Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Penitipan Helm di Mall, Pemerasan yang Berkedok Layanan Jasa

Diaz Robigo oleh Diaz Robigo
31 Maret 2024
A A
Penitipan Helm di Mall, Pemerasan yang Berkedok Layanan Jasa

Penitipan Helm di Mall, Pemerasan yang Berkedok Layanan Jasa (Pixabay.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Pasti kalian tahu, di setiap mall, biasanya ada jasa penitipan helm untuk setiap pengunjung yang memarkirkan kendaraannya di basement. Jasa penitipan helm ini memang sangat membantu untuk sebagian orang, karena dapat mencegah seseorang kehilangan helmnya saat ditinggal di tempat parkir. Tetapi, tidak untuk saya yang merasa tidak membutuhkannya.

Jadi ada cerita yang tidak menyenangkan antara saya dengan jasa penitipan helm. Di saat itu saya sedang ke mall bersama ibu saya yang letaknya tidak jauh dari rumah. Karena ibu saya sedang ada keperluan yang ingin dibeli. Jadi sebagai anak saya, dimintai tolong untuk menemani ibu saya.

Ketika saat berada di tempat parkir, saya tidak meminta helm saya untuk dititipkan ke jasa penitipan helm. Saya biarkan helm saya tergantung di spion motor. Karena saya beralasan helm saya ini bukan tergolong helm yang mahal dan sudah tidak terlihat menarik bagi yang ingin mencuri helm.

Maka dari itu setelah memarkirkan motor, saya dengan ibu saya langsung masuk ke dalam mall. Di dalam mall pun cukup lama, namanya juga menemani perempuan yang banyak pertimbangan ketika membeli sesuatu. Setelah mendapatkan barang yang dicari, bergegaslah kami berdua untuk pulang menuju basement mall.

Lho, helm-ku di mana?

Saat sudah sampai, saya terkaget-kaget melihat helm saya sudah tidak berada di tempatnya semula. Setelah mencari-cari, akhirnya saya menanyakan ke orang yang membuka jasa penitipan helm. “A, liat helm yang ada di motor sebelah sana nggak?”

Ia pun menjawab jika helmnya ada pada dirinya untuk diamankan, sebagai imbal jasanya saya harus membayar lima ribu rupiah. Saya agak bingung dong awalnya karena saya merasa tidak menggunakan jasa tersebut. Meskipun nominalnya tidak seberapa, saya merasa sedang diperas olehnya.

Tidak lama ibu saya menghampiri ke tempat jasa penitipan helm tersebut, karena melihat saya lama sekali mengobrol. Ketika ibu saya mengetahui keadaan sebenarnya, ibu saya senada dengan saya merasa tidak senang atas perlakuan tempat jasa penitipan helm yang seenaknya mengambil helm, kemudian menyuruh kami untuk membayar atas jasanya yang tidak pernah diminta tersebut.

Apalagi ditambah dengan respons dari pegawainya yang sangat tidak ramah alias bintang satu. Setelah alot berdebat akhirnya kami berdua mengalah dan membayar sesuai yang diminta. Tetapi saat ingin helm itu diambil, si pegawai ini menanyakan kepada kami berdua jika helmnya yang mana, saya yang masih kesal menjawab “cari aja sendiri kan situ yang ngambil masa nggak ingat.” Pegawai tersebut pun terlihat tidak senang dan mendiamkan beberapa saat untuk tidak mengambil helm saya.

Baca Juga:

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

4 Jasa yang Tidak Saya Sangka Dijual di Medsos X, dari Titip Menfess sampai Jasa Spam Tagih Utang

Pegawai tersebut berkata “ yaudah kalau nggak mau dikasih tahu, tidak akan saya ambil” saya jawab “ya udah kita diem-dieman kayak gini.” Jujur saya ingin sekali menghajar rahang pegawai tersebut. Tetapi saya masih takut kalau keributan nanti malah bikin saya berurusan dengan pihak yang berwajib.

Penitipan helm memang problematik

Dipikir-pikir cuman karena masalah membayar lima ribu untuk penitipan helm saya harus berurusan dengan hukum. Itu sangat tidak worth it, pikir panjang saya dan akhirnya saya mengalah setelah bersitegang dengan pegawai penitipan helm tersebut.

Saya berpikir bahwa jasa penitipan helm ini seharusnya bersifat opsional dan tidak harus memaksa kepada setiap pengendara. Beberapa dari kita mungkin lebih memilih untuk tidak menggunakan jasa tersebut. ketika jasa tersebut diterapkan secara paksa dan menuntut pembayaran, hal tersebut bisa menimbulkan rasa ketidakpuasan. Dan ini bisa menjadi catatan bagi pengelola tempat parkir di setiap mall.

