Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Pengin Konsultasi Skripsi, tapi Chat Diabaikan Dosbing? Ini Tipsnya!

Syamriadin Samiri oleh Syamriadin Samiri
21 Januari 2020
A A
Pengin Konsultasi Skripsi, tapi Chatmu Diabaikan Dosbing? Ini Tipsnya!
Share on FacebookShare on Twitter

Mahasiswa semester akhir tentu nggak bosan-bosannya konsultasi skripsi demi segera lulus, tapi…

Barangkali ini berangkat dari sebuah keresahan pribadi atas apa yang pernah saya alami sebagai mahasiswa tingkat akhir. Menyelesaikan skripsi adalah sebuah kewajiban yang harus dikerjakan sebagai syarat mendapatkan gelar sarjana es satu. Tentu saja dalam proses pengerjaan skripsi itu kamu harus menguras banyak pikiran, tenaga, materi, dan air mata. Ah, cengeng loh.

Namun begitu, pasti ada-ada saja cobaan yang akan menimpa para mahasiswa pejuang skripsi, iya kan? Saya tidak akan menjabarkan panjang lebar tentang cobaan itu karena masing-masing orang akan merasakannya sesuai dengan kadar dosa-dosanya yang pernah ia perbuat semasa kuliah. Sorry, pernyataan ini hanya candaan saja.

Salah satu yang harus kamu taklukkan dalam proses pengerjaan skripsi itu tidak lain dan tidak bukan adalah dosen pembimbingmu sendiri. Draf skripsi yang telah kamu buat dengan berdarah-darah itu, harus kamu konsultasikan terlebih dahulu pada dosen pembimbingmu. Apakah skripsimu sudah dinyatakan layak atau belum?

Setelahnya kamu akan tahu bagaimana rasanya draf skripsimu dicoret-coret. Kamu akan tahu bagaimana rasanya draf skripsimu tersimpan berbulan-bulan di rumahnya, ketika ditanyakan eh ternyata belum diperiksa. Kamu akan tahu bagaimana rasanya draf skripsimu dihilangkan olehnya, entahlah itu karena lupa atau memang ada unsur kesengajaan. Selain itu, kamu juga akan tahu bagaimana rasanya chatmu sering diabaikan, padahal kamu sedang ingin konsultasi dengannya.

Kalau kamu tidak terbiasa dengan hal-hal yang seperti itu, perasaanmu akan selalu teriris-iris terus. Setidak-tidaknya kamu harus menjadi kebal.

Seharusnya memang para dosen yang menuntut mahasiswanya untuk cepat menyelesaikan masa studi. Bukannya malah menjadi penghambat atau mempersulit mahasiswa dalam proses konsultasi skripsinya.

Nah kita kembali pada pembahasan inti. Perkara chatmu diabaikan, sering kali terjadi dan umumnya dirasakan oleh kamu yang mau konsultasi skripsi apalagi dosen pembimbingmu itu bermahzab killer. Dosen begitu sangat peka dengan kesalahan-kesalahan kecil yang kamu lakukan. Kamu lebih sering dapat marah ketimbang ditegur secara lembut.

Baca Juga:

Pengakuan Joki Skripsi di Jogja: Kami Adalah Pelacur Intelektual yang Menyelamatkan Mahasiswa Kaya tapi Malas, Sambil Mentertawakan Sistem Pendidikan yang Bobrok

Begini Rasanya Dapat Dosen Pembimbing Skripsi Seorang Dekan Fakultas, Semuanya Jadi Lebih Lancar

Pada akhirnya menjadi mahasiswa dituntut harus mengerti pola komunikasi dengan bahasa dan etika yang sopan, baik dan benar untuk berbicara empat mata atau menghubungi dosen pembimbing lewat telepon. Bisa jadi diabaikan terus menerus nanti kalau kamu tidak mengerti tentang hal itu. Perkara ngechat dosen dengan baik selalu menjadi perhatian serius, tidak boleh sembarangan.

Lalu bagaimana caranya kalau kita sudah berupaya ngechat dosen dengan sebaik dan sesopan mungkin tapi tidak dibalas-balas. Malah jadi problem juga kan buat kita-kita anak mahasiswa?

Apalagi kalau sudah terlanjur dicap merah karena pernah melakukan pola komunikasi yang tidak baik. Jalan satu-satunya ketika kamu ingin bertemu dosen pembimbingmu itu khususnya untuk kebutuhan konsultasi skripsi, kamu hanya perlu mencari dan menemuinya saja tanpa harus ngechat beliau terlebih dahulu.

Langsung saja, begini tipsnya:

Pertama, profesi dosen adalah profesi sebagaimana layaknya profesi dalam instansi pemerintahan lainnya yang memilki kantor tersendiri untuk bekerja. Maka sudah pasti kalau dosen pembimbingmu itu memilki jabatan di kampus, ia mempunyai ruangan tersendiri sebagai tempat yang akan selalu ia singgahi pada jam-jam tertentu. Sebagai mahasiswanya hal ini wajib kamu tahu. Agar kamu tahu titik bertemu yang tepat, tanpa perlu janjian terlebih dulu. Yak, langsung menghadap ke ruangannya saja.

Kedua, seorang dosen kan sudah pasti ia akan mengajar pada kelas-kelas tertentu, apabila kamu tidak berhasil menemuinya di ruangannya maka alternatif lainnya kamu wajib tahu kapan dan di mana ia akan mengajar. Seluruh informasi tentang jadwal mengajarnya itu bisa kamu dapatkan dari juniormu sendiri atau pada teman seangkatanmu yang mendapatkan dosen pembimbing itu sebagai pengajarnya.

