Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Olahraga

Pembagian Tribun di Stadion Maguwoharjo, Markas PSS Sleman

Arief Nur Hidayat oleh Arief Nur Hidayat
15 Februari 2022
A A
Pembagian Tribun di Stadion Maguwoharjo, Markas PSS Sleman terminal mojok.co

Pembagian Tribun di Stadion Maguwoharjo, Markas PSS Sleman (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Mayoritas stadion di Indonesia dibangun untuk mengakomodasi berbagai cabang olahraga. Namun, Stadion Maguwoharjo didesain hanya untuk sepak bola. Stadion yang terletak di Kabupaten Sleman ini tidak memiliki jogging track di sisi lapangan. Hal ini membuat jarak pandang penonton ke lapangan sepak bola menjadi sangat dekat layaknya stadion-stadion di Eropa. Selain itu, tangga spiral yang berada di empat sudut tribun membuat stadion ini memiliki nilai keunikan tersendiri.

Kini stadion yang mendapat julukan mini san siro ini menjadi home base PSS Sleman. Tak hanya digunakan oleh PSS, stadion ini juga menjadi langganan Timnas senior maupun junior berlaga. Terbaru, stadion ini digunakan untuk pertandingan seri 2 dan 3 BRI Liga 1. Bahkan Stadion yang memiliki kapasitas 40.000 penonton ini sempat diajukan menjadi venue tuan rumah Piala Dunia U-20.

ADVERTISEMENT

Setelah pandemi mereda, nonton PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo berjamaah, yuk. Sebagai panduan, saya coba petakan pembagian tribun di Stadion Maguwoharjo sebagai berikut.

#1 Tribun Selatan/Kuning

Tribun Selatan selalu identik dengan Brigata Curva Sud. Terbentuk pada 2010, BCS memberi warna tersendiri dalam mendukung PSS Sleman. Kelompok suporter yang selalu berpakaian serba hitam ini menjadikan ultras Italia sebagai kiblat. Tak ayal, Kabupaten Sleman kini mendapatkan julukan baru, yaitu Kabupaten Italy. Hal yang paling ditunggu-tunggu tentu atraksi giant flag dan koreografi ala BCS. Tak hanya mendukung PSS di dalam stadion, BCS selalu menyisihkan hasil penjualan Curva Sud Shop-nya untuk disumbangkan ke manajemen PSS. Bahkan, BCS pernah memberikan bantuan berupa alat fitness guna mendukung performa pemain di lapangan. Atas segala prestasinya, Copa90 menobatkan BCS sebagai supporter ultras terbaik se Asia pada 2017.

#2 Tribun Hijau/Utara

Jika tribun selatan dimiliki oleh BCS, tribun utara ditempati oleh seniornya, yaitu Slemania. Slemania berusia 10 tahun lebih tua daripada BCS alias berdiri sejak 2000. Slemania pernah menyabet penghargaan bergengsi sebagai suporter favorit dalam gelaran Sepak Bola Award ANTV tahun 2004, kala itu Slemania berhasil mengalahkan nama-nama besar seperti Bobotoh Viking Bandung dan The Macz Man Makassar. Berbeda dengan BCS yang berfashion hitam-hitam, Slemania memiliki warna khas hijau-hijau. Dalam struktur organisasi Slemania, terdapat pula Slemanona untuk membedakan kelompok suporter pria dan wanita.

#3 Tribun Biru/Barat

Selain berisikan VIP/VVIP, tribun barat sering digunakan oleh suporter tamu. Biasanya, suporter tamu diberikan tempat di sebelah barat daya stadion. Tribun barat berlokasi tepat di atas Musala Stadion Maguwoharjo. Stand pop up Sembada Apparel juga terletak tepat di depan tribun barat. Sebagai informasi, Sembada Apparel adalah merek dagang yang menyediakan kebutuhan tim PSS baik untuk latihan maupun berlaga. Sejatinya, Sembada Apparel terletak di Selokan Mataram, tapi saat PSS bertanding toko di Selokan Mataram akan tutup lebih cepat dan pindah ke Stadion Maguwoharjo.

#4 Tribun Merah/Timur

Tidak seperti tribun utara dan selatan yang merupakan tribun berdiri, tribun timur merupakan tribun duduk. Tribun ini ditempati oleh penonton, bukan suporter. Jika ingin menyaksikan PSS dengan tenang dan tanpa bernyanyi, Anda dapat memilih tribun ini. Menonton PSS serasa lebih nikmat apabila dibarengi dengan menyantap tahu atau arem-arem yang disajikan oleh pedangang kaki lima.

