Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

Penderitaan Paling Berat Mahasiswa Abadi Adalah Kesepian, Bukan Malu atau Susah Lulus

Erfransdo oleh Erfransdo
20 Juni 2025
A A
Penderitaan Paling Berat Mahasiswa Abadi Adalah Kesepian, Bukan Malu atau Susah Lulus Mojok.co

Penderitaan Paling Berat Mahasiswa Abadi Adalah Kesepian, Bukan Malu atau Susah Lulus (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Tidak semua mahasiswa punya kesempatan lulus cepat. Beberapa orang ditakdirkan jadi mahasiswa abadi atau “donatur kampus” yang memaksimalkan masa studi hingga 7 tahun atau 14 semester. Tidak melulu malas, alasan di balik lama lulus bisa beragam. Beberapa di antaranya persoalan ekonomi, masalah keluarga, dosen pembimbing sibuk, hingga kuliah sambil kerja.

Itu mengapa, tidak sedikit mahasiswa baru menempuh seminar proposal skripsi di semester 13 atau bahkan semester 14. Kebanyakan mahasiswa di tahun kritis ini fokus pada skripsi agar segera lulus dan tidak drop out (DO). Namun, sulit dimungkiri, berjuang untuk lulus di tahun ke-7 kuliah begitu berat. Sebenarnya, bukan karena standar kelulusannya, tapi lebih pada rasa kesepian. Kebanyakan teman-teman seangkatan sudah lulus di semester ini. 

Ketika teman seangkatan sudah lulus, mencari saksi seminar proposal begitu sulit

Mahasiswa yang lulus lama kerap dipandang sebelah mata karena dianggap pemalas. Bahkan, ada beberapa dosen yang tanpa ragu menyindir mereka di tengah seminar proposal.  Padahal, seperti yang sudah saya bilang di awal, ada banyak alasan seseorang tidak lulus tepat waktu. 

Akan tetapi, hal itu lebih mudah dihadapi daripada mencari saksi seminar proposal skripsi. Asal tahu saja, setiap kampus memiliki kebijakan berbeda terkait seminar proposal. Di tempat saya dan sebagian besar kampus, seminar proposal bisa dilakukan apabila disaksikan oleh minimal 10 mahasiswa. Apabila kurang dari kuorum, seminar tersebut ditunda hingga minggu selanjutnya. 

Syarat ini mungkin terdengar sepele bagi mereka yang berada di semester 7 atau tahun ke-4 kuliah. Masih banyak teman-teman seangkatan di kampus yang bisa diajak menjadi saksi seminar proposal. Beda cerita dengan mereka yang harus seminar proposal di semester ke-13 atau ke-14 Kebanyakan dari teman seangkatan sudah lulus, sehingga perlu mengajak adik kelas untuk menjadi saksi. Bahkan, mahasiswa “tua” kerap terpaksa mengajak mahasiswa yang tidak dikenal untuk menyaksikan seminar proposal. 

Tidak ada perayaan bagi mahasiswa abadi

Kebanyakan teman seangkatan mahasiswa abadi sudah pada lulus. Itu mengapa, mahasiswa abadi tidak bisa berharap banyak soal apresiasi berupa perayaan setelah seminar proposal. Walau hal-hal semacam itu bukan hal esensial, tapi sejujurnya,  ada perasaan senang ketika usaha keras diapresiasi dengan hal-hal semacam itu. 

Mahasiswa semester 13 sepertinya harus berpuas diri hanya dengan ucapan sederhana dari orang tua atau kawan-kawan melalui pesan singkat. Lagi pula, seremoni setelah seminar proposal terasa tidak begitu berarti daripada tanda ACC proposal dari dosen pembimbing. 

Di atas adalah tantangan menjadi mahasiswa semester 13, khususnya di kampus saya. Proses menjadi sarjana terasa lebih berat. Selain karena dikejar waktu dan perasaan malu, tidak bareng dengan teman-teman seangkatan jelas jadi tantangan tersendiri. Apapun itu, proses lulus di ujung masa studi jelas menjadi pembelajaran berharga. 

