengan menu aneka olahan ikan. Menu yang dijual biasanya lengkap. Mulai dari ikan kakap, lele, mujair, ikan tombro cumi, udang, dll. Semua dijual lengkap dengan nasi, sambal, lalap, sayur, buah, dan kerupuk. Ikan yang diolah merupakan ikan segar yang ditangkap dari kolam dan dimasak sesuai pesanan pembeli. Kawasan pemancingan Janti cukup luas sehingga mampu menampung banyak pengunjung.

Warga Kecamatan Polanharjo Klaten sendiri nggak perlu bersusah payah mencari tempat luas untuk mengadakan acara seperti arisan, rapat, reunian, ulang tahun, dll., karena di area pemancingan Janti bisa disulap jadi tempat pertemuan untuk banyak orang. Bahkan orang dari luar daerah Klaten juga kerap mengadakan acara di sini.

Rata-rata orang yang pernah makan di sini merasa puas dan ingin kembali lagi. Rasa makanan di sini cukup enak, porsinya pas, dan yang paling penting harganya terjangkau. Selain pemancingan Janti, di Kecamatan Polanharjo Klaten juga banyak angkringan, warung soto, warung sate, warung bakso dan mie ayam, hingga warung bakmi dan nasi goreng.

Jadi…

Itulah beberapa alasan yang membuat Polanharjo menjadi kecamatan paling nyaman di Kabupaten Klaten. Suasananya yang tenang dan jauh dari hiruk pikuk kota merupakan nilai plus tinggal di sini. Bahkan kecamatan ini juga cocok buat para pensiunan yang ingin menikmati masa tua lebih dekat dengan alam.

Saran saya, cobalah mampir ke Polanharjo kalau lewat Klaten. Sekadar berenang di umbul atau makan ikan di kawasan pemancingan Janti. Dijamin nagih. Sebenarnya masih banyak kelebihan Kecamatan Polanharjo, misalnya harga makanan di sini masih murah dan penduduknya ramah. Siapakah penduduknya yang ramah itu? Ya saya ini to yaaa…

Penulis: Fitri Handayani
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Katanya Klaten Bersinar, kok Jalannya Gelap Gulita?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Exit mobile version