Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Pojok Tubir

Penderitaan Warga Cibubur: Transportasi Umum Sulit, Krisis Identitas pula

Dwiputra Juan Ambadatu oleh Dwiputra Juan Ambadatu
6 Februari 2024
A A
Penderitaan Warga Cibubur: Transportasi Umum Sulit, Krisis Identitas pula

Penderitaan Warga Cibubur: Transportasi Umum Sulit, Krisis Identitas pula (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Cibubur adalah sebuah kawasan dengan wilayah yang membentang pada 4 daerah otonomi, yaitu Jakarta Timur, Kabupaten Bogor, Kota Depok, dan Kota Bekasi. Tak heran kalau kawasan ini menjadi sebuah fenomena di Indonesia sekaligus membuat sulit warga yang tinggal di sini.

Sebagai orang yang besar di Cibubur, saya sendiri merasakan keunikan dari kawasan ini. Kadang saya bisa merasa bangga dengan kondisi ini. Saya bisa memamerkan perjalanan melintasi berbagai daerah secara cepat dan instan, misalnya, “Di sini Jakarta Timur. Bawa motor sebentar sudah masuk Bekasi atau Depok, bahkan Kabupaten Bogor, lho!”

Walau Cibubur unik, ada juga penderitaan tinggal di kawasan ini. Apalagi buat orang-orang yang bekerja di Jakarta. Maklum, kawasan ini cenderung jauh ke mana-mana dan transportasi umumnya sulit.

Transportasi umum yang susahnya kebangetan

Sebagai warga kawasan Cibubur, tepatnya yang masuk di Kabupaten Bogor, transportasi umum yang memadai sulit saya rasakan di sini. Padahal sudah 20 tahun lebih saya hidup di sini. Impian untuk nggak mengendarai kendaraan pribadi ke mana-mana rasanya mustahil jika kita tinggal di Cibubur.

Misalnya saja untuk naik transportasi umum seperti kereta. Di Cibubur nggak ada stasiun kereta. Kalaupun ada stasiun yang dekat antara Stasiun Pondok Cina dan Stasiun Bekasi. Tapi untuk bisa sampai ke dua stasiun tersebut kita harus menempuh jarak 20 kilometer.

Sementara kalau mau naik bus, siap-siap saja menghadapi jalan yang macet. Selain itu, rute bus yang sedikit memutar membuat bus jadi lama tiba di tujuan.

Akhirnya naik kendaraan pribadi menjadi solusi terbaik bagi orang-orang yang tinggal di kawasan Cibubur. Walaupun harus melewati jalan yang macet, setidaknya rutenya nggak muter-muter seperti naik transportasi umum.

Lantaran banyak yang memilih naik kendaraan pribadi, akhirnya kemacetan pun semakin parah di sini dan sulit dihindari. Kemacetan biasanya terjadi di waktu orang berangkat kerja atau berangkat sekolah. Banyaknya kendaraan bermotor yang tumpah ruah di jalanan juga membuat polusi udara di kawasan Cibubur semakin parah.

Baca Juga:

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

Derita Ngontrak di Jakarta Timur, Sudah Jadi Penyewa Tertib Tetap Diusir dengan Alasan Bohong

Identitas yang nggak jelas

Sebagai warga Cibubur, saya selalu kesusahan ketika hendak memberitahu tempat tinggal saya pada orang lain. Fyi, waktu SD hingga SMP, saya sekolah di daerah Jakarta Timur. Ketika diminta untuk memperkenalkan diri, saya bilang kalau rumah saya di Kabupaten Bogor. Biasanya mendengar itu guru dan teman-teman saya kaget. Mereka berpikir bahwa rumah saya letaknya di Cibinong atau di Bogor kota, padahal ya nggak sejauh itu juga.

Kondisi ini juga menyusahkan saya saat SMA di mana ada kebijakan zonasi sekolah. Meskipun nilai UN saya cukup besar, saya nggak bisa lagi melanjutkan sekolah di Jakarta karena tempat tinggal saya berada jauh dari jangkauan zonasi sekolah yang saya incar.

Sisi terang Cibubur saat ini

Meskipun Cibubur masih banyak kekurangannya, sekarang kawasan ini mulai terlihat terang. Kehadiran mall bagus seperti Trans Studio Cibubur dan taman kota yang ada di Pondok Ranggon membuat kawasan ini terlihat sedikit modern. Selain itu untuk transportasi umum, kawasan ini juga sudah ada LRT. Mau bepergian ke Jakarta atau kota lainnya juga sudah mudah karena sekarang sudah ada tol.

