Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Perjalanan Fans K-Pop yang Bertobat dari Sifat Barbar

Alya Rekha Anjani oleh Alya Rekha Anjani
24 September 2020
A A
Jika BTS Tampil di Grammy Awards 2021, Mereka Perlu Belajar dari Via Vallen terminal mojok.co

Jika BTS Tampil di Grammy Awards 2021, Mereka Perlu Belajar dari Via Vallen terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Sebagai salah satu fans K-Pop, saya selalu berusaha untuk melindungi, membela, dan memuji idol yang saya suka. Bahkan, bisa dibilang selalu siap siaga di garda terdepan kalau ada orang lain yang menghujat idol saya itu. 

Kalau ada yang dengan songongnya bilang mereka nggak suka sama idol saya, bisa-bisa saya jadi sesensitif pantat bayi. Saya bakal ceramah ke mereka sampai mulut berbusa pun nggak apa-apa, biar mereka jadi suka sama apa yang saya suka. Iya, sebarbar itu!

Tapi, tenang, itu terjadi 12 tahun yang lalu saat saya masih barbar jadi fans K-Pop. Sampai rela memikirkan apa yang orang lain suka dan lakukan. Padahal, nggak penting-penting amat buat diri saya sendiri.

Sekarang? 

Ya, tetap jadi fans K-Pop, tapi yang lebih berkelas, elegan, dan yang terpenting nggak barbar. Awalnya sih saya nggak sadar kalau apa yang saya lakukan itu bentuk posesif dan obsesif pada idola. Sampai ada satu berita yang baru-baru ini menyadarkan saya, betapa ngerinya saya dulu saat menjadi fans K-Pop. 

Kira-kira sepekan lalu, cuitan “No, I Haven’t” dari Niall Horan, menjadi trending di Twitter. Langsung dong saya kepoin alasannya. Ternyata si Abang Niall ini cuma jawab pertanyaan dari penggemar yang artinya gini, “Niall, kamu udah dengerin lagu BTS ‘Dynamite’ belom?” 

Nah, yang bikin trending itu gegara ada beberapa fans BTS atau yang disebut dengan Army, yang nggak terima lagu idolanya gak didengerin sama si Abang Niall.

Padahal, nggak ada yang salah dari jawaban Abang Niall menurut saya. Dia cuma jawab jujur bahwa dia belum mendengarkan tanpa ngejelekin BTS sama sekali. Kalau dipikir-pikir secara logis, yang namanya belum mendengarkan, bukan berarti nggak mau mendengarkan, kan? Abang Niall cuma jawab, “No, I haven’t” bukan, “No, I won’t”.

Baca Juga:

Batik Solo Trans Memang Nyaman, tapi Nggak Ramah Mahasiswa, ke Kampus Harus Transit Sampai 3 Kali

Feeder Batik Solo Trans, Angkutan yang Bikin Iri Orang Magelang

Lagi pula mau mendengarkan atau tidak mendengarkan lagu “Dynamite” sama sekali, kita tidak bisa memaksa kehendak bebas seseorang. Musik juga soal selera, nggak bisa dipaksa mau suka atau tidak suka.

Jadi, ngapain juga sih sebagian fans BTS ngamuk-ngamuk? Lagi pula, sepenting itukah eksistensi mantan member One Direction, Niall Horan, mendengarkan lagu “Dynamite”? Emang kalau si Abang Niall belum dengerin, pamor BTS bakal turun? Nggak. BTS bakal tetap jaya dengan atau tanpa Niall. 

Peristiwa macam ini bakal lain saya tanggapi kalau saya masih fans K-Pop barbar kayak dulu. Saya yang dulu sudah pasti bakal ngegas cuitan Niall tadi. Pokoknya balasan saya nggak beda jauh sama cuitan fans K-Pop yang sok-sokan jadi Dilan sambil bilang, “Saya ramal, BTS juga belum pernah dengar lagu-lagumu.” atau beralih jadi sales dengan bilang, “Lagu ‘Dynamite’ berada di nomor satu tangga lagu Billboard selama dua pekan ini, lho!”

Fans K-Pop barbar ini posesifnya melebih istri yang cemburu tatkala suaminya digodain mbak-mbak yang lebih cantik. Padahal, analogi idol K-Pop dan suami sendiri nggak sebanding. Suami adalah pasangan kita, sementara idol adalah sosok yang sangat kita kagumi, kita dukung karya-karyanya, dan jelas punya kehidupan personal yang berbeda.

