Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pertigaan Reni Jaya Pamulang: Surga bagi Pecinta Kuliner, tapi Neraka bagi Pengendara

Jarot Sabarudin oleh Jarot Sabarudin
29 Juli 2024
A A
Pertigaan Reni Jaya Pamulang: Surga bagi Pecinta Kuliner, tapi Neraka bagi Pengendara Mojok.co

Pertigaan Reni Jaya Pamulang: Surga bagi Pecinta Kuliner, tapi Neraka bagi Pengendara (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pertigaan Reni Jaya Pamulang adalah mimpin buruk bagi pengguna jalan. 

Ada 5 jalan di Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel) yang langganan macet, salah satunya Jalan Surya Kencana. Selain karena padatnya volume kendaraan yang melintas, di jalan tersebut terdapat banyak sekali pedagang kaki lima. Alhasil, mereka yang ingin lewat dan ingin jajan tumpah ruah jadi satu. 

Kondisinya semakin ruwet ketika sore menjelang malam hari. Semakin banyak gerai yang menjajakan dagangan, khususnya di pertigaan Reni Jaya Pamulang. Di sana berjejer gerobak-gerobak berbagai janana, mulai dari sosis bakar, gorengan, kue putu, kebab, dan banyak lagi.

Nggak hanya dijajakan di gerobak, para pengusaha mikro itu juga membuka warung makan. Masih di lokasi yang sama, hanya di seberang Reni Jaya Pamulang, dapat dijumpai warung bakso PWD. Ada juga warung aneka macam sambal-sambalan. Kawasan itu benar-benar surganya kuliner.

Pertigaan Reni Jaya Pamulang neraka bagi pengendara

Sedikit gambaran bagi yang belum tahu. Jadi pertigaan Reni Jaya Pamulang itu adalah titik pertemuan antara Jalan Surya Kencana dan Jalan Dr. Setiabudi. Keduanya adalah jalan padat, bisa dibayangkan betapa ramainya sebuah titik pertemuan dua jalan padat.

Sudah jadi titik pertemuan, pertigaan Reni Jaya Pamulang juga jadi pusat kuliner dan jajanan. Kalian harus benar-benar ekstra sabar kalau lewat pertigaan tersebut. Apalagi kondisi jalannya sebenarnya nggak lebar-lebar amat. Motor saja susah selap-selip. 

Nggak jauh dari pertigaan, mengarah ke Ciputat, ada bundaran Universitas Pamulang atau Unpam. Bundaran Unpam pun jadi penyumbang kepadatan volume kendaraan yang mengarah ke pertigaan Reni. Jadi, ya, makin mengular panjang antrean kendaraan.

Berkah bagi penjual jajanan

Seperti yang saya singgung di awal, setiap sore hari pasti sudah banyak gerobak-gerobak yang menjual berbagai makanan. Padahal, disaat yang sama, kondisi jalanan sekitar pasti macet. Namun, kemacetan itu justru bisa jadi berkah untuk sang penjual makanan.

Baca Juga:

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

Tangsel Dikepung Sampah, Aromanya Mencekik Warga, Pejabatnya ke Mana?

Bayangkan saja, jika keadaan lalu lintas di area itu lancar. Saya yakin, banyak orang yang malah ngebut ketika berkendara. Ya gimana, mereka seperti dapat angin segar. Nah, kalau jalanan kosong dan pengendara pada ngebut semua, ya penjual makanan di area itu jadi jarang dilirik, dong. Kecuali, memang orang-orang yang hanya ke situ untuk jajan ya.

Akan tetapi, walau jadi berkah bagi pedagang kaki lima, kondisi tersebut jelas tidak ideal dan tidak benar. Kalau dibiarkan begitu saja, potensi masalah lebih besar bisa terjadi.

