Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

Pilih Kursi Sesama Perempuan di KAI Access: Fitur Baru yang Wajib Dirayakan

Noor Annisa Falachul Firdausi oleh Noor Annisa Falachul Firdausi
2 April 2025
A A
Pilih Kursi Sesama Perempuan di KAI Access: Fitur Baru yang Wajib Dirayakan

Pilih Kursi Sesama Perempuan di KAI Access: Fitur Baru yang Wajib Dirayakan (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

KAI Access meluncurkan fitur baru yang memungkinkan penumpang memilih kursi sesama perempuan.

Bepergian seorang diri bagi seorang perempuan terkadang bisa berubah menjadi momok menyeramkan. Memang nggak dapat dimungkiri bahwa melakukan perjalanan seorang diri atau solo traveling menyenangkan. Akan tetapi, banyak bahaya yang mengintai para perempuan di luar sana.

Indonesia secara relatif memang lebih aman jika dibandingkan dengan India, yang lebih dulu mendapatkan predikat buruk sebagai negara paling nggak aman untuk perempuan. Tapi kita, para perempuan, nggak akan pernah bisa memprediksikan apa yang bakal terjadi ketika keluar rumah dan menggunakan transportasi umum.

Di banyak berita yang dipublikasikan oleh media massa, online, maupun masyarakat menunjukkan bahwa banyak kasus kekerasan seksual yang terjadi di kendaraan umum. Selama bulan Januari hingga Oktober 2024 saja, tercatat terjadi 57 kasus pelecehan seksual di KRL Commuter. Ini baru laporan dari KAI Commuter dan hanya dalam jangka waktu sepuluh bulan. Masih banyak kasus yang mungkin luput dari perhatian.

Fakta tersebut memang kelam. Namun beruntungnya KAI selalu menjadi yang paling gercep untuk menindak dan memperbarui fasilitas agar nggak terjadi kejadian serupa. Gebrakan terbaru KAI adalah dengan menyediakan fitur baru agar para perempuan bisa memilih seat yang bisa bersebelahan dengan perempuan lain.

Fitur ini bisa dicoba di aplikasi KAI Access dan berlaku untuk kereta api jarak jauh (KAJJ). Sistemnya adalah kita memasukkan informasi NIK sebelum memilih seat di aplikasi. NIK yang telah di-input inilah yang akan mengidentifikasikan apakah kita laki-laki atau perempuan.

Nantinya di seat map akan muncul seat berwarna pink yang berarti seat tersebut milik perempuan, abu-abu untuk menandakan laki-laki, dan putih untuk seat yang kosong.

Dulu memilih seat saja harus gambling

Saya pribadi belum mencoba fitur baru KAI Access ini. Sejauh ini saya cuma membaca tanggapan dari media sosial, terutama X. Mayoritas perempuan menyambut baik fitur baru ini. Saya pun sepemikiran. Sebab saya juga berharap agar transportasi di Indonesia menerapkan hal ini.

Baca Juga:

Kapok Naik KA Bengawan, Sudah Booking Tiket Jauh Hari Malah Duduk Nggak Sesuai Kursi

Ambarawa Ekspres, Kereta Api yang Menyesatkan Calon Penumpang

Sebelum ada fitur ini, memilih seat di KAJJ seperti memilih kucing dalam karung alias gambling. Saya sering banget merasa ketar-ketir jika mendapat seat yang bersebelahan dengan laki-laki, apalagi jika seat yang tersisa tinggal sedikit. Padahal kita sebagai penumpang sudah cukup pusing berurusan dengan trik memilih seat yang nggak mundur dan window seat.

Saya merasa nggak nyaman jika duduk bersebelahan dengan laki-laki asing, baik itu di kereta ekonomi maupun eksekutif. Saya juga merasa lebih aman jika sebelah saya sesama perempuan.

Beruntungnya keberuntungan saya tiap memilih seat di kereta lewat KAI Access selalu bekerja. Sejauh ini saya hanya satu-dua kali bersebelahan dengan laki-laki. Saya hampir selalu dapat teman satu row perempuan atau malah nggak ada sebelahnya sama sekali.

Sebenarnya ada cara lain untuk bisa duduk dengan sesama perempuan, yaitu dengan membeli tiket secara offline. Jika kita beli tiket di loket secara go show, petugas loket KAI akan secara otomatis menempatkan kita di seat yang sebelahnya perempuan juga.

Fitur baru KAI Access yang harus dirayakan

Saya mengapresiasi betul fitur baru ini. Fitur ini membuat penumpang, khususnya perempuan yang pergi sendirian, lebih nyaman. Dan mungkin ini juga merupakan tindak lanjut dari kasus pelecehan seksual di kereta yang dialami oleh beberapa orang. Di pembaruan aplikasi KAI Access pun tertulis bahwa fitur baru ini bertujuan agar para perempuan merasa lebih nyaman dan aman selama perjalanan.

Izinkan saya untuk menceritakan juga bahwa sistem pilih seat berdasarkan jenis kelamin ini juga ada di Turki, negara tempat saya tinggal saat ini. Di transportasi jarak jauh, seperti bus dan kereta api, kami bisa melihat seat mana yang dipilih oleh perempuan maupun laki-laki.

Kami biasanya membeli tiket bus di Obilet dan kereta api di E-bilet. Di kedua aplikasi ini, sebenarnya kami nggak perlu input TC Kimlik (NIK Turki). Saat memilih seat, kami akan secara otomatis ditanyai jenis kelamin. Di aplikasi akan ditampilkan seat berwarna biru untuk penanda bahwa seorang laki-laki yang memilih seat tersebut, pink untuk perempuan, dan abu-abu untuk seat kosong.