Kejadian yang menimpa Niall kali ini, benar-benar membuat saya sadar, betapa barbar seorang penggemar terhadap idolanya, hingga rutin mempromosikan lagu idolanya untuk didengar orang-orang. Masalahnya kalau ada yang menolak dengar, bakal dihujat habis-habisan. Ngeri pisan. 

Hokinya, saya yang dulu, bukanlah saya yang sekarang. Saya masih jadi salah satu fans K-Pop yang berkeyakinan untuk mendukung karya-karya mereka tanpa merusak citra fandom dengan kelakuan barbar, tidak menghakimi hak setiap orang, dan yang terpenting, tetap streaming lagu mereka tanpa mikirin orang lain streaming juga atau nggak.

BACA JUGA Bukan Karya yang Berhasil Dibukukan, Justru Ini 5 Hal yang Harus Dimiliki Penulis dan artikel Alya Rekha Anjani lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 24 September 2020 oleh

Tags: btsK-Pop
Alya Rekha Anjani

Alya Rekha Anjani

Mata ketiga bagi penulis di salah satu penerbitan di Jakarta. Perajut kata-kata di berbagai platform online. Pecandu sastra klasik dan nonklasik.

ArtikelTerkait

K-Popers Militan, Golongan Pemuda yang Tersakiti Bangsa Sendiri Terminal Mojok

K-Popers Militan, Golongan Pemuda yang Tersakiti Bangsa Sendiri

29 Januari 2021
han bin ikon dan budaya malu

Han Bin Hengkang dari iKON: Belajar Budaya Malu dari Korea Selatan

14 Juni 2019
Melihat Kesuksesan BTS dan Kecerdikan ARMY dalam Comeback Terbaru ‘Butter’ terminal mojok

Melihat Kesuksesan dan Kecerdikan ARMY dalam Comeback Terbaru BTS ‘Butter’

25 Mei 2021
bts

BTS Jadi Brand Ambassador: Strategi Cerdik Tokopedia dalam Menggaet Kpopers

7 Oktober 2019
6 Rekomendasi Lagu BTS yang Underrated Terminal Mojok.co

6 Rekomendasi Lagu BTS yang Underrated

27 Mei 2022

McD x BTS Adalah Tamparan bagi Kampanye Pemerintah yang Hobi Nampang di Baliho dan UMKM

10 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

7 Indikator Purwokerto Salatiga Daerah Terbaik di Jawa Tengah (Unsplash)

Purwokerto Tidak Butuh Mall Kedua, Setidaknya untuk Sekarang

7 April 2026
Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain Mojok.co

Suzuki Access 125 Motor Paling Kasihan: Tampilan Retro Elegan dan Fitur Lengkap, tapi Masih Aja Kalah Saing dari Skuter Matic Lain

6 April 2026
Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

Dilema Lulusan D4: Gelar Sarjana Terapan, tapi Dianggap D3 yang “Magang” Kepanjangan dan Otomatis Ditolak HRD karena Bukan S1

8 April 2026
Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

Ringroad Jogja Butuh JPO, sebab Pejalan Kaki Juga Butuh Rasa Aman dan Berhak untuk Merasa Aman

7 April 2026
Jalan Godean Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat Mojok

Jalan Godean yang Ruwet Konsisten Menguji Kesabaran Warga Sleman Sisi Barat

8 April 2026
Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

Saya Kira Jadi PPPK Bikin Hidup Tenang, Ternyata Cuma Ganti Kecemasan yang Lain

2 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang
  • Ikut Seleksi CPNS di Formasi Sepi Peminat sampai 4 Kali, setelah Diterima Malah Menyesal karena Nggak Sesuai Ekspektasi
  • Kerja Tahunan Cuma Bisa Beli Honda Supra X 125 Kepala Geter di Umur 30, Dihina Anak Gagal tapi Jadi Motor Tangguh Simbol Keluarga Bahagia
  • Meninggalkan Hidup Makmur di Desa, Memilih Pindah ke Perumahan demi Ketenangan Jiwa: Sadar Tak Semua Desa Cocok Buat Slow Living

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.