Itulah pertigaan Reni Jaya yang saya yakin nggak asing lagi bagi warga Pamulang. Sebagai pengguna jalan, jelas saya ingin pertigaan ini ditata kembali. Benar-benar menguji kesabaran, apalagi setelah seharian lelah bekerja. Namun, saya yakin pecinta jajan akan keberatan dengan hal itu. Selain lokasinya yang strategis, jajanan di tempat ini begitu lengkap. Sudah saatnya pemerintah setempat turun tangan menemukan solusi yang terbaik. 

Penulis: Jarot sabarudin
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Jalan Gegerkalong Kota Bandung Semakin Menyebalkan karena Pemkot dan Pengguna Jalan yang Nggak Peka

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 29 Juli 2024 oleh

Tags: pamulangPertigaan Reni JayaPertigaan Reni Jaya PamulangTangerang Selatang
Jarot Sabarudin

Jarot Sabarudin

Seorang multitasker yang menghabiskan sebagian besar hidupnya di hadapan piksel dan cahaya layar. Menekuni berbagai peran dari pagi hingga sore, mengubah tatapan kosong ke monitor menjadi deretan karya dan solusi

ArtikelTerkait

Andai Jadi Warga Tangerang Selatan, Saya Pasti Sudah Pusing Tujuh Keliling. Mending Resign Jadi Warga Tangsel!

Jangan Nilai Buku dari Sampulnya, dan Jangan Menilai Tangerang Selatan Hanya dari Bintaro, Alam Sutera dan BSD Saja

4 Februari 2026
Culture Shock Tinggal di Pamulang: Tradisi Bakar Sampah Tanpa Peduli Waktu

Culture Shock Tinggal di Pamulang: Tradisi Bakar Sampah Tanpa Peduli Waktu

31 Juli 2025
Tangsel Dikepung Sampah, Aromanya Mencekik Warga, Pejabatnya ke Mana?

Tangsel Dikepung Sampah, Aromanya Mencekik Warga, Pejabatnya ke Mana?

14 Desember 2025
Tangerang Selatan dan Jakarta Sama Aja, Sama-sama Baiknya Ditinggalkan

Tangerang Selatan (Memang) Masih Jelek, tapi Apa Ada Kota Pinggir Jakarta yang Lebih Baik?

17 November 2024
Pemalang Kota IKHLAS, tapi Makanan Khas Pemalang Bikin Penikmatnya Nggak Ikhlas pamulang, malang

Panduan Membedakan Pemalang dengan Pamulang dan Malang, biar Kalian Nggak Salah Sebut Terus-terusan

15 Januari 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Banyumas yang Semakin Maju Bikin Warga Cilacap Iri

Guyonan “Banyumas Ditinggal Ngangenin, Ditunggoni Ra Sugih-sugih” Adalah Fakta Buruk yang Dipaksa Lucu

27 April 2026
5 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bandung dari Kacamata Orang Lokal, Nggak Kalah dari Kampus Negeri Mojok.co PTN

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

23 April 2026
Untuk Warga Surabaya, Stop Menormalisasi Bayar Parkir kepada Juru Parkir di Toko Atau Minimarket yang Bertuliskan 'Parkir Gratis'!

Jalan-jalan di Surabaya Itu Mudah dan Murah, tapi Jadi Mahal karena Kebanyakan Tukang Parkir Liar

21 April 2026
Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir Mojok.co

Normalisasi Tanya Kebutuhan Pengantin sebelum Memberi Kado Pernikahan daripada Mubazir

25 April 2026
Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja Mojok.co

Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja

26 April 2026
Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

Tanda-tanda Rumah Jamet Madura, Pasti Bising dan Jadi Titik Kumpul Satria FU

27 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merawat Nilai Luhur di Dalam Candi Plaosan agar Tak Memudar Seiring Zaman
  • Alifa Moslem Babypreneur Daycare Jadi Penyelamat Orang Tua yang Harus Kerja dan Jogja yang Minim Ruang Bermain Anak
  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.