Dengan begitu banyaknya keistimewaan yang dimiliki, saya rasa Stadion Maguwoharjo bukan hanya menjadi kebanggaan Sleman Fans, tapi juga kebanggaan warga Sleman. Mari jadikan Stadion Maguwoharjo angker bagi lawan-lawan PSS.

Baca Juga:

5 tempat wisata Berbah yang layak dikunjungi agar plesiran di Sleman nggak di situ-situ aja

Sleman jadi besar dan hebat justru karena tidak punya “pusat kota”, kemajuan tersebar merata di segala penjurunya

Penulis: Arief Nur Hidayat
Editor: Audian Laili

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 15 Februari 2022 oleh

Tags: Sepak BolaSlemanStadion MaguwoharjosupporterYogyakarta
Arief Nur Hidayat

Arief Nur Hidayat

Seorang buruh pabrik yang menemukan kemerdekaannya di balik mata pena. Di sela deru mesin dan rutinitas yang presisi, ia merawat jiwanya dengan kecanduan menulis, sembari sesekali merayakan kegembiraan kecil melalui barisan jersey

ArtikelTerkait

Hal yang Dilakukan Tsubasa Ozora hingga Taro Misaki Saat Sepak Bola Libur terminal mojok.co

Hal yang Dilakukan Tsubasa Ozora hingga Taro Misaki Saat Sepak Bola Libur

3 Mei 2020
Ngemplak, Kecamatan di Sleman yang Sering Terlupakan karena Nama Besar Depok dan Ngaglik Mojok.co

Ngemplak, Kecamatan di Sleman yang Sering Terlupakan karena Nama Besar Depok dan Ngaglik

19 Januari 2026
4 Jalan Berbahaya di Bantul yang Nggak Disadari Banyak Pengendara

Stop Mencibir Mahasiswa Asal Bantul yang Ngekos di Sleman, Kami Ngekos karena Kami Masih Sayang Punggung!

3 Juli 2024
Bus Bojonegoro–Ngawi, Bus Kualitas Seadanya, tapi Jadi Pilihan Terbaik untuk Menuju Yogyakarta

Bus Bojonegoro–Ngawi, Bus Kualitas Seadanya, tapi Jadi Pilihan Terbaik untuk Menuju Yogyakarta

23 Maret 2024
Jalan Keloran Selatan Bantul, Ujian Terberat Pengendara Bermata Minus seperti Saya

Bantul Selatan: Surga Tersembunyi buat Pekerja yang Malas Tua di Jalan dan Ogah Akrab sama Lampu Merah

12 Mei 2026
liga 2 judi bola shin tae-yong konstitusi indonesia Sepakbola: The Indonesian Way of Life amerika serikat Budaya Sepak Bola di Kampung Bajo: Bajo Club dan Sejarahnya yang Manis terminal mojok.co

Kenapa Prestasi Tim Nasional Sepak Bola Junior Lebih Baik ketimbang Senior?

2 Oktober 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya Mojok.co

3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan karena lebih banyak mudarat daripada manfaatnya

6 Agustus 2026
Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di nikahan desa, tetap saja sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja Mojok.co

Bridesmaid dan groomsmen nggak guna di hajatan desa, tetap saja muda-mudi sinoman dan ibu-ibu dapur yang kerja

5 Agustus 2026
Jalan Nasional Purworejo vs Kulon Progo Ketimpangannya Begitu Terasa: Dalam Hitungan Meter, Dunia Begitu Berbeda

Purworejo, kota yang menyambutmu bukan dengan gapura selamat datang, tapi dengan jalan berlubang

5 Agustus 2026
Jombang memang nggak punya pantai, tapi senja pinggir Sungai Brantas sukses bikin iri warga kabupaten tetangga

Jombang memang nggak punya pantai, tapi senja pinggir Sungai Brantas sukses bikin iri warga kabupaten tetangga

5 Agustus 2026
Di kala ekonomi yang sulit ini, bisnis nasi bungkus 7 ribu malah cuan selangit

Di kala ekonomi yang sulit ini, bisnis nasi bungkus 7 ribu malah cuan selangit

10 Agustus 2026
Menganggap Tulungagung sebagai pusat pesugihan di Jawa Timur karena banyak industri rumahan adalah kesimpulan yang dangkal, bodoh, malas, dan sampah

Menganggap Tulungagung sebagai pusat pesugihan di Jawa Timur karena banyak industri rumahan adalah kesimpulan yang dangkal, bodoh, malas, dan sampah

7 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.