Selain itu, beragam tempat wisata kuliner juga sudah hadir di kawasan Cibubur, tepatnya di Jalan Transyogi. Saya pikir berbagai spot untuk nongkrong juga sudah lengkap di sini. Coba saja lihat di sekitaran Kota Wisata, sudah ada beragam tempat wisata kuliner dan tempat nongkrong kekinian. Bahkan sekarang sedang ada proyek Mall Living World yang kelak kalau sudah selesai bisa menambah daftar pusat perbelanjaan di kawasan Cibubur.

Dengan banyak hal yang sudah terbangun di Cibubur dan sudah dirasakan penduduknya, ya walaupun masih butuh perjuangan untuk bisa mengakses tempat-tempat ini, namun saya sudah tidak perlu melakukan perjalanan yang besar untuk kesana.

Penulis: Dwiputra Juan Ambadatu
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA 3 Alasan Cibubur Jadi Kelurahan dengan Fasilitas Paling Lengkap.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 6 Februari 2024 oleh

Tags: cibuburJakarta Timurkabupaten bogorkota bekasiKota Depokkrisis identitas
Dwiputra Juan Ambadatu

Dwiputra Juan Ambadatu

Seorang penulis yang suka mengamati lingkungan sekitar sambil dengar lagu.

ArtikelTerkait

Ini Dia Alasan Orang Jakarta Timur Malas Diajak Main ke Jakarta Selatan

Ini Dia Alasan Orang Jakarta Timur Malas Diajak Main ke Jakarta Selatan

28 Oktober 2025
Jalan Margonda Raya Depok, Rajanya Jalan Problematik di Indonesia

Jalan Margonda Raya Depok, Rajanya Jalan Problematik di Indonesia

29 November 2023
TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk Mojok.co

TPU Jakarta Timur yang Lebih Mirip Tempat Piknik daripada Makam Bikin Resah, Ziarah Jadi Nggak Khusyuk 

6 April 2026
3 Fasilitas yang Membuat Terminal Pulo Gebang Terasa Istimewa

3 Fasilitas yang Membuat Terminal Pulo Gebang Terasa Istimewa

4 Juli 2023
5 Kuliner Legendaris di Kota Depok: Bakso Comberan Adalah Andalan! Terminal Mojok.co sejarah depok

5 Kuliner Legendaris di Kota Depok: Bakso Comberan Adalah Andalan!

8 Maret 2022
Calon Maba IPB University Jangan Harap Tinggal Nyaman di Bogor, Hanya Sengsara yang Akan Kamu Dapatkan

Calon Maba IPB University Jangan Harap Tinggal Nyaman di Bogor, Hanya Sengsara yang Akan Kamu Dapatkan

31 Mei 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas Mojok.co

Angkringan di Kendal Tak Lagi Merakyat: Harga Tambah Mahal dan Porsi Semakin Menyedihkan, Makan Jadi Cemas

7 April 2026
8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya (Wikimedia Commons)

8 Tipe Mahasiswa KKN yang Menjadi Beban Kelompoknya

10 April 2026
Dilema Warga Brebes Perbatasan: Ngaku Sunda Muka Tak Mendukung, Ngaku Jawa Susah karena Nggak Bisa Bahasa Jawa

Brebes Punya Tol, tapi Tetap Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah

10 April 2026
Kecamatan Antapani Bandung Menang Mewah, tapi Gak Terurus (Unsplash)

Kecamatan Antapani Bandung, Sebuah Tempat yang Indah sekaligus Rapuh, Nyaman sekaligus Macet, Niatnya Modern tapi Nggak Terurus

5 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal Mojok.co

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

5 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Bangun Rumah Tingkat 2 di Desa demi Tiru Sinetron, Berujung Menyesal karena Ternyata Merepotkan
  • Resign Kerja di Jakarta untuk Rehat di Jogja, Menyesal karena Hidup Tak Sesuai Ekspektasi dan Malah Kena Mental
  • Nasi Padang Rp13 Ribu di Jogja Lebih Nikmat dan Otentik daripada Yang Menang Mahal, tapi Rasanya Manis
  • Tinggalkan Pekerjaan Gaji Puluhan Juta demi Merawat Ibu di Desa, Dihina Tetangga tapi Tetap Bahagia
  • #NgobroldiMeta: Upaya AMSI dan Meta Bekali Media untuk Produksi Jurnalisme Berkualitas di Era AI
  • Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.