Baca Juga:

Jadi Dosen Setelah Lulus S2 Itu Banyak Menderitanya, tapi Saya Tidak Menyesal

Merantau ke Malang Menyadarkan Saya Betapa Payah Hidup di Bojonegoro

Penulis: Erfransdo
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Kuliah di Kampus Unggulan Belum Tentu Sukses, tapi UKT Terasa Nggak Sia-sia karena Fasilitasnya Layak

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 20 Juni 2025 oleh

Tags: Mahasiswamahasiswa abadimahasiswa semester 13mahasiswa tua
Erfransdo

Erfransdo

Lulusan pertanian yang terjun ke dunia media. Peduli isu-isu budaya dan lingkungan. Gemar baca buku dan nonton bola.

ArtikelTerkait

5 Drama Korea yang Bisa Jadi Topik Skripsi buat Mahasiswa Jurusan Sosiologi Terminal Mojok

5 Drama Korea yang Bisa Jadi Topik Skripsi buat Mahasiswa Jurusan Sosiologi

30 Juli 2022
aksi massa

Orang-Orang Berjasa di Balik Panggung Aksi Massa

30 September 2019
Upload Twibbon Adalah Kegiatan Paling Nggak Berguna yang Pernah Ada ter

Upload Twibbon Adalah Kegiatan Paling Nggak Berguna yang Pernah Ada

30 Agustus 2021
Saya Menyesal Memilih Jurusan Kuliah yang Baru Buka: Mudah Masuknya, Susah Lulusnya! Mojok.co

Menyesal Memilih Jurusan Kuliah Baru Buka: Mudah Masuknya, Susah Lulusnya!

17 Januari 2024
anak magang

Anak Magang Perlu Dibayar Nggak, Sih?

6 September 2019
4 Stereotip Mahasiswa Jurusan Pertanian Terminal Mojok

4 Stereotip Mahasiswa Jurusan Pertanian

2 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot Mojok.co

Aturan Tidak Tertulis Punya Motor di Sidoarjo, Hindari Warna Putih kalau Tidak Mau Repot 

6 April 2026
Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan Mojok.co

Dear Produser Film “Aku Harus Mati”, Taktik Promosi Kalian Itu Ngawur Bikin Resah Pengguna Jalan

5 April 2026
Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg Mojok.co

Warung Makan Padang di Jawa Banyak yang Ngawur. Namanya Saja yang “Padang”, tapi Jualannya Lebih Mirip Warteg

5 April 2026
Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi Mojok.co

Becak Motor Malioboro Jogja Memang Unik, tapi Ogah kalau Harus Naik Lagi 

8 April 2026
4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman Mojok.co

4 Alasan yang Bikin User Kereta Api Berpaling ke Bus AKAP, Gratis Makan dan Lebih Aman

7 April 2026
Toyota Hiace, Mobil Toyota yang Nyamannya kayak Bawa LCGC (Unsplash)

Derita Pemilik Hiace, Kerap Menghadapi “Seni” Menawar Harga yang Melampaui Batas Nalar

8 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=ONHNlaDcbak

Liputan dan Esai

  • Slow Living di Perumahan Jauh Lebih Nyaman Ketimbang Desa yang Malah Bikin Stres, tapi Harus Rela Dicap Sombong dan Sok Eksklusif
  • Sisi Gelap di Balik Naiknya Harga Gudeg Jogja Langganan yang Membuat Stigma Buruk Semua Gudeg Itu Mahal Makin Dihina Orang Tolol
  • Hari-hari Penuh Perjuangan Pedagang Es Teh Jumbo Menuju Kebangkrutan: Sudah Melarat karena Tipisnya Keuntungan Kini Terancam Mati karena Kenaikan Harga Plastik
  • PNS Lebih Pilih Tetap Pergi ke Kantor saat WFH, Takut Tergiur “Godaan” Kelayapan Malah Berujung Gagal Hemat BBM
  • Sumbangan Pernikahan di Desa Menjebak dan Bikin Menderita: Maksa Utang demi Tak Dihina, Jika Tak Ikuti Dicap “Ora Njawani”
  • Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu untuk Impact Tak Sejelas kalau Magang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.