Walaupun nggak perlu memasukkan NIK, sejauh ini saya belum pernah menjumpai “perempuan jadi-jadian” atau laki-laki yang berpura-pura menjadi perempuan saat memilih seat di aplikasi.

Di Indonesia, semua rentan disalahgunakan

Di Turki, memang nggak ada yang berpura-pura menjadi lawan jenis. Tapi di Indonesia, jangan diragukan lagi bahwa kebijakan sebaik apapun akan disalahgunakan oleh kaum dungu.

Di TikTok sudah bertebaran para laki-laki otak udang yang berencana menyalahgunakan fitur baru KAI Access ini. Mereka mau menggunakan kesempatan ini untuk dengan sengaja duduk di sebelah perempuan. Mereka akan memakai NIK milik saudara atau teman perempuannya.

Seorang content creator mengungkapkan bahwa ia akan memakai NIK perempuan demi bisa duduk sebelahan dan mengobrol dengan perempuan cantik adalah bukti bahwa otak mereka berukuran mikro. Apa pun intensinya, ini adalah bentuk penyalahgunaan dan bisa juga mengarah ke kekerasan seksual. Fitur yang diciptakan demi bisa membawa ruang aman bagi perempuan pun masih dicari celahnya oleh laki-laki.

Fitur baru KAI Access ini memang masih beta yang masih harus melalui trial and error. Walaupun fitur ini memang menjadi angin segar bagi para perempuan, tapi agaknya KAI masih harus me-review secara berkala biar nggak ada laki-laki yang dengan sengaja menyalahgunakan fitur baru ini.

Penulis: Noor Annisa Falachul Firdausi
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Pengalaman Saya Ikut War Tiket Kereta Api 3 Hari Berturut-turut: Lebih Susah daripada Menang Giveaway.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 2 April 2025 oleh

Tags: kai accesskereta apikursi kereta apitiket kereta api
Noor Annisa Falachul Firdausi

Noor Annisa Falachul Firdausi

Alumnus UGM asal Yogyakarta yang lagi belajar S2 Sosiologi di Turki

ArtikelTerkait

Pengalaman Menggunakan Female Seat Map KAI Sejauh Ini: Hanya Menampilkan Penumpang Saat Berangkat dan Kecolongan Saat Ada yang Tukar Tempat

Pengalaman Menggunakan “Female Seat Map” KAI Sejauh Ini: Hanya Menampilkan Penumpang Saat Berangkat dan Kecolongan Saat Ada yang Tukar Tempat

25 Mei 2025
Dari Bandung ke Bekasi Cuma Modal Rp15 Ribu, Naik Apa Terminal Mojok

Dari Bandung ke Bekasi Cuma Modal Rp15 Ribu, Naik Apa?

17 Januari 2023
Kereta Api Serayu, Kereta yang Menguji Kesabaran Penumpang

Kereta Api Serayu, Kereta yang Menguji Kesabaran Penumpang

21 Januari 2024
Meratapi Kebijakan Transit Commuter Line Dhoho-Penataran yang Semakin Rumit

Meratapi Kebijakan Transit Commuter Line Dhoho-Penataran yang Bikin Ruwet Penumpang

7 Juni 2023
Pelabuhan Merak Bikin Sengsara Pengguna Kereta Api, Masak Harus Muter 2 KM Cuma buat Cetak Tiket?

Pelabuhan Merak Bikin Sengsara Pengguna Kereta Api, Masak Harus Muter 2 KM Cuma buat Cetak Tiket?

18 Desember 2023
Memilih Kursi Kereta Api Ekonomi Premium Itu Nggak Perlu Pakai Rumus, Ini Hanya Perkara Hoki!

Memilih Kursi Kereta Api Ekonomi Premium Itu Nggak Perlu Pakai Rumus, Ini Hanya Perkara Hoki!

7 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda Mojok.co

Kelurahan Batununggal dan Kecamatan Batununggal: Nama Mirip dan Sama-sama di Bandung, tapi Takdirnya Berbeda

15 Januari 2026
6 Warna yang Dibenci Tukang Bengkel Cat Mobil karena Susah dan Ribet Mojo.co

6 Warna yang Dibenci Tukang Bengkel Cat Mobil karena Susah dan Ribet

13 Januari 2026
Stasiun Slawi, Rute Tersepi yang (Masih) Menyimpan Kenangan Manis

Stasiun Slawi, Rute Tersepi yang (Masih) Menyimpan Kenangan Manis

15 Januari 2026
Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

Terlahir sebagai Orang Tangerang Adalah Anugerah, sebab Saya Bisa Wisata Murah Tanpa Banyak Drama

14 Januari 2026
Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg Mojok.co

Alasan Orang Luar Jogja Lebih Cocok Kulineran Bakmi Jawa daripada Gudeg

17 Januari 2026
Bekasi Justru Daerah Paling Nggak Cocok Ditinggali di Sekitaran Jakarta, Banyak Pungli dan Banjir di Mana-mana

Bekasi: Planet Lain yang Indah, yang Akan Membuatmu Betah

13 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ne8V7SUIn1U

Liputan dan Esai

  • 2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup
  • Brownies Amanda Memang Seterkenal Itu, Bahkan Sempat Jadi “Konsumsi Wajib” Saat Sidang Skripsi
  • Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan
  • Pascabencana Sumatra, InJourney Kirim 44 Relawan untuk Salurkan Bantuan Logistik, Trauma Healing, hingga Peralatan Usaha UMKM
  • Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna
  • Bagi Zainal Arifin Mochtar (Uceng) Guru Besar hanya Soal Administratif: Tentang Sikap, Janji pada Ayah, dan Love Language Istri

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.