Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Perpustakaan Batoe Api, Warung Pengetahuan Legendaris di Jatinangor

Raihan Rizkuloh Gantiar Putra oleh Raihan Rizkuloh Gantiar Putra
17 Desember 2021
A A
Perpustakaan Batoe Api, Warung Pengetahuan Legendaris di Jatinangor terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Meminjam kata dari Dea Anugerah, Jatinangor bukanlah kakus mampat. Meski bising, polusi di mana-mana, mal yang hanya satu, cinta yang kandas, atau pendidikan yang mahal, ia senantiasa menyajikan hal-hal yang patut kita syukuri dan rayakan. Warung kopi sepanjang Desa Sayang, misalnya, yang membuat perkuliahan tidak melulu soal tugas yang menjemukkan, melainkan humor-humor receh yang memicu kehangatan. Atau perpustakaan legendaris bernama Perpustakaan Batoe Api yang meski tempatnya kecil, menyimpan pengetahuan yang luas.

Batoe Api bisa dibilang semacam surga kecil berukuran 7×6 meter bagi mereka yang tertarik dengan dunia buku, musik, hingga film. Bangunannya terselip di antara bangunan-bangunan kapitalis yang megah macam Jatos dan Toko Buku AA, dan kadang gerbang masuknya tertutupi oleh mobil-mobil yang parkir sembarangan. Perpustakaan ini terletak di Jalan Pramoedya Ananta Toer 142A. Jelas ini merupakan sebuah “jalan fiksi”, barangkali karena pemiliknya gemar betul pada karya-karya Pram, karena sebetulnya Batoe Api beralamat resmi di Jalan Raya Jatinangor No. 142 A.

Bagi mahasiswa rumpun humaniora, Batoe Api jelas bukanlah tempat yang asing. Perpustakaan yang berdiri sejak 1999 ini merupakan tempat di mana mereka dapat mencari bahan-bahan untuk penulisan tugas/skripsi, membaca buku-buku lawas yang langka dengan santai, hingga ber-fafifuwasweswos ria. Sebelum pandemi, Batoe Api sering mengadakan acara diskusi dan nobar film bersama dengan sastrawan dan sejarawan yang cukup terkenal, sebut saja Seno Gumira, Ayu Utami, hingga Harry Poeze.

Selain menyediakan berbagai koleksi buku, musik, sampai film dari yang lawas hingga kiwari, perpustakaan ini juga punya koleksi arsip-arsip sejarah seperti surat Goenawan Muhammad kepada H.B Jassin di tahun ‘66, misalnya, atau tulisan mantan Bupati Bandung 1920-an, R.A.A Wiranatakusumah, kliping berita, dan artikel-artikel lawas. Tak heran, tempat ini sempat ramai di Twitter beberapa bulan yang lalu sebagai hidden gem.

Yang unik, Bang Anton, sapaan pemilik perpustakaan ini, hafal betul letak-letak setiap buku yang berjumlah ribuan itu di luar kepalanya. Jika kamu kebingungan mencari buku yang pengin kamu baca, Bang Anton hanya perlu berjalan beberapa langkah dan sejurus kemudian mengambil buku tersebut dari rak seperti seorang ibu ketika menemukan barang yang sukar ditemukan anak-anaknya.

Saya pertama kali datang ke perpustakaan ini di tahun 2019, saat masih menjadi mahasiswa baru, saat-saat di mana dunia masih terasa dalam genggaman. Masuk Fakultas Sastra dengan tidak disengaja, mau tidak mau saya mesti banyak membaca untuk tugas atau sekadar bersenang-senang. Berbagai bacaan tersebut saya peroleh di perpustakaan ini. Koleksi bukunya sangat beragam dari mulai sastra, sejarah, filsafat, antropologi, agama, politik, dan lain-lain

Untuk meminjam buku di sini, pertama-tama kamu harus mendaftar dulu sebagai anggota sebesar 15 ribu. Setelah registrasi, kamu akan mendapatkan sebuah kartu hitam dengan logo Batoe Api beserta nomor anggotanya. Saya sendiri merupakan anggota ke 13.852. FYI, per Mei 2021 kemarin, jumlah anggotanya sudah mencapai 15 ribuan. Lalu, kamu hanya perlu mengeluarkan 3000 rupiah per buku untuk durasi peminjaman satu minggu.

