Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Pertigaan Kanisius Deresan Jogja Titik Kebencian Baru bagi Warga: Pak Ogah Saja Udah Ogah Mengatur Jalan di Situ

Helena Yovita Junijanto oleh Helena Yovita Junijanto
3 Maret 2025
A A
Pertigaan Kanisius Deresan Jogja Titik Kebencian Baru Bagi Warga (Pexels)

Pertigaan Kanisius Deresan Jogja Titik Kebencian Baru Bagi Warga (Pexels)

Share on FacebookShare on Twitter

Pengendara yang ugal-ugalan

Kenapa para pengendara yang melintas di pertigaan Kanisius Deresan Jogja itu banyak yang “ugal-ugalan”? Penyebab utamanya adalah mengejar waktu. Khususnya di pagi hari, di mana mahasiswa mengejar jam kelas, sementara pekerja mengejar jam masuk kantor. Ini penyebab yang jamak terjadi di mana saja jalan tikus ada. Yang awalnya alternatif, akhirnya jadi titik kemacetan saja.

Mungkin itu juga yang bikin Pak Ogah tak lagi terlihat di sana. Seingat saya, keberadaan Pak Ogah di sana juga tidak lama. Saya sempat bertanya kepada orang lokal sana. Katanya, mungkin Pak Ogah saja malas mengatur lalu-lintas kalau pengendaranya nggak mau mengalah.

Sudah begitu, dan ini dugaan saya saja, mungkin banyak pengendara tidak mau memberi uang untuk Pak Ogah. Entah, mungkin karena terlalu terburu-buru untuk melintas.

Deresan Jogja yang memang padat penduduk

Daerah Deresan adalah salah satu kawasan padat penduduk. Saya tidak tahu seberapa banyak warga yang tinggal di sana. Namun, kamu bisa merasakannya bahwa jumlah pendatang sama banyaknya seperti penduduk lokal. 

Hal ini terlihat dari banyaknya kok, laundry, hingga tempat makan di sana. Bahkan beberapa terkenal dan menjadi tujuan seperti Soto Seger Hj Fatimah atau rumah makan Flamboyan. 

Aktivitas tinggi penduduk lokal, mahasiswa, pekerja, dan pelajar membuat pertigaan Kanisius Deresan Jogja pasti padat. Dan, ingat, jalanan di sana termasuk sempit. Jadi, yah, tidak heran bila titik ini jadi “kebencian baru” bagi warga Jogja dan Sleman.

Pertigaan Kanisius Deresan Jogja jadi jalan tembus dari utara dan selatan

Terakhir, menurut saya, pertigaan Kanisius Deresan Jogja jadi padat karena jalur ini jadi jalan tembus. Kalau kamu tinggal di Kota Jogja dan bekerja di Sleman, ketimbang melintas di Jalan Kaliurang atau Jalan Gejayan, memang mending lewat Deresan.

Di jam-jam khusus, Jalan Gejayan misalnya, sangat padat dan bising. Meski pengendara tahu bahwa bakal kena pacet di pertigaan Kanisius Deresan Jogja, mereka tetap memilih melintas di sini. Maklum, masih mendingan ketimbang lewat Jalan Gejayan, kan. Sudah begitu bisa menghemat waktu.

Baca Juga:

Sleman jadi besar dan hebat justru karena tidak punya “pusat kota”, kemajuan tersebar merata di segala penjurunya

Darurat ruang terbuka hijau, warlok Kota Jogja harus mampir daerah tetangga untuk sekadar duduk-duduk di taman

Itulah, beberapa alasan yang membuat pertigaan Kanisius Deresan Jogja jadi begitu padat. Saya agak kesulitan membayangkan solusi mengurai kepadatan di sana. Melebarkan jalan tentu bakal sangat sulit karena minimnya lahan di sekitar trotoar. Malah harus “menggusur” beberapa halaman rumah dan tempat usaha.

Yah, disabar-sabarin saja, sih kalau melintas di sana. Maklum, Jogja dan Sleman saat ini memang semakin padat kendaraan.

Penulis: Helena Yovita Junijanto

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Jogja Membuat Saya “Menyesal” dan Kelak Ingin Kembali untuk Mencoba Lagi

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 4 Maret 2025 oleh

Tags: jalan gejayanjalan kaliurangJogjaKanisius Deresanpertigaan Kanisius Deresan JogjaSleman
Helena Yovita Junijanto

Helena Yovita Junijanto

Alumnus UGM 2024, Dosen Universitas Terbuka, Peneliti dan Penulis

ArtikelTerkait

5 Jebakan yang Perlu Dihindari Wisatawan Saat Liburan di Jogja

5 Jebakan yang Perlu Dihindari Wisatawan Saat Liburan di Jogja

14 Juni 2024
Gunungketur Jogja Kampung di Tengah Kota yang Bikin Bingung (Unsplash) pakualaman jogja

Gunungketur Jogja: Kampung di Tengah Kota yang Bikin Bingung dan Ternyata Nggak Ada Gunungnya

28 Juni 2024
Magelang Nggak Punya Stasiun dan Bandara, Untung Ada Damri yang Jadi Solusi

Magelang Nggak Punya Stasiun dan Bandara, Untung Ada Damri yang Jadi Solusi

26 November 2023
Jalan Raya Kaligesing Kulon Progo, Jalan Paling Indah se-Jogja dengan Pemandangan Sawah, Bukit, Jurang, Tebing, dan Hutan Jadi Satu

Jalan Raya Kaligesing Kulon Progo, Jalan Paling Indah se-Jogja dengan Pemandangan Sawah, Bukit, Jurang, Tebing, dan Hutan Jadi Satu

7 Februari 2024
Tipe Kepribadian Pendatang di Jogja dari Merek Bakpia yang Dibeli terminal mojok.co

Tipe Kepribadian Pendatang di Jogja dari Merek Bakpia yang Dibeli

15 Desember 2020
ha milik tanah klitih tingkat kemiskinan jogja klitih warga jogja lagu tentang jogja sesuatu di jogja yogyakarta kla project nostalgia perusak jogja terminal mojok

Membandingkan Biaya Hidup di Jogja dengan Malang

11 September 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tolong hentikan tradisi perpisahan sekolah anak SD di hotel atau tempat mubazir lainnya, ini pemborosan tak berguna!

Tolong hentikan tradisi perpisahan sekolah anak SD di hotel atau tempat mubazir lainnya, ini pemborosan tak berguna!

25 Juli 2026
MK batalin sistem jahat dan korup bernama kuota internet hangus (Unsplash)

Skema jahat dan korup bernama “kuota internet hangus” resmi dibatalin sama MK, 235 triliun uang rakyat dicuri lewat skema ini

24 Juli 2026
4 kesalahan pembeli saat menyantap cuanki yang membuat rasanya kurang nikmat Mojok.co

4 kesalahan pembeli saat menyantap cuanki yang membuat rasanya kurang nikmat 

21 Juli 2026
Gara-gara pada magang, nggak magang jadi kerasa aneh sendiri (Unsplash)

Gara-gara semua orang magang, nggak magang jadi kerasa aneh sendiri

21 Juli 2026
Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

Krisis Identitas wingko babat: jajanan asli Lamongan, dijajah Semarang, dicaplok Jogja

21 Juli 2026
Stasiun KCIC Padalarang: mewah di dalam, semrawut di luar, bukti pembangunan nggak mikirin tata ruang

Stasiun KCIC Padalarang: mewah di dalam, semrawut di luar, bukti pembangunan nggak mikirin tata ruang

26 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.