Terlebih dengan cara memaksa dan terkesan arogan. Orang-orang nggak butuh jasa situ, kenapa malah situ yang sok berkuasa?

Penulis: Diaz Robigo
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Pengalaman Menjalani Operasi Otak Akibat Tak Sudi Pakai Helm, Sakitnya Luar Biasa, Hidup Serasa Dijilat Api Neraka

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 31 Maret 2024 oleh

Tags: jasamallpemerasanpenitipan helm
Diaz Robigo

Diaz Robigo

figur yang pernah terlibat dalam proses demokrasi tingkat daerah di Karawang, dengan fokus pada isu-isu pembangunan dan pelayanan publik.

ArtikelTerkait

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

Sudah Saatnya Soreang Punya Mal supaya Nggak Bergantung sama Mal di Kota Bandung

30 Januari 2026
Jasa Sleep Call Berbayar Solusi Praktis ‘Membunuh’ Kesepianmu Terminal Mojok

Jasa Sleep Call Berbayar: Solusi Praktis buat Kamu yang Kesepian

10 November 2022
Bukannya Nggak Bersyukur, Warga Bekasi Memang Sudah Nggak Butuh Mall karena Cuma Menambah Masalah

Bukannya Nggak Bersyukur, Warga Bekasi Memang Sudah Nggak Butuh Mall Baru karena Cuma Menambah Masalah

1 Desember 2024
Sleman City Hall Lebih Unggul daripada Jogja City Mall: Akses Masuknya Mudah, Nyaman untuk Berbagai Acara

Sleman City Hall Lebih Unggul daripada Jogja City Mall: Akses Masuknya Mudah, Nyaman untuk Berbagai Acara

5 Maret 2024
Mall di Jakarta Mendiskriminasi Pengguna Motor. Nggak Semua Menyediakan Parkiran Khusus Motor, Kalaupun Ada Letaknya Jauh dari Gedung Mall

Mall di Jakarta Mendiskriminasi Pengguna Motor. Nggak Semua Menyediakan Parkiran Khusus Motor, Kalaupun Ada Letaknya Jauh dari Gedung Mall

17 Juni 2024
3 Mall di Surabaya yang Sebaiknya Nggak Dikunjungi Jelang Lebaran

3 Mall di Surabaya yang Sebaiknya Nggak Dikunjungi Jelang Lebaran

5 April 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura Mojok.co

3 Skill yang Wajib Dimiliki Laki-laki kalau Ingin Memperistri Orang Madura

4 Februari 2026
4 Aib Guci Tegal yang Membuat Wisatawan Malas ke Sana Mojok.co

Objek Wisata Guci Tegal Harus Bangkit karena Kabupaten Tegal Tak Ada Apa-Apanya Tanpa Guci

2 Februari 2026
Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan Mojok.co

Honda CRF, Motor Sok Gagah dan Menyebalkan yang Semoga Saja Segera Lenyap dari Jalanan

1 Februari 2026
Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi Mojok.co

Pantai Watu Bale, Tempat Wisata Kebumen yang Cukup Sekali Saja Dikunjungi 

5 Februari 2026
Es Teh Jumbo Cuan, tapi Jualan Gorengan Bikin Saya Bisa Kuliah (Unsplash)

Bisnis Kecil Seperti Gorengan dan Es Teh Jumbo Dipandang Remeh Nggak Bakal Cuan, Padahal Berkat Jualan Gorengan Saya Bisa Kuliah

2 Februari 2026
Kelas Menengah, Pemegang Nasib Paling Sial di Indonesia (Unsplash)

Kelas Menengah Indonesia Sedang OTW Menjadi Orang Miskin Baru: Gaji Habis Dipalak Pajak, Bansos Nggak Dapat, Hidup Cuma Jadi Tumbal Defisit Negara.

2 Februari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya
  • Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers
  • Kemensos “Bersih-Bersih Data” Bikin Nyawa Pasien Cuci Darah Terancam, Tak Bisa Berobat karena Status PBI BPJS Mendadak Nonaktif
  • Blok M, Tempat Pelarian Pekerja Jakarta Gaji Pas-pasan, Tapi Bisa Bantu Menahan Diri dari Resign
  • Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia
  • Film “Surat untuk Masa Mudaku”: Realitas Kehidupan Anak Panti dan Lansia yang Kesepian tapi Saling Mengasihi

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.