Jika Hipotesa ditahbiskan sebagai warung makan legendaris di Jatinangor, maka Batoe Api bisa dibilang adalah warung pengetahuan legendaris di daerah ini. Dengan Hipotesa, perutmu akan kenyang, namun dengan Batoe Api, kamu akan terus lapar dengan pengetahuan. Karena di hadapan ribuan buku tersebut, kamu akan seperti Socrates: kamu tahu bahwa kamu tidak tahu apa-apa. 

Baca Juga:

Perpustakaan di Indonesia Memang Nggak Bisa Buka Sampai Malam, apalagi Sampai 24 Jam

Derita Jadi Pustakawan: Dianggap Bergaji Besar dan Kerjanya Menata Buku Aja

Sumber Gambar: Unsplash

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 Desember 2021 oleh

Tags: Batoe ApiPerpustakaan
Raihan Rizkuloh Gantiar Putra

Raihan Rizkuloh Gantiar Putra

Duh, lieur kieu euy.

ArtikelTerkait

Cara Saya Berdamai dengan Antrean Peminjam Buku iPusnas yang Tidak Masuk Akal Mojok.co

Cara Saya Berdamai dengan Antrean Peminjam Buku iPusnas yang Tidak Masuk Akal

24 November 2023
4 Perpustakaan Gunungkidul yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang, Biar Mainnya Nggak ke Pantai Melulu Mojok.co

4 Perpustakaan Gunungkidul yang Layak Dikenal Lebih Banyak Orang, biar Mainnya Nggak ke Pantai Melulu

11 Mei 2025
Alasan Saya Kecewa dengan Perpustakaan UI, Jam Operasional Nggak Jelas hingga Koleksi Ilang-ilangan Mojok.co

Alasan Saya Kecewa dengan Perpustakaan UI, Jam Operasional Nggak Jelas hingga Koleksi Ilang-ilangan

13 Mei 2024
IVAA, Hidden Gem Perpustakaan dan Arsip Seni di Jogja

IVAA, Hidden Gem Perpustakaan dan Arsip Seni di Jogja

10 Desember 2022
Ide Membangun 10 Ribu Perpustakaan Desa Bukti Perpusnas Gagal Paham dengan Kondisi Literasi di Desa Mojok.co

Ide Membangun 10 Ribu Perpustakaan Desa Bukti Perpusnas Gagal Paham dengan Kondisi Literasi di Desa

24 Februari 2024
Ironi Perpustakaan Sekolah, (Katanya) Gudang Ilmu tapi Nyaris Tak Tersentuh Terminal Mojok jurusan ilmu perpustakaan

Jurusan Ilmu Perpustakaan: Kuliahnya Gampang, Nyari Kerja Juga Gampang, Gampang Ditolak Maksudnya

9 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

4 Februari 2026
Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali Mojok.co

Lawang Sewu, Destinasi Wisata Semarang yang Nggak Perlu Diulang Dua Kali

1 Februari 2026
Harga Nuthuk di Jogja Saat Liburan Bukan Hanya Milik Wisatawan, Warga Lokal pun Kena Getahnya

Saya Memutuskan Pindah dari Jogja Setelah Belasan Tahun Tinggal, karena Kota Ini Mahalnya Makin Nggak Ngotak

3 Februari 2026
Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

Lawson X Jujutsu Kaisen: Bawa Kerusuhan Klenik Shibuya di Jajananmu

31 Januari 2026
Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

Ponorogo Cuma Reognya Aja yang Terkenal, Kotanya sih Nggak Terkenal Sama Sekali

2 Februari 2026
Alun-Alun Jember Nusantara yang Rusak (Lagi) Nggak Melulu Salah Warga, Ada Persoalan Lebih Besar di Baliknya Mojok.co

Jember Gagal Total Jadi Kota Wisata: Pemimpinnya Sibuk Pencitraan, Pengelolaan Wisatanya Amburadul Nggak Karuan 

6 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Ironi TKI di Rembang dan Pati: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Karena Harus Terus Kerja di Luar Negeri demi Gengsi
  • Self Reward Bikin Dompet Anak Muda Tipis, Tapi Sering Dianggap sebagai Keharusan
  • Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial
  • Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal
  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.