Bisa juga langsung tanya di sumber yang paling akurat yaitu di kantor jurusan. Kamu bisa minta jadwal mengajarnya yang tersedia di sana. Sehingga dengan berbekal informasi tersebut, ketika ingin menemuinya kamu hanya perlu menungguinya setelah ia selesai mengajar.

Ketiga, misalnya pada cara satu dan dua juga tidak membuahkan hasil, maka cara yang ketiga ini patut dicoba. Saya rasa ini merupakan cara yang paling ampuh karena saya sudah mencobanya. Asalkan kamu harus mengetahui informasi penting tentang dosen pembimbingmu seperti di mana letak rumahnya dan kendaraan yang sering ia gunakan baik itu motor maupun mobil, hafalkan beserta nomor platnya.

Kamu harus menjadi intel sehari, tapi kamu wajib punya kendaraan juga seperti motor. Kalau kamu tidak punya kamu bisa meminjamnya dulu sama temanmu. Lalu bagaimana caranya?

Pagi-pagi buta kamu sudah harus berada di sekitar rumah dosen pembimbingmu itu dengan jarak pandang yang memungkinkan kamu tidak ketahuan dan pastikan ia belum berangkat ke kantor. Ketika semuanya diperkirakan dugaanmu benar. Kamu hanya perlu membuntuti kendaraannya ketika ia keluar, ke mana ia akan pergi dan berhenti. Ini sudah jelas, pasti kamu akan berhasil menemuinya, setidaknya kamu tahu tentang keberadaannya. Ya, walaupun besar kemungkinan “sikap menguntitmu” ini membuatnya merasa tidak nyaman~

Kira-kira seperti itu, semoga konsultasi skripsimu lancar, tidak perlu lagi repot-repot ngechat beliau kalau ujung-ujungnya diabaikan juga.

BACA JUGA Skripsi Itu Baik, Kalau Ada yang Jahat, Mungkin Dia Skripsi yang Tersakiti atau tulisan Syamriadin Samiri lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 16 November 2021 oleh

Tags: chat whatsappDosen PembimbingSkripsi
Syamriadin Samiri

Syamriadin Samiri

Petani berdasi. Penggiat Literasi.

ArtikelTerkait

Dosen Pembimbing Bersifat Buruk, Skripsi dan Lulus Jadi Lama! (Unsplash) berkas kelulusan jasa edit skripsi

Jadi Sulit dan Lama Lulus Setelah Bertemu Dosen Pembimbing yang Punya Kebiasaan Buruk Selama Bimbingan Skripsi

1 Juni 2024
staf tu fakultas yudisium wisuda lulus mojok

Di Kampus Saya, Orang Paling Menyebalkan Bukanlah Dosen Pembimbing, tapi Staf TU Fakultas

16 November 2020
Mengapa Kebanyakan Mahasiswa Nggak Bisa Menulis Ilmiah?

Mengapa Kebanyakan Mahasiswa Nggak Bisa Menulis Ilmiah?

11 April 2023
Jangan Bergaul dengan 5 Tipe Orang Ini agar Skripsi Cepat Kelar Mojok.co

Jangan Bergaul dengan 5 Tipe Orang Ini agar Skripsi Cepat Kelar

5 Januari 2026
5 Ciri Orang yang Sebaiknya Nggak Usah Jadi Dosen. Pikir Ulang Sebelum Terjun ke Profesi Ini Mojok.co

5 Ciri Orang yang Sebaiknya Nggak Usah Jadi Dosen. Pikir Ulang Sebelum Terjun ke Profesi Ini

8 Mei 2024
Live Streaming Seminar Skripsi di TikTok Jenis Kebodohan 4.0 (Unsplash)

Live Streaming Seminar Skripsi di TikTok oleh Dosen Penguji Bentuk Kebodohan Masa Kini dan Sangat Berbahaya

23 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kopi Klotok Jogja Tidak Buka Cabang (Foto milik Hammam Izzudin)

Kopi Klotok Jogja Tidak Buka Cabang karena Fenomena Ndeso Itu Mewah Tidak Bisa Ditiru

26 Januari 2026
Pronosutan Kulon Progo, Tujuan Baru para Pelari dan Pencari Ketenangan

Pronosutan Kulon Progo, Tujuan Baru para Pelari dan Pencari Ketenangan

26 Januari 2026
4 Sisi Terang Mahasiswa Kupu-Kupu yang Selama Ini Dipandang Sebelah Mata Mojok.co

Mahasiswa Kupu-Kupu Jangan Minder, Kalian Justru Lebih Realistis daripada Aktivis Kampus yang Sibuk Rapat Sampai Lupa Skripsi dan Lulus Jadi Pengangguran Terselubung

27 Januari 2026
Kos LV di Jogja Isinya Maksiat, tapi Tetap Laku Diburu Mahasiswa (Unsplash) kos campur

Pindah dari Kos LV ke Kos Campur Ternyata Keputusan Buruk, Bukannya Tenang dari Desahan, Malah Tambah Sengsara

29 Januari 2026
Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

Tinggal di Rumah Dekat Gunung Itu Tak Semenyenangkan Narasi Orang Kota, Harus Siap Berhadapan dengan Ular, Monyet, dan Hewan Liar Lainnya

31 Januari 2026
TVS Callisto 125 Itu Enak, tapi Tidak Semua Orang Siap Memilikinya

TVS Callisto 125 Itu Enak, tapi Tidak Semua Orang Siap Memilikinya

28 Januari 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=e8VJPpjKf2Q

Liputan dan Esai

  • Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis
  • DLH Jakarta Khilaf usai Warga Rorotan Keluhkan Bau Sampah dan Bising Truk dari Proyek Strategis Sampah RDF
  • Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”
  • Indonesia Hadapi Darurat Kualitas Guru dan “Krisis Talenta” STEM
  • Